Koran Jakarta | September 24 2019
No Comments
Kualifikasi Euro 2020

Inggris Lemah di Lini Belakang

Inggris Lemah di Lini Belakang

Foto : AFP/ADRIAN DENNIS
A   A   A   Pengaturan Font

Secara matematis Inggris telah mengamankan tempat mereka di putaran final Piala Eropa tahun depan.

SOUTHAMPTON – Laju Inggris menuju putaran final Euro 2020 berlanjut tetapi tidak dengan cara yang mereka harapkan. Hal itu terjadi saat “The Three Lions” mengalahkan Kosovo 5-3 dalam laga Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion St Mary, Rabu (11/9) dini hari WIB.

Usai pertandingan pelatih Inggris Gareth Southgate menegaskan tim asuhannya harus memperbaiki ke s a lahan di lini pert a h a n a n . Jadon Sancho mencetak gol internasional pertamanya, Harry Kane dan Raheem Sterling juga menjaringkan bola saat Inggris menambah koleksi menjadi 19 gol dalam empat laga kualifikasi Piala Eropa 2020.

Namun, kerja bagus tim asuhan Southgate nyaris digagalkan oleh kesalahan bek tengah Michael Keane dan Harry Maguire. Inggris kebobolan tiga gol di kandang dalam laga kualifikasi untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.

“Permainan yang aneh,” ujar Southgate. “Ada kesalahan buruk yang jelas untuk gol lawan, tapi saya sangat senang dengan ketenangan yang kami tunjukkan. Kami memiliki permainan menyerang yang menghancurkan dan kami menggunakan bola dengan baik. Bagian luar biasa dari permainan kami terlihat jelas. Kesalahannya juga terlihat jelas,” sambungnya.

Kosovo telah menjalani 15 pertandingan tak terkalahkan selama dua tahun terakhir. Negara yang baru resmi mendapatkan keanggotaan FIFA tiga tahu lalu itu terlihat bakal menghasilkan kejutan di awal laga.

Saat laga baru berlangsung 35 detik, operan salah Keane memungkinkan Valon Berisha melepaskan tembakan ke arah Jordan Pickford dan memberi tim tamu keunggulan.

Inggris berhasil bangkit. Mereka memperlihatkan kecepatan dan daya tembak yang akan menjadikan “Three Lions” berada di antara tim favorit untuk Piala Eropa 2020. Secara matematis Inggris telah mengamankan tempat mereka di putaran final Piala Eropa tahun depan.

Semifinalis Piala Dunia unggul tiga poin di puncak Grup A di depan Republik Ceko, yang menang, 3-0 atas Montenegro. Kosovo turun ke posisi ketiga, tertinggal empat poin. Inggris memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding keempat tim di bawah mereka.

Sterling dalam performa gemilang. Tetapi pemain sayap Manchester City itu mencetak gol keenam dalam enam pertandingan internasional terakhirnya melalui cara yang tidak biasa, dengan sundulan yang menjulang dari jarak dekat di menit kedelapan. Sterling kemudian menjadi pemberi assist bagi gol Kane di menit ke-19.

Umpan silang Sancho kemudian dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh Mergim Vojvoda. Sancho kemudian mencetak dua gol lagi di penghujung babak pertama.

“Saya senang bisa mencetak gol pertama saya untuk Inggris,” ujar Sancho. “Itu adalah pertandingan yang gila. Lima gol dan saya senang mendapatkan dua di antaranya,” sambungnya.

Southgate Khawatir

Meski lini serang Inggris menunjukkan ketajaman dan kecepatan, ada kekhawatiran bagi Southgate terkait lini pertahanan. Tim tuan rumah membiarkan Kosovo bangkit pada awal babak kedua.

Berisha mencetak gol keduanya pada laga itu di menit ke-49. Maguire, bek termahal dunia setelah pindah dari Leicester ke Manchester United senilai 80 juta pound bulan lalu, kemudian dengan ceroboh menjatuhkan Vedat Muriqi di dalam kotak penalti.

Muriqi menolak permohonan Berisha untuk melakukan tendangan penalti utuk mendapatkan kesempatan menyelesaikan hat-trick. Striker Fenerbahce itu kemudian merasa lega karena Pickford tidak mampu membendung tembakannya untuk gol ketiga Kosovo.

Di ujung lain, kiper Manchester City Muric menghasilkan beberapa penyelamatan gemilang. Muric menggagalkan tendangan penalti Kane yang kuat dan upaya Sterling hanya membentur tiang gawang. Kemenangan itu membuat Inggris selangkah lebih dekat ke putaran final Piala Eropa 2020. ben/Ant/S1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment