Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments

Kondominium “Life Style” di Koridor Jaktim

Kondominium “Life Style” di Koridor Jaktim

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pergerakan pasar properti di koridor Jakarta Timur (Jaktim) kian tak terbendung. Potensinya menjanjikan. Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu pemicu agresifnya pembangunan properti di Jakarta Timur.

Properti di Jakarta kian meraksasa di kawasan Jakarta Timur. Kawasan ini menjadi primadona karena memiliki potensi yang sangat luar biasa. Banyak faktor yang mendukung Jakarta Timur sebagai arah perkembangan properti saat ini di Jakarta. Pergerakan di koridor Jakarta Timur memang kian menunjukkan potensi yang menjanjikan.

Rencana infrastruktur disertai dengan harga tanah yang relatif masih rendah dibandingkan dengan wilayah Jakarta lainnya, memberikan peluang bertumbuhnya pasar lebih tinggi.

Selama ini, yang membuat ketertinggalan Jakarta Timur dibandingkan wilayah lainnya lebih karena minimnya jaringan infrastruktur di wilayah ini dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini membuat pasaran harga tanah perumahan di Jakarta Timur relatif lebih tertinggal dibandingkan wilayah lain.

“Tapi, dengan munculnya potensi pembangunan infrastruktur di koridor timur Jakarta, maka pergerakan harga tanah di Jakarta Timur mulai terlihat.

Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan harga tanah perumahan di Jakarta Timur menempati urutan tertinggi sebesar 5,58 persen per tahun,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranganda, saat dihubungi, belum lama ini.

Meskipun wilayah lainnya masih berpotensi untuk berkembang, dengan harga tanah yang sudah tinggi, maka perkembangan properti lebih ke arah vertikal. Namun, untuk pergeseran pasar perumahan landed maupun vertikal sangat dimungkinkan ke arah koridor Jakarta Timur.

Faktor terpenting yang mengerek pertumbuhan pasar properti di Jakarta Timur adalah infrastruktur akses tol yang kian terintegrasi dengan wilayah Jabodetabek dan pembangunan light rail transit (LRT). Potensi menggiurkan di korodor Jakarta Timur ini yang dilirik beberapa pengembang untuk membangun hunian di Jakarta Timur. Salah satunya adalah Sayana Integra Properti.

Pengembang ini membangun hunian berkonsep superblok (mixed use). Pengembang kolaborasi Indonesia dan Jepang ini, bersiap membangun kawasan terpadu Sakura Garden City.

Manajemen Sayana Integra sendiri secara resmi telah menggelar seremoni peletakan batu pertama (gound breaking) untuk tower pertama Sakura Garden City, yakni tower Cattleya. Sekadar diketahui, Sayana Integra Properti, merupakan perusahaan pengembang properti hasil kolaborasi antara Daiwa House (pengembang Jepang), JOIN (pemerintah/ BUMN Jepang), dan Trivo Grup (Indonesia).

“Hari ini kita soft launching, penjualan hard sellingdimulai pada Agustus,” kata Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti) Nobuya Ichiki saat memberikan keterangan pers groundbreaking Sakura Garden City di Jakarta, Sabtu (21/7).

Hadir dalam acara tersebut Asisten Perekonomian dan Pengembangan Pemkot Jaktim Sofyan Thahir, Staff Economic Division of Embassy Japan in Indonesia, Tanaka serta perwakilan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemhub.

Ground breaking ini sekaligus tanda resmi dimulainya rencana pembangunan 12 tower kondominium, lifestyle Mall, ruko, Premier hotel, office tower, pusat makanan di dalam satu kawasan.

Sebagai tower pertama, Cattleya dirancang menjadi hunian ideal bagi wirausahawan muda, profesional, dan keluarga yang mencari tempat hunian yang berkualitas dan bersarang lengkap. “Fasilitas ada di ujung jari mereka.

Kami ingin memenuhi impian setiap keluarga untuk merasakan kebahagiaan saat tinggal di Sakura Garden City,” kata Nobuya. Untuk tahap awal, Nobuya mengatakan, superblok seluas 10 hektare (ha) ini dibangun empat tower kondominium (apartemen) yang kontruksinya diharapkan rampung 2024, Adapun khusus tower Cattleya selesai dalam dua tahun ke depan.

Superblok dengan 60 persen area terbuka hijau ini menyediakan hunian vertikal (apartemen) sebanyak 12 tower dengan 5.000 tempat tinggal ini akan menyasar kalangan milenial dengan harga terjangkau. yun/E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment