Koran Jakarta | August 21 2019
No Comments
Pesta Demokrasi di Luar Negeri

KJRI San Francisco Sukses Laksanakan Pemilu

KJRI San Francisco Sukses Laksanakan Pemilu

Foto : Dok KJRI San Francisco
Berikan Hak Suara l Seorang warga negara Indonesia memasukkan surat suara di kotak suara di TPS di San Francisco, Minggu (14/4). Menurut keterangan Panitia Pemilih Luar Negeri San Francisco, jumlah data pemilih tetap luar negeri di San Francisco tercatat sebanyak 7,814 orang.
A   A   A   Pengaturan Font

SAN FRANCISCO – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco, Amerika Serikat (AS), diwartakan telah sukses melaksanakan pemilihan umum. Berdasarkan keterangan pers yang dikirimkan oleh KJRI di San Francisco pada Minggu (14/4), pemilu dengan metode pemilihan langsung di tempat pemungutan suara (TPS) dilaksanakan pada Sabtu (13/4), bertempat di KJRI San Francisco.

“Pelaksanaan pemilu dijadwalkan dari pukul 09.00 hingga pukul 17.00, namun karena antusiasme masyarakat yang begitu besar, pelaksanaan berlangsung hingga surat suara habis,” demikian keterangan KJRI di San Francisco.

Wilayah kerja KJRI San Francisco mencakup 8 negara bagian yaitu California bagian Utara, Nevada bagian Utara, Oregon, Washington, Alaska, Idaho, Montana, dan Wyoming. Dari 8 negara bagian tersebut tercatat jumlah data pemilih tetap luar negeri (DPTLN) di San Francisco sebanyak 7,814 orang, termasuk di dalamnya 3,949 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di 15 kapal pesiar Holland America Lines.

Panitia Pemilih Luar Negeri (PPLN) San Francisco menggunakan 3 metode pemilihan, yaitu yang pertama metode TPS dengan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 288 orang dengan pelaksanaan pemilu pada 13 April, kedua mengunakan metode Pos 1 bagi pemilih para ABK WNI di Holland America Lines, sebanyak 3.949 orang, dan Pos 2 yang merupakan pos reguler untuk WNI bermukim, sebanyak 3.577 orang.

“Jumlah pemilih yang telah memilih melalui TPS di KJRI San Francisco berjumlah 423 orang dengan rincian DPT sebanyak 199 orang, Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri (DPTbLN) sebanyak 87 orang, dan daftar pemilih khusus (DPK) sebanyak 137 orang. Pemungutan suara oleh DPK dilaksanakan mulai 17.30 hingga surat suara habis, sehingga surat suara terpakai 100 persen,” kata Susapto Anggoro Broto, Kepala Sekretariat PPLN San Francisco.

Di Lokasi Lain

Selain di San Francisco, pemungutan suara pun digelar di KJRI di Los Angeles. PPLN Los Angeles menetapkan DPTLN pemilu 2019 sebanyak 12.984 pemilih, di mana 12.382 orang di antaranya terdaftar dengan metode Pos. Jumlah itu merupakan DPT terbesar di seluruh wilayah pemilihan AS.

Adapun wilayah kerja KJRI Los Angeles mencakup enam negara bagian di AS, antara lain Arizona, Utah, Nevada Selatan, California bagian Selatan serta Daerah Kepulauan Pasifik. PPLN Los Angeles menggunakan dua metode dalam pemilihan luar negeri di wilayahnya yakni Pos dan TPS.

Pelaksanaan pemilu juga dilaksanakan oleh KJRI Chicago dimana sebanyak 471 orang WNI mencoblos di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) yang dibuka di Indonesian Cultural Center, Chicago, pada Sabtu (13/4).

Pelaksanaan pemilu pun dilakukan di KBRI di Washington DC pada Sabtu (13/4). Berdasarkan keterangan KBRI Washington DC, ada lebih dari 900 pemilih mengikuti pemungutan suara di TPS Washington DC. Jumlah tersebut masih ditambah dengan ratusan pemilih lainnya yang menyalurkan hak pilih melalui pos. ang/Ant/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment