Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments

Jepang Siapkan Superblok di Koridor Jakarta Timur

Jepang Siapkan Superblok di Koridor Jakarta Timur

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pasar properti di Jakarta masih menjadi barometer pusat bisnis dan perekonomian Indonesia. Selain pergerakan ke barat dan selatan ke arah TB Simatupang, pergerakan proyek properti di koridor Jakarta Timur menunjukkan potensi yang menjanjikan.

Koridor Jakarta Timur kian melesat sebagai primadona baru pembangunan properti Jakarta. Kawasan ini mulai marak dibangun proyek infrastruktur. Integrasi properti dengan transportasi berkonsep transit oriented development atau TOD dikembanagkan di wilayah ini, Sebut saja light rail transit atau LRT yang dibangun di sekitar Ciracas, Jakarta Timur. Kecenderungan konsumen mencari lokasi hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi lantaran saat ini kemampuan kalangan menengah cenderung pada hunian di area sekitaran kota besar (suburban).

Dengan begitu, akses menuju ke tempat transportasi yang menuju kota sebagai pusat aktivitas menjadi pertimbangan utama. Perkembangan pembangunan infrastruktur di Jakarta Timur yang luar biasa ini, menggoda investor dan pengembang properti asal Jepang untuk membangun hunian berkonsep mixed use (superblok).

Trivo Group, yang berkolaborasi dengan pengembang properti asal Jepang, Daiwa House Industry, dan JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development), menawarkan superblok Sakura Garden City. Dengan bendera PT.Sayana Integra Properti, Sakura Garden City dibangun di atas lahan seluas 10 hektare di area yang tak jauh dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sakura Garden City akan dikembangkan dengan TOD. Pasalnya proyek ini berdekatan dengan stasiun LRT Ciracas. Proyek superblok tersebut mencakup 14 tower dimana 12 menara merupakan proyek apartemen dengan kapasitas 5.000 unit dan dua tower lagi berupa proyek komersial seperti hotel, perkantoran, dan fasilitas retail.

Total investasi yang disiapkan untuk proyek tersebut sekitar 800 juta dolas AS. Nobuya Ichiki, Senior Executive Officer Daiwa House Industry, mengatakan proyek Sakura Garden City merupakan proyek pengembangan properti pertama yang akan digarap Daiwa House di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan masuk ke dalam negeri untuk mengembangkan proyek pergudangan di Kawasan Industri MM2100 Cibitung. Daiwa House Industry tertarik untuk mengembangkan bisnis properti lantaran perusahaan melihat kebutuhan akan hunian di Jakarta dan sekitarnya masih sangat besar.

“Kami juga melihat ekonomi Indonesia terus berkembang. Sementara kami memilih berpartner dengan Trivo Group karena kami sudah memiliki hubungan yang baik sejak lama dengan mereka,” kata Nobuya Ichiki di Jakarta, Kamis (26/4).

Ichiki menambahkan, banyak sekali pengembangan bisnis yang ada di dalam Daiwa House Group seperti, pembangunan dan management real estate, pembangunan & management kondominium, agency real estate, resort hotel & golf course, bisnis & city hotels, fasilitas-fasilitas komersial, fasilitas-fasilitas logistic, asset management dan masih banyak lagi. Proyek-Proyek Daiwa House Group sudah ada di berbagai Negara. Proyek ini merupakan bisnis pengembangan perkotaan mixed-use pertama dari perusahaan Daiwa House di Indonesia.

Sakura Garden City akan dikembangkan dalam empat tahap selama enam tahun. Pertama, akan dibangun empat tower apartemen dengan kapasitas 2.200 unit dan dilengkapi ruko sebanyak 90 unit. Pemasaran proyek ini akan dimulai pada April 2018. Tipe unit apartemen yang akan dipasarkan mulai dari studio sampai tipe tiga kamar dengan luas mulai dari 29.9 meter persegi (m²)-176 m².

Nobuya Ichika mengatakan, empat tower apartemen tersebut akan menyasar segmen menengah dan akan dijual mulai dengan harga 15 juta rupiahper m². Tahap kedua, akan dibangun empat tower apartemen segmen menengah ke atas. Tahap ketiga akan dibangun empat tower yang dengan konsep high end luxury suites. Sementara tahap terakhir akan dikembangkan satu gedung perkantoran dan satu tower hotel bintang empat.

Direktur Utama Trivo Group, Robert Yapari Robert menambahkan, nantinya setiap unit akan dijual mulai 500 juta rupiah dengan tipe studio dan sisanya kombinasi 2 bedroom dan 3 bedroom. “Pembangunan tahap awal akan dimulai pada bulan Juli.” yun/E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment