Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments
Kampanye Pilpres

KH Ma’ruf: Jokowi Sangat Mencintai Ulama

KH Ma’ruf: Jokowi Sangat Mencintai Ulama

Foto : ISTIMEWA
HAUL IBUNDA | Cawapres nomor orut 01 KH Ma’ruf Amin saat berbicara dengan Rais Syuriah PBNU, K.H Manarul Hidayat di sela-sela acara haul ibundanya, Nyai Hj Siti Maimuna Binti KH Moh Romli, di Banten, Minggu (24/3).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Hari pertama kampanye terbuka, Calon Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menggelar doa bersama sekaligus haul ibundanya, Nyai Hj Siti Maimuna Binti KH Moh Romli, di Banten, Minggu (24/3). Di hadapan puluhan ribu jama’ah yang hadir, Kiai Ma’ruf mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kesediaan warga untuk turut serta mendoakan ibundanya.

“Saya juga meminta doa dari para hadirin agar Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan limpahan rahmat, bimbingan dan inayah- Nya, kepada saya dan kita semua, juga agar saya diberi kekuatan dan kemudahan untuk memenangkan pemilihan presiden ini,” ujar Kiai Ma’ruf.

Ketua Umum MUI ini juga mengungkapkan alasan kesediaannya mendampingi Presiden Jokowi untuk kembali memimpin bangsa Indonesia ke depan.

“Saya diminta membantu pak Jokowi untuk bersamasama, memimpin bangsa ini. Sebagai santri, sebagai kiai, sebagai Nahdliyin, kita tentu tak boleh mundur, ketika Negara sudah memanggil. Ini saya niatkan sebagai bakti saya kepada negeri ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Kiai Ma’ruf mengatakan, dipilihnya ulama untuk mendampingi Jokowi dalam Pilpres ini, menjadi bukti kecintaan Jokowi kepada Ulama. Kiai Ma’ruf juga mengaku tak menduga akan dipinang Jokowi. Tapi karena ini panggilan negara, ditambah kondisi negeri ini yang membutuhkan ulama turun tangan, menghadapi sejumlah pihak yang ingin merongrong NKRI, maka Kiai Ma’ruf bersedia.

“Saya melihat ini sebagai takdir Allah, sebagai amanah yang harus dijalankan. Jadi saya meminta doa dan bantuan hadirin, agar bisa menjalankan amanah ini dengan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara, Rais Syuriah PBNU, K.H Manarul Hidayat dalam ceramahnya mengungkapkan, bahwa sebagai pemimpin ummat, yang kini didorong untuk memimpin bangsa ini, Kiai Ma’ruf memikul tiga tugas. “Kiai Ma’ruf maju ke kancah politik nasional ini bukan tanpa alasan. Abah Yai memang dibutuhkan oleh bangsa dan negara ini.

Sebelumnya, pada Sabtu (23/3) KH. Maruf Amin menghadiri Harlah NU ke -96 di Lapangan Lapas Anak Pria, Sabtu (23/03) siang. Harlah NU dihadiri ribuan warga nahdliyin, yang semarak memeriahkan harlah tersebut. “Saya hanya minta doa dan dukungan, saya sekarang diajak menjadi Cawapres,” ucap KH. Maruf Amin dalam sambutannya. tri/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment