Koran Jakarta | October 16 2018
No Comments

Inggris Kembali ke Jalur Kemenangan

Inggris Kembali ke Jalur Kemenangan

Foto : AFP/Paul ELLIS
A   A   A   Pengaturan Font

LEICESTER – Pelatih tim na­sional Inggris Gareth Southgate mengakui tim asuhanya memi­liki banyak ruang untuk perbaikan, meski bangkit dari tiga kekalahan beruntun untuk menang 1-0 atas Swiss. Marcus Rashford mencetak gol pada pertandingan persahaba­tan yang berlangsung di Leicester, Rabu (12/9) dini hari WIB.

Meski menang, tim berlambang “Tiga Singa” masih gagal menyamai penampilan mereka di Piala Dunia, terutama pada 45 menit pertama.

Southgate setidaknya mampu mencegah catatan yang tidak di­inginkan menjadi pelatih Inggris pertama yang mengalami empat kekalahan beruntun dan kembali ke jalur kemenangan usai melaju ke semifinal Piala Dunia.

“Ini bukan pekan yang sempurna dengan cara apapun tetapi kami me­myelesaikan pertandingan dengan kemenangan, yang penting adalah bergerak maju,” ujar Southgate.

“Kami memiliki masalah taktis untuk menyelesaikan permainan dan banyak pemain yang kurang tampil maksimal selama 45 menit pertama,” sambungnya.

“Ini adalah perintah yang te­gas untuk meminta mereka ber­main lebih baik melawan tim Swiss yang luar biasa, mereka menjaga bola dengan baik dan kami harus mengejarnya. Ada banyak ruang untuk perbaikan,” tandasnya.

Kedua tim memiliki peluang bertemu di perempat final di Russia, namun Swiss ters­ingkir dari Piala Dunia se­telah disingkirkan Swedia di babak 16 besar.

Inggris terbukti terlalu kuat untuk Swedia sebelum mereka dihentikan Kroasia di babak empat besar. Se­mentara Swiss mulai kembali bang­kit dari kekalahan mereka di Piala Dunia. Tim asuhan Vladimir Petk­ovic mengalahkan Islandia 6-0 un­tuk Liga Bangsa-Bangsa UEFA dan menjadi tim yang lebih baik untuk 45 menit pertama di King Power.

“Kami bisa unggul dua atau tiga nol di babak pertama,” ujar bek Inggris Danny Rose. “Sungguh hebat kami semua bisa saling ber­teriak dan saling memberitahu un­tuk meningkatkan diri seperti yang kami lakukan,” sambungnya.

Southgate menegaskan sete­lah kalah 1-2 dari Spanyol dalam pertandingan pertama mereka di UNL bahwa Inggris harus mening­katkan permainan dan berani ke­luar dari tekanan.

Southgate menyesalkan kega­galan Inggris untuk memproduksi gelandang sekaliber yang dimiliki Kroasia dan Spanyol.

Tim asuhannya, yang berisi sembilan rotasi dari akhir pekan, berjuang bahkan untuk mengatasi ‘passing dan pergerakan Swiss. Tim tamu menikmati hampir 65 persen kepemilikan bola sebelum jeda.

Gol baru tercipta pada menit ke- 54 ketika umpan silang Kyle Walker ke tiang jauh disapu oleh Rashford untuk gol internasionalnya yang kelima. Hal yang terpenting dalam kemenangan itu adalah peningka­tan moral untuk tim asuhan South­gate. Pelatih itu memperkenalkan sejumlah starter reguler, termasuk kapten Harry Kane dari bangku cadangan untuk kuartal terakhir pertandingan. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment