Koran Jakarta | October 14 2019
No Comments
Komposisi Menteri

Jokowi Sudah Selesai Susun Kabinet

Jokowi Sudah Selesai Susun Kabinet

Foto : BPMI SETPRES/RUSMAN
DELEGASI KOMPETISI SKILL I Presiden Joko Widodo menerima delegasi dan para peserta yang akan mengikuti kompetisi WorldSkills 2019 di Jakarta, Rabu (14/8).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo menyatakan sudah menyelesaikan penyusunan Kabinet Kerja periode 2019–2024. Dibandingkan sebelumnya, jumlah menteri te­tap sama 34 kementerian, namun ada beberapa perubahan nomenklatur.

Jokowi menyebutkan akan ada menteri yang mengurusi investasi dan ekspor. “Di negara lain yang paling penting itu investasi dan yang mengurusi ekspor. Ini dilakukan untuk mengatasi defisit transaksi berjalan,” katanya dalam per­temuan dengan para pemimpin redaksi berbagai media massa, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/8).

Selain itu, pada kabinet mendatang juga akan ada peng­gabungan kementerian yang mengurusi komunikasi, infor­matika, dan ekonomi digital.

Diungkapkan, kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dikembangkan apabila proses semua BUMN bergabung ke dalam superholding. “Tapi ini masih diper­timbangkan karena tidak sesuai zaman lagi konsep super­holding seperti Temasek dan Khazanah,” kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan bakal memasang target yang berbeda kepada menteri di kabinet mendatang. Nantinya, para menteri mesti fokus mengejar dua hingga tiga poin pencapaian. “Misalnya, menteri ESDM dalam lima tahun ke depan harus menyelesaikan proyek ki­lang. Kabinet baru ini akan bagus dan yahud,” kata dia.

Disebutkan juga dalam kabinet mendatang akan ada so­sok muda yang berusia di bawah 30 tahun dan di bawah 35 tahun. Kabinet juga akan didominasi dari kalangan profe­sional dengan komposisi sebanyak 55 persen. “Sebanyak 45 persen merupakan usulan dari partai politik,” katanya.

Kepala negara mengungkapkan bahwa penyusunan kabinet telah dibahas dengan partai politik koalisi dan akan mengumumkan dalam waktu dekat, sebelum pelan­tikan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wa­kil presiden pada Oktober mendatang.

Terkait menteri berusia muda, Jokowi menyatakan krite­rianya mempunyai kemampuan manajerial. “Meski muda, mereka memiliki kekuatan manajerial,” katanya.

Susunan kabinet di periode mendatang diharapkan mampu mencapai target yang ditentukan Jokowi. Ia meng­inginkan para menteri itu dapat bekerja cepat secara fokus dan terukur. Jika tak memenuhi target, Jokowi tak segan un­tuk melakukan reshuffle. “Kabinet yang diharapkan adalah yang bisa kerja cepat, fokus, terukur. Kalau enggak berhasil, ya di-reshuffle,” ucapnya.

Di kesempatan itu, Jokowi belum mau menyebut nama maupun sosok menteri yang masuk dalam kabinet menda­tang. Jokowi hanya menjelaskan kriteria serta komposisi kabinet. Satu-satunya yang dia beritahukan tentang adanya seorang mantan kepala daerah masuk dalam kabinet. “Sa­lah satu menteri pernah menjabat sebagai kepala daerah,” ujarnya. fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment