Koran Jakarta | July 21 2019
No Comments
Pilpres 2019 - Masyarakat Mesti Bersatu dan Menjaga Kerukunan

Jokowi-Ma’ruf Menang di Hitung Cepat

Jokowi-Ma’ruf Menang di Hitung Cepat

Foto : ANTARA /Akbar Nugroho Gumay
BERI KETERANGAN - Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin didampingi pimpinan parpol pendukung usai memberikan keterangan hasil Pilpres 2019 di Jakarta, Rabu (17/4). Jokowi-Ma’ruf Amin menyatakan akan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) meski hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei memenangkannya.
A   A   A   Pengaturan Font
Pendukung paslon presiden-wakil presiden Jokowi-Ma’ruf diminta bersabar untuk menunggu pengumuman resmi KPU.

JAKARTA - Pasangan calon (paslon) presiden- wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, menjadi pemenang pemilihan presiden (Pilpres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 versi hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei, Rabu (17/4).

Jokowi-Ma’ruf unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan perolehan suara berkisar 52-56 persen dan dengan selisih antara 7 hingga 11 persen (lihat infografis). Pendiri lembaga survei LSI, Denny JA, menyatakan hingga pukul 19.15 WIB, LSI telah menerima data sampel sebesar 96,95 persen, berdasarkan data tersebut maka pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan pemenang pemilihan presiden 2019.

“Quick count resmi menyatakan Jokowi-Ma’ruf unggul terhadap Prabowo-Sandi ketika data masuk 95 persen,” kata Denny, di Jakarta, Rabu (17/4). Hasil perhitungan LSI menyimpulkan Jokowi mendulang 55,44 persen, sedangkan Prabowo hanya mendapatkan 44,56 persen suara. “Selisihnya double digit.

Dalam bahasa politik ini merupakan kemenangan besar,” tegas Denny. Hitung cepat yang dilakukan LSI Denny JA mengambil sampel dari 2.000 tempat pemungutan suara (TPS), yang tersebar secara proporsional berdasarkan provinsi di Indonesia. LSI menggunakan teknik pengambilan sampel multistage random sampling dengan margin error 1 persen.

Sementara itu, peneliti senior Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida, mengatakan dari 89,31 persen data yang diperoleh dari 2.976 TPS tercatat pasangan Jokowi-Ma’uf Amin memperoleh suara terbanyak 54,07 persen atau unggul signifikan dibandingkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang memperoleh 45,93 persen.

“Selisih perolehan suara kedua pasangan calon sebesar 8,14 persen,” katanya. Dengan demikian, berdasarkan hasil hitung cepat Indikator Politik Indonesia, pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin diprediksi keluar sebagai pemenang dalam Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia 2019.

 

Tunggu KPU

 

Menanggapi hal tersebut, capres Jokowi meminta kepada para pendukungnya untuk menahan diri dengan menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Dari indikasi exit poll dan juga quick count, kita sudah lihat semuanya. Tetapi kita harus bersabar menunggu perhitungan dari KPU secara resmi,” ujar Jokowi saat konferensi pers di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/4).

Jokowi kemudian mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menghormati dan menghargai proses penyelenggara pemilu. Jokowi juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersatu dan menjaga kerukunan serta persaudaraan sebagai saudara sebangsa setanah air. Hal tersebut melihat dari polarisasi masyarakat yang terjadi selama pilpres.

“Marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air setelah pilpres ini. Mari kita menjaga kerukunan dan persaudaraan sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujarnya. Sementara itu, sejumlah kalangan mengingatkan agar pasangan calon presiden dan wakil presiden, termasuk tim pemenangan harus legawa menerima apa pun hasil Pilpres 2019.

“Semua pihak harus menggunakan kepala dingin menyikapi hasil proses demokrasi lima tahunan ini. Siapa pun yang menang nanti, baik petahana atau penantang tidak boleh ada yang melakukan tindakan anarkis. Apalagi menyalahkan yang menang,” kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma’ruf, Erick Thohir, mensyukuri pemilu berjalan lancar dan hasilnya positif bagi paslon 01. Sebab, perhitungan cepat dari lembaga-lembaga survei kredibel menunjukkan bahwa paslon 01 unggul mutlak dari Prabowo-Sandi.

“Alhamdulllah. Hanya ada rasa syukur kepada Allah yang maha kuasa dan juga ucapan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah memberikan suaranya di pilpres dan pileg tahun ini, terutama suara kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” ujar Erick. 

tri/fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment