Koran Jakarta | August 24 2019
No Comments
Plakat Kerja Sama

Kapolres Ketapang Dicopot

Kapolres Ketapang Dicopot

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

KETAPANG – Kapolres Ketapang, Kalimantan Barat,AKBP Sunario, dicopot dari jabatannya. Pencopotan itu terkait dengan beredarnya sebuah foto yang menunjukkan plakat bertulisan “Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou” yang viral di media sosial.


“Soal viral foto pelat tersebut, Kapolres Ketapang akan dibebastugaskan dari jabatannya yang sekarang,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, di Jakarta, Jumat (13/7).


Iqbal mengatakan AKBP Sunario dimutasi sebagai pamen di Polda Kalimantan Barat mulai Jumat. “Apa yang dilakukan Kapolres itu tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri, di mana kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain itu kewenangannya ada di Mabes Polri,” tegas Iqbal.


Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP Sunario, membantah kabar adanya Kantor Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Plakat yang memuat tulisan kantor bersama di dalam foto yang beredar dan viral itu, menurut Sunario, dibuat oleh pihak Kepolisian Tiongkok sebagai contoh.


“Kita enggak tahu mereka bawa plakat seperti itu. Mereka pesan sendiri,” kata Sunario.


Sunario menegaskan, hingga saat ini, belum ada perjanjian atau MoU apa pun terkait kerja sama antarkeduanya meski perwakilan Kepolisian Tiongkok sudah dua kali berkunjung untuk menjalin kerja sama keamanan, termasuk sang Kepala Kepolisian.


“Sudah dua kali mereka (Polisi Tiongkok) datang ke Ketapang. Kamis (12/7) kemarin, kunjungan dari mereka yakni Wali Kota yang merangkap Kepolisian Suzhou,” ujar Sunario.


Sunario mengakui kepala Kepolisian Suzhou yang juga Wali Kota Suzhou itu mengajak kerja sama dengan Polres Ketapang. “Tapi kerja sama tidak bisa ke kita, kami sarankan ke Mabes Polri,” tambahnya. Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment