KLHK Latih Kesiapsiagaan Tenaga Medis | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 31 2020
No Comments
Situasi Darurat Covid-19

KLHK Latih Kesiapsiagaan Tenaga Medis

KLHK Latih Kesiapsiagaan Tenaga Medis

Foto : istimewa
Berikan Arahan l Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono (kedua dari kiri) ketika memberikan arahan mengenai antisipasi situasi darurat virus korona kepada tim medis dan pengamanan Gedung KLHK, di Jakarta, Jumat (27/3).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Menghadapi pandemi virus korona atau Covid-19 yang terjadi di du­nia, termasuk di Indonesia, diperlukan sebuah upaya se­rius untuk menyiapkan tata kerja kesiapan tim medis dan pengamanan sipil. Mereka ju­ga perlu dibekali prosedur penanganan karyawan yang terserang Covid-19 yang um­umnya tiba-tiba kolaps dan tak sadarkan diri.

Mengingat Jabodetabek adalah daerah dengan zona merah wabah Covid-19 dan sebaran tempat tinggal karya­wan Kementerian Lingkungan Hidup dan Khutanan (KLHK) yang ada di Gedung Manggala Wanabakti ada di Jabodetabek, maka sangat perlu dilakukan edukasi bagaimana meng­hadapi kondisi darurat wabah Covid-19 ini.

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono menga­takan kesiapan SDM tim medis dan satuan pengamanan KLHK diperlukan, mengingat tem­pat kerja sekitar 2.500 karya­wan di Gedung KLHK Mangga­la Wanabhakti yang tersebar di 3 blok besar yaitu Blok 1, Blok 4 dan Blok 7.

“Idealnya, pada tiap blok gedung minimal masing-ma­sing ada satu tim yang siap me­nangani masa darurat ini,” ujar Bambang saat membuka Diklat kesiapsiagaan paramedis dan tenaga pengaman KLHK da­lam menghadapi situasi daru­rat Covid-19, di Gedung KLHK, Manggala Wanabhakti, Jakarta, Jumat (27/3).

Langkah yang dilakukan Sekretariat Jenderal KLHK ini memang sesuai perintah dan arahan langsung dari Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar yang sangat concern pada pencegah­an dan penanggulangan wabah virus korona.

Dalam acara ini juga didu­kung Stafsus Hanny Adiati dan Tenaga Ahli Menteri William serta Penangung Jawab Klinik, dokter Sonny.

Prosedur Darurat

Beberapa materi yang di­sampaikan, di antaranya prose­dur situasi darurat, tanda-tan­da orang yang mengalami Covid-19, dan standar peralat­an yang digunakan.

Terkait pelayanan pub­lik, Bambang menyampaikan layanan administrasi, pene­rimaan surat masuk dan pengi­riman surat keluar serta layan­an administrasi lainnya, tetap dilayani petugas piket hari­an sesuai jam kerja baik secara manual maupun online. Pela­yanan perizinan berusaha ter­integrasi juga tetap berjalan se­suai ketentuan, sehingga pela­yanan publik tidak terganggu. sur/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment