Korut Klaim Seoul Bertanggung Jawab atas Insiden Tembak Mati ASN Korsel | Koran Jakarta
Koran Jakarta | November 29 2020
No Comments

Korut Klaim Seoul Bertanggung Jawab atas Insiden Tembak Mati ASN Korsel

Korut Klaim Seoul Bertanggung Jawab atas Insiden Tembak Mati ASN Korsel

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

PYONGYANG - Kantor Pusat Berita Korea Utara (Korean Central News Agency, KCNA) pada Jumat (30/10) melaporkan bahwa pemerintah Korea Utara (Korut) berpendapat Korea Selatan (Korsel) yang bertanggung jawab atas insiden tembak mati aparatur sipil negara (ASN) Korsel di laut perbatasan pada bulan lalu.

“Semua itu terjadi karena Korsel tidak dapat mengontrol penduduknya dengan baik,” demikian lapor KCNA seperti dilansir KBS, Jumat.

Pihak Pyongyang menegaskan bahwa militer Korut menembak mati ASN Korsel yang memasuki laut perbatasan secara ilegal berdasarkan putusannya sendiri karena warga Korsel itu mencoba melarikan diri tanpa menerima pengawasannya.

Korut juga menyatakan pihaknya menyesal karena tidak berhasil mengembalikan jenazah ASN Korsel kepada keluarganya meskipun telah berusaha sekeras mungkin dan akan mengambil tindak lanjutan yang diperlukan.

Selain itu, KCNA mengkritik bahwa kelompok konservatif Korsel menjadikan insiden itu sebagai kesempatan untuk menentang Korut.

Korut telah memberitahukan tentang insiden tersebut dan juga menyampaikan permintaan maaf, tetapi pihak Korsel tidak menghargai niat baik Korut dan memaksimalkan pertentangan antar saudara dengan berbagai hinaan yang kejam.

KCNA menambahkan kelompok konservatif Korsel termasuk Partai Kekuatan Rakyat memanfaatkan insiden kematian ASN itu sebagai peluang untuk mencapai tujuan politiknya.

KCNA juga mengatakan bahwa Korut berharap insiden yang tidak disengaja tersebut tidak sampai merusak hubungan antar-Korea seperti dahulu.

Seentara itu, Kementerian Pertahanan Korsel sedang mempertimbangkan pengeluaran pendapat resminya atas klaim Korut tersebut. I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment