Koran Jakarta | November 23 2017
No Comments

Kontribusi Material Gypsum untuk Lingkungan

Kontribusi Material Gypsum untuk Lingkungan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Pemanasan global mendorong lahirnya berbagai inovasi produk dalam industri bahan bangunan.

Salah satu inovasi di industri bahan bangunan adalah konsep green construction. Ko‎nsep ini menekankan pada perencanaan, pelaksanaan, dan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan. ‎

Konsep green construction juga dinilai lebih efisien dalam pemakaian energi dan sumber daya, berbiaya rendah, serta memperhatikan kesehatan, dan kenyamanan penghuninya. Untuk mendukung perkembangan konsep ini, beberapa perusahaan penyedia bahan konstruksi, menawarkan produk yang inovatif.‎

Salah satunya adalah PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI). Produsen papan gypsum Gyproc ini, melakukan kampanye penyelamatan Bumi dari pemanasan global lewat pemilihan bahan bangunan yang ramah lingkungan.

Sistem eco-green perlu diterapkan secara optimal pada desain rumah, salah satunya dengan penggunaan energi seminimal mungkin. Sementara untuk material bangunan yang ramah lingkungan pun harus memenuhi kriteria. 

Kriteria ramah lingkungan antara lain proses produksinya tidak menghasilkan zat-zat berbahaya bagi lingkungan, dari segi pengangkutan bahan baku bisa didapatkan dengan mudah untuk menghemat BBM, materialnya alami, serta tidak beracun.

Budiono, Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia mengatakan, dengan terjadinya perubahan iklim, sumber daya alam yang semakin berkurang serta meningkatnya masalah kesehatan, maka diperlukan bahan bangunan yang dapat menjawab semua itu.

"Diperlukan bahan bangunan yang tahan lama, menghemat energi, dapat didaur ulang sehingga mengurangi limbah dan polusi, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup,” terang Budiono di Jakarta, belum lama ini.

Untuk itulah Gyproc hadir guna memenuhi tantangan dalam menjaga lingkungan. Gyproc memproduksi gypsum ramah lingkungan dengan siklus berkelanjutan yang dapat didaur ulang. 

“Gyproc telah berkomitmen untuk meminimalkan dampak produk dan sistem pada lingkungan, serta terus memberikan solusi dan layanan inovatif,” tambah Won Siew Yee, Marketing Director PT Saint–Gobain Construction Products Indonesia

Selain itu PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia juga turut berpartisipasi dalam target Saint-Gobain pada tahun 2010-2015. Yaitu dalam hal pengurangan 15 persen penggunaan energi, pengurangan 20 persen emisi CO2, pengurangan separuh sampah yang tidak dapat didaur ulang, pengurangan 80 persen debit air, dan limbah air pada industri.

Gyproc juga terus berinovasi dan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan produk papan gypsum terbarunya yang sangat kuat karena mampu menahan beban hingga 30kg per titik. Selain itu teknologi terbaru papan gypsum Gyproc juga akan menghadirkan papan gypsum yang dapat diaplikasikan di ruangan sangat  khusus seperti ruang X-Ray, dan ada juga papan gypsum yang tidak memerlukan waterproofing.

Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku di industri bahan bangunan, khususnya bagi para rekan aplikator, PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) juga mendukung kegiatan mudik Lebaran 2017 dengan memberangkatkan sekitar 200 rekan aplikator. yun/E-6

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment