Koran Jakarta | October 22 2018
No Comments

Kerber Susul Halep Amankan Tiket di WTA Finals

Kerber Susul Halep Amankan Tiket di WTA Finals

Foto : AFP / Kena Betancur
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON - Mantan petenis pering­kat satu dunia, Angelique Kerber, menjadi petenis kedua yang lolos ke turnamen penu­tup musim bulan depan QTA Finals di Sin­gapura.

Petenis berusia 30 tahun yang memenangi gelar Grand Slam ketiga sepanjang kariernya di Wimbledon tahun ini, bergabung dengan petenis peringkat tertinggi Simona Halep, yang telah mengamankan tiketnya untuk ajang itu pada ajang yang berlangsung pada Oktober mendatang.

“Saya punya banyak kenangan bermain di Singapura, khususnya mencapai final pada 2016 dan saya senang untuk kembali dan bermain di depan para penggemar yang luar biasa,” kata Kerber kepada laman resmi WTA.

Ini merupakan tahun kelima di mana petenis peringkat tiga dunia Kerber lolos ke WTA Finals, yang akan berlangsung di Singa­pore Sports Hub pada 21-28 Oktober. Delapa petenis tunggal teratas di ajang berhadiah tujuh juta dolar itu akan saling berhadapan dengan format “round-robin” di mana sang pemenang akan membawa pulang Trofi Bil­lie Jean King. Dengan tim ganda peringkat teratas akan bersaing untuk Trofi Martina Navratilova Trophy.

Sementara itu, Federasi Tenis Internasion­al (ITF) telah memberikan dukungannya ke­pada wasit asal Portugal Carlos Ramos yang oleh Serena Williams disebut “pembohong” dan “pencuri” selama kekalahan terakhirnya petenis tersebut di AS Terbuka oleh Naomi Osaka asal Jepang pada Sabtu lalu.

Williams, yang berambisi merengkuh ge­lar tunggal Grand Slam ke-24 untuk menya­mai rekor Margaret Court, diberi peringatan untuk pelanggaran pembinaan sebelum me­nimbulkan penalti untuk menghancurkan raketnya. Setelah menuduh Ramos seba­gai “pencuri karena mencuri satu poin dari saya”.

Juara enam kali AS Terbuka, yang akhirnya kalah dalam pertandingan 6-2 6-4 didenda 17.000 dolar AS oleh Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) atas ledakannya itu. “Carlos Ramos adalah salah satu wasit paling ber­pengalaman dan dihormati dalam tenis. Ke­putusan Ramos sesuai dengan aturan yang relevan dan ditegaskan kembali oleh kepu­tusan AS Terbuka untuk mendampingi Ser­ena Williams untuk tiga pelanggaran,” kata ITF dalam pernyataannya. AFP/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment