Koran Jakarta | July 19 2019
No Comments

Kecakapan yang Harus Dimiliki Manajer Sukses

Kecakapan yang Harus Dimiliki Manajer Sukses
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Manajemen Bisnis sebagai Ilmu dan Seni

Penulis : Benedicta Evienia Prabawanti dkk

Penerbit : Penerbit Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Cetakan : 2019

Tebal : 355 halaman

ISBN : 978–623-7247-15-9

Pengelolaan manajemen yang baik dan benar merupakan tulang punggung perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam lingkungan industri dengan dominasi teknologi yang kompleks, organisasi mampu menggabungkan pengetahuan orang dan bahan baku menjadi sebuah produk.

Tanpa organisasi, Google tidak mungkin bisa membagikan infor­masi secara cepat ke seluruh penjuru dunia. Tesla tidak mungkin mampu memproduksi mobil-mobil listrik yang canggih. Amazon juga tidak bisa mengantarkan barang dengan cepat dan tepat. Manajemen memampukan organisasi mewujudkan semua layan­an itu (hlm 1).

Keberhasilan manajemen tidak bisa dilepaskan dari peran manajer. Bila manajer gagal mempraktikkan manajemen dengan baik, organisasi segera menanggung kerugian. Banyak manajer gagal mendengarkan pelang­gan, salah menafsirkan sinyal pasar, atau tidak dapat membangun tim yang kompak dan melaksanakan rencana strategis.

Contoh, Bob Nardelli di Home Depot, Carly Fiorina di Hewlett- Pack­ard, dan Michael Eisner di Disney telah dilengserkan karena mereka gagal melaksanakan rencana strategis. Or­ganisasi membutuhkan keterampilan dan kemampuan manajer, khususnya dalam ketidakpastian seperti sekarang. Saat organisasi menghadapi tantangan demikian, manajer memainkan peran penting mengidentifikasi isu-isu pokok.

Misalnya, John Zapp, general manager beberapa dealer mobil di Oklahoma City. Setelah empat dekade berbisnis mobil, Zapp memahami, fokus bisnisnya sekarang menjual lebih banyak mobil bekas. Caranya, mengelola persediaan mobil dan menjaga tenaga penjual agar selalu antusias melalui pembayaran bonus tunai agar mencapai target (hlm 222).

The Gullup Organization yang telah menyurvei jutaan karyawan dan pu­luhan ribu manajer menemukan, satu variabel paling penting dalam produk­tivitas dan loyalitas karyawan adalah kualitas hubungan antara karyawan dan manajer. Robert L Kats mengata­kan, manajer sukses setidaknya me­merlukan keterampilan penting dalam pengelolaan, yaitu teknis, manusia, dan konseptual.

Keterampilan teknis adalah penge­tahuan dan teknik pekerjaan tertentu yang diperlukan untuk melakukan se­cara piawai tugas pekerjaan. Keteram­pilan ini cenderung lebih penting bagi manajer lini pertama karena mereka biasanya mengelola karyawan yang menggunakan alat dan teknik untuk menghasilkan produk atau layanan. Keterampilan manusia melibatkan kemampuan untuk bekerja dengan baik bersama orang lain baik secara individu maupun dalam kelompok. Manajer tahu berkomunikasi, me­motivasi, memimpin, menginspirasi antusiasme, dan kepercayaan.

Keterampilan konseptual merupa­kan kemampuan manajer untuk ber­pikir dan membuat konsep tentang situasi abstrak dan kompleks. Dengan keterampilan ini, manajer bisa me­lihat organisasi secara keseluruhan, memahami hubungan di antara ber­bagai subunit, dan menvisualisasikan bagaimana organisasi sesuai dengan lingkungannya yang lebih luas.

Manajer penting memperhatikan pelanggan. John Chambers, manajer Cisco System, suka mendengarkan pelanggan yang tidak puas. “Email akan lebih efisien, tetapi saya ingin mendengar emosi. Saya ingin mende­ngar rasa frustrasi. Saya ingin mende­ngar tingkat kenyamanan pemanggil dengan strategi kami. Saya tidak bisa mendapatkannya melalui email,” katanya (hlm 18).

Pernyataan ini menunjukkan, ma­najer harus memahami pentingnya pelanggan. Banyak manajer mengakui, melayani pelanggan berkualitas tinggi sangat penting untuk kelangsungan hidup dan keberhasilan organisasi era kompetitif seperti sekarang. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan pebisnis ataupun manajer guna mem­bantu perusahaan bertumbuh dan berkembang. Diresensi Muhammad Abdul Manan, Dosen Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment