Koran Jakarta | October 22 2018
No Comments
Pelestarian Lingkungan

KLHK Gelar Edukasi Pengendalian Perubahan Iklim

KLHK Gelar Edukasi Pengendalian Perubahan Iklim

Foto : ISTIMEWA
Kepala Biro Humas Kemen­terian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djati Wicaksono.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehu­tanan (KLHK) akan menggelar kegiatan edukasi pengendalian perubahan iklim “8th Indone­sia Climate Change Education Forum and Expo 2018” di Me­dan, Sumatera Utara, pada 17–19 Oktober 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menyadarkan seluruh pe­mangku kepentingan nasional terhadap isu perubahan iklim.

Dalam kegiatan bertema “Together Towards a Low Car­bon Future” itu ditekankan tentang pentingnya pelibat­an generasi muda untuk lebih memperhatikan lingkungan hidup, sekaligus untuk menu­larkan informasi pentingnya menjaga lingkungan hidup.

“Hal itu dimaksudkan agar pemuda dan mahasiswa peduli akan informasi perubahan iklim, karena di dunia nyata ini sudah terjadi perubahan iklim,” kata Ketua Panitia 8th Indone­sia Climate Change Education Forum and Expo 2018, Emilia Rosa, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, kegiat­an dilakukan di Medan agar generasi muda Sumatera Utara juga mendapatkan informasi yang sama tentang perubahan iklim dan pentingnya menjaga lingkungan.

“Hal-hal kecil dapat dilaku­kan generasi muda untuk men­jaga lingkungan, mulai dari mengurangi sampah plastik hingga kepedulian untuk me­ngurangi polusi dengan beper­gian menggunakan sepeda,” kata Emilia.

Diakuinya bahwa memang tidak dapat seketika mengubah mindset pemuda untuk peduli terhadap lingkungan hidup, namun setidaknya gerakan penyadaran sudah dilakukan. “Adanya teguran dari alam dan pembekalan yang kita berikan dapat menyadarkan generasi muda akan pentingnya men­jaga lingkungan,” tukas Emilia.

Dalam kegiatan tersebut juga akan diadakan lomba bagi siswa-siswi untuk mene­mukan potongan huruf-huruf Climate di stand-stand yang di­gelar di acara tersebut. “Siapa yang berhasil menemukan po­tongan huruf tersebut secara lengkap akan mendapat ha­diah, namum tentu saja untuk mendapatkan potongan huruf tersebut, harus dapat men­jawab pertanyaan-pertanyaan seputar perubahan iklim,” ujar Emilia.

Kepala Biro Humas Kemen­terian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djati Wicaksono, menambahkan, kegiatan di Medan bertujuan sebagai jalur edukasi masyarakat akan ada­nya perubahan iklim.

Seperti diketahui, kegiatan ini dilakukan untuk menyadarkan pemangku kepentingan akan isu perubahan iklim. eko/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment