Koran Jakarta | April 26 2019
No Comments
Pilpres 2019

KPU Tolak Revisi Visi Misi Capres Prabowo

KPU Tolak Revisi Visi Misi Capres Prabowo

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak revisi visi-misi serta program dari capres-cawapres nomor urut 02 yang dilakukan Badan Pemenangan Nasional sudah tepat. KPU beralasan, secara aspek hukum, visi-misi tak bisa diubah karena meru­pakan bagian dari persyaratan proses pendaftaran capres dan cawapres.

Ketua KPU, Arief Budiman, mengaku sudah menjelas­kan kepada masing-masing tim pemenangan dari kedua paslon bahwa visi-misi itu ba­gian dari isi dokumen yang per­nah diserahkan masing-ma­sing paslon capres-cawapres pada saat pendaftaran 10 Agustus 2018 lalu, sehingga ti­dak dapat lagi diubah.

“Iya, tetap nggak bo­leh memperbarui visi-misi pendaftaran. Karena KPU su­dah menerima seluruh doku­men pendaftaran pada masa pendaftaran,” ujar Arief saat ditemui di KPU, Jl Imam Bon­jol, Jakarta, Jumat (11/1).

Arief menyatakan aturan yang menjelaskan bahwa do­kumen yang sudah diserah­kan paslon sebagai bagian dalam syarat pendaftaran capres-cawapres, terdapat dalam Pasal 8 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

“Di luar dari itu, KPU ti­dak lagi menerima dokumen perubahan yang diserahkan setelah masa pendaftaran be­rakhir,” terangnya.

Hal senada disampaikan anggota KPU, Wahyu Setiawan. Menurut Wahyu, apabila para paslon akan mengomunika­sikan kepada masyarakat ten­tang gagasan, pemikiran, dan konsep yang belum tercantum dalam dokumen visi-misi dan program yang sudah diserah­kan kepada KPU, itu menjadi hak masing-masing paslon.

Untuk Publik

Sementara itu, Juru Bicara BPN, Mardani Ali Sera, me­nyatakan revisi visi-misi yang baru adalah hasil pengem­bangan dan penyempurnaan dari visi-misi serta program paslon nomor urut 02 yang lama. Isi visi-misi serta pro­gram terbaru itu untuk mem­perkuat “road map” menuju Indonesia Adil Makmur. Mar­dani menegaskan, visi-misi dan program yang direvisi itu bukan ditujukan kepada KPU, melainkan untuk disampai­kan kepada masyarakat.

“Memang visi-misi yang baru bukan untuk konsumsi KPU,” tegasnya. rag/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment