Koran Jakarta | August 24 2019
No Comments

Kolombia Kejutkan Argentina

Kolombia Kejutkan Argentina

Foto : AFP/JUAN MABROMATA
A   A   A   Pengaturan Font

Kemenangan atas Argentina di Copa America menjadi yang pertama bagi Kolombia dalam 20 tahun terakhir.

SALVADOR – Roger Martinez dan Duvan Zapata membuyar­kan harapan Lionel Messi untuk akhirnya mendapatkan gelar internasional utama. Kedua pe­main Kolombia itu mencetak gol untuk memastikan kemenan­gan 2-0 atas Argentina pada laga pembuka Copa America, Minggu (16/6) WIB.

Martinez mencetak gol pembuka pada menit ke-72 dan pemain peng­ganti Zapata memastikan kemenangan tiga menit kemudian. Kolombia meraih kemenangan mes­ki Argentina mendominasi babak kedua dalam pertandingan Grup B di Salvador.

Laga tersebut merupakan per­tarungan dua lini serang bertabur bintang. Untuk Argentina, pe­menang Ballon d’Or lima kali Messi bergabung dengan Sergio Aguero dan Angel Di Maria. Se­mentara Kolombia mengandal­kan James Rodriguez, Radamel Falcao dan Juan Cuadrado. Tapi bukan mereka yang mencetak gol. Dua pemain yang sering be­rada di bangku cadangan yang mengambil kesempatan untuk menjadi berita utama.

Kemenangan itu menjadi yang pertama 20 tahun sejak Kolombia terakhir kali men­galahkan Argentina di Copa America. “Kami paham sudah bertahun-tahun itu berlalu, saya senang tetapi Copa belum selesai. Kami akan menikmati kemenangan ini,” ujar Zapata.

“Yang paling penting adalah kami semua beru­saha keras, ini hari yang hebat bagi semua orang,” ujar James.

Laga tersebut seharusn­ya menjadi ujian tersulit bagi Kolombia. Tim perempat finalis Piala Dunia selanjutnya akan menghadapi pertandingan mel­awan Paraguay dan juara Asia Qatar.

Argentina belum pernah me­menangkan turnamen besar da­lam 26 tahun terakhir. Mereka kalah pada laga final di dua edisi terakhir Copa America, serta Pia­la Dunia 2014.

“Para pemain tahu masih ada jalan panjang yang harus dilalui dan kami memiliki dua pertand­ingan tersisa,” ujar pelatih Argen­tina Lionel Scaloni. “Yang pent­ing adalah tetap di jalan yang benar dan memperbaiki kesalah­an kami,” sambungnya.

“Argentina tampil bagus di ba­bak kedua. Ketika kami berada di momen terbaik kami, mere­ka mencetak gol lewat serangan balik,” tandasnya.

Messi sempat menebar an­caman. Pada menit ke-62, penyerang Barcelona itu hampir memecah kebuntuan, tapi tem­bakan kerasnya berhasil dihalau kiper Kolombia.

Pada menit ke-71, Kolom­bia berhasil membobol gawang Franco Armani lewat tembakan keras dari Martinez. Gol kedua bagi Kolombia tercipta pada menit ke-86 lewat Zapata yang sukses memanfaatkan umpan Jefferson Lerma.

“Saya pikir kami agak gugup di babak pertama karena itu ada­lah pertandingan pertama tur­namen,” ujar Messi usai laga.

Berbagi Poin

Pada pertandingan lain yang berlangsung hari Minggu, sepu­luh pemain Venezuela bertahan setelah kartu merah Luis Mago untuk meraih hasil imbang 0-0 kontra Peru.

Raihan masing-masing satu poin itu membuat kedua belah berada pada posisi kedua bersa­ma di Grup A di belakang Brasil. Tim tuan rumah memulai tur­namen pada Jumat malam waktu setempat dengan kemenangan 3-0 atas Bolivia.

“Kami sedikit kesal karena kami pikir kami pantas menang,” ujar kapten Peru Paulo Guerrero. “Kami melakukan apa yang kami bisa. Yang tidak kami miliki hany­alah gol,” sambungnya.

“Itu pertandingan yang sulit, kami tahu itu akan sulit, Vene­zuela telah banyak berkembang. Kiper mereka adalah penjaga ga­wang yang hebat,” ujar bek Peru Carlos Zambrano.

“Ini hasil imbang yang pent­ing, memalukan bahwa kami tidak bisa menang, tetapi itu­lah sepakbola, kami harus terus maju,” ujar pemain Venezuela Wuilker Farinez, yang menurut beberapa laporan media tel­ah menarik minat klub raksasa Spanyol Barcelona.

“Hasil imbang ini sangat ber­harga bagi kami dan sekarang kami harus memperbaiki detail­nya sebelum menghadapi Brasil,” sambung pemain berusia 21 ta­hun itu. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment