Koran Jakarta | November 13 2018
No Comments
JEDA

KPK Sarankan KPU Umumkan 40 Caleg Mantan Napi Korupsi

KPK Sarankan KPU Umumkan 40 Caleg Mantan Napi Korupsi

Foto : ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
PERTEMUAN KPK-KPU | Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kanan) bersama Juru Bicara KPK Febri Di¬ansyah (kiri) memberi pernyataan kepada wartawan terkait pertemuan KPK dengan KPU di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (7/11). Pertemuan tersebut membahas persoalan terkait pemilu, salah satu¬nya membahas kemungkinan mengumumkan 40 orang mantan narapidana korupsi yang menjadi calon anggota legislatif di DPR.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mem­berikan saran kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) un­tuk mengumumkan kepada masyarakat tentang 40 orang mantan napi yang sekarang menjadi calon anggota De­wan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menanggapi hal ini, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan akan segera membahas dengan dalam rapat pleno KPU.

“Kami akan segera membahas dalam rapat pleno KPU dan kemungkinan kami akan mengumumkan 40 orang calon anggota mantan napi tersebut,” kata Wahyu sesuai diskusi dengan Pimpinan KPK, Alexander Marwata di Ja­karta, Rabu (7/11).

Sementara itu, juru bicara KPK, Febri Diansyah me­ngatakan dari data KPK, terdapat 69 orang anggota DPR RI yang sudah diproses, dan DPRD terdapat 150 orang. KPK berharap hasil pemilu legislatif nantinya tidak akan me­nambah deretan pelaku korupsi.

Karena itulah beberapa koordinasi dan penguatan ker­jasama perlu dilakukan. Termasuk memberikan pemaha­man ke masyarakat terkait dengan mantan napi korupsi yang menjadi calon legislatif kembali. Dan juga soal kesa­daran tentang politik uang.

“Jadi tidak ada lagi seharusnya adagium di masyarakat ‘terima uangnya, tapi jangan pilih calonnya’. Justru sekarang sudah saatnya menolak uangnya dan tidak memilih calon-calon yang berupaya mempengaruhi suara atau membeli suara,” ungkap Febri. ola/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment