Koran Jakarta | November 18 2017
No Comments
suara daerah

Jalan di Wilayah Jawa Tengah Siap Dilewati Pemudik

Jalan di Wilayah Jawa Tengah Siap Dilewati Pemudik

Foto : Koran Jakarta / Henri Pelupessy
A   A   A   Pengaturan Font

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi salah satu daerah yang tersibuk dawn pusat arus mudik Lebaran bagi para pemudik dari Jabodetabek, baik yang tujuan ke Jateng maupun Jawa Timur (Jatim). Jalur pantai utara (Pantura) menjadi pilihan utama para pemudik yang akan mudik Lebaran 2017.

Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan sarana dan prasana perbaikan infrastruktur. Pengerjaan jalan tol dikebut, posko dibangun, dan bus gratis yang diperuntukkan bagi warga Jateng di Jabodetabek disediakan. Antisipasi kemacetan, khususnya di Brebes Timur exit (Brexit) dilakukan dengan mempersiapkan jalur-jalur altenatif.

Untuk mengetahui kesiapan Pemprov Jateng menghadapi arus mudik Lebaran 2017, wartawan Koran Jakarta, Henri Pelupessy berkesempatan mewancarai Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Semarang, beberapa waktu lalu. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana kesiapan Pemprov Jateng menghadapi arus mudik Lebaran 2017?

Empat kali simulasi untuk mempersiapkan arus mudik Lebaran 2017. Pemerintah pusat banyak membantu seperti memperbaiki infrastruktur dan membuka jaln tol fungsional. Diperkirakan, macetnya Brebes akan bergeser ke Kaligangsa. Para bupati dan wali kota yang daerahnya dilewati arus mudik, seperti Brebes, Pemalang, Pekalongan, dan Batang diminta untuk membuat jalur alternatif.

Polri, TNI, dan tim SAR diminta menyiagakan helikopter. Uji coba kemarin memang tidak sepadat Lebaran, tapi beres semua. Tidak ada yang tidak terkaver, sedangkan untuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) telah berdiskusi dengan Pertamina dan sudah bernegosiasi dengan polisi agar diizinkan melakukan contra flow menggunakan truk. Kemudian, orang antre di Pertamina maksimum dua jalur, aman.

Antisipasi pasar tumpah bagaimana?

Kemacetan juga disebabkan oleh pasar tumpah. Satpol PP dan para bupati diminta untuk menertibkan. Di Pantura cukup banyak, di Brebes, Pemalang, Pekalongan, dan Batang, itu titik-titik rawan pasar tumpah.

Bagaimana dengan persiapan jalan tol?

Jalan tol Semarang–Batang secara fungsional sudah bisa dilalui kendaraan pribadi. Pada H-10 sudah bisa dilalui dan akan dioptimalkan bisa selesai. Secara keseluruhan, dari Semarang–Batang baru 25 persen bisa dilalui hingga sampai Gringsing, Kendal, mulai dari Brexit. Sementara, untuk seksi III dan IV karena masih ada kendala pembebasan lahan sepanjang enam kilo meter maka akan menunggu konsinyasi dari pengadilan.

Untuk jalan tol Bawen–Salatiga akan dapat difungsionalkan pada H-7 Lebaran. Jalan tol Bawen–Salatiga, termasuk dalam jaringan tol Semarang–Solo akan digunakan saat mudik Lebaran. Rencananya, tol tersebut akan dibuka pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Pekerjaan paket jalan tol masih jalan terus. Saya hanya meyakinkan saja, bukit yang selama ini jadi masalah sudah terbelah. Presiden pernah ke sini, Menkeu juga, saya sudah empat kali, dan memastikan jalan 500 meter (bukit) sudah dikerjakan cepat. Paket pekerjaan di lapangan akan selesai sebelum Lebaran dan siap dilalui. Saya minta manajemen lalu lintas setelah keluar ini diatur karena jalan tidak lebar. Nanti rekayasa lalu lintas.

Bagaimana antisipasi agar kemacetan parah di gerbang tol Brexit tidak terulang?

Belajar dari kasus kemarin, kami sudah empat kali simulasi. Saya membuat panitia mudik sejak tahun lalu. Dengan memastikan penyediaan helikopter sebagai pengganti mobil ambulans saat terjadi kemacetan. Pada arus mudik tahun lalu, warga terpaksa menggunakan sepeda motor untuk ambulans dadakan. Saya minta helikopter dari polisi dan tim SAR.

Adakah terobosan khusus?

Ada terobosan penting yang diambil dalam rapat koordinasi di Jakarta. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sudah memutuskan jika terjadi antrean kendaraan sepanjang dua kilometer di tol Brexit, akan langsung dipotong. Bahkan, kemarin didiskusikan kalau satu ruas tol macet, dipikirkan ada u-turn di dalam tol. Langsung dibelokkan untuk cepat dibuang.

Bagaimana kesiapan jalur alternatif?

Kami meminta pada bupati dan wali kota yang wilayahnya dilintasi pemudik untuk membuka jalur alternatif, seperti di Brebes, Batang, dan Pemalang. Jalur altenatif ini sebenarnya sudah ada, tapi kemarin tidak laku. Nanti kami minta kalau mau masuk ke Jateng bisa lewat jalur itu.

Perlu helikopter untuk memantau kemacetan?

Kami minta Polri menyiagakan tiga helikopter. Tiga helikopter tersebut selain untuk pengamanan, juga bisa digunakan memantau titik-titik rawan kemacetan. Disiagakan di titik-titik rawan macet. Kemungkinan macet akan bergeser dari Brebes ke Pemalang dan Batang.

Dua titik ini kita atur betul. Secara umum, di titik Jateng, kepolisian menyiapkan 11 titik pintu keluar tol yang nantinya bisa dimanfaatkan pemudik mulai dari kawasan Brebes–Gringsing. N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment