Koran Jakarta | May 21 2019
No Comments
Pemerintahan Daerah

Jawa Timur Menjadi Provinsi Berkinerja Terbaik

Jawa Timur Menjadi Provinsi Berkinerja Terbaik

Foto : ANTARA/Budi Candra Setya
Serahkan penghargaan - Mendagri, Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan atas Kinerja Prestasi Tertinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional ke-23 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/4).
A   A   A   Pengaturan Font

BANYUWANGI – Dalam peringatan hari Otonomi Daerah atau hari Otda, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan piagam penghargaan kepada pemerintah daerah dan kepala daerah yang dinilai berprestasi. Salah satunya adalah Jawa Timur yang dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam pelaksanaan otonomi daerah. Menurut Plt Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, penghargaan bagi Pemda dan kepala daerah berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2018 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2017. Kata Akmal, EKPPD sendiri merupakan upaya dari pemerintah pusat dalam melakukan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan Pemda.

“Pelaksanaan EKPPD dan pembinaannya, melibatkan kementerian terkait antara lain Kemendagri, Kemenpan RB, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Sekretariat Negara, Bappenas, Badan Kepegawaian Negara, BPKP, Biro Pusat Statistik dan Lembaga Administrasi Negara,” kata Akmal di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (25/4). Dari hasil EKPPD Tahun 2018 terhadap LPPD Tahun 2017, lanjut Akmal, pemerintah pusat akhirnya menetapkan 3 provinsi, 10 kabupaten dan 10 kota berprestasi kinerja tertinggi secara nasional. Untuk tingkat provinsi, peringkat pertama diraih oleh Jawa Timur. Peringkat kedua, Jawa Barat dan ketiga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara untuk tingkat kabupaten, peringkat pertama diraih Kabupaten Sidoarjo. Peringkat kedua, Kabupaten Pasuruan. Ketiga Kabupaten Karanganyar. Keempat Kabupaten Banyuwangi. Kelima Kabupaten Kuningan. Keenam Kabupaten Bone. Ketujuh Kabupaten Bintan. Kedelapan Kabupaten Bulukumba. Kesembilan Kabupaten Gianyar. Kesepuluh Kabupaten Pohuwato. “Untuk tingkat kota, yang pertama Kota Makassar, berikutnya, Kota Gorontalo, Kota Semarang, Kota Pekanbaru, Kota Tangerang, Kota Cimahi, Kota Madiun, Kota Banjar, Kota Surabaya dan Kota Denpasar,” ujar Akmal.

Akmal menambahkan, dari 3 provinsi, 10 kabupaten dan 10 Kota yang dinilai kinerjanya tertinggi secara nasional, terdapat 5 Pemda dan 8 kepala daerah yang kemudian diusulkan kepada Presiden untuk mendapat penghargaan tanda kehormatan. Penghargaan yang diberikan adalah Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha. Ini adalah penghargaan yang diberikan kepada daerah dengan kinerja terbaik secara nasional selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2015, 2016, dan 2017. Adapun Pemda yang mendapat penghargaan, yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kuningan, Kota Makassar dan Kota Gorontalo.

“Sedangkan untuk kepala daerah ada penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha. Ini penghargaan untuk kepala daerah yang berkinerja terbaik secara nasional pada tahun 2017,” katanya.

ags/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment