Koran Jakarta | June 26 2017
No Comments

Konten Unik Medsos Lokal

Konten Unik Medsos Lokal

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Jejaring sosial berbasis lokasi menawarkan kemudahan untuk bisa berteman dengan orang lain di sekitar. Cara ini memudahkan mereka yang memiliki kecocokan untuk saling berkomunkasi atau bahkan bertemu.

Di tengah banyaknya aplikasi media sosial (medos), pendatang baru perlu memiliki sisi unik dan pembeda dengan yang sudah ada, jika ingin sukses. Yogrt mengklaim menjadi jejaring sosial lokal terbaru yang menawarkan keunikan. 

Salah satu keunikan Yogrt adalah sesama pengguna di sebuah lokasi yang sama akan bisa saling terhubung satu sama lain. Dalam radius 20 meter setiap pengguna bisa menjadi teman tanpa harus menjadi pengikut (follower).

Boleh dibilang Yogrt mirip dengan Tinder. Aplikasi kencan ini akan melihat data berdasarkan profil yang tercantum, hal ini memungkinkan pengguna untuk menemukan pasangan yang memiliki kecocokan dan selera yang sama dengan mereka di dekat dengan lokasi mereka.

Cara kerja Tinder yang berbasis lokasi juga unik. Dengan menggeser layar pada smartphone, klik gambar hati dan foto orang tersebut. Tulisan like akan muncul atau sebaliknya dengan mengetuk tanda x maka pesan 'nope' akan terlihat pada foto.

Jejaring sosial Yogrt dengan log in  melalui  Facebook, menawarkan sesuatu yang mirip dengan Tinder. Dengan konsep auto follow, pengguna bisa saling berkomunikasi tanpa harus menjadi teman atau tidak perlu meminta dan konfirmasi.

Tanpa melalui proses permintaan dan konfirmasi pertemanan, sesama pengguna Yogrt bisa saling terhubung, berteman dan berkomunikasi via chat. “Pengguna akan mudah saling berbagi dan mendapatkan informasi relevan di luar lingkaran pertemanan mereka,” ujar Co Founder Yogrt Jason Lim di Jakarta Kamis (6/4).

Jika melewati permintaan pertemanan dan dikuti dengan konfirmasi, biasanya teman di jejaring sosial hanya teman-teman lama yang sudah ada. Misalnya ketika membuat Instagram, seseorang akan memiliki teman sama yang ada di Facebook.  “Biasanya teman di jejaring sosial 4 L alias lu lagi lu lagi. Yorgt tidak begitu,” ujar dia.

Sementara Kata Head of Operation Yogrt Damayantri, jejaring sosial ini menawarkan teman baru. Dan bahkan dekat dengan lokasi ketika perangkat berada. Dengan mengaktifkan fitur lokasi/GPS pada ponsel  akan muncul pengguna Yorgt di sekitarnya. 

“Jika pengguna berpindah ke lokasi, misalnya ke Bandung. Maka mereka bisa bertemu dengan bermacam orang. Bahkan sebagaian dari mereka menggunakan Bahasa Sunda. Ini menjadi pengalaman tersendiri,” ujarnya.

Selain bisa menjadi sarana pertemanan dan bahkan perjodohan, Yogrt bisa dipakai untuk mencari mereka yang memiliki hobi atau kegemaran yang sama. Dengan kedekatan jarak mereka salah berjumpa untuk berbicara lebih lanjut lewat pertemuan.

Yogrt yang saat ini telah memiliki 5 juta pengguna dan menargetkan dapat meraup sebanyak 20 juta pengguna pada 12 bulan mendatang juga menawarkan bermacam game dan konten. Tersedia 12 game tanpa perlu memasang (install) pada HTMLS dan 4 game dengan cara mngundung dan memasang.  

Perkaya Konten

Sementara untuk konten, Yogrt memiliki fitur ‘Live Content’ yaitu fitur yang memungkinkan anak-anak muda berbakat Indonesia yang telah dipilih menyiarkan konten-konten videonya secara langsung untuk memperkaya hiburan dan interaksi para pengguna.

Agar tidak menimbulkan kontroversi, kata Damanyantri, para talent telah melalui serangkaian proses pengecekkan  ketat dilakukan di semua aspek video live, dari mulai sisi talent hingga konten, untuk memastikan konten yang dihasilkan adalah konten yang berkualitas, sesuai, dan aman.“Kami menjamin konten kami aman, jauh dari konten SARA dan dan berbau porno,” janjinya.

Lewat fitur Live Content, Yogrt berencana memberdayakan 10,000 anak muda Indonesia untuk secara independen mempertunjukkan bakat mereka kepada khalayak yang lebih luas. Yogrt berencana berkolaborasi dengan partner-partner potensial dan universitas lewat aktivitas pencarian bakat di beberapa kota di Indonesia.

“Contoh kategori yang akan ada di fitur live content akan  meliputi menyanyi, menari, ‎stand-up comedy, fashion atau make up, reportase acara, olahraga, wisata, dan lainnya,” jelas Damayantri. hay/E-6 

 

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment