Koran Jakarta | April 22 2019
No Comments
Kampanye Terbuka

Kereta Lintas Labuhanbatu- Dumai Akan Dibangun

Kereta Lintas Labuhanbatu- Dumai Akan Dibangun

Foto : ANTARA/ASWADDYHAMID
MENYAPA MASSA - Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyapa massa pendukungnya saat melakukan kampanye terbuka di Dumai, Riau, Selasa (26/3).
A   A   A   Pengaturan Font

DUMAI – Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), menyam­paikan beberapa program kerja yang akan dikerjakan saat kembali terpilih dalam pe­milihan presiden (Pilpres) 17 April 2019. Program kerja yang dimaksud, salah satunya melanjutkan pembangunan jalur kereta api (KA) Trans Sumatera lintas Labuhanbatu, Sumatera Utara hingga Dumai, Riau.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menggelar kampanye terbuka di Bukit Gelang­gang, Kota Dumai, Provinsi Riau, Selasa (26/3).

Selain itu, Jokowi juga ikut menawarkan tiga kartu sakti baru, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja. Bahkan, terbaru dari Presiden petahana ini adalah memberikan persetujuan pengoperasian rute baru Ka­pal Roll-On Roll-Off (RoRo) Dumai-Malaka. “Saya dapat laporan kapal Ferry RoRo Du­mai-Malaka masih maju-mundur. Saya sam­paikan, kapal Ferry RoRo Dumai-Malaka saya acc (setuju) sore hari ini,” kata Jokowi.

Kedua, lanjut Jokowi, terkait kereta api dari Labuhanbatu ke Dumai juga akan se­gera dikerjakan. “Saya sampaikan segera dan dilanjutkan,” ucap Jokowi didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Jokowi menambahkan anggaran program tiga kartu sakti akan dilakukan pada tahun 2020. “Tiga kartu ini akan dimulai tahun de­pan, karena ini program capres,” jelas Jokowi.

Jokowi kembali mengingatkan bahaya isu fitnah dan hoaks menjelang perayaan pesta demokrasi 17 April mendatang. Karena itu, Jokowi minta para pendukungnya untuk da­pat segera meluruskan jika ada isu tersebut.

Baju Putih

Tak hanya itu, Jokowi juga berpesan agar pada waktu pencoblosan, semua pendu­kungnya agar berbondong-bondong ke tem­pat pemungutan suara (TPS).

“Jangan lupa tangga 17 April kita pakai baju putih karena yang mau dicoblos itu bajunya putih, putih adalah kita. Kenapa pake baju pu­tih? Karena baju putih itu murah, semua rakyat memiliki, kalau pakai jas mahal, dan jas itu pa­kaian Eropa, Amerika. Orang Indonesia cukup pakai baju yang murah, baju putih seperti yang saya pakai,” tutup Jokowi. fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment