Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments

Kotak Pesan Moral dalam "Beranikan Dirimu"

Kotak Pesan Moral dalam

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Grup musik Kotak kem­bali menghadirkan lirik lagu penuh ener­gi dalam "Beranikan Dirimu" yang mengusung pesan moral untuk mendobrak rasa takut dan bertindak sesuai kata hati.

Kotak, dalam keterang­an resmi menyebut pesan moral dalam lagu "Beranikan Dirimu" memang sederhana. Tapi, lirik lagu itu akan tetap mengena para pendengar setianya.

Tantri (vokal), Chua (bass) dan Cella (gitar) berharap lirik dalam lagu terbarunya itu akan mendorong para pende­ngarnya untuk menyuarakan hal-hal positif di dunia.

Meskipun kata-kata yang digunakan dalam lirik terke­san sederhana. Tapi, lirik itu tetap sarat makna sehingga mudah dicerna dan diingat oleh para Kerabat Kotak, se­butan penggemar setia Kotak.

Berikut petikan lirik bagian refrain "Beranikan Dirimu":

"Beranikan dirimu/ Lawanlah rasa takutmu/ Takutmu/ Dan bergerak/ Teruslah maju/ Beranikan dirimu/ Taklukkan rasa ragumu, ragumu/ Dan ber­gerak/ Majulah maju."

Sebagaimana lagu-lagu lain Kotak, "Beranikan Di­rimu" terdengar garang dan penuh semangat, terbalut rapih dalam alunan musik rock yang dapat mengangkat suasana hati pendengarnya.

Video klip resmi "Berani­kan Dirimu" telah dirilis pada 10 April. Video klip itu me­nampilkan seseorang yang tertutup oleh sehelai kain se­hingga tidak dapat bergerak secara leluasa.

Namun, sang tokoh dalam video klip itu mampu mem­beranikan diri untuk mem­buka kain dan melakukan apa yang dianggap benar.

Video klip tersebut juga menampilkan Najwa Shihab, Daniel Mananta dan Reza Chandika. Najwa juga me­nyampaikan pesan yang tertuang dalam video klip itu. Berikut petikan kata-kata yang diucapkan Najwa Shihab:

"Ketakutan tak akan enyah hanya dengan berdiam diri. Keberanian lahir karena kita beranjak pergi. Yang melulu duduk terdiam akan selalu dicekam. Oleh pikiran-pikiran sendiri yang berkabut kelam. Maka berteriaklah agar punah segala resah. Larilah agar segala cemas pergi berkemas. Sebab takkan mengubah ke­adaan hanya perbuatan yang bisa menggubah kenyataan."

"Jangan pikirkan bilur yang menganga karena ke­camuk. Terbentur, terbentur, terbentur, niscaya kita akan terbentuk. Berkawan kawan yang paham dinginnya dini hari. Ayo kita jemput udara pagi sambil bernyanyi. Bersenandung tentang masa depan yang perlu diisi. Mem­puisikan hari esok dengan gerak penuh nyali."

"Bukankah kopi pahit selalu nikmat disesap sama-sama. Solidaritas adalah mantra hebat di setiap peng­gal masa. Dunia tak sekelam nubuat kami para tua. Kita tak sudi jadi beku seperti arca."

Kotak juga menyebarkan semangat agar Kerabat Kotak berani menjadi diri sen­diri secara positif dan tidak mendengarkan orang-orang yang berusaha menjatuhkan mereka. Pesan itu sekaligus menjadi bentuk cinta Kotak kepada para pendengarnya. Ant/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment