Koran Jakarta | June 17 2019
No Comments
PERADA

Kiat Memilih Karir untuk Masa Depan

Kiat Memilih Karir untuk Masa Depan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

Bekerja mengambil sebagian besar waktu hidup seseorang. Survei menunjukan, rata-rata setiap orang menghabiskan 50-63 persen dari total waktu terjaga untuk bekerja atau lebih dari 96.000 jam kerja sepanjang hidup (hal 26). Apakah itu pertanda mereka puas dengan pekerjaannya?

Survei lain menunjukan, 80 persen tidak puas dengan pekerjaan karena gaji rendah, atasan sulit, atau budaya perusahaan tak cocok dengan nilai-nilai pribadi. Namun, ketidakpuasan sesungguhnya datang dari dalam diri sendiri. Ketidakpuasan membuat mereka tidak bahagia saat menjalani rutinitas pekerjaan.

Padahal, bahagia akan memunculkan perasaan puas, gembira, dan bergairah. Hal itu penting karena akan selalu ada tantangan baru setiap hari. Kebahagiaan dalam bekerja akan membuat seseorang bisa melihat tantangan dari perspektif baru, sehingga menyulut semangat menghadapinya. Jadi, penting untuk menentukan karir masa depan dengan cermat.

Buku Turn Right membagi pengalaman dalam memilih karir. Awalnya, penulis memiliki cita-cita untuk kuliah di luar negeri. Namun, batal setelah temannya mengatakan, jika semua orang bertalenta Indonesia meninggalkan tanah air, lalu siapa yang akan tersisa untuk memperbaiki Indonesia (hal 47). Sejak itu, dia berbalik arah dan bertekad untuk sukses demi berkontribusi untuk tanah air.

Dia ambil bagian dalam organisasi bernama AIESEC, sehingga ia bertemu orang-orang hebat. Perempuan itu juga mulai menginisiasi perubahan positif, dengan menanamkan keyakinan dalam diri para pemuda akan kemungkinan masa depan yang lebih baik di negeri ini. Semenjak itu, ia mulai sadar tidak ada kata terlalu dini untuk mencetuskan sebuah perubahan positif. Ia hanya harus memulai sesegera mungkin (hal 23).

Buku ini perlu dibaca orang-orang yang berusia awal dua puluh hingga pertengahan tiga puluh tahun. Saat itu, mereka sedang mengalami quarter life crisis yang memunculkan berbagai pertanyaan dan keraguan tentang masa depan. Salah satu yang muncul, pertanyaan seputar karir yang akan ditekuni. Saat itulah menemukan purpose atau alasan kuat untuk melakukan sesuatu menuju destinasi.

Dalam proses menemukan purpose, ada elemen penting yang dieksplorasi seperti passion, talenta, dan kontribusi. Pembaca akan dituntun menemukannya dalam diri. Namun, dalam proses buku menekankan pentingnya jujur pada diri sendiri. Sebab kelak, karir akan memainkan peran penting dalam menghadirkan makna dan kebahagiaan dalam hidup (hal 64).

Buku yang dibagi menjadi tiga bagian besar ini akan membantu pembaca mengenali diri sendiri lebih dalam untuk memilih karir. Bagian pertama membahas cara memahami diri serta penjelasan mengenai alasan memiliki karir. Bagian kedua akan memberi pemahaman tentang passion, talenta, dan kontribusi. Sedangkan bagian ketiga mengulas rancangan jalur karir.

Setelah membahas materi tertentu, disediakan halaman yang berisi berbagai pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan-pertanyaan itu akan menuntun pembaca berpikir lebih dalam tentang hal-hal yang sebenarnya diinginkan dalam hidup, serta jenis karir yang ingin dijalani. Pembaca dapat menjawab pertanyaan sesuai dengan kreativitas, bisa dengan gambar, tulisan, atau video. 

 

Diresensi Wening Niki Yuntari, Mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment