Koran Jakarta | August 24 2019
No Comments

Kawasan Perumahan Perlu Inovasi Kelistrikan

Kawasan Perumahan Perlu Inovasi Kelistrikan

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu inovasi yang ditawarkan vendor kepada pemilik hunian adalah di perangkat kelistrikan atau energi. Hunian modern diharapkan sudah bisa menggunakan teknologi terbaru untuk penerangan di rumah.

Baran Energy, misalnya, perusahaan ini mencoba menyasar kawasan rumah tangga untuk beralih menggunakan listrik yang bersumber energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya tenaga matahari melalui pemasangan panel surya dan baterai listrik.

Founder dan CEO Baran Energy, Victor Wirawan, menjelaskan pihaknya baru saja meluncurkan baterai penyimpanan energi skala besar, yakni PowerWall dengan kapasitas 8.8 KWh, yang bisa menerangi sepanjang malam.

“Target paling banyak nanti rumah tinggal. Kami ingin setiap rumah itu memakai teknologi ini. Yang dulu terkesan mahal, sekarang semua orang bisa pakai dan punya,” kata Victor pada peluncuran baterai PowerWall Baran Energy di Jakarta.

Menurut dia, memang tidak mudah untuk membuat konsumen rumah tangga berpindah ke energi terbarukan dengan hanya menyediakan teknologinya saja. Oleh karena itu, Baran Energy menawarkan kepemilikan paket yang terdiri dari baterai Powerwall, battery inverter, solar inverter dan solar panel. Paket tersebut dibanderol dengan harga 234 juta rupiah untuk kapasitas 2.000 watt 1 phase. Sementara itu, untuk kapasitas 3.000 watt 1 phase seharga 411 juta rupiah, dan yang terbesar 10.000 watt 3 phase senilai 975 juta rupiah.

Victor memaparkan tagihan listrik untuk penggunaan skala rumah tangga bisa lebih hemat sekitar 20 persen menggunakan inovasi teknologi ini. Ia berasumsi tagihan listrik dengan penggunaan sebesar 2.200 watt sebesar 1,5 juta rupiah per bulan. Dengan demikian, dalam 20 tahun tagihannya sebesar 360 juta juta.

“Dengan storage system ini, dalam 20 tahun konsumen hanya perlu membayar sekitar 250 juta rupiah, bayar di muka. Cukup membayar di awal 5 tahun, lalu sisanya 15 tahun free, investasi bisa cepat kembali,” katanya.

Selain PowerWall dengan kapasitas 8.8 KWh, Baran Energy juga mengembangkan baterai penyimpan energi dengan kapasitas lebih besar lagi, yakni PowerPack sebesar 126 Mb dan PowerCube 1.2 MWh.

Ketiga perangkat ini dapat digunakan, mulai dari rumah tinggal, pabrik, real estate, perkebunan, pertambangan, hingga industri berskala besar.

Peluncuran teknologi ini juga selaras dengan komitmen pemerintah yang terus mendorong pemakaian energi yang bersumber dari EBT dan Iebih ramah lingkungan.

Sebagaimana tertuang dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah menargetkan pemanfaatan dan buaran EBT dalam negeri mencapai 23 persen pada 2025. yun/Ant/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment