Kebun Raya untuk Riset Keanekaragaman Hayati | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 11 2020
No Comments
Riset dan Teknologi

Kebun Raya untuk Riset Keanekaragaman Hayati

Kebun Raya untuk Riset Keanekaragaman Hayati

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang juga diberi tugas menge­lola sejumlah Kebun Raya akan menjadikan Kebun Raya me­miliki banyak fungsi, salah sat­unya menjadikan sebagai plat­form riset terutama riset ke­anekaragaman hayati.

“Kebun Raya adalah platform untuk melakukan penelitian ter­kait kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia,” kata Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, di Jakarta, Selasa (14/1).

Indonesia saat ini memiliki 39 kebun raya yang mencer­minkan keragaman eco-region Indonesia. Lima kebun raya, yakni Kebun Raya Bogor, Ke­bun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, Kebun Raya Bali, dan Kebun Raya Cibinong, dikelola oleh LIPI, sedangkan 34 lainnya dikelola pemerintah daerah juga perguruan tinggi.

Handoko menjelaskan prin­sip konservasi menjadi lan­dasan dalam kegiatan riset pe­manfaatan kekayaan haya­ti yang dilakukan Kebun Raya. Menurutnya, prinsip terse­but menjadi bagian penting dan harus dilakukan, sebelum melakukan penelitian untuk pemanfaatan lebih lanjut.

Ia mengungkapkan Kebun Raya selain jadi kegiatan kon­servasi dan riset, juga memiliki fungsi jasa lingkungan, pendi­dikan, dan wisata. “LIPI akan fokus pada fungsi konservasi dan riset sesuai perannya seb­agai lembaga penelitian,” tam­bahnya.

Handoko menilai partisipa­si berbagai pihak perlu dilaku­kan agar fungsi-fugsi lainnya bisa memenuhi harapan ma­syarakat sebagai pengguna lay­anan. Ia berharap keterlibatan publik bisa mengembangkan variasi layanan edukasi tentang pentingnya konservasi lingkun­gan dengan cara-cara yang leb­ih mengena kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbu­han dan Kebun Raya LIPI, R Hendrian menyebut salah sa­tu Kebun Raya yang dikelo­la LIPI yaitu Kebun Raya Bo­gor telah menjadi representasi kekayaan tumbuhan nusanta­ra. Menurutnya, Kebun Raya Bogor merupakan upaya kon­servasi ex-situ atau usaha pele­starian alam yang dilakukan di luar habitat aslinya di tengah laju kepunahan.

“Sebagai wahana konser­vasi ex-situ, Kebun Raya Bo­gor mempunyai koleksi flora langka Indonesia yang terdo­kumentasi. Ini mempermudah para peneliti, akademisi, ju­ga masyarakat untuk mengeta­hui dan mempelajari kekayaan hayati Indonesia,” ucapnya. ruf/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment