Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | December 10 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

BI Prediksi CAD 2019 Turun Jadi 2,7%

Selasa 10/12/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Membaiknya prospek defisit transaksi berjalan didukung oleh sejumlah faktor, antara lain program B20 yang akan memangkas impor BBM. Membaiknya prospek defisit transaksi berjalan didukung oleh sejumlah faktor, antara lain program B20 yang akan memangkas impor BBM. JAKARTA – Bank Indonesia (BI)...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

PEMINDAHAN LUMBA-LUMBA

Selasa 10/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Presiden: Korupsi Kecil dan Besar Sama-sama Tidak Boleh

Selasa 10/12/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan, baik korupsi kecil maupun korupsi besar tidak boleh dilakukan oleh siapa pun. “Namanya korupsi tidak boleh, sekecil apa pun tetap korupsi, kecil gede tetap korupsi, gak boleh,”...
Selengkapnya

Burhanuddin Akan Sikat Jaksa yang Nakal

Selasa 10/12/2019 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu cara untuk mengurangi jaksa yang nakal adalah melaksanakan sistem lelang jabatan. JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin menegaskan dirinya tidak akan berkompromi dengan jaksa-jaksa yang nakal di bawah jajarannya....
Selengkapnya

Penerapan Sistem Manajemen Anti Suap untuk Mengoptimalkan Anggaran Daerah

Senin 9/12/2019 | 10:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta, 9 Desember 2019–Tugas memimpin pelaksanaan program-program pemerintahan, menjadi tugas kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Termasuk dalam rangkaian itu, adalah pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Larangan Pencalonan Harus di UU

Senin 9/12/2019 | 08:07
A   A   A   Pengaturan Font
Peraturan KPU memang sangat lemah jika memuat larangan eks koruptor ikut pemilu, mestinya larangan itu masuk UU.

 

JAKARTA - Setelah sempat jadi polemik, akhirnya klausul larangan bagi eks narapidana korupsi maju dalam pemilihan kepala daerah tak jadi diberlaku­kan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan pera­turannya terkait itu. Namun, da­lam peraturan yang baru diter­bitkan, larangan eks narapidana korupsi maju dalam pemilihan kepala daerah tak ada lagi.

Direktur Eksekutif Per­kumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, mengaku kecewa de­ngan peraturan baru KPU yang menghilangkan larangan bagi eks napi korupsi bisa maju da­lam Pilkada. Meski begitu, Titi memahami posisi komisi pemi­lihan umum yang memang da­lam posisi dilematis. Titi yakin ada tekanan kepada KPU agar tak memberlakukan itu.

“Saya sudah memprediksi peraturan KPU akhirnya tidak memuat larangan bagi eks ko­ruptor maju Pilkada,” kata Titi di Jakarta, Minggu (8/13).

Komisi pemilihan umum, lanjut Titi berhadapan de­ngan ekosistem politik yang memang tak menginginkan itu diberlakukan. Sehingga terobosan yang dilakukan pe­nyelenggara pemilu pun mem­bentur dinding. Padahal, jika itu diberlakukan, itu menjadi sebuah terobosan yang sedikit banyak menyehatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Dengan risiko berlarut-lar­utnya pengesahan PKPU Pen­calonan, karena Kemenkum HAM pasti akan menolak men­gundangkan PKPU Pencalonan dengan argumen bertentangan dengan UU dan Putusan MK. Tidak hanya itu jika PKPU yang memuat larangan eks napi ko­rupsi maju Pilkada diberlaku­kan, akan ada perlawanan. Peraturan ini akan digugat dan dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA). KPU juga pasti dilaporkan ke DKPP karena dianggap bertindak di luar ke­tentuan hukum,” tuturnya.

Karena itu kata dia, laran­gan bagi eks narapidana ko­rupsi bisa maju Pilkada, se­baiknya memang tak dimuat dalam sebuah peraturan lem­baga. Tapi harus diatur dalam sebuah UU. Sehingga posisinya tidak lemah seperti sekarang ini. Sebab jika dalam bentuk UU, posisinya cukup kuat.

“Sebaiknya memang dia­tur dalam bentuk UU. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, aturan semacam itu lemah jika hanya berbentuk Peraturan KPU,” kata Titi.

Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta juga sep­endapat. Menurut Kaka, jika KPU memaksakan diri tetap memberlakukan larangan bagi eks narapidana korupsi dalam peraturannya, pasti akan ter­jadi konflik hukum. Sebab me­mang larangan itu tidak diatur dalam UU. Akan banyak guga­tan terhadap aturan tersebut jika terus dipaksakan tetap me­masukan klausul larangan bagi eks narapidana korupsi.

“Ini pastinya akan merepot­kan kawan-kawan penyelengg­ara pemilu, terutama di daerah yang akan menggelar Pilkada. Mereka harus menyiapkan Pilkada, tapi juga mesti meng­hadapi gugatan,” kata Kaka.

Tidak Melanggar

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Kementerian Da­lam Negeri Bahtiar mengata­kan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pencalonan dalam Pilkada 2020 yang tercatat de­ngan Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tak bertentangan dengan un­dang-undang. Dan, ini sudah sesuai dengan hasil rapat dengar pendapat antara, KPU, Ba­waslu, Pemerintah dan Komisi II DPR beberapa waktu lalu.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatul­lah (UIN Jakarta), Andi Sya­frani kepada Koran Jakarta, di Jakarta, Minggu mengatakan, pihak yang berwenang meng­ubah aturan untuk melarang mantan koruptor ikut Pilkada 2020 adalah Kementerian Da­lam Negeri (Kemendagri) dan DPR RI. Pihak tersebut harus mengatur kembali norma da­lam UU Nomor 1 tahun 2015.

Menurutnya, putusan PKPU Nomor 18 tahun 2019 tentang pencalonan dalam Pilkada 2020 menjadi pertimbangan putusan Mahkamah Agung (MA) yang pernah membatal­kan PKPU terkait pencalonan calon legislator mantan korup­tor. ags/dis/AR-3

Tampilkan Semua

Jaga Toleransi

Senin 9/12/2019 | 08:05
A   A   A   Pengaturan Font
Menko Polhukam Mahfud MD (dua kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (dua kanan) berdialog dengan warga Muslim saat menghadiri Silaturahmi Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Jawa...
Selengkapnya

Hati-hati dalam Merampingkan Birokrasi

Senin 9/12/2019 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Pasca ditetap­kan menjadi presiden terpi­lih Republik Indonesia pri­ode 2019-2024. Presiden Joko Widodo memasukkan reforma­si birokrasi sebagai salah satu program prioritas selama masa pemerintahan lima tahun ke...
Selengkapnya

Perpustakaan DPR RI Merindukan Suasana Ramai

Senin 9/12/2019 | 07:58
A   A   A   Pengaturan Font
Di lantai satu Perpusta­kaan Dewan Perwaki­lan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang baru direnovasi, Gesuriana (56) menyandarkan tubuhnya pada kursi hijau. Ia menunggu itu diresmikan, agar kelak ramai didatangi orang. Banyak...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Angka Penjualan Senjata Dunia Naik 5 Persen

Selasa 10/12/2019 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font

STOCKHOLM – Angka penjualan persenjataan di seluruh dunia yang didominasi Amerika Serikat (AS), mengalami kenaikkan hampir 5 persen sepanjang 2018. Kenaikkan itu dilaporkan oleh Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada Senin (9/12).

“Keuntungan yang diperoleh 100 manufaktur senjata terbesar di dunia mencapai 420 miliar dollar AS dimana sebagian besar diserap oleh pasar di AS,” demikian laporan SIPRI.

Dalam laporannya, SIPRI mengatakan manufaktur senjata AS berhasil meraup 59 persen pasar dengan keuntungan sebesar 246 miliar dollar AS, atau naik 7,2 persen dari tahun sebelumnya.

SIPRI juga melaporkan bahwa Russia berada di peringkat dua dalam produksi persenjataan dengan meraih 8,6 persen pasar, diikuti Inggris (8,4 persen) dan Prancis (5,5 persen). Survei yang dilakukan SIPRI tak memasukkan Tiongkok karena negara itu tak memiliki data yang cukup terkait produksi persenjataan.

Namun begitu SIPRI meyakini antara 3 hingga 7 perusahaan persenjataan Tiongkok masuk dalam 100 daftar perusahaan persenjataan terbesar dunia. SB/AFP/I-1

Tampilkan Semua

Finlandia Dipimpin oleh PM Termuda

Selasa 10/12/2019 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
HELSINKI – Partai berkuasa di Finlandia, Sosial Demokrat, pada Minggu (8/12) memilih mantan Menteri Transportasi yang berusia 34 tahun bernama Sanna Marin untuk jadi perdana menteri. Terpilihnya Marin telah mencetak rekor karena...
Selengkapnya

Erupsi Gunung Api di Selandia Baru Tewaskan 5 Turis

Selasa 10/12/2019 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
WELLINGTON – Lima orang turis tewas, 18 terluka dan beberapa turis lainnya terdampar setelah sebuah pulau gunung api di Selandia Baru yang amat populer dikunjungi wisatawan, meletus secara tak terduga pada Senin (9/12)...
Selengkapnya

RI-Inggris Kerja Sama Pencegahan Korupsi

Selasa 10/12/2019 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Pemerintah Inggris bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam inisiatif pencegahan korupsi melalui Program Antikorupsi Global senilai 45 juta poundsterling (setara 832 miliar rupiah). Kerja sama ini dilakukan seiring dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Pergantian CEO Bukalapak

Selasa 10/12/2019 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Penggantian CEO Bukalapak dari Achmad Zaky kepada Rachmat Kaimuddin dinilai tidak akan mengubah fokus untuk membantu membangkitkan berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai penjuru Tanah Air.

“Kami memulai Bukalapak dengan semangat pribadi untuk menciptakan dampak positif bagi UMKM. Saya bangga dalam waktu 10 tahun, Bukalapak dikenal di peta dunia sebagai e-commerce Indonesia yang terkemuka,” kata Achmad Zaky dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (9/12).

Menurut dia, pihaknya mengajak Rachmat Kaimuddin untuk bergabung dengan Bukalapak karena kepemimpinannya dinilai bisa mengarahkan Bukalapak ke tingkat yang lebih hebat lagi.

Ia menilai Rachmat Kaimuddin adalah orang yang berada di posisi yang tepat dan datang pada waktu yang tepat, serta merupakan nama yang tidak asing lagi di tingkatan tertinggi manajemen perusahaan di Indonesia. Rachmat memiliki gelar BSc dari Massachusetts Institute of Technology, Boston.

Sementara, gelar MBA diterima dari Stanford University, California. Sebelum bergabung dengan Bukalapak, Rachmat menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk sejak tahun 2018. hay/Ant/E-12

Tampilkan Semua

Hentikan Perbudakan ABK Kapal

Selasa 10/12/2019 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebanyak 13 kapal penangkap ikan berbendera asing diduga melakukan penindasan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) asal Asia Tenggara. Berdasarkan tingkat keparahannya, perlakuan-perlakuan yang diterima para ABK tersebut bisa...
Selengkapnya

INSA Mesti Merebut Pasar Pelayaran Nasional

Selasa 10/12/2019 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA -Pemerintah mendorong pelaku usaha pelayaran nasional yang tergabung didalam wadah National Shipowners Association (INSA) mampu merebut kembali pasar dalam negeri sendiri yang sekarang banyak dikauasai jasa pelayaran asing. Hal...
Selengkapnya

Pabrik Baru Softex

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Direktur Utama PT. Softex Indonesia Hendra Setiawan (tengah) berbincang dengan Direktur Finansial Chrisdianto Tedjawidjaja (kiri), dan Direktur Sales Djali Halim (kanan) saat pengenalan pabrik baru di Karawang, Jawa Barat, Senin (9/12)....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Sumedang Siap Menjadi Kabupaten Wisata

Senin 30/9/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Memiliki potensi yang cukup banyak, membuat Sumedang semakin gencar mempro­mosikan destinasi wisatanya. Salah satunya dilakukan lewat kejuaraan paralayang inter­nasional yang akan diadakan perdana di Tanah Air yaitu West Java Paragliding World Championship and Culture Festival 2019, yang akan di­gelar pada 22–28 Oktober 2019 di Sumedang, Jawa Barat.

Tidak tanggung-tanggung, dengan dukungan Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar), Kabupaten tertua di Jawa Barat ini mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Wisata. Aneka wisata yang ada di daerah ini, mulai dari alam, agriculture, budaya, dan sosial akan dikem­bangkan dengan serius.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan jajaran Pemerintah Kabu­paten Sumedang ke depan, wartawan Koran Jakarta, Mohammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawanca­rai Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, seusai pe­luncuran kegiatan West Java Paragliding World Champi­onship and Culture Festival 2019, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Ja­karta, belum lama ini. Berikut petikan selengkapnya.

Kalau boleh tahu potensi wisata apa saja yang ada di Sumedang?

Kami memiliki keka­yaan wisata yang beragam. Keragaman potensi wisata yang bisa ditemukan di Sumedang, mulai dari alamnya, agriculture, budaya, dan sosial.

Apakah itu semua objek wisata terse­but sudah diop­timalkan?

Kami sedang mengarah ke sana dengan melakukan berbagai pembenahan dan membangun sarana dan prasarana yang ada. Sep­erti yang diamanahkan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yaitu untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sumedang, baik wisatawan mancanegara atau domestik. Untuk itu, kami akan men­coba konsistensi melakukan pengembangan atraksi, akses, dan amenitas (3A).

Seperti apa yang akan Anda lakukan?

Sesuai yang disampaikan Menteri Pariwisata, ada tiga hal yang harus dimiliki yaitu 3A. Kami punya atraksi yaitu paralayang dengan standar internasional. Untuk akse­bilitas saat ini kami sedang membangun 62 ruas jalan yang menghubungkan dae­rah wisata. Lokasi Sumedang juga hanya 30 menit dari Bandara Kertajati. Jalan tol juga lengkap melintang si Sumedang.

Selain itu?

Untuk bisa menarik wisatawan, Sumedang punya destinasi unggulan. Destinasi yang diusulkan menjadi Ka­wasan Ekonomi Kreatif (KEK) yaitu Jatigede. Ke depannya yang akan menjadi unggulan kami adalah Jatigede.

Di sini pemandangannya sangatlah indah. Pengun­jung bisa naik ke namanya Pasir Cinta untuk melihat sunrise. Dari sini juga bisa melihat pulau-pulau kecil yang tersebar di waduk. Bisalah kita bilang seperti kini Raja Ampat, namun latarnya adalah gunung.

Sumedang juga tengah mengembangkan wisata agriculture?

Iya benar. Tak hanya mengandalkan Jatigede, kami juga punya wisata yang lainnya yang patut dikun­jungi wisatawan. Salah satunya merasakan wisata ubi cilembu. Kami membuat wisatanya, di mana wisatawan merasakan langsung memetik ubi cilem­bu, mencuci dan memasaknya langsung di wilayahnya. Satu hal yang pasti, kuliner khas Sumedang yaitu tahu sumedang. Masih banyak lagi destinasi yang semuanya bisa dirasakan bila berkunjung ke Sumedang. N-3

Tampilkan Semua

Tumbuhkan Terus Minat Riset Generasi Milenial

Senin 29/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Terkenal sebagai daerah yang kerap menelor­kan inovasi kebijakan dan pariwisata, baru-baru ini Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII, yang digelar Lembaga Ilmu...
Selengkapnya

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam...
Selengkapnya

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Raih Penghargaan

Senin 9/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Perbankan Siap Lakukan Inovasi Pembiayaan KPR

Senin 9/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) KPR ke 43 yang jatuh pada 10 Desember mendatang, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengukuhkan posisinya sebagai Bank yang fokus pada segmen properti dan menjadi kontributor utama untuk membantu...
Selengkapnya

Transformasi Digital Mudahkan Pengelolaan Apartemen

Senin 9/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kehidupan akan semakin mudah dan nyaman dengan hadirnya era digitalisasi di semua bidang industri. Hampir semua sektor industri saat ini, sudah memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Transformasi...
Selengkapnya

Berikan Keterangan

Jumat 6/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

IndiHome E-Sports League 2019

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Ponsel Papan Bawah Baterai Tangguh

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada segmen pasar bawah Xiaomi meluncurkan dua ponsel tarbarunya yaitu seri Redmi 8 dan Redmi 8A. Kelebihan kedua ponsel ini memiliki kapasitas baterai 5000mAh, untuk mendukung aktivitas sehari penuh di luar rumah tanpa perlu khawatir...
Selengkapnya

Transaksi Digital Perkuat Revolusi Industri 4.0

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah sukses melakukan proses penjualan token melalui program Spotlight milik platform bursa kripto KuCoin, Tokoin kini dipercaya oleh KuCoin untuk ikut membangun komunitas KuCoin di Indonesia, dalam upaya untuk menciptakan adopsi...
Selengkapnya

Solusi Punya “Website” Sendiri

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam bisnis online, website merupakan cara penting menyampaikan informasi secara lengkap sekaligus membangun kepercayaan. Usaha kecil bisa memiliki website sendiri secara mudah dan murah. Di Indonesia terdapat 59,2 juta UMKM, dan 8...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Tampang Klasik Retro Motor Italia

Rabu 4/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Seperti halnya Royal  Enfield, pabrikan motor  asal Pesaro Italia,  Benelli menawarkan bermacam  seri motor bergaya retro  mulasi dari touring, klasik,  hingga model adventure.  Pada ajang IIMS IIMS Motobike  2019, Benelli meluncurkan  seri klasik Imperiale 400  Imperiale. 

Imperiale 400 mengusung  desain klasik seperti headlamp  bulat, tangki model  tear drop, dan jok terpisah.  Pesaing dari Cleveland Ace  400 dan Royal-Enfield 350  series dibanderol pada harga  79 juta rupiah. 

CEO PT Benelli Anugerah  Motor Pusaka, Steven Kentjana  Putra, mengatakan,  Benelli justru memberikan  solusi bagi masyarakat Indonesia  yang menyukai motor  klasik dan custom. “Artinya  dengan membeli Benelli tidak  perlu lagi mengubahnya  motor sport menjadi motor  custom,” ujar dia di Jakarta. 

Dari sisi tampang Benelli  Imperiale 400 memiliki  kesamaan dengan Royal  Enfield Classic 350, seperti  pada bentuk lampu depan  bulat, pelek dengan jari-jari,  jok terpisah pengendara dan  penumpang. Tidak heran keduanya  menjadi rival sengit  di pasar India. 

Performas Benelli didukung  dengan mesin 374 cc,  yang menyemburkan tenaga  maksimal 21 PS pada  putaran 5.500 rpm dan torsi  29 Nm pada putaran 4.500  rpm. Pasokan bahan bakar  mesin ini sudah menggunakan  sistem injeksi sehingga  menjadi lebih irit. 

Meski terlihat kuno, morot  ini sudah dinekali dengan  rem cakram pada kedua  roa. Bukan hanya itu rem  cakram ini dibekali teknologi  anti-lock braking system  (ABS), untuk mencegah roda  mengunci saat dilakukan  pengereman secara tajam.  Pad panel instrumennya  sudah dilengkapi kombinasi  analog serta digital untuk  kemudahan menyampaikan  informasi. 

Yang menarik adari  Benelli adalah motornya  sudah dirakit secara di Indonesia  tepatnya di Gunung  Putri, Kabupaten Bogor  Jawa Barat. Apalagi sekarang  PT Benelli Motor Indonesia  sudah menjual banyak  model-model dengan mesin  berkapasitas besar yang juga  dirakit secara lokal .

Jajaran motor dengan mesin  besar dari Benelli yang  dirakit secara local antara  lain Benelli Leoncino 500,  Benelli TNT 249s, Benelli  502C dan Benelli TRK 502.  Melengkapi seri-seri dengan  seri yang berada di kelas  menengah. hay/E-6

Tampilkan Semua

Generasi “Hatchback” Kian Canggih

Rabu 4/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kendaraan hatchback yang ringkas menawarkan kemudahan dalam bermanufer, efisiensi bahan bakar, Qdan harga yang bersaing. Yang menarik dari Tokyo Motor Show 2019 adalah hadirnya dua mobil hatchback generasi terbaru yaitu Honda Jazz dan...
Selengkapnya

Nmax, Skutik dengan Fitur Konektivitas

Rabu 4/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Yamaha melakukan pembaruan pada skutik kelas 155 cc miliknya dengan meluncurkan All New Nmax 155 di Jakarta. Motor ini menawarkan fitur konektivitas yang sejalan dengan perkembangan dunia digital denhgan mesin baru yang lebih...
Selengkapnya

Mobil Sedan Utamakan Fitur Keselamatan

Rabu 27/11/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bagi banyak orang, faktor keselamatan menjadi alasan utama dalam memilih kendaraan. Peringkat bintang yang diperoleh sebuah mobil oleh lembaga resmi yang merupakan acuan penting dalam memimilih aman. Salah satu mobil yang memperoleh...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Atlet Indonesia Diminta Fokus Maksimalkan Peluang Raih Emas

Selasa 10/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

MANILA – Atlet-atlet Indonesia diharapkan terus berkonsentrasi dan fokus memaksimalkan setiap peluang meraih medali emas di sisa gelaran SEA Games 2019. Hal itu seiring dengan terlemparnya posisi Indonesia dari runner up ke urutan keempat dalam perolehan medali.

Kontingen Merah Putih terlempar ke posisi empat setelah dua pesaing terdekat, Thailand dan Vietnam, panen medali emas pada Senin (9/12). Meski meraih empat emas, lewat nomor jalan cepat (satu emas), bulu tangkis (dua emas), dan lari gawang (satu emas), Indonesia tetap tertinggal jauh dari Thailand dan Vietnam.

Indonesia hingga pukul 20.00 WIB, mengoleksi 69 emas, 76 perak, dan 102 perunggu. Hingga tiga hari jelang berakhirnya SEA Games 2019, tuan rumah Filipina tetap kokoh di posisi teratas dengan 135 emas, 102 perak, dan 105 perunggu.

Sebelumnya, Indonesia dan Vietnam saling merebut posisi kedua perolehan medali SEA Games 2019. Indonesia sempat tergusur oleh Vietnam dengan selisih satu medali emas setelah Vietnam banyak mendulang emas dari cabang senam aerobik. Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama karena kontingen Indonesia berhasil menyamakan jumlah medali emas dengan Vietnam melalui emas dari cabang bulu tangkis nomor ganda putri lewat pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

 

Kalahkan Thailand

 

Greysia/Apriyani mempersembahkan emas terakhir bulu tangkis untuk Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina setelah di final mengalahkan pasangan Thailand, Chayanit Chaladchalam-Phataimas Muenwong. Bertanding di Muntinlupa Sports Center, Filipina, pasangan andalan Indonesia itu menang dua gim langsung 21-3, 21-18.

Thailand yang hingga akhir pekan lalu berada di luar empat besar, akhirnya menunjukkan kekuatannya dengan menyodok ke posisi kedua. Kontingen Negari Gajah Putih itu mengoleksi 83 emas, 90 perak, dan 101 perunggu. Vietnam berada di posisi ketiga dengan 79 emas, 78 perak, dan 93 perunggu.

Kontingen Thailand langsung melompat ke urutan kedua berkat panen medali antara lain dari cabang panahan, karate, juijisu, tinju, dan atletik. 

 

ben/S-2

Tampilkan Semua

Maria Natalia Londa SEA Games Terakhir

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Medali emas lompat jauh SEA Games 2019 kemungkinan menjadi capaian terakhir Maria Natalia Londa di pesta olahraga se-Asia Tenggara itu setelah berkarier hampir 20 tahun di atletik. Dengan lompatan sejauh 6,47 m, atlet berusia 29 tahun...
Selengkapnya

Trio Srikandi Gagal Raih Emas

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
CLARK - Trio Srikandi Indonesia Triya Andriyani, Sri Ranti dan Yurike Pereira harus merelakan medali emas nomor compound beregu putri SEA Games 2019 jatuh ke tangan tim Thailand yang diperkuat Kanoknapus Kaewchomphu, Kanyavee...
Selengkapnya

Tekad Ukir Sejarah

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Timnas Indonesia dituntut kerja keras saat melawan Vietnam demi ambisi merebut medali emas SEA Games 2019. MANILA – Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia bertekad mengukir sejarah saat menghadapi Vietnam pada partai final cabang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Komitmen Tegakkan HAM

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Setiap tanggal 10 Desember, dunia termasuk Indonesia memeringati hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Peringatan ini sangat penting mengingat sampai kini masih terjadi banyak pelanggaran HAM di berbagai belahan dunia. Momen pengingat agar negara dan pihak yang terkait menyelesaikannya dengan baik.

Dasar peringatan hari HAM Internasional sejak Dewan Umum PBB mendeklarasikan Universal Declaration of Human Rights pada 10 Desember 1948 di Palais de Chaillot, Paris melalui General Assembly Resolution 217A (III). Prinsip-prinsip yang diabadikan pada deklarasi sama relevannya di masa sekarang.

Manusia harus membela hakhaknya sendiri dan hak orang lain. Dalam berbagai peristiwa politik dan hukum Tanah Air, kerap menyerempet persoalan HAM. Yang masih segar dalam ingatan adalah jatuhnya korban tewas dan luka dalam aksi unjuk rasa menolak RUU KUHP dan UU KPK. Total ada lima korban meninggal pascademo berujung ricuh dengan polisi itu.

Mereka adalah Maulana Suryadi (23), Akbar Alamsyah (19) dan Bagus Putra Mahendra (15) di Jakarta. Kemudian dua mahasiswa Universitas Haluoleo, Immawan Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19). Sementara itu, jumlah korban luka tak diketahui persis jumlahnya. Salah satu yang paling parah adalah mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia, Faisal Amir. Selain soal di atas, kita masih menyimpan persoalan pelanggaran HAM masa lalu yang sulit dituntaskan ketika dicoba untuk dicari jalan peneyelesaian. Pelanggaran HAM masa lalu yang dianggap terberat menyangkut peristiwa G30S/PKI.

Imbasnya, lalu beragam pelanggaran masa Orde Baru dan menjelang reformasi. Pertanyannya, bagaimana komitmen pemerintah menyelesaikan kasus- kasus HAM tersebut? Nah, dalam peringatan hari HAM Internasional Selasa (10/12), sudah ada jawaban dari pemerintah melalui Wakil Presiden, Ma’ruf Amin. Katanya, pemerintah tetap berkomitmen untuk mencari solusi terbaik menyelesaikan persoalan-persoalan pelanggaran HAM masa lalu yang belum selesai.

Menurut Wapres, pelanggaran HAM yang belum selesai tersebut memerlukan proses panjang mengatasinya. Namun, itu tidak menghalangi komitmen pemerintah dalam upaya pemenuhan HAM khususnya bidang sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Secara konseptual, komitmen pemerintah untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu dengan rencana pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR).

Lewat KKR diharapkan pelaku dan korban bisa menyelesaikan masalah jika wacana itu direalisasikan. Namun, anggota Ombudsman, Ahmad Suaedy, mengingatkan bahwa KKR harus memikirkan pihak-pihak yang terlibat kasus. Salah satunya, korban tidak boleh terkena dampak negatif seperti diskriminasi setelah adanya KKR. Selain korban, terduga pelaku juga perlu diyakinkan serupa. Pemerintah harus membuat terduga pelaku meyakini perbuatan minta maaf kepada keluarga korban, bukan perbuatan salah. KKR memang pola terbaik untuk mencari solusi tuntas atas sejumlah pelanggaran HAM masa lalu.

Semoga lembaga ini segera terbentuk dan melaksanakan fungsinya. Sebab saksi dan mereka yang terlibat masih mudah ditemui dan dimintai keterangan. Jangan sampai kasus HAM masa lalu terbang bersama angin seiring waktu sehingga makin sulit saksi mata hidup yang dimintai keterangan.

Selain itu, pemerintah sesuai janji dan komitmennya, tetap menempatkan persoalan HAM di barisan paling depan dalam berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Jika kita menghargai individu dengan hak dasarnya, maka secara institusional, kita pun lebih mudah menghadapi beragam persoalan HAM.

Bangsa besar dan modern menempatkan HAM pada posisi tertinggi. Jangan sampai HAM ditinggalkan, apalagi karena kita mengejar sesuatu yang nyata-nyata bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM.

Tampilkan Semua

HAM, Harapan dan Kenyataan

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Andryan, SH, MH Tanggal 10 Desember diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menghormati Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal...
Selengkapnya

Jurus Jitu Jack Ma Menguasai Dunia

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jack Ma adalah mantan guru bahasa Inggris berpenghasilan 12 dollar AS perbulan. Untuk memenuhi kebutuhan, dia pernah membuka jasa penerjemah. Ia juga seorang pekerja keras karena, meski tidak lagi muda, semangatnya terus berkobar untuk...
Selengkapnya

Hari Antikorupsi

Senin 9/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia (HAS). Peringatan ini dimulai setelah Konvensi PBB Melawan Korupsi pada 31 Oktober 2003. Melalui resolusi 58/4 pada 31 Oktober 2003, PBB menetapkan 9 Desember sebagai Hari...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Teknologi Canggih Penunjang Produktivitas

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Penggunaan perangkat berteknologi tinggi sudah amat lazim di kantor-kantor, hal ini dilakukan untuk mempermudah karyawan modern untuk membahas strategi, ide maupun gagasan di ruang rapat yang umumnya kini berjalan sangat dinamis.

Sebenarnya tidak hanya perangkat kerja perorangan seperti laptop atau komputer kerja saja yang memiliki up date teknologi termuktahir, tapi alat penunjang kebutuhan seperti projektor maupun smart display atau papan tulis pintar juga mengalami pengembangan, dan diklaim mampu meningkatkan produktivitas.

Belum lama ini perusahaan spesialisasi penyedia solusi tampilan BenQ mengumumkan jajaran produk bagi perusahaan di Indonesia, yaitu projektor dan smart display. Dua produk ini menyasar segmen korporasi dan pendidikan.

“Seiring perubahan lingkungan tempat kerja yang menjadi terhubung, dan fleksibel dengan tren karyawan era digital ini, yang lebih nyaman dalam membawa dan menggunakan gadget pribadinya dimanapun dan kapanpun. Kami melihat kebutuhan yang berkembang akan solusi cerdas dan inovatif di dunia usaha”, ujar Andryanto C Wijaya, Managing Director BenQ Indonesia di sela peluncuranya, di Jakarta, belum lama ini.

Andryanto menuturkan, untuk bussiness smart projektor BenQ merilis lima projector, kelima projektor itu menggabungkan aplikasi manajemen sehingga dipastikan tanpa repot untuk mengelola seluruh projektor bisnis cerdas yang dimiliki BenQ seperti account management system (AMS), device management solution (DMS) dan X-sign broadcast yang dapat mengirimkan pesan instan ke layar proyeksi.

Lima projektor itu masing-masing tiga model throw standar dengan resolusi Full HD, yakni EH600, EW600 dan EX600. Sementara model throw pendek ialah EX800ST dan EW800ST. Yang menarik semua projektor itu diluncurkan menampilkan sistem operasi terintegrasi yang tangguh dengan aplikasi bisnis yang bermanfaat.

Kombinasi ini memungkinkan mirroring nirkabel di berbagai platform tanpa driver, konferensi video, kolaborasi, dan pembacaan langsung file dari drive USB untuk memaksimalkan efisiensi rapat sesuai tren karyawan modern.

Sementara itu untuk teknologi smart display yang dihadirkan ialah Duoboard corporate interactive flat panel generasi baru yakni CP651K dan CP8601K, yang dirancang untuk memberikan kemungkinan tak terbatas saat digunakan rapat atau pertemuan interakktif. ima/R-1

Mendukung “Multitasking”

Yang menjadi perhatian dalam teknologi smart display ini ialah pengaplikasian fungsi Duo Windows untuk menunjang multitasking yang efisien dengan memungkinkan pengguna untuk membuka dua aplikasi secara bersamaan, sementara Duo OS menghadirkan kompatibilitas lintas platform untuk kemudahan beralih antara Android, iOS, macOS, dan Windows OS demi kolaborasi lebih lanjut.

“Pengoperasinnya sangat mudah dan praktis seperti menggunakan tablet. Cukup dengan menggabungkan dua panel berdampingan, fungsi Duo Boards sudah terjadi dan pengguna dapat mengembangkan ide tanpa batas,” terangnya.

Teknologi ini selain sebagai penunjang kinerja di ruang rapat, fitur yang dimilikinya juga sangat luas, seperti memungkinkan untuk melakukan konferensi video yang lancar dengan kamera FHD dan mikrofon yang tertanam, serta interaktivitas tampilan intuitif melalui teknologi sentuh P-cap (Projected Capacitive) canggih, yang memungkinkan respons sentuh yang akurat dan presisi pada layar untuk tulisan tangan. Kemudian juga didukung dengan aplikasi mirroring nirkabel, InstaShare, kompatibilitas software platform terbuka.

Solusi teknologi untuk kaum pekerja tidak hanya dihadirkan BenQ tapi perusahaan lain juga berupaya melakukan hal serupa, seperti Epson Projektor Seri EB-2000, projektor kelas menengah ini mampu memberikan gambar yang jelas dan bersih, bahkan di tempat yang sangat terang sekalipun dengan peningkatan tingkat kecerahan hingga 5.500 lumen untuk cahaya putih dan cahaya berwarna dengan rasio kontras yang lebih tinggi hingga 15.000 : 1.

EB-2000 memberikan banyak fitur konektivitas untuk perangkat cerdas dan laptop. Fitur-fitur konektivitas termasuk input MHL HDMI untuk menampilkan gambar yang sama pada layar perangkat mobile Android anda ke Projektor, serta mendukung konektivitas HDBaseT untuk transmisi konten video ultra-high definition serta audio sekaligus.

Lalu ada juga Samsung Flip, yang merupakan perpaduan papan digital dan analog. Samsung Flip diklaim cocok sebagai rekan brainstorming. Punya fitur multi-user yang memungkinkan empat pengguna menyampaikan ide dan menambahkan anotasi langsung di layar beresolusi UHD dengan jari atau dual-sided pen, Flip menjamin seluruh ide di ruang rapat bisa tersampaikan atau tertampung.

Adapun spesifikasi dari Samsung Flip ini, antara lain ukuran 55 inci, bersistem operasi Tizen 3.0, ruang penyimpanan 8GB, koneksi NFC, bisa menyimpan hingga 20 halaman, serta memiliki roda untuk memudahkan mobilisasinya. ima/R-1

Menunjang Keamanan

Dari sisi keamanan perusahaan, mengadopsi teknologi terkini surveillance berupa IP Camera dan Video Recorde juga sangat penting, pasalnya teknologi ini dapat memantau keamanan dan kenyamanan, dengan memproteksi lingkungan perusahaan, bahkan sampai ke ruang yang lebih luas seperti perkotaan, bandara, pelabuhan, area publik, area industri dan lain sebagainya.

Salah satunya produk yang bisa Anda andalkan ialah Wisenet, dari Hanwha Techwin perusahaan manufaktur yang berbasis di Korea Selatan yang memiliki teknologi tersebut. Dan belum lama ini mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) sebagai authorized distributor produk Wisenet Video Surveillance untuk pasar Indonesia.

Country Manager Indonesia Hanwha Techwin, Herry Tjhin, mengatakan, dalam rangka memberikan akses yang lebih mudah kepada pelanggan di Indonesia, Hanwha Techwin menunjuk SMI sebagai authorized distributor, sekaligus memperluas pendistribusian produk Wisenet video surveillance berupa IP Camera dan Video Recorder, yang akan menyasar sejumlah sektor industri seperti, commercial building, financial, dan lainnya.

“Melalui penunjukan SMI sebagai authorized distributor produk Wisenet, membuktikan kami sangat fokus pada industri video surveillance system business. Terlebih, kami menyediakan total end-to-end solution dengan teknologi video surveillance system yang canggih, melalui merek Wisenet yang diperuntukan bagi seluruh pelanggan di Indonesia,” kata Herry di Jakarta, belum lama ini.

“Kami terus berinovasi dalam memberikan teknologi yang lebih baik lagi kepada seluruh pelanggan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami yakin dapat memberikan solusi total yang lengkap di bidang video surveillance system bersinergi dengan kebutuhan teknologi informasi, lanjutnya

Distributions Business Director PT Synnex Metrodata Indonesia, Ronaldy Suhendra, menambahkan, menghadapi era teknologi dan digital yang berkembang pesat, ketahanan akan keamanan konsumen maupun organisasi sangatlah penting guna mencegah tindakan kriminalitas dan menjaga keamanan pribadi maupun perusahaan.

“Dengan mengakomodir solusi Wisenet dari Hanwha Techwin yang merupakan Top 10 Surveillance dari Korsel ke dalam lini produk consumer surveillance security and display dengan memasarkan IP Camera dan Video Recorder, akan menjadikan penunjukan ini sebagai kekuatan baru dalam menyediakan jasa solusi end-to-end yang akan kami tawarkan kepada mitra bisnis kami,” kata Ronaldy Suhendra. ima/R-1

Tampilkan Semua

Waspadai Tekanan Darah di Pagi dan Malam Hari

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hipertensi merupakan faktor utama terjadinya stroke di Indonesia. Pengukuran tekanan darah sendiri di rumah (PTDR)/home blood pressure monitoring (HBPM) dapat mencegah terjadinya stroke. 60 menit pertama adalah waktu emas bagi penderita...
Selengkapnya

Enzim Tanaman Jadi Bahan Utama Produk Ramah Lingkungan

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para ilmuwan berhasil merekayasa unsur baru dari enzim. Penelitian menjelaskan bahwa rekayasa ini merupakan salah satu langkah penting dalam konversi limbah. Penelitian ini menghasilkan temuan konversi limbah tanaman menjadi produk yang...
Selengkapnya

Teknik Baru Daur Ulang Limbah Elektronik

Selasa 10/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Daur ulang e-waste melibatkan proses penghancur mekanis dan penggunaan kimia, yang mahal. Limbah elektronik masih  menjadi salah satu musuh  utama lingkungan. Jika tidak  diolah dan dimanfaatkan  dengan baik, limbah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Pemusnahan Narkoba

Selasa 10/12/2019 | 04:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko (ketiga dari kanan) didampingi, Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman (kedua dari kanan), dan Ihsan Soelistyo (kanan) menunjukan barang bukti kepada awak media pada pemusnahan barang bukti Narkoba di Kantor BNN, Jakarta, Senin (9/12). BNN memusnahkan barang bukti 82,6 kilogram sabu dan 107.837 butir ekstasi dari enam pengungkapan.

Tampilkan Semua

Lahan Makam Beralih Fungsi

Selasa 10/12/2019 | 04:00
A   A   A   Pengaturan Font
 Warga mencuci di dekat makam di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Senin (9/12/2019). Minimnya pengawasan petugas, menyebabkan sejumlah lahan pemakaman beralih fungsi sehingga menimbulkan kesan kumuh. 
Selengkapnya

“Underpass” Senen “Extension”

Selasa 10/12/2019 | 04:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pekerja mengoperasikan alat berat saat menutup sebagian badan jalan untuk pembangunan terowongan (underpass) Senen Extension di Pasar Senen, Jakarta, Senin (9/12). Underpass yang pembangunan fisiknya ditarget selesai pada 2020 tersebut...
Selengkapnya

Razia Penunggak Pajak

Selasa 10/12/2019 | 04:00
A   A   A   Pengaturan Font
Petugas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menempelkan stiker saat razia supervisi pencegahan pajak kendaraan mewah di Apartemen Pavilion, Jakarta, Senin (9/12). BPRD DKI Jakarta bekerja sama dengan Samsat Jakarta Pusat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Kemenpan RB Telah Melakukan Transformasi Jabatan Birokrasi

Selasa 10/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Saat pidato pelantikan sebagai Presiden RI untuk masa Jabatan kedua, Joko Widodo menegaskan bakal serius menyederhanakan birokrasi di pemerintahannya bersama Ma’ruf Amin untuk periode 2019–2024.

Salah satu yang akan dilakukan Jokowi adalah menyederhanakan kepangkatan eselon di kementerian dan lembaga. Untuk merespons permintaan Presiden, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) cepat melakukan perubahan.

Untuk membahas masalah ini, Koran Jakarta menurunkan perkembangan penyederhanakan eselonisasi sebagaimana dikemukakan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RB, Dwi Wahyu Atmaji, Senin (10/12). Berikut petikannya.

Apa langkah Kemenpan merespons keinginan Presiden Jokowi soal penyederhanaan eselonisasi?

Kami sudah transformasi soal ini setelah sebelumnya melakukan identifikasi unit kerja yang dapat atau tidak dapat disederhanakan. Baru setelah itu dilakukan pengangkatan dalam jabatan atau pengalihan pejabat yang memangku jabatan struktural ke jabatan fungsional. Sekaligus melakukan penyelarasan kelas jabatan fungsional dengan jabatan struktural.

Jadi transformasi itu sudah rampung?

Kemenpan RB sendiri telah menyelesaikan proses transformasi jabatan administrator atau eselon III dan jabatan pengawas atau eselon IV. Saat ini tengah dilakukan harmonisasi regulasi tentang kelas jabatan,” ujarnya.

Bagaimana target transformasi jabatan struktural itu?

Target proses transformasi jabatan struktural eselon III, IV, dan V ke jabatan fungsional secara nasional paling lambat bisa diselesaikan pada minggu keempat Juni 2020. Untuk itu, Menpan RB telah mengeluarkan dengan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 384, 390, dan 391 Tahun 2019. Surat edaran ini ditujukan kepada menteri kabinet, gubernur, serta para wali kota dan bupati.

Dapat dijelaskan pengalihan ke jabatan fungsional?

Ada 141 pejabat struktural kementerian yang telah dialihkan ke jabatan fungsional. Meski begitu, tidak semua jabatan struktural di kementeriannya bisa dialihkan ke jabatan fungsional. Atmaji juga menjelaskan, sebelum dilakukan pengalihan di kementeriannya ada 63 jabatan administrator. Tapi dari jumlah jabatan itu yang terisi hanya sebanyak 53 jabatan

Lalu, sisanya bagaimana?

Sebanyak 52 pejabat administrator dialihkan menjadi jabatan fungsional ahli madya. Dan setelah dilakukan perampingan kini hanya terdapat satu jabatan administrator.

Mengenai rincian posisi jabatan fungsional, bisa dijelaskan?

Mereka yang dialihkan kemudian akan mengisi posisi fungsional antara lain 35 analis kebijakan, dua analis kepegawaian, satu analis pengelolaan keuangan APBN, dua arsiparis, satu perancang peraturan perundang-undangan, delapan perencana, dua pranata humas, dan satu pranata komputer.

Sementara untuk jabatan pengawas, pada struktur lama ada 96 jabatan. Tapi yang terisi sebanyak 91 jabatan. Setelah dirampingkan, hanya ada dua jabatan pengawas dan sebanyak 89 pejabat pengawas dialihkan ke jabatan fungsional ahli muda.

Tadi disebutkan jabatan fungsional ahli muda, apa saja itu?

Adapun jabatan fungsional ahli muda tersebut, antara lain tiga analis anggaran, 49 analis kebijakan, tiga analis kepegawaian, tiga analis pengelolaan keuangan APBN, 10 arsiparis, dua pengelola pengadaan barang atau jasa, tiga perancang peraturan perundang-undangan, sembilan perencana, empat pranata humas, dua pranata komputer, dan satu pustakawan.

Masalah yang terkait dengan pendapatan pejabat struktural yang terdampak perampingan bagaimana?

Ditegaskannya pula bahwa pendapatan pejabat struktural yang kena dampak perampingan ini, tingkat pendapatan tidak berubah alias tetap dipertahankan. Sehingga tidak ada penurunan penghasilan. Tidak hanya itu, mereka yang dialihkan, kelas jabatannya tetap dipertahankan. Tapi ada penambahan tugas manajerial.

 

agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Melalui Inovasi, Upaya Efisiensi Harus Dilakukan

Senin 9/12/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Tahun 2020, kembali akan digelar agenda politik penting yakni pemilihan kepala daerah serentak di sejumlah daerah. Lima tahun ke depan, baru hajatan politik nasional kembali digelar, yakni pemilu serentak tahun 2024.   Selama ini,...
Selengkapnya

52 Pejabat Administrator Dialihkan ke Jabatan Fungsional Ahli Madya

Jumat 6/12/2019 | 06:31
A   A   A   Pengaturan Font
Penyederhanaan struktur birokrasi menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Salah satu yang diperintahkan Presiden Jokowi adalah sesegera mungkin struktur eselon di tubuh birokrasi dipangkas.   Sebab,...
Selengkapnya

Penghapusan Ujian Nasional Bukan Pekerjaan Mudah

Selasa 3/12/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa waktu lalu beredar wacana penghapusan Ujian Nasional (UN). Tapi sampai saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) nyatanya baru sebatas mengkaji mengenai kemungkinan penghapusan UN.   Menteri Pendidikan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Ari Kuncoro : Kembangkan Kuliah Berbasis Kolaborasi

Sabtu 7/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Universitas Indonesia (UI) akan menghadirkan pola perkuliahan berbasis kerja sama atau kolaborasi bagi para mahasiswa. Hal tersebut dilakukan karena salah satu kendala yang dihadapi UI atau perguruan tinggi lain adalah kurangnya kemampuan para civitas akademika, terutama mahasiswa untuk bekerja sama. Mereka terlalu mementingkan nilai akademik.

Kolaborasi penting diwujudkan karena sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UI harus bisa bersaing dengan universitas-universitas di luar negeri terutama dari segi ranking dunia. UI juga mesti mampu terlibat dalam pembangunan nasional dengan memberikan solusi atas masalah-masalah yang terjadi di Indonesia.

Untuk mengetahui program apa saja yang akan diwujudkan guna meningkatkan kualitas UI ke depan, wartawan Koran Jakarta, Muhamad Marup berkesempatan mewawancarai Rektor UI, Ari Kuncoro, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa tantangan mendasar yang dihadapi UI ke depan?


Lulusan kami itu banyak yang pintar-pintar, tapi masalahnya kalau kerja tim itu agak kurang. Kerja tim itu penting untuk menguasai kemampuan seperti negosiasi, kepemimpinan, monitoring, mampu melakukan perbaikan secara fleksibel, dan segala macam.

Yang terjadi hari ini di UI sendiri justru waktu kuliah itu mahasiswa fokus mendapat nilai, tapi lupa untuk kerja tim. Kolaborasi mahasiswa harus menjadi terbuka dan sekat fakultas akan kami coba hilangkan agar mahasiswa punya interpersonal skill.

Ada peribahasa, kalau mau berburu dan mendapat hasil cepat, berburulah sendiri. Namun, kalau mau berburu hasilnya banyak maka berburulah bersama-sama. Itulah mengapa kami harus tekankan di UI itu soal kolaborasi dan sinergi. Pada dasarnya para mahasiswa akan terjun ke dunia nyata. Ijazah, IPK, dan segala macam lainnya hanya akan menjadi catatan manis dalam hidupnya, tapi kalau kerja dia akan menggunakan pengalamannya.

Masalah apa yang kemudian menuntut UI untuk menekankan kerja tim?


Banyak. Salah satunya untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan. Kita itu kan mengalami masalah dari segi ekonomi, seperti melemahnya rupiah dan perdagangan terutama ekspor yang menurun karena kita jualannya barang mentah seperti minyak sawit.

Sementara kita kalau ingin masuk ke produk-produk dengan nilai tambah tinggi itu harus sudah berbentuk rantai pasokan internasional atau supply change. Itu merupakan jaringan. Jadi kalau masuk harus negosiasi kemudian kita bisa menunjukkan kinerja dan prestasi, jadwal pengiriman dan segala macam dengan cepat. Dengan itu semua, akhirnya bisa masuk dalam jaringan baru dan dapat kontrak. Jadi tidak gampang.

Itu terkait dengan kualitas SDM?


Masalahnya SDM kita tidak mempunyai EQ bukan IQ maka kita banyak mengandalkan broker salah satunya dari Singapura. Karena itu produk Indonesia sering dikenal produk Singapura karena kita tidak mengekspor sendiri makanya kita punya nilai tambah lebih rendah. Repotnya lagi kita juga tidak bisa masuk rantai pasokan untuk industri-industri bernilai tambah tinggi. Jadi problemnya sebenarnya masalah SDM.

Langkah-langkah apa saja untuk menanamkan kerja tim di UI?

Jadi nanti pelajaran tidak hanya mengasah otak tapi juga mengasah kemauan untuk silaturahmi atau guyub. Jadi misalnya ada paper atau makalah bersama. Kerja sama itu tidak hanya masalah pintar, tapi dia juga tahu budaya. Apalagi kalau yang diajak kerja sama itu orang luar negeri, otomatis budayanya beda. Dengan adanya kerja sama tersebut maka kemungkinan besar hasil karya kita diterima itu lebih besar karena dibuatnya antarnegara dan antaruniversitas.

Dosennya juga harus dibekali kerja tim?

Iya, semua dosen juga harus dibekali kemampuan yang sama dengan kemampuan untuk mahasiswa seperti tadi negosiasi, kepemimpinan, monitoring, kemampuan bahasa Inggris, dan segala macam. Untuk itu nanti ada pelatihan supaya staf pengajar semakin mengerti bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sekeliling.

Selain itu dosen-dosennya kami sediakan suatu klaster penelitian dan mereka harus bekerja sama dengan universitas yang bereputasi di luar negeri. Jadi ke depan untuk penelitian akan dibuat klaster atau kelompok karena kalau penelitian individu dianggap kurang karena penelitian pada dasarnya kerja sama.

Terus pengurus, semisal dekan segala macam dia harus mengetahui cara manajemen perguruan tinggi. Kalau dekan itu dari dosen maka harus diberi pelatihan manajemen. Karena manajemen itu yang diatur orang maka dia harus bisa tahu bakat-bakat orang bagaimana menghubungkannya dengan pekerjaan. Jadi istilahnya menghubungkan titik-titik untuk membentuk sebuah pola. Jadi komplit semua.

Bagaimana untuk kerja sama dengan industri?

Kerja sama dengan industri juga akan kami lakukan. Jadi kalau kami misalnya melakukan penelitian dananya tidak dari universitas semuanya, tapi harus juga dari industri. Karena industri menunjukkan yang kita lakukan relevan dan berguna dengan masyarakat makanya didanai oleh industri.

Dilibatkan kalangan industri untuk mengajar?

Harus memberikan porsi kepada industri untuk terlibat dalam pengajaran. Industri bisa masuk sebagai pengajar lewat kaca mata dunia nyata. Itu mungkin pendekatannya akan lain, tapi tidak masalah. Selain dari segi tenaga pengajar, kerja sama dengan industri juga bisa menyusun segala macam menjadi sistemis akademis. Akhirnya terjadi semacam dialog industri dan akademisi.

Jadi kami melepaskan diri dari konsep bahwa universitas belajar saja. Universitas harus bermasyarakat dalam arti dia harus mengenal lingkungannya, baik dalam maupun luar negeri. Nah, itu diperlukan perubahan orientasi. Jadi kalau tadinya fokus akademis maka juga perlu fokus pada hal-hal nonakademis.

Dengan fokus kerja sama, tidak khawatir kompetensi akademik di UI menurun?

Tentu tidak. Karena definisi akademik bukan kepintaran akademik tapi apa itu relevan atau tidak dengan masyarakat. Misalnya ini kami jago matematika, tapi pertanyaan berikutnya apa gunanya bagi masyarakat? Misal untuk menghitung antrean agar tidak macet. Dia juga harus tahu perusahaan-perusahaan yang bisa menyelesaikan masalah-masalah kemacetan itu. Jadi ada terapannya. Jadi universitas tidak semata-mata jadi menara gading.

Bagaimana dengan posisi UI dalam rangking internasional?

Rangking itu motivator dan jadi instrumen yang bisa digunakan untuk mencari sparing partner untuk bisa lebih meningkatkan lagi kapasitas kami. Ada target juga untuk mendorong UI masuk dalam peringkat 200 besar universitas di dunia.

Terlepas dari itu, kami coba lebih fokus pada tujuan kami. Yang penting mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau kami terlalu ke rangking, kami melakukan manipulasi rangking. Yang penting itu proses, menjadi rangking kalau memang proses baik, rangking bagus itu ideal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengingatkan soal regulasi yang mengekang kemerdekaan perguruan tinggi. Apa itu juga mengganggu proses kerja sama yang akan diusung UI?


Kami juga terkena disrupsi sehingga tata kelola perlu dibereskan. Nah, itulah yang dilakukan universitas-universitas di dunia. Betul. Kami ambil contoh penelitian. Dana penelitian itu masuk kas universitas. Itu ada regulasi-regulasi yang membatasi.

Misal ingin mendatangkan profesor dari luar negeri harus menggunakan fasilitas yang sudah ditentukan, tapi fasilitas tersebut tidak sesuai dengan keinginan profesor apalagi kalau profesornya pemenang Nobel. Kemudian aturan-aturan yang berkaitan standar biaya umum, misal laboratorium dan segala macam. Profesor dari luar itu biasanya punya standar tinggi dari yang diterapkan oleh regulasi. Itu menghambat.

Masih banyak yang lain seperti naik pangkat, mata kuliah terlalu banyak tapi tidak jadi kreatif. Perguruan tinggi jadi harus dimerdekakan jangan banyak kuliah. Yang penting ilmu yang bisa mencari solusi. Karena kalau menghafal saja percuma. Jangan diberi beban menghafal tapi buat mata kuliah yang tidak banyak tapi harus kreatif. Regulasi bisa dibuat sesederhana mungkin, dengan menjadi budaya yang menyenangkan. Caranya membuat simpel, menyederhanakan tanpa menghilangkan esensi.

Program terdekat yang akan dilakukan?

Saya akan melanjutkan estafet kepemimpinan Rektor UI sebelumnya, Prof Anis yaitu melanjutkan The Next Level of Excellence sehingga kami bisa membuat perbaikan terus menerus. Ke depan kami akan lakukan perampingan beban mata kuliah.

Dalam jangka waktu pendek, perbaikan data akan menjadi langkah awal yang akan saya lakukan. Kebijakan yang selama ini diambil terkadang belum berdasarkan data yang ada. Ke depan, pembentukan kebijakan itu harus berbasis dengan data.

Target keseluruhan yang akan dicapai UI ke depan seperti apa?

UI adalah agent of developement dan harus bisa menjadi pusat ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan yang unggul serta berdaya saing. Upaya ini dilakukan dengan cara mencerdaskan kehidupan bangsa dalam peningkatan kesejahteraan dan pembangunan bangsa.

Selain itu, UI bisa menjadi pusat riset yang unggul, memiliki tata kelola yang baik, serta berperan dalam penyelesaian masalah bangsa dan kemanusiaan. Jika melihat visi saya kemarin, UI harus lebih inovatif, mandiri, unggul, inklusif, dan bermartabat. Mungkin saat ini masih banyak CEO yang berasal dari UI, tetapi kita tidak tahu dalam lima tahun ke depan.

N-3

Tampilkan Semua

Ilmuwan Menciptakan Bahan Elastis untuk Busa Helm

Sabtu 7/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para ilmuwan telah mengembangkan bantalan elastis untuk helm. Bahan ini diklaim bisa memberi perlindungan maksimal untuk kepala dari benturan. Bahan ini disebut bantalan mikrolattis elastis. Secara teori, dapat menahan serangan tunggal...
Selengkapnya

Dirilis, Alat Pengukur Oksigen Bayi

Sabtu 7/12/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perangkat mini sebagai sensor oksigen untuk bayi dapat dikenakan dengan mudah, fleksibel, bersifat nirkabel, murah, dan mobile. Para peneliti sedang mengembangkan sensor mini yang akan mengukur kadar oksigen pada darah bayi. Kadar oksigen...
Selengkapnya

Keterampilan Modal Percaya Diri

Sabtu 7/12/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Penyandang disabilitas telah mendapatkan kesetaraan sejak ada undang-undang untuk disabilitas, yaitu UU No 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Krisis percaya diri masih kerap menghantui para penyandang disabilitas. Kondisi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta