Koran Jakarta | June 26 2019
No Comments

Jepang Pemimpin Ladang Tenaga Surya Terapung di Dunia

Jepang Pemimpin Ladang Tenaga Surya Terapung di Dunia

Foto : AFP/QUENTIN TYBERGHIEN
Energi Surya
A   A   A   Pengaturan Font

Bagaimana caranya meningkatkan out­put energi matahari saat seluruh lahan Anda dibutuhkan untuk pertanian dan perumahan? Jawabannya, manfaatkan permukaan air karena itulah langkah yang sedang mereka lakukan di Jepang.

Pembangkit tenaga surya terapung pertama di dunia dibangun di Jepang, tepatnya di Prefektur Aichi, Honshu tengah. Banyak danau dan waduk di pedalaman negara ini sekarang menjadi tempat bagi 73 dari 100 pembangkit tenaga surya terapung terbe­sar di dunia dan menyum­bang separuh dari pusat pembangkit energi berkapasi­tas 246 megawatt itu.

Prefektur Hyogo di Honshu selatan memiliki hampir 40.000 danau dan telah men­jadi tuan rumah hampir seten­gah kapasitas pembangkit tenaga surya terapung dari 100 pembangkit energi terbesar di dunia. Banyak pembangkit energi itu berskala kecil, na­mun bisa membantu kawasan untuk memulai langkah bagi mendistribusikan pembangkit listrik lokal yang diidentifikasi Forum Ekonomi Dunia seb­agai kunci untuk mengubah pasokan listrik dunia.

Pembangkit listrik tenaga surya terapung Jepang terbe­sar berada di belakang bend­ungan Yamakura di Ichihara di Prefektur Chiba. Bendun­gan ini mencakup 18 hektare, dapat membangkitkan daya bagi hampir 5.000 rumah dan menghemat lebih dari 8.000 ton CO2 per tahun.

Untuk Asia

Pembangkit tenaga surya terapung sangat cocok untuk Asia, di mana tanah langka tetapi ada banyak bendungan pembangkit listrik tenaga air dengan infrastruktur transmisi yang sudah tersedia.

Tiongkok baru saja mengoperasikan pembangkit tenaga surya terapung di An­hui, yang akan menghasilkan hampir 78.000 megawatt pada tahun pertamanya, cukup untuk memberi daya pada 21.000 rumah.

Namun, rekor yang di­pegang pembangkit tenaga surya terapung Anhui mung­kin tidak akan bertahan lama. Tahun depan, Korea Selatan akan menyelesaikan apa yang dikatakannya akan menjadi pembangkit tenaga surya terapung terbesar di dunia, menghasilkan 102,5 mega­watt, yang mampu memberi daya pada 35.000 rumah.

Singapura pun telah mem­bangun pembangkit listrik tenaga surya terapung lepas pantai di Selat Johor dan Thai­land merencanakan 16 proyek surya terapung di sembilan waduk bendungan PLTA.

Teknologi ini relatif baru. Paten pertama dikeluarkan pada 2008 dan para pendukungnya mengatakan pembangkit tenaga surya terapung lebih efisien hingga 16 persen daripada sistem berbasis lahan. ils/World Economic Forum/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment