Koran Jakarta | March 27 2019
No Comments

Korban Investasi PT Brent Desak OJK Turun Tangan

Korban Investasi PT Brent Desak OJK Turun Tangan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta segera bertindak terhadap lambannya pengembalian dana senilai 859 miliar rupiah yang disetor 532 investor ke PT Brent Ven­tura dan PT Brent Securities.

“Kami butuh kepastian soal pengembalian uang kami karena masalah investasi bodong ini tidak ada kejelasan. Minimal, kami tahu motif dan larinya uang nasabah kema­na,” kata salah satu nasabah atau kreditur Brent Securities, Hartono di Jakarta, Senin (21/1).

Sebab, sejak kasus investasi berbalut Medium Term Notes (MTN) ini berstatus Penundaan Kewajiban Pem­bayaran Utang (PKPU) pada Januari 2016 silam, mana­jemen Brent Ventura dan Brent Securities baru satu kali melakukan pembayaran ke nasabah atau kreditur. Menyu­sul adanya dugaan praktik pencucian uang, Hartono ber­sama kreditur lainnya berniat melaporkan pemiliki Brent Ventura dan Brent Securities, Yandi Suratna Gondoprawiro dalam kasus pencucian uang.

“Kami lihat juga ada indikasi pencucian uang di sini. Nanti para korban akan kembali melaporkan,” tegas Hartono.

Saat ini, Yandi Suratna sendiri telah menyandang status terpidana dan dijatuhi hukuman penjara 2,5 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri. Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment