Koran Jakarta | September 24 2019
No Comments
Anggaran Kementerian

KPK Diminta Periksa Sekjen Kemnaker

KPK Diminta Periksa Sekjen Kemnaker

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK) diminta segera memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenaga­kerjaan, Hery Sudarmanto atau Menteri Ketenagakerja­an, Hanif Dhakiri terkait de­ngan penyelenggaraan aca­ra “Kemnaker Menyapa” di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yog­yakarta, Selasa (10/9).

Center for Budjet Analy­sis, Ucok Kadafy, di Jakarta, Rabu (11/9) mengatakan, Kemnaker dinilai mem­boroskan anggaran dalam menyelenggarakan acara itu. Pasalnya, dalam me­nyelenggarakan acara itu sebanyak lebih kurang 200 pejabat dan staf Kemnaker ikut dalam acara itu. Padahal yang menjadi pembicara da­lam acara itu, cuma empat orang pejabat dari Kemnaker.

Berdasarkan pantauan me­dia, sebagian besar staf dari Kemnaker yang hadir di Yogya­karta hanya untuk jalan-jalan. Kemnaker sudah sering meng­adakan acara di daerah yang mengikutsertakan staf sampai ratusan orang. “Ini pembo­rosan uang negara,” katanya.

Ucok meminta Presiden Joko Widodo agar memanggil dan menegur Menaker Hanif Dhakiri mengenai acara itu. “Cukup sudah mengadakan acara dengan sistem “bedol” desa begitu,” tegas Ucok.

Menurut Ucok, acara seper­ti itu seharusnya hanya diikuti beberapa orang saja. “Toh bu­kan mereka yang bekerja di sana, tetap pakai Event Orga­nizer (EO) atau pihak Kampus UI Sunan Kalijaga. Kelihatan sekali manfaatkan kesempatan untuk jalan-jalan,” tandasnya.

Ucok menambahkan, Ins­pektur Jenderal (Irjen) Kem­naker seharusnya mencegah semua kegiatan yang mengha­biskan keuangan negara.

Sebelumnya Kabiro Humas Kemnaker, Soes Hindharno dalam siaran persnya, menga­takan, “Kemnaker Menyapa” digelar untuk meningkatkan sosialisasi dan pelayanan in­formasi kegiatan, program kerja, kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan ke­pada civitas akademika dengan tujuan untuk mewujudkan ke­sadaran mahasiswa akan arti pentingnya pemahaman bi­dang ketenagakerjaan.

“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan penge­tahuan dan pemahaman civi­tas akademika dan kebijakan pemerintah khususnya di bi­dang ketenagakerjaan, ” kata Soes. ruf/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment