Koran Jakarta | December 15 2017
No Comments

Jelang Wimbledon, Kerber Didera Cedera

Jelang Wimbledon, Kerber Didera Cedera

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

BIRMINGHAM - Jelang tampil di Wimbledon, petenis nomor satu dunia, Angelique Kerber, terganggu cedera. Kondisi itu membuatnya menarik diri dari turnamen Aegon Classic yang berlangsung pekan ini di Edgbaston.

Petenis asal Jerman yang mengalami kambuh masalah hamstring itu juga tidak yakin apakah dia akan bisa bermain di Eastbourne pekan depan karena masalah dengan hamstring kiri yang memaksanya mundur saat pertandingan putaran ketiga di Madrid.

“Ini dimulai dengan perlahan dan kemudian saya benar-benar merasakannya kemarin (Sabtu) malam. Ini adalah hamstring kiri saya, kondisi yang sama seperti yang saya alami di Madrid,” ujar Kerber dikutip Reuters, Senin (19/6).

Kerber meraih hasil mengecewakan di turnamen tanah liat musim ini. Dia hanya berhasil melaju ke babak pertama Prancis Terbuka. Dia mengatakan cedera yang dialaminya kembali kambuh saat kembali ke lapangan pekan lalu. “Tidak apa-apa dan saya mulai berlatih lagi setelah bermain Paris dan kemudian saya merasakannya lagi dalam beberapa hari terakhir. Saya tidak ingin mengambil risiko apapun sekarang, melakukan sesuatu (lebih buruk),” sambungnya.

Kerber adalah nama besar terbaru yang telah menarik diri dari Aegon Classic menyusul mundurnya Simona Halep dengan keluhan pergelangan kaki. Kerber mengejar gelar pertama yang sulit diraihnya tahun ini setelah gagal lolos dari putaran ketiga dalam lima turnamen terakhirnya.

Petenis berusia 29 tahun itu telah berjuang untuk memaksakan dirinya dalam beberapa bulan terakhir. Penampilan pertamanya di final tahun ini adalah pada kompetisi Abierto GNP Seguros di Monterrey pada bulan April. Pada final itu dia kalah dari petenis Russia, Anastasia Pavlyuchenkova.

Turnamen Eastbourne International dimulai pada 25 Juni dengan Wimbledon berlangsung sepekan kemudian. Sementara itu, petenis Estonia Anett Kontaveit memenangkan gelar WTA Tour pertamanya pada urnamen pemanasan Wimbledon di Den Bosch Belanda, Minggu waktu setempat. Dia mengalahkan petenis Rusia Natalia Vikhlyantseva 6-2, 6-3.

Kontaveit yang berusia 21 tahun telah mencapai satu final WTA dan mengalahkan Kerber musim ini, merebut kemenangan hanya dalam waktu kurang dari satu seperempat jam.

Kemenangan tersebut akan membuat posisi Kontaveit naik dari peringkat 49 dunia ke rangking 36 dalam rilis yang diumumkan awal pekan ini.

Dari bagian putra, pemain Luksemburg Gilles Muller mengalahkan Ivo Karlovic dalam pertandingan yang memecahkan rekor. Petenis Kroasia berusia 38 tahun, Karlovic, menjadi orang pertama yang berhasil melewati catatan 12.000 ace, namun ia masih belum bisa menghentikan lawannya, Muller yang berusia 34 tahun. Muller menang 7-6 (5), 7- 6 (4) pada turnamen pemanasan Wimbledon itu.

Dengan usia gabungan keduanya 72 tahun, itu adalah pertandingan antara dua pemain tertua di ATP World Tour sejak terjadi di Hong Kong pada tahun 1976. Saat itu Ken Rosewall yang berusia 42 tahun mengalahkan Ilie Nastase yang berusia 30 tahun.

Federer Kembali Bertanding

Setelah upayanya untuk bangkit digagalkan oleh Tommy Haas di Stuttgart pekan lalu, Roger Federer sangat ingin mendapatkan kemenangan pada turnamen pemanasanan Wimbledon lainnya, Gerry Weber Open. Federer yang kalah 2-6, 7-6 (8), 6-4 dari Haas, menghadapi petenis Taiwan Lu Yen-Hsun dalam pertandingan pembukaannya di Weber Open. Pada turnamen itu Federer yang merupakan pemanang 18 kali grand slam telah juara delapan kali.

“Sebuah upaya untuk bangkit tidak pernah sederhana, terutama di lapangan rumput,” ujar Federer yang absen dari turnamen lapangan tanah liat untuk mempersiapkan diri mempertahankan mahkota Wimbledon untuk kali kedelapan. “Ini penting bagi saya, terutama setelah bermain di Stuttgart, untuk datang ke sini dan memastikan saya memenangkan pertandingan putaran pertama dan melaju. Saya memiliki sejarah bermain bagus di sini. Itu pasti akan membantu saya bermain bagus pekan ini,” sambungnya.

“Saya ingin mengambil keputusan yang tepat di lapangan tenis. Saya tidak ingin bertanya kepada diri sendiri terlalu banyak. Saya akan memiliki fokus dan pola pikir yang tepat, mentalitas untuk merebut poin demi poin,” tandasnya. ben/Rtr/S-2

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment