Koran Jakarta | September 15 2019
No Comments
Perang Dagang

Investor Dunia Cermati Interaksi Trump-Xi Jinping

Investor Dunia Cermati Interaksi Trump-Xi Jinping

Foto : AFP/ NICOLAS ASFOURI
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON - Tiga minggu menjelang pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dengan pemimpin Tiongkok, Presiden Xi Jinping, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, sebuah sum­ber mengatakan ada sedikit persiapan untuk menyambut pertemuan dengan agenda mengakhiri perang dagang kedua negara itu.

Presiden Donald Trump mengatakan dia ingin melakukan pertemuan untuk memutuskan apakah akan menaikkan tarif ke hampir semua produk impor Tiong­kok, setelah kedua pemimpin bertemu.

Meskipun belum ada pihak yang mengonfirmasi bahwa pertemuan akan berlangsung, investor di seluruh dunia yang telah melihat lebih dari satu triliun dollar hilang dari pasar global dalam sebulan terakhir karena perang dagang, akan mengawasi dengan cermat interaksi antara kedua pe­mimpin itu.

Hubungan kedua negara telah memburuk sejak Mei, ketika perundingan untuk mengakhiri perang dagang AS-Tiongkok menemui ke­buntuan, dan seluruh pihak berharap pertemuan di Jepang akan menjadi jalan keluar.

“Suasananya tidak sehat,” kata seorang diplomat barat senior yang bertugas di Beijing.

Sumber-sumber yang mengetahui masalah itu, terma­suk para pejabat dan diplomat di Washington dan Beijing, mengatakan bahwa kurang­nya persiapan menyambut pertemuan itu disebabkan meningkatnya ketegangan. Tim negosiasi kedua belah pi­hak belum bertemu lagi sejak pembicaraan berakhir dengan kebuntuan pada 10 Mei.

Gedung Putih menolak mengomentari rencana per­temuan Trump-Xi. “Persia­pan untuk KTT G20 di Jepang sedang berlangsung. Saat ini tidak ada pengumuman mengenai pertemuan bilateral khusus itu,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Garrett Marquis.

Sementara itu, penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, mengatakan Trump berharap untuk memulai pembahasan dengan Xi pada masalah yang membuat pe­rundingan sebelumnya ter­henti. CNBC/AFP/SB/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment