Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Jaminan Kesehatan | Seluruh Kabupaten/Kota Akan Menikmati Internet Berkecepatan Tinggi

JKN Digital Mempermudah Akses Pelayanan Kesehatan

JKN Digital Mempermudah Akses Pelayanan Kesehatan

Foto : ISTIMEWA
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara.
A   A   A   Pengaturan Font
Aplikasi JKN digital akan mempermudah peserta untuk mengetahui rumah sakit atau tempat praktik dokter mana yang dibutuhkan.

 

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mengoptimalkan satelit Palapa Ring untuk mendukung program aplikasi kesehatan mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Keterlibatan satelit Palapa ini diperkirakan akan mendorong perubahan dalam berbagai sektor, tidak hanya akses layanan kesehatan, namun juga perubahan pada lanskap farmasi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan aplikasi online ini akan mempermudah masyarakat di seluruh kabupaten dan kota untuk mendapatkan akses layanan JKN. “Karena menggunakan satelit Palapa Ring maka seluruh masyarakat di mana pun akan bisa menggunakan aplikasi kesehatan online tersebut,” kata dia, seusai peluncuran Aplikasi Mobile JKN, di Jakarta, Rabu (15/11).

Menurut Rudiantara, dengan menerapkan teknologi digital, BPJS Kesehatan tidak hanya sekadar mewujudkan National Health Coverage, tapi juga akan mampu mendorong perubahan positif di berbagai sektor kesehatan. “Baik lanskap farmasi, fasilitas kesehatan, rumah sakit atau tempat praktek dokter dan layanan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Peserta BPJS Kesehatan yang saat ini mencapai sekitar 185 juta orang sangat strategis datanya untuk diolah. Misalnya, peserta bisa diketahui sakitnya apa dan membutuhkan obat yang tepat seperti apa. “Saya berharap banyak, BPJS agar menjadi National Health Care System dan juga untuk mengubah lanskap industri farmasi agar obat yang diproduksi di Indonesia jadi lebih murah, bermanfaat, efektif dan sesuai kebutuhan,” paparnya.

Proyek Palapa Ring sendiri, kata Rudiantara, akan selesai pada 2019. Oleh karena itu, dapat dipastikan semua kabupaten dan kota seluruh Indonesia akan terhubung dengan internet kecepatan tinggi.

“Saya lihat bukan hanya untuk BPJS Kesehatan saja, tapi sektor kesehatan harus tanggap dengan perubahan dari revolusi digital,” katanya.

Aplikasi digital juga akan mempermudah peserta untuk mengetahui rumah sakit atau tempat praktik dokter mana yang dibutuhkan. “Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tetapi tidak butuh rawat inap pun tidak perlu datang ke rumah sakit,” imbuhnya.

Dengan begitu, lanjutnya, biaya yang dibutuhkan untuk tindakan pun akan jauh lebih efektif dan efisien. “Model ini akan mengubah pola pikir masyarakat sehingga layanan kesehatan bisa lebih efektif,” kata Rudiantara.

Menyesuaikan Diri

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, mengatakan jumlah pengguna teknologi pintar di Indonesia mencapai lebih dari 100 juta orang. Populasi generasi muda saat ini pun mengikuti perkembangan teknologi, sehingga penting untuk menyesuaikan diri dengan trend teknologi saat ini.

“Melihat semakin banyak masyarakat yang menggunakan perangkat tersebut, BPJS Kesehatan pun tak ketinggalan. Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), kami meluncurkan aplikasi Mobile JKN,” katanya.

Fachmi menambahkan, Aplikasi Mobile JKN ini merupakan bentuk transformasi digital model bisnis BPJS Kesehatan yang semula berupa kegiatan administratif dilakukan di Kantor Cabang atau Fasilitas Kesehatan, ditransformasi kedalam bentuk aplikasi yang dapat digunakan peserta dimana saja kapanpun tanpa batasan waktu.

Saat ini tercatat pengguna aplikasi Mobile JKN versi Android sebanyak lebih dari 1.000.000 user dan aplikasi Mobile JKN versi iOS sebanyak lebih dari 2.000 user.

“Kami optimistis aplikasi Mobile JKN dapat dimanfaatkan sehingga kemudahan mendapatkan layanan JKN-KIS bukan hanya milik penduduk di perkotaan saja namun milik penduduk di seluruh Indonesia,” terang Fachmi. cit/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment