Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments
Ketua KPK, Agus Rahardjo, tentang Penandatanganan Komitmen Antikorupsi Parpol

KPK Dorong Parpol Terapkan Nilai-nilai Integritas

KPK Dorong Parpol Terapkan Nilai-nilai Integritas

Foto : ANTARA/Aprillio Akbar
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia memiliki Corruption Perception Index (CPI) yang rendah salah satu indikatornya berasal dari partai politik (Parpol). Tidak hanya itu, banyaknya anggota Parpol yang terjerat korupsi karena pengelolaan dana Parpol dan sistem integritas.

Dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) tahun 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak ke-16 Pemimpin Parpol peserta Pemilu 2019 untuk menandatangani dan berkomitmen dalam menata sistem integeritas Parpol.

Untuk mengupas hal tersebut, Koran Jakarta mewawancarai Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Hotel Bidakara, Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/12). Berikut Petikannya.

Kenapa KPK merangkul ke-16 parpol dalam Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini?

Hal ini hubungannya dengan melihat score CPI kita 37 itu yang dipengaruhi dari sembilan lembaga survei. Kalau dilihat skor tersebut, salah satunya yang cukup memprihatinkan yaitu Political & Economic Risk Consultan yang hanya memberikan nilai 32. Salah satunya di dalamnya kemudian berhubungan dengan parpol yaitu pelaksanaan politik dan demokrasi di dunia kita, yang memang masih dinilai belum menggembirakan dibandingkan indeks lain.

Apakah penandatanganan komitmen ini merupakan inisiatif KPK?

Ini adalah kajian juga dari para akademisi seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Perguruan Tinggi (PT) dan juga kami mendapatkan masukan dari teman-teman Parpol dan kemudian dari Non Governmnet Organization (NGO) dan Civil Society Organization (CSO). Kemudian KPK menyimpulkan lalu disepakati oleh teman-teman Parpol.

Kenapa hanya 16 parpol yang lakukan pakta integritas?

Karena ke-16 parpol tersebut merupakan peserta pemilu ditahun 2019. Jadi kita butuhkan komitmen dari partai peserta Pemilu 2019 sehingga mereka akan menegakan sistem intergritas di partai masing-masing.

Apa isi dari pakta integritas itu?

Masing-masing parpol akan melakukan tata kelola yang lebih baik dalam perencanaan terkait dengan integritas masing-masing parpol. Pakta integritas itu dirumuskan menjadi beberapa bidang yang diantaranya pendanaan partai, kemudian juga kaderisasi dan rekrutmen, kemudian penegakkan kode etik terkait kode etik partai dan juga demokrasi internal di partai, itu juga yang menjadi penting.

Meski sudah ada pakta integritas, penindakan KPK jalan terus?

Penindakan akan jalan terus dan pencegahan juga tetap harus jalan. Oleh karena itu, akan lebih baik kalau parpol itu juga kita dorong menerapkan nilai integritas dalam parpol.

Apa tujuan pakta integritas ini?

Tujuannya, munculnya komitmen parpol untuk menata kembali poltik negeri ini dari banyak pintu yang harus diperbaiki, anggaran, kode etik, tata kelola, kaderisasi dan lain-lain. Harapan kita pasti dengan teman- teman partai yg mau berkomitmen untuk menegakkan sistem integritas di partai politik masing- masing, itu pasti jadi harapan kita. Bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama perbaikan demokrasi kita bisa terjadi dengan baik.

Apa yang seharusnya dilakukan Parpol agar terhindar dari tindak pidana korupsi ?

Bagaimana mereka mengelola dana mereka, bagaimana sistem rekrutmen mereka, jadi demokrasi di internal Parpol juga harus terjadi. 

 

yolanda permata ps/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment