Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments
Aksi Teror

Kembalikan Kepercayaan Anak Pelaku Teror

Kembalikan Kepercayaan Anak Pelaku Teror

Foto : ANTARA/Dhemas Reviyanto
Anak Korban Terorisme I Menteri Sosial, Idrus Marham memberi keterangan seusai menerima tujuh anak korban terorisme di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (12/6).
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Menteri Sosial, Idrus Marham menyatakan berupaya mengembalikan kepercayaan diri dari tujuh anak dari pelaku teror di Surabaya dan Sidoarjo dalam pembinaan yang dilakukan kementerian itu. “Pada tahap awal ini, Kementerian Sosial akan memberikan satu perlindungan kepada mereka, pendampingan kepada merera utamanya bagaimana agar supaya mengembalikan kepercayaan diri mereka,” kata Idrus di Jakarta, Selasa (12/6).

Menteri Sosial Idrus Marham turut menerima tujuh anak tersebut di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, setelah diserahkan oleh Polda Jawa Timur. Idrus mengungkapkan, pihaknya juga akan mengikis paham- paham radikalisme yang kemungkinan diajarkan dari orang tua mereka.

”Kami akan mengikis paham-paham radikalisme yang merupakan mungkin ajaran dari orang tuanya dulu. Ini harus pastikan bahwa kami harus bersihkan dari pahampaham radikalisme itu, tentu ini perlu waktu,” ucap Mensos. Lebih lanjut, Idrus juga mengaku telah bertemu dan juga berbicara dengan anak-anak dari pelaku teror itu saat tiba di Halim Perdanakusuma.

“Terus terang saya tadi sudah banyak bicara juga dengan mereka, saya sudah sampaikan memberikan satu semangat, memberikan satu inspirasi memberikan satu motivasi bahwa anda semua tidak perlu ragu,” kata dia. Ia menegaskan, Presiden Jokowi jua telah memerintahkan dirinya bahwa anak-anak dari pelaku teror itu perlu diperhatikan.

“Mereka sempat ketawaketawa tetapi tentu masih perlu waktu untuk mengembalikan kepercayaan dirinya, perlu waktu bagaimana agar pikiranpikiran terkait dengan pahampahan radikalisme itu perlu kami dampingi secara terus menerus,” tuturnya. sur/Ant/AR-3

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment