Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments
Pembangunan Daerah

Jabar Kembangkan “Smart City” di 27 Wilayah

Jabar Kembangkan “Smart City” di 27 Wilayah

Foto : istimewa
Menikmati nikmati Objek Wisata - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (kiri) menerima Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya bersama 18 pelaku bisnis Singapura, di Bandung, baru-baru ini. Para pengusaha Singapura diundang untuk berinvestasi di Jabar dan menikmati aneka objek wisata sambil melihat peluang ekspor produk daerah ini.
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengatakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di wila­yah tersebut, akan dikembang­kan one village, one company, dan smart city di 27 kabupaten/kota. Dengan program tersebut, diharapkan dapat meningkat­kan ekspor aneka produk Jabar.

“Saya mengajak pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Jabar serta berwisata sambil melihat peluang ekspor,” kata Ridwan Kamil ketika meneri­ma Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, bersama 18 pelaku bisnis Singapura, di Bandung, kemarin.

Mereka hadir ke Bandung guna menjajaki peluang kerja sama dan investasi proyek in­frastruktur di Jabar dan pelu­ang ekspor produk unggulan dari wilayah ini. Kang Emil, be­gitu biasa Ridwan Kamil disapa, juga menjelaskan rencana pe­ngembangan Pangandaran se­bagai destinasi wisata unggulan serta mendorong peningkatan ekspor kopi khas Jabar.

Kang Emil mengundang investor turut mengembang­kan program 27 kotanya men­jadi destinasi wisata baru serta mengembangkan program one village one company di 5.000 desa di Jabar guna mendukung pembangunan nasional.

Beberapa Indikator

Kang Emil pun membeber­kan beberapa indikator yang membuat berinvestasi di Jabar sangat prospektif. Pertumbuh­an ekonomi Jabar yang tinggi di atas rata-rata pertumbuh­an ekonomi nasional, jumlah penduduk 50 juta sebagai pa­sar sekaligus tersedianya SDM yang menjadikan Jabar sebagai provinsi terbesar di Indonesia.

Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menjelaskan peluang yang sangat potensial di Bandung dan Jabar dalam berbagai bidang unggulan. Mulai dari produk ekspor ung­gulan, seperti kopi, teh, sayur, dan buah segar, hingga desti­nasi wisata yang beragam.

Menurut Ngurah Swajaya, Jabar memiliki SDM yang ung­gul dalam sektor jasa, khusus­nya ekonomi digital. Pener­bangan langsung seminggu empat kali akan menjadikan potensi ini memiliki keunggu­lan.

tgh/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment