Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments
SAINSTEK

Kacamata Teknologi Alexa Dibanderol 13 Jutaan Rupiah

Kacamata Teknologi Alexa Dibanderol 13 Jutaan Rupiah

Foto : ISTIMEWA
Kacamata Vuzix Blade dilengkapi fitur pembuka peta hanya melalui suara.
A   A   A   Pengaturan Font

Tak hanya ACTON yang mengeluarkan produk kacamata canggih tahun ini, Vuzix produsen kacamata yang berbasis di New York AS, juga mengeluarkan produk serupa. Bedanya kacamata yang diberi nama Vuzix Blade ini mengintegrasikan produknya dengan asisten digital Alexa yang fitur utamanya adalah augmented reality (AR).

Dengan kacamata Vuzix Blade ini, si pemakai dapat mengoperasikannya hanya lewat suara. Seperti si pemakai bisa memerintahkan Alexa untuk membuka peta atau menampilkan hasil pertandingan olahraga terbaru. Dikutip dari Bloomberg, kacamata Vuzix Blade ini menjadi kacamata pintar pertama yang memakai teknologi Alexa yang dikembangkan Amazon.

“(Kami) tertarik dengan potensi kacamata itu dan kemampuannya menghadirkan Alexa ke pelanggan dengan cara baru,” ujar CEO Vuzix Paul Travers. Asisten digital Alexa pertama kali diperkenalkan lewat penutur suara Echo yang juga dibuat oleh Amazon pada 2014 silam. Secara komersial, Echo adalah perangkat penutur cerdas paling populer.

Echo mengungguli perangkat serupa milik kompetitor seperti Google Home dan Home Pod dari Apple. Vuzix akan mematoknya harga kacamata canggih ini cukup mahal. Rencananya, produk ini akan dirilis pada kuartal kedua tahun 2018 ini. Vuzix bakal melabeli setiap unitnya di harga USD1.000 atau sekitar 13,4 juta rupiah.

Paul mengaui, pihaknya membaderol kacamatanya sangat mahal. Itu sebabnya mereka berharap bisa menekan harga secepat mungkin. “Tujuan akhirnya adalah menjual kacamata itu di bawah USD500 dan kami bisa mewujudkannya di 2019 nanti,” ujarnya. Rencananya kacamata Vuzix Blade ini akan dipamerkan di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2018 di Las Vegas, AS. Kemudian pada pertengahan tahun, Vuzix akan mulai menjualnya.

 

yun/ E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment