Jenderal Korsel Dipecat Akibat Kembalinya Pembelot ke Korut | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments

Jenderal Korsel Dipecat Akibat Kembalinya Pembelot ke Korut

Jenderal Korsel Dipecat Akibat Kembalinya Pembelot ke Korut

Foto : AFP/Ed JONES
  Jaga Pagar Perbatasan - Seorang personel militer Korea Selatan sedang menjaga pagar perbatasan yang memisahkan wilayah negaranya dengan wilayah Korea Utara, beberapa waktu lalu.
A   A   A   Pengaturan Font

 

SEOUL - Seorang mayor jenderal dari Korea Selatan (Korsel) dibebastugaskan dari jajarannya komandonya setelah pihak militer Korsel gagal mencegah seorang pria pembelot kembali ke Korea Utara (Korut) secara ilegal. Hal ini disampaikan para pejabat Korsel pada Jumat (31/7).

Kepergian pria pembelot itu baru terungkap ketika Pyongyang pada akhir pekan lalu mengumumkan bahwa seorang pembelot yang telah kembali dengan melintasi zona demiliterisasi yang dijaga ketat dan pembelot itu diduga mengidap Covid-19.

Kembalinya pembelot dari Korsel ke Korut amatlah jarang terjadi. Namun militer Korsel telah mengkonfirmasi bahwa laporan yang menyatakan bahwa seorang pria berusia 24 tahun bernama Kim Geum Hyok itu benar-benar telah pergi ke Korut dengan merangkak melalui saluran drainase di Pulau Ganghwa yang ada di sebelah barat laut Seoul, dan kemudian ia berenang di seberang Sungai Han.

Pada Jumat, kepala staf gabungan (JCS) mengatakan bahwa Kim Geum Hyok terdeteksi dalam perjalanannya tujuh kali oleh kamera pengintai atau perangkat pengamatan termal, tetapi militer tidak melakukan intervensi.

Seorang penjaga di pos sekitar 200 meter dari saluran air, melihat secercah cahaya lampu ketika Kim Geum Hyok tiba dengan menumpangi taksi pada pukul 02:18, tetapi tidak mengambil tindakan, mereka menambahkan.

“Jenderal Korps Marinir Baek Kyung-soon telah didepak dari posisinya karena kegagalan keamanan ini,” kata pejabat di Kementerian Pertahanan Korsel kepada AFP.

 

Laporan JCS

Sementara itu JCS dalam laporannya mengatakan bahwa Kim Geum Hyok membutuhkan waktu sekitar 12 menit untuk merangkak melalui selokan, dan sekitar satu jam untuk berenang melintasi Sungai Han menuju tujuannya.

Kim Geum Hyok diketahui telah membelot ke Korsel pada 2017, juga dengan berenang sungai untuk menyeberang. Sebelum kembali ke Korut, ia sedang diselidiki atas tuduhan pemerkosaan di Korsel.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan para pembelot menghadapi hukuman berat jika mereka kembali ke Korut. Sementara itu Otoritas kesehatan di Korsel mengatakan mereka tak mendapati nama Kim Geum Hyok dalam database kasus virus korona yang dikonfirmasi atau masuk dalam daftar kontak mereka.

Para analis mengatakan Korut memanfaatkan kembalinya Kim Geum Hyok untuk menuding Seoul atas potensi terjadinya wabah virus korona, setelah berbulan-bulan Pyongyang membantah memiliki kasus virus mematikan itu.

Hubungan antar-Korea telah membeku setelah kegagalan KTT di Hanoi antara Kim Jong-un  dan Presiden AS, Donald Trump, pada awal tahun lalu.

Pengumuman pada Jumat terkait didepaknya Jenderal Baek Kyung-soon, datang beberapa hari setelah Menteri Pertahanan Korsel, Jeong Kyeong-doo, meminta maaf atas kepergian Kim, dengan mengatakan dirinya tidak punya alasan bahkan jika ia diberitahu seratus kali terkait laporan insiden ini. AFP/I-1

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment