Koran Jakarta | July 19 2019
No Comments
Suksesi di Inggris I Tinggal 5 Kandidat yang Bertahan dalam Bursa Perdana Menteri Inggris

Johnson Makin Tak Tergoyahkan

Johnson Makin Tak Tergoyahkan

Foto : AFP/JEFF OVERS/BBC
Debat Televisi l Dari kiri ke kanan, kandidat PM Inggris yaitu Boris Johnson, Jeremy Hunt, Michael Gove, Sajid Javid, dan Rory Stewart, saat ikut serta dalam sesi debat di stasiun televisi BBC di London, Inggris, Selasa (18/6). Hingga Rabu (19/6), kandidat PM Inggris tinggal 5 orang setelah mantan Menteri Brexit, Dominic Raab, tersingkir dalam pemungutan suara ke-2.
A   A   A   Pengaturan Font

Dukungan terhadap Boris Johnson sebagai PM Inggris semakin kuat, apalagi salah satu kandidat yang tersisih dalam pemungutan suara Selasa lalu, telah menyatakan dukungan pada Johnson.

LONDON – Pencalonan Bo- ris Johnson sebagai pemimpin Inggris semakin tak tergoyah- kan setelah pada Rabu (19/6) ia mendapatkan dukungan dari mantan Menteri Brexit, Domi- nic Raab, yang menjadi saingan utamanya dalam mendukung keluarnya Inggris dari keang- gotaan Uni Eropa (Brexit).

Raab mendukung Johnson setelah ia tersisih dari bursa ke- pemimpinan Inggris pada Sela- sa (18/6), untuk menggantikan posisi Theresa May sebagai pe- mimpin Partai Konservatif dan Perdana Menteri Inggris, sete- lah gagal meraih batas suara dukungan sebanyak 33 suara.

“Johnson adalah satu-satu- nya kandidat yang akan mem- bawa Inggris keluar dari Uni Eropa seperti yang direncana- kan pada 31 Oktober,” kata Raab. Dukungan Raab terhadap Johnson disuarakan menjelang putaran pemunggutan suara ke-3 di antara anggota parle- men Konservatif.

Dengan ters- ingkirnya Raab, maka tinggal 5 kandidat yang bertahan untuk memperebutkan jabatan PM Inggris yang ditinggalkan The- resa May bulan lalu. Mereka itu adalah Boris Johnson, Jere- my Hunt, Michael Gove, Rory Stewart, dan Sajid Javid.

Salah satu dari mereka a- kan tereliminasi dalam pemu- ngutan suara yang digelar Rabu malam, sebelum pemungut- an suara lanjutan pada Kamis (20/6) yang dilakukan untuk mempersempit kandidat hing- ga ke babak final.

Mantan Menteri Luar Ne- geri Johnson, 55 tahun, sejauh ini unggul dalam setiap pu- taran pemungutan suara. Saat pemungutan suara Selasa la- lu, Johnson mendapatkan 126 dukungan suara dari total 313 suara dari anggota parlemen Konservatif.

Sebagai salah satu sosok utama kampanye referendum 2016 untuk Brexit, Johnson me- negaskan tidak boleh ada lagi penundaan Brexit, setelah PM May menunda Brexit sebanyak dua kali. Kampanye itu kembali disuarakan Johnson dalam sesi debat televisi pada Selasa yang diperkirakan ditonton oleh 5,3 juta pemirsa.

“Penundaan lebih lanjut a- kan menyebabkan hilangnya kepercayaan besar dalam poli- tik,” ucap politisi bernama leng- kap Alexander Boris de Pfeffel Johnson itu. Sayangnya dalam sesi debat televisi, Johnson menolak un- tuk memberikan jaminan bah- wa Brexit bisa dilaksanakan pa- da waktunya.

Manuver Politik

Penolakan Johnson diserang oleh salah satu saingan utama- nya, Menteri Luar Negeri Jere- my Hunt. “Saya tidak sepenuh- nya yakin apa yang ia (John- son) yakini terkait hal ini,” kata Hunt kepada radio BBC.

Hunt dalam pemungutan suara Selasa berada di urut- an kedua dengan perolehan 46 suara, diikuti oleh Menteri Lingkungan Michael Gove de- ngan 41 suara, Menteri Pem- bangunan Internasional Ro- ry Stewart, satu-satunya kan- didat yang mengesampingkan meninggalkan Uni Eropa tan- pa kesepakatan, dengan 37 suara, dan di posisi buncit di- raih Menteri Dalam Negeri Sa- jid Javid yang memperoleh 33 suara, jumlah batas minimum agar tak tereliminasi dari bursa kepemimpinan di Inggris.

Menyadari bahwa John- son sulit untuk dikalahkan, Ro- ry Stewart, pada Rabu menga- takan bahwa ia sedang melobi Gove agar mau mendukung- nya dalam bursa kepemimpin- an Inggris ini.

Setelah anggota parlemen Konservatif mengurangi kandi- dat pemimpin mereka menjadi dua calon, maka dua kandidat final akan memperebutkan du- kungan suara dari 160.000 ang- gota partai, dan pemenang- nya akan berkantor di Downing Street kemungkinan pada akhir Juli. ang/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment