Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Efisiensi Bisnis

Kadin Edukasi Pebisnis Adopsi “Blockchain”

Kadin Edukasi Pebisnis Adopsi “Blockchain”

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serius mendorong penerapan teknologi Blockchain kepada perusahaan-perusahaan di Tanah Air. Selain implemen­tasi yang telah meluas, adopsi teknologi blockchain ditengarai mampu menciptakan efisiensi dalam bisnis.

Sebagai bentuk keseriu­sannya, Kadin melalui Block­chain Center of Excellence and Education (BCEE) yang diluncurkan beberapa waktu lalu, menggelar pelatihan atau workshop dan konsultasi gratis bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang ingin menga­dopsi teknologi tersebut. BCEE diluncurkan bekerja sama de­ngan Blockchain Asia Forum, sebagai tindak lanjut Global Blockchain Invesment Summit 2019 pada Juli 2019.

“Melalui BCEE, (Kadin In­donesia) menggelar workshop angkatan pertama, yakni im­plementasi teknologi block­chain di bidang logistik dan maritim, bidang pertambang­an dan bidang perbankan dan asuransi,” ungkap Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Lo­gistik dan Pengelolaan Rantai Pasokan, Rico Rustombi di Ja­karta, kemarin.

Blockchain merupakan sis­tem penyimpanan data digital yang terdiri dari banyak server (multiserver). Pada teknologi blockchain, data yang dibuat oleh satu server dapat direp­likasi dan diverifikasi oleh ser­ver lain.

Sebagai gambaran, blockchain sering diiba­ratkan sebagai buku kas induk bank yang memuat semua data transaksi na­sabah. Namun, buku ini dapat diakses oleh semua pengguna blockchain dan tak terbatas pada petugas bank yang memiliki otoritas saja.

Dengan block­chain, sebuah transaksi tak lagi bergan­tung pada satu server karena transaksi yang dilakukan akan tereplikasi ke seluruh jaringan yang ada. Lantar­an sifat jaringan adalah peer to peer, penggu­na blockchain juga dapat terhindar dari berbagai fraud yang bisa ter­jadi karena ada­nya modifikasi data atau pere­tasan. Teknologi blockchain le­wat sistem penyimpanan data multiserver yang dilindungi oleh kriptograf mampu men­catat setiap perubahan data yang terjadi.

Di sektor logistik, blockchain dapat meningkatkan visibilitas dan dokumentasi informasi. Melalui blockchain, perusa­haan mampu mengurangi bia­ya dan risiko.

Saat ini, pemanfaatan block­chain meluas. Hasil riset in­ternasional, Juniper Research menunjukkan, enam dari 10 perusahaan besar mempertim­bangkan atau sedang dalam proses pemanfaatan teknologi blockchain.

mad/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment