Koran Jakarta | April 23 2018
No Comments
Krisis Semenanjung Korea I Tiongkok Usulkan Pertemuan Trilateral dengan Jepang dan Korsel

Korut-Tiongkok Pererat Hubungan

Korut-Tiongkok Pererat Hubungan

Foto : AFP/KCNA VIA KNS
Berjabat Tangan l Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un (kiri), berjabat tangan dengan ketua Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok untuk bidang internasional, Song Tao, di Pyongyang, Sabtu (14/4). Kunjungan Song untuk mambahas pemulihan hubungan bilateral Tiongkok-Korut serta isu denuklirisasi
A   A   A   Pengaturan Font

Korut ingin memulihkan hubungan bilateral dengan Tiongkok setelah beberapa pekan mengalami gesekan. Itikad ini digagas Pyongyang yang sebentar lagi melakukan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas denukliriasasi.

PYONGYANG – Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, ingin agar Korut bisa memulihkan kembali dan memperkuat hubungan diplomatik dengan Tiongkok yang sempat merenggang sejak beberapa pekan lalu. Hal itu diungkapkan Kim pada Minggu (15/4) saat menyambut kehadiran seorang petinggi Tiongkok, Song Tao, yang berkunjung ke Pyongyang.

Song Tao adalah ketua Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok untuk bidang internasional. Kunjungan Song dilakukan selang beberapa pekan setelah Kim melakukan kunjungan rahasia ke Beijing dan bertemu Presiden Xi Jinping beberapa pekan lalu.

“Kim menyambut kunjungan Song beserta delegasinya. Keduanya bertukar pendapat atas sejumlah isu penting yang berguna bagi dua negara serta membahas situasi internasional,” demikian ditulis kantor berita Korut, KCNA.

“Pemimpin Tertinggi mengatakan dirinya ingin agar hubungan persahabatan Korut-Tiongkok memasuki tahap perkembangan yang baru yang dibutuhkan di era terkini,” kata seorang pejabat Korut seperti dikutip kantor berita itu.

Kunjungan petinggi Tiongkok dilakukan jelang pertemuan Kim dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in yang dijadwalkan akan terjadi pada 27 April mendatang.

Hubungan Pyongyang-Beijing memburuk saat Korut melakukan uji coba nuklir dan misil yang dikecam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Atas desakan Amerika Serikat (AS), PBB memperketat sanksi pada Korut dan meminta Tiongkok, yang merupakan satu-satunya negara sekutu Korut, agar terus menekan Pyongyang.

Yi di Jepang

Pada bagian lain, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, dilaporkan pada Minggu, telah melakukan kunjungan ke Jepang untuk bertemu dengan menlu Jepang, Taro Kono.

Selain membahas upaya mempererat hubungan bilateral, mereka juga menyepakati bahwa Jepang akan jadi tuan rumah pertemuan trilateral tingkat tinggi antara Perdana Menteri Shinzo Abe, PM Tiongkok, Li Keqiang, dan Presiden Korsel, Moon Jae-in. Sayangnya tanggal pasti pertemuan trilateral itu belum diputuskan.

Pertemuan Kono-Yi juga membahas isu denuklirisasi di Semenanjung Korea karena baik Jepang dan Tiongkok memiliki tujuan yang sama atas Korut. “Kami akan terus melakukan koordinasi dan secara menyeluruh menerapkan resolusi Dewan Keamanan PBB bagi denuklirisasi di Korut sepenuhnya serta penghentian uji coba misil,” demikian pernyataan bersama Tiongkok-Jepang seperti dirilis Kementerian Luar Negeri Jepang.

Pada Senin (16/4) ini, Menlu Yi dijadwalkan akan bertemu dengan PM Abe untuk membahas perkembangan situasi di Korut. Lalu pada Selasa, PM Abe akan terbang ke Florida, AS, untuk bertemui dengan Presiden Donald Trump yang juga akan membahas isu Korut. 

AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment