Koran Jakarta | July 17 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Jokowi Ingin Ada Solusi Bangun PLTSa

Rabu 17/7/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
Ini bukan urusan listriknya, yang mau diselesaikan urusan sampahnya. Jadi listrik itu adalah ikutannya. Ini bukan urusan listriknya, yang mau diselesaikan urusan sampahnya. Jadi listrik itu adalah ikutannya.   JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik keras...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Dosen ITB Temukan Inovasi untuk Efisiensi di Panel Surya

Rabu 17/7/2019 | 07:09
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Pemanfaatan sinar matahari menjadi energi listrik menggunakan panel surya sudah banyak diterapkan. Biasanya, panel surya sering ditemui di atap sebuah gedung atau rumah. Jika panel surya umumnya ditemui di daratan, namun ternyata dapat juga dipasang pada permukaan air seperti danau ataupun waduk. Dari sisi efisiensi, ternyata hal ini menguntungkan karena dapat meningkatkan daya yang dihasilkan dari panel surya tersebut.

Inovasi berbeda diciptakan oleh dosen dan peneliti Ins­titut Teknologi Bandung (ITB), Yuli Setyo Indartono, yang membuat penelitian tentang pendinginan panel surya yang terapung di air dengan thermosiphon.

“Dari radiasi sinar matahari yang mengenai permukaan panel surya kan tidak semuanya dapat menjadi energi lis­trik. Panjang gelombang cahaya yang dapat dimanfaatkan oleh panel surya berbasis silikon maksimum 1.150 nano meter. Jika lebih besar dari panjang gelombang tersebut, ca­haya akan dikonversi menjad kalor pada panel surya yang kemudian dapat menurunkan kemampuan dalam meng­hasilkan daya listrik,” kata Yuli, yang juga menjadi Direktur Pendidikan ITB, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/7).

Dosen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgan­tara, Institut Teknologi Bandung ini membuat terobosan baru dengan menambahkan efek thermosiphon pada panel surya agar efisiensinya semakin meningkat.

Pada panel surya biasa yang diapungkan, temperatur permukaan panel dapat didinginkan melalui radiasi de­ngan permukaan air dan dari kontak uap air pada bagian bawah panel surya, namun dengan thermosiphon ini kita membuat agar proses pendinginannya lebih baik karena ada sirkulasi air pendingin,” jelasnya. tgh/E-3

Tampilkan Semua

ITS Ciptakan Kapal Tanpa Awak untuk Petambak Udang

Rabu 17/7/2019 | 07:08
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA – Kurangnya efisiensi pemberian pakan da­lam proses budi daya udang akibat petambak tidak tahu jumlah udang yang ada dalam kolam, membuat modal budi daya udang semakin tinggi. Untuk itu, tim mahasiswa Institut...
Selengkapnya

UGM Kembangkan “Drone” Amfibi Pantau Gunung Berapi

Rabu 17/7/2019 | 07:06
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYAKARTA – Tim peneliti Uni­versitas Gadjah Mada (UGM) me­ngembangkan wahana unmanned aerial vehicle (UAV) yang diberi nama Amphibi Gama V2, “drone” berjenis fixed wings yang memiliki kemam­puan lepas...
Selengkapnya

2020, Satu Juta Keluarga Keluar dari Kemiskinan

Rabu 17/7/2019 | 06:59
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah me­nargetkan satu juta atau 10 persen dari total Keluarga Pe­nerima Manfaat peserta Pro­gram Keluarga Harapan (KPM-PKH) yang berjumlah 10 juta sudah tergraduasi atau tidak lagi menerima bantuan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Bawaslu Cermati Berkurangnya Kursi PKS di Lampung

Rabu 17/7/2019 | 07:45
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Anggota Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mengatakan, telah menindaklanjuti gugatan pemohon terkait adanya selisih suara dalam penghitungan suara ulang (PSU) yang terjadi di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Provinsi Lampung.

Sebelumnya dalam sidang pendahuluan perkara Nomor 06-08-09/PHPU.DPR- DPRD/XVII/2019 dengan pemohon Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, perolehan suaranya berkurang di TPS 2 Kelurahan Margaorejo, karena adanya pembukaan kotak suara oleh Panitia Pemilihan Kecamatan.

Iskardo menjelaskan benar adanya pembukaan kotak suara dan perhitungan suara ulang dalam rekapitulasi kecamatan. “Pada saat itu ditemukan adanya perbedaan jumlah suara sah dan suara tidak sah,” jelas Iskardo dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) DPR- DPRD Dapil Provinsi Lampung, Selasa (11/07).

Saat melakukan perhitungan suara di kecamatan terdapat jumlah suara sah 225, suara tidak sah 7, berjumlah 232 suara. rag/AR-3

Tampilkan Semua

Sengketa Hasil Pileg

Rabu 17/7/2019 | 07:43
A   A   A   Pengaturan Font
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo (kedua kiri), selaku pemberi keterangan perkara sengketa hasil Pileg 2019 hadir dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019 di Gedung MK, Jakarta, Selasa (16/7). Sidang tersebut...
Selengkapnya

Parlemen Sahkan 9 Komisioner KPI Periode 2019-2022

Rabu 17/7/2019 | 07:40
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan sembilan nama Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2019-2022 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh Komisi I DPR berdasarkan hasil seleksi serta fit and proper...
Selengkapnya

DPR Setuju Tunda Pengesahan RUU Pertanahan

Rabu 17/7/2019 | 07:36
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui untuk menunda pengesahan Rancangan Undang- undang (RUU) Pertanahan, sebab masih banyak poinpoin krusial yang belum tuntas dibahas Panitia Kerja (Panja) bersama pemerintah....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Musim Penghujan

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

PBB: Kematian Akibat AIDS Berkurang

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (16/7) melaporkan bahwa tingkat kematian terkait HIV se­panjang tahun lalu mengalami penurunan menjadi sekitar 770.000 atau 33 persen lebih rendah dari 2010. “Jumlah...
Selengkapnya

Indonesia Terpilih Jadi Ketua Masyarakat Asean di Pyongyang

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PYONGYANG - Indonesia terpilih menjadi ketua Ma­syarakat Association of Southeast Asian Nations (Asean) di Pyongyang (ACP) terhitung Juli-Desember 2019. Keketuaan Indonesia di ACP berlaku sejak Duta Besar Kamboja untuk Korea Utara...
Selengkapnya

Angka Pernikahan di Tiongkok Sangat Rendah

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING - Angka pernikahan di Tiongkok sangat rendah, terutama di sejumlah daerah yang mengalami kemajuan se­cara ekonomi. Biro Pusat Statistik Nasional (NBS) dan Ke­menterian Kependudukan Tiongkok (MCA) mencatat bah­wa pada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Peluncuran Produk

Rabu 17/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Bursa Pakistan Menguat

Rabu 17/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

13% Warga Miskin di Indonesia Tinggal di Jabar

Rabu 17/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk miskin di Jawa Barat (Jabar) pada Maret 2019 mencapai 3.399.160 orang atau sekitar 6,91 persen dari total jumlah penduduk saat ini sebesar 48,6 juta jiwa....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam (SDA). Paradigma lama, transmigrasi hanyalah proses memindah kepadatan penduduk.

Saat ini diarahkan untuk mencapai kesejahteraan, kemandirian, integrasi transmigran dengan penduduk sekitar, dan kelestarian fungsi lingkungan secara berkelanjutan dengan adaptasi pada percepatan teknologi digital 4.0. Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat memiliki Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya di Kecama­tan Rasau Raya.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pem­kab) dalam mengembangkan Kawasan Terpadu Mandiri di Kecamatan Rasau Raya, war­tawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro, berkesempatan mewawancarai Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, di Yogyakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bagaimana program transmigrasi dikembangkan di Kubu Raya?

Kubu Raya memiliki po­tensi pertanian yang produktif dengan kontribusi ke Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten sebesar 12,38 persen di bawah industri pengolahan yang sebesar 31,66 persen. Sejak era 1970-an sudah ada beberapa desa di sejumlah kecamatan yang di­jadikan area transmigrasi dan berhasil. Nah, Kawasan Ter­padu Mandiri Rasau Jaya ini kemudian menjadi kawasan transmigrasi percontohan.

Seluas apa Kawasan Ter­padu Mandiri Rasau Jaya?

Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya berdasar Perda RTRW 2016–2035 terdiri dari Kecamatan Rasau Jaya, Kubu, Sungai Raya, dan Teluk. Total empat kecamatan dengan 48 desa. Luas kawasan ini 710 hektare dengan pusat kawasan terpadu mandiri berada di Desa Rasau Jaya 1. Sedangkan jumlah desa utama ada em­pat, yakni Desa Sungai Deras, Desa Kampung Baru, Desa Kubu, dan Desa Bintang Mas. Tingkat perkem­bangan desanya dinyatakan sebagai mandiri menengah pada tahun 2016.

Kelengkapan sarana prasa­rana di Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Raya, apa saja?

Sudah cukup lengkap. Di sana ada rumah pintar, pasar tradisional Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Raya, pusat bisnis Rasau Raya, Masjid Islamic Centre, Islamic Centre, dermaga penyeberangan, gedung ruang tunggu penye­berangan, dan untuk mendu­kung industri pertanian ada rice milling plant yang cukup respresentatif.

Apa rencana Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya ke depan?

Keberadaan Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya ini menjadi best practice bagi Pemkab Kubu Raya dalam membangun dan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi kawasan terisolir. Pemkab Kubu Raya akan menjadikan program trans­migrasi sebagai upaya yang solutif. Di era milenial ini, infrastruktur digital sangat membantu masyarakat di semua sektor, khususnya perekoniman. Maka ke depan kami ingin terus mengem­bangkan dengan arah kebi­jakan yang telah disiapkan.

Apa saja kebijakannya?

Misalnya spasial plan­ning for spasial decision yang berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan men­jadikan Perda RTRW sebagai satu-satunya pedoman per­encanaan wilayah, one map policy, untuk menghindari tumpang tindih pemanfaatan lahan. Kami punya kebijakan pencadangan tanah untuk area permukiman transmi­grasi. Lalu, perencanaan dan penganggaran dengan sistem berbasis IT serta penguatan aparatur pemerintah dengan penguatan IT.

Secara makro, bagaimana sebenarnya relasi Kabu­paten Kubu Raya dan Kota Pontianak sebagai Ibu Kota Provinsi Kalbar?

Secara geografis, Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi yang sangat strategis, yakni sebagai hinterland bagi Kota Pontianak. Kota Pontianak ini ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), yaitu Kawasan Pontianak Met­ropolitan Area (PMA) pada RTRW Na­sional tahun 2008–2028.

Kondisi tersebut mem­berikan manfaat bagi per­kembangan perekonomian Kabupaten Kubu Raya, teru­tama sektor perdagangan dan jasa, seperti hotel, restoran, dan properti. Kubu Raya juga merupakan pintu gerbang Pro­vinsi Kalbar karena terdapat Bandara Internasional Supa­dio Kubu Raya, Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Ambawang, dan Pelabuhan Kawasan Terpadu Mandiri Rasau Jaya.

Selain itu, terdapat pula fasilitas strategis nasional lain, seperti pangkalan TNI AU dan markas Kodam Tanjung­pura XII. Kehadiran semua itu menunjang stabilitas keaman­an di Kabupaten Kubu Raya khususnya dan Kalimantan Barat secara umum.

Bisa diceritakan bagaima­na pertumbuhan ekonomi selama ini?

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kubu Raya pada 2017 sebesar 5,17 persen le­bih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebe­sar 5,07 persen. Di Kalbar kami tertinggi kedua setelah Kabu­paten Ketapang yang memiliki pertumbuhan 7,21 persen. Untuk ekonomi Kalbar tahun 2017, Kubu Raya menyumbang pertumbuhan 0,79 persen.

Setelah Rasau Jaya, wilayah manalagi yang direncanakan menjadi dae­rah transmigrasi?

Tahun 2019 ini target kami adalah menyusun Rencana Kawasan Transmigrasi Keca­matan Terentang.

N-3

Tampilkan Semua

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Cegah Sampah dari Rumah Masuk ke Sungai Citarum

Senin 1/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat (Jabar) yang mengaliri area irigasi untuk pertanian seluas 420.000 hek­tare. Citarum mengaliri 12 wi­layah administrasi kabupaten/kota dan merupakan sumber air untuk kebutuhan...
Selengkapnya

Kopi Gayo untuk Sejahterakan Rakyat Bener Meriah

Senin 24/6/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebagai kabupaten yang masih relatif muda, baru berusia 15 tahun pada tahun ini, Kabu­paten Bener Meriah, Provinsi Aceh terus berbenah untuk mengoptimalkan potensi daer­ahnya. Dengan visi kabupaten yang islami, harmoni, maju, dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Penandatanganan Kerja Sama

Senin 15/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Belasan Ribu Pengembang Sudah Teregistrasi

Senin 15/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jumlah pengembang perumahan yang terdaftar di aplikasi Sistem Registrasi Pengembang atau Sireng sejak diluncurkan awal 2018 hingga Juli 2019 mencapai 11.789 pengembang. Aplikasi Sireng merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan...
Selengkapnya

Problem Lahan di Ibukota Baru

Senin 15/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pelaku usaha properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) siap turut serta membangun properti di...
Selengkapnya

Tarik Ulur Regulasi Pertanahan

Senin 15/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengusaha properti yang tergabung dalam Realestate Indonesia (REI) berharap RUU Pokok Agraria dapat segera disahkan untuk memberikan kepastian hukum kepada pengusaha properti. Masalah regulasi pertanahan masih menjadi salah satu problem...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Apresiasi Kepada Pelanggan

Selasa 16/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Laptop Dukung Era Komputasi Karyawan

Selasa 16/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dell Technologies memperkenalkan portofolio Latitude terbaru. Produk ibi memenangkan banyak penghargaan dan telah diperbaharui. Jajaran produk terbaru ini diciptakan untuk memberdayakan produktivitas tenaga kerja perusahaan. Seri...
Selengkapnya

Prosesor Tangguh untuk Ponsel “Entry Level”

Selasa 16/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ponsel kelas pemula dengan system on chip (SoC) dari Qulcomm akan mengalami peningkatan kenierja. Pasalnya perusahaan yang berpusat di San Diego ini mengaluarkan Qualcomm 215 Mobile Platform sebagai kelanjutan generasi sebelumnya. Oleh...
Selengkapnya

Verifikasi Usia Konsumen dari Ponsel

Selasa 16/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa bisnis diharuskan menerapkan batasan umum pada konsumennya. Teknologi terkini mampu mengetahui batasan umur seseorang dari ponsel mereka. Salah satu masalah bagi sektor bisnis yang harus patuh pada regulasi adalah mengetahui...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Motor Enduro Italia Dibanderol Rp650 Juta

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

PT Piaggio Indonesia menampilkan seri terbaru dari Moto Guzzi, Moto Guzzi V85TT, untuk pertama kalinya di Indonesia. Piaggio Group sendiri telah meluncurkan Moto Guzzi V85TT untuk wilayah Asia Pasifik, pada bulan Mei lalu.

Melalui pameran kali ini, PT Piaggio Indonesia mengambil kesempatan untuk menyapa para pencinta dan penggemar Moto Guzzi di Indonesia dengan menghadirkan secara resmi Moto Guzzi V85TT.

Motor ini menawarkan fitur premium dan berbagai pilihan aksesori untuk memuaskan setiap pengendara, dalam perjalanan sehari-hari di segala jenis medan, off-road maupun untuk touring.

“Bulan Mei lalu, Piaggio Group telah meluncurkan Moto Guzzi V85TT untuk wilayah Asia Pasifik di Thailand. Kini, kami sangat antusias menyambut Moto Guzzi V85TT yang resmi hadir dan dapat segera menyapa para pecinta dan penggemar Moto Guzzi di Indonesia,” kata PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal, di Jakarta.

Motor jenis travel enduro klasik ini didedikasikan bagi mereka yang menginginkan kendaraan roda dua serbaguna yang memiliki keunikan khas Italia, serta mendukung semangat bertualang pada pengalaman berkendara sehari-hari mereka di berbagai kondisi jalan.

V85TT memadukan gaya klasik dunia off-road dengan elemen teknologi canggih seperti cluster instrumen digital dan pencahayaan LED. Selain itu Daytime running lamp (DRL) di lampu depan dihiasi dengan siluet dari lambang Moto Guzzi yang ikonik.

Moto Guzzi V85TT juga dilengkapi dengan plexiglass windshield dan sepasang handguard yang menjadikannya kendaraan roda dua yang cocok untuk segala musim, siap untuk memulai petualangan kapan pun dan dimana pun.

Moto ini ditawarkan dengan harga 650 juta rupiah (on-the-road Jakarta) yang dilengkapi dengan program penawaran eksklusif cicilan 0 persen. PT Piaggio Indonesia menghadirkan Moto Guzzi V85TT ke Mall-to-mall exhibition yang mengadaptasi konsep Motoplex.

Pada iven Mall-to-mall exhibition di Kota Kasablanka Jakarta a 9 Juli hingga 14 Juli 2019, Moto Guzzi menghadirkan empat brand premium Italia guna memberikan pengalaman produk yang lengkap bagi pelanggan setia dan pengunjung mall, mencakup; keunggulan produk, jaringan diler, servis dan suku cadang, juga aksesoris. hay/E-6

Tampilkan Semua

Menanti Mobil Baru di GIIAS 2019

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil-mobil konsep bisa menjadi gambaran tentang kendaraan yang akan diluncurkan ke pasar di masa depan. Ajang GIIAS 2019 akan kembali bakal memanjakan pecinta otomotif nasional. Pada iven ini akan hadir mobil baru, mobil konsep, dan...
Selengkapnya

Edisi Terbatas Bonneville T120

Rabu 10/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Triumph Motorcycle melalui distributornya di Indonesia, PT GAS Triumph Motorcycle, memasarkan dua unit Bonneville edisi terbatas yakni Bonneville T120 Ace Cafe dan Bonneville T120 diamond. Kedua motor edisi khusus ini dijual pada harga...
Selengkapnya

Vega Force Tampil Sporti

Rabu 10/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di jaman motor matik, motor jenis under bone atau bebek ternyata masih diminati oleh sebagian konsumen. Tidak heran kemudian pabrikan masih tetap memproduksi motor bebek kerena memang pasarnya masih ada. Bagi pecinta motot bebek, Yamaha...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Tira Persikabo Belum Terkalahkan

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

CIBINONG – Klub Tira Persikabo belum ter­kalahkan di Liga 1 Indonesia 2019 usai melumat juara musim lalu Persija Jakarta dengan skor telak 5-3 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (16/7). Gol-gol Tira Persikabo di­hadirkan oleh penyerang Loris Arnaud (9’), Osas Saha (22’, 64’), Muhammad Rifad Marasa­bessy (43’) dan penalti Ciro Alves Ferreira (59’).

Sementara tiga gol Persija diborong oleh penyerang Marko Simic pada menit ke-7, ke-33 dan ke-71.

Hasil itu membuat Tira Persikabo menja­di satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga 1 Indonesia 2019 dan kokoh di puncak klasemen sementara.

Pelatih Tira, Rahmad Darmawan sebelum­nya mengakui jika pertandingan menghada­pi Persija merupakan hal yang istimewa. Ke­menangan itu juga menghapus catatan buruk Tira atas Persija.

““Kalau bicara kenangan, banyak sekali. Saya juga pernah melatih di sana selama tiga kali. Saya selalu bangga pernah menjadi bagian dari klub besar seperti Persija dan juga jadi kebang­gaan bisa bertemu mereka,” papar RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan sebelum pertandin­gan.

Penyerang Tira Persikabo Ciro Alves tampil cemerlang memainkan peran penting dalam kemenangan timnya. Selain mencetak satu gol melalui titik penalti, Ciro Alves menorehkan dua assist yang dua kali dituntaskan menjadi gol oleh Osas Saha.

Bagi Persija, tampilnya Ciro Alves sebagai pemain yang merepotkan mereka sebenarnya sudah diperkirakan sejak awal. Sebelum laga, pelatih Persija, Julio Banuelos, mengaku timnya sudah tahu tentang kualitas Ciro Alves serta per­forma apiknya bersama Tira Persikabo.

“Kita menyadari Ciro Alves adalah pemain yang sangat bagus di depan. Yang saya tahu dia itu berasal dari Brasil dan sedang ada di masa yang bagus bersama Tira Persikabo,” ucap Julio. S-1

Tampilkan Semua

Ramsey Ingin Jejaki Charles di Juventus

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TURIN – Juventus mengenal­kan Aaron Ramsey Senin (15/7) waktu setempat. Gelandang asal Wales itu sepakat bergabung pada bulan Februari lalu dengan status bebas transfer, usai kontraknya dengan Arsenal berakhir Ramsey...
Selengkapnya

Emery Inginkan Dani Alves

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Pelatih Arsenal Unai Emery meminta mana­jemen klub memboyong Dani Alves pada bursa transfer mu­sim panas ini. Emery ingin “The Gunners” segera memberikan penawaran untuk bek sayap asal Brasil...
Selengkapnya

Barcelona Rekrut Abe

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BARCELONA – Barcelo­na mengumumkan pada hari Senin (15/7) waktu setempat bahwa mereka telah menyele­saikan penandatanganan kon­trak dengan pemain sayap muda asal Jepang Hiroki Abe dari klub J-League, Kashima...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Kisah Putri Gayatri Kunci Sejarah Majapahit

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Putri Rajapatni
Penulis : Putu Felisia
Penerbit : Lokamedia
Cetakan : Pertama, Juni 2019
ISBN : 978-602-5509-52-0

Bila dulu kita berpikir bahwa belajar sejarah itu membo­sankan, mungkin benar. Namun sekarang, belajar sejarah bisa lebih menyenangkan dan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui novel berlatar sejarah.

Buku Putri Rajapatni menceritakan perjalanan hidup Putri Gayatri, salah satu putri Kertanegara, Raja Singasari. Tak seperti saudarinya yang lain, Gayatri bisa dibilang putri nakal. Dia senang melanggar peraturan istana dan membuat repot banyak orang. Meski tak penurut, dia memiliki prin­sip kuat. Dari kenakalannya ini juga, diceritakan untuk pertama kalinya bertemu Raden Wijaya yang kelak menjadi suaminya.

Raden Wijaya sendiri adalah raja pertama Majapahit. Kisah berlanjut tatkala Gayatri memasuki masa de­wasa. Pemberontakan yang dipimpin Prabu Jayakatwang membuat Kertane­gara tewas. Singasari jatuh ke tangan Jayakatwang dan keluarga Gayatri berantakan. Gayatri berhasil lolos dan terpisah dari saudari-saudarinya.

Hidupnya nyaris tenang setelah itu. Namun, di tengah pengungsian bersama orang kepercayaan, Gayatri dikejutkan dengan kabar pendirian Desa Majapahit dipimpin Raden Wijaya, tepat di hutan tempatnya bersembunyi.

Meski sempat tak ingin diselamat­kan, Gayatri akhirnya memutuskan bergabung ke sebuah padepokan rekanan Raden Wijaya dan belajar banyak hal baru. Di saat yang sama, Raden Wijaya bersama para pengikut setianya tengah merencanakan pem­berontakan atas Jayakatwang.

Untuk melancarkan kudeta, Raden Wijaya merangkul orang Mongolia yang kebetulan tengah berlabuh. Perundingan kerja sama nyaris gagal sebelum Gayatri turun tangan dan menjanjikan sesuatu yang menarik pada Ike Mese, pimpinan orang Mon­golia itu. Berkat dukungan mereka, rombongan Raden Wijaya berhasil menang. Tak sampai di situ saja, mere­ka kemudian juga mengusir pasukan Mongolia. Majapahit pun berdiri.

Tentu saja, semua tak selesai sampai di sana. Intrik perebutan kekuasaan dan politik terus terjadi di istana. Di saat itu, Gayatri tak banyak membantu karena keadaannya sendiri di Istana Keputrian tak lebih baik.

Dari pernikahannya dengan Ra­den Wijaya, dia mendapat dua putri yang kelak salah satunya melahirkan keturunan besar Majapahit. “Pemim­pin yang baik adalah pemimpin yang bijaksana. Dia berbahagia saat rakyat bersukacita. Sementara itu, jika rakyat menderita, dia meneteskan air mata. Itulah pemimpin yang akan dipuja dan dikenang,” (halaman 166).

Gayatri digambarkan sebagai sosok dewi kebijaksanaan yang berhasil melahirkan pemimpin terbaik. Bukan hanya dari rahimnya sendiri, melain­kan juga dari kebijaksanaan dan budi pekerti serta akal yang terasah. Dia juga seorang penganut agama yang taat. Bahkan, Gayatri telah mencapai masa bhiksuni. Keturunan Gayatri yang terkenal adalah Hayam Wuruk yang kelak menyatukan Nusantara bersama Patih Gajah Mada.

Buku ini membuktikan bahwa belajar sejarah tak selalu membo­sankan. Malah, bisa sangat mengas­yikkan. Meski ada beberapa bagian yang didramatisasi, hal itu sama sekali tidak bertujuan untuk mengaburkan sejarah.

Satu hal yang dapat dipanuti dari kisah Putri Gayatri Rajapatni, perem­puan masih bisa berkiprah untuk memajukan masa depan kehidup­annya dan orang di sekitarnya, tanpa harus menunjukkan eksistensi. Salah satu caranya dengan melahirkan generasi terbaik, berbudi luhur, serta tetap menjadi ibu yang bertanggung jawab. Diresensi Siti Maisarah, Lulusan SMK Jurusan Teknik Infor

Tampilkan Semua

Hilangkan Perpeloncoan Siswa

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Duka menyelimuti keluarga siswa SMATaruna Palem­bang. Di tengah kegembiraan para orangtua di selu­ruh Tanah Air karena pada HariSenin (15/7) mereka mengantar putera puteri ke sekolah, sebab itu hari pertama sekolah setelah libur...
Selengkapnya

Jalan Remang Rekonsiliasi

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
oleh arif b rahman Penetapan Ko­misi Pemilihan Umum (KPU) pada pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019–2024 me­nandai berakhirnya tahapan penting...
Selengkapnya

Memahami Kandungan Gizi Makanan

Selasa 16/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Functional Food, Bunga Rampai Kumpulan Gizi PraktisPenulis : Drs Djoko Sutopo, MSPenerbit : Elex Media KomputindoCetakan : Pertama, Mei 2019Tebal : 150 halamanISBN : 978-602-04-9810-2 Sehat itu mahal. Jadi, semua harus selalu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Hepatitis A Bisa Sembuh dengan Istirahat

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kabar sekitar 1.000 warga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terjangkit hepatitis A menyeruak di tengah deraan musim kemarau. Bahkan, akhir Juni lalu, Bupati Pacitan Indartato menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah hepatitis A di wilayahnya. Sampai awal Juli, korban terjangkit mencapai 975 orang. Kabar ini cukup menggegerkan, tidak hanya di daerah Pacitan tapi juga di Jawa Timur, bahkan di Ibu Kota.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai kegegeran itu sebenarnya tidak perlu terjadi. Sebab, hepatitis merupakan penyakit akibat peradangan pada hati.

“Hepatitis A adalah penya­kit hepatitis paling ringan. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena Hepatitis A bisa sembuh sendiri, asalkan istirahat total,” kata Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dr. Achmad Yurianto.

Dampak Hepatitis A merupakan yang teringan dibanding hepatitis B, C, D dan E. Dari kelima hepati­tis, hepatitis B dan C yang bersifat kronis paling berbahaya karena dapat menimbulkan sirosis hati, kanker hati, sehingga menim­bulkan kematian.

Virus Hepatitis A yang dapat menular melalui makanan dan minuman. “Hepatitis A seperti seseorang yang sakit karena kera­cunan makanan. Virus ini memang menular melalui makanan dan minuman,” tambahnya.

Kemenk­es mengi­dentifikasi meluas­nya Hep­atitis A di Pacitan karena perilaku hidup ma­syarakat yang kurang bersih. Di antaranya berbagi peng­gu­naan alat makan saat bersamaan, serta meminum air isi ulang yang tidak terjamin higienitasnya dan tidak dimasak lebih dulu. Penularan seperti ini disebut penularan fecal-oral.

Kemenkes menyatakan hepa­titis disebabkan berbagai sebab, seperti bakteri, virus, proses au­toimun, obat-obatan, perlemakan, alkohol serta zat berbahaya lain­nya. Di kabupaten terjangkit telah dilakukan penyehatan lingkungan untuk mencegah penyebaran vi­rus Hepatitis A dengan pembagian lysol pada penderita dan keluarg­anya.

“Kami juga menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan sarana yang diperlukan untuk memberikan pelayanan pada penderita Hepatitis A, memperluas akses masyarakat terhadap per­awatan dan pengobatan dengan membuka Pos Kesehatan,” tambah Dirjen Pencegahan dan Pengen­dalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono.

Menteri Kesehatan Nila Moe­loek mengimbau masyarakat selalu menjaga kebersihan tubuh. Hal Ini penting guna mencegah penularan penyakit Hepatitis A yang tengah menjadi polemik di Indonesia. “Imbauan untuk masyarakat jaga kebersihan, sebelum makan cuci tangan dulu,” kata Nila.

Selain itu, Nila meminta ma­syarakat bekerja sama menjaga kebersihan lingkungannya. Sebab virus Hepatitis A diduga bisa menyebar lewat lingkungan yang kotor dan tidak bersih.

Tanda-tanda Hepatitis A

Kebanyakan penderita hepa­titis A menunjukkan gejala dan tanda demam, rasa lelah, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, mata berwarna kuning, dan urin berwarna seperti teh pekat. Masa inkubasi penyakit Hepatitis A dalam tubuh selama 15-50 hari (rata-rata 28 hari), sementara masa penyembuhannya sekitar 2 min­ggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari 2 minggu.

Tidak ada penanganan khusus untuk penyakit ini, karena pemu­lihannya hanya bergantung pada sistem kekebalan tubuh. Yang bisa dilakukan adalah langkah pengo­batan untuk meringankan gejala yang dialami, yaitu istirahat total, penggunaan obat pereda nyeri, demam, seperti parasetamol dan ibuprofen sesuai resep dokter, hindari makanan berlemak, dan makan dengan porsi sedikit.

Pencegahan hepatitis dengan menerapkan Perilaku Hidup Ber­sih dan Sehat . Di antaranya cuci tangan pakai sabun, penyediaan air bersih dan air minum yang cu­kup, serta penyediaan dan peman­faatan sarana higiene sanitasi.

Cara pencegahan sederhana bisa dilakukan mulai dari mencuci tangan dengan sabun sebelum memasak, makan dan setelah buang air besar. Selain itu juga selalu mencuci alat masak dan alat makan dengan air bersih.

Jaga selalu dapur dalam kondisi bersih dengan mengelola sampah padat dan cair dengan baik. Jangan sampai ada binatang dan serangga berada di ruangan ini.

Saat memasak, gunakan selalu air bersih. Bahan makanan juga harus dipilih dan dipilah dengan baik. Pilih bahan makanan yang segar, proses memasak yang benar dan baik, cuci buah dan sayur dengan baik, tidak menggunakan bahan makanan yang sudah kada­luwarsa.

Aturan memasak pun harus ditaati, yakni masak makanan hingga matang, terutama daging sapi, ayam, telur, seafood. Jangan lupa memisahkan bahan makanan matang dan mentah dengan menggunakan alat dapur dan alat makan yang berbeda, serta simpan di tempat berbeda.

Jika ada anggota keluarga terjangkit Hepatitis A, seharusnya alat makan yang ia gunakan tidak digunakan bersama dengan orang yang sehat. Makan juga harus disimpan pada suhu aman, jangan simpan makanan matang di suhu ruangan terlalu lama.

Untuk makanan yang hendak disimpan, masukkan lemari es, dan sebelum dihidangkan, pan­askan sampai lebih dari 60°C. Na­mun, saran terbaik untuk makanan yang sehat, jangan terlalu lama disimpan di lemari es.

Saran berikutnya jangan men­gonsumsi makanan dan minuman kotor dan berjamur. Yang terakhir, selalu menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan dan pribadi. yok/R-1

Mengenal Infeksi Virus Hepatitis A

Akademisi dan prak­tisi kesehatan, Prof Ari F Syam, menjelaskan infeksi hepatitis A merupakan infeksi yang endemis di masyarakat. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui mengenai penyakit hepatitis A.

  • Hepatitis A adalah infeksi or­gan hati yang disebabkan virus Hepatitis A, ditularkan melalui makanan dan minuman, dan kontak langsung. Selain itu hubungan seksual juga bisa menjadi penyebab tertular hepatitis A jika melakukan sek­sual secara anal atau oral.
  • Kasus Hepatitis A yang menye­babkan KLB biasanya ber­hubungan dengan makanan atau minuman yang tercemar. Karena sebenarnya tidak mudah untuk tertular dari satu orang ke orang lain yang hanya bertemu di kampus.
  • Pasien dengan Hepatitis A biasanya datang sudah kun­ing dan BAK seperti air teh. Gejala yang timbul bisa ringan sampai berat bahkan jika terjadi hepatitis fulminan akibat virus hepatitis A ini dapat menye­babkan kematian. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar bilirubin dan peningkatan yang tinggi dari SGOT dan SGPT. Pemer­iksaan antibodi terhadap virus hepatitis A (anti HAV) yang memastikan bahwa seseorang tersebut terjangkit infeksi hepa­titis A.
  • Masa inkubasi yaitu masa ma­suknya penyakit sampai timbul gejala berlangsung antara 2-6 minggu. Penyakit ini bisa sembuh total dan yang penting pasien harus istirahat total.
  • Hepatitis virus A tidak bisa menjadi Hepatitis B. Karena memang virus penyebabnya berbeda. Oleh karena itu kalau pernah divaksinasi Hepatitis B tidak berarti sudah terlindungi dari infeksi virus Hepatitis A. Tetapi bisa saja dalam satu kasus pasien mengalami 2 ma­cam infeksi yaitu infeksi virus B dan hepatitis virus A. Vaksinasi Hepatitis A sebaiknya diberikan bagi orang yang memang akan berkunjung pada daerah yang sedang terjangkit KLB atau wa­bah 2 minggu sebelum berada di lokasi terjadinya KLB. dari berbagai sumber/yok/R-1

 

Tampilkan Semua

Kaya Rasa Resep Nasi Goreng

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Nasi goreng Indonesia termasuk dalam makanan popular di dunia. Nasi goreng sangat terkenal di Indonesia. Namun, tidak hanya di Indonesia. Nasi goreng atau nasgor sudah sangat populer di dunia. Di beberapa negara di Asia bahkan di...
Selengkapnya

Bring The Soul: The Movie dari BTS Tayang Mulai 7 Agustus

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Film Bring The Soul The Movie adalah film ketiga dari BTS setelah perilisan Burn the Stage the Movie pada 2018 dengan pendapatan box of­fice sebesar 18,5 juta dollar AS. Film ini menjadikan­nya sebagai film event di bioskop...
Selengkapnya

Jason Ranti Banyak Bercanda saat Syuting

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertama kali berakting di film layar lebar, Jason Ranti merasa suasana syuting film "Koboy Kam­pus" sangat menyenangkan. Penyanyi yang akrab disapa Jeje itu mengaku malah banyak bercanda dengan sutradara dan para pemain...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Indonesia Berkebaya

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Perdagangan Orang

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Batik Bogor

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Revitalisasi Pasar

Rabu 17/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Program Studi Favorit Dianggap Lebih Menjanjikan

Selasa 16/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Terdapat program studi atau prodi-prodi favorit dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini.

 

Dari bidang sains dan teknologi prodi-prodi yang paling banyak dim­inati peserta yaitu prodi Kedokteran, dan Agroteknologi. Sedangkan bidang Sosial Humanio­ra prodi-prodi favorit yaitu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Manajemen. Padahal perkembangan dunia kerja sudah jauh lebih dinamis. Bahkan, terdapat prodi-prodi baru untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Untuk mengupas fenomena tersebut, Koran Jakarta mewawa­ncarai Direktur Jenderal Pem­belajaran dan kemahasiswaan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek­dikti), Ismunandar. Berikut petikan wawancaranya.

Mengapa beberapa prodi menjadi favorit, khususnya dalam SBMPTN tahun ini?

Nampaknya masyarakat melihat bahwa prodi tersebut menjanjikan dan setelah lulus akan mudah mendapatkan pekerjaan serta di­hargai dengan gaji tinggi. Selain itu, prodi-prodi favorit memang memi­liki fasilitas, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang bagus.

Bagaimana kesiapan prodi-prodi favorit ini dalam hubungan­nya dengan dunia kerja?

Prodi-prodi favorit selalu memberi wawasan industri dan dunia kerja kepada mahasiswanya dan terintegrasi dengan kurikulum dan perkuliahan yang diberikan. Biasanya mereka memiliki sistem penjaminan mutu yang baik dan memiliki kerja sama dengan lemba­ga-lembaga dalam dan luar negeri sehingga para lulusannya memiliki Surat Keterangan Pendamping Ijazah yang memetakan keunggulan masing-masing lulusan.

Dari segi dosen?

Dosen-dosen prodi favorit juga selalu mengembangkan ilmu dengan melanjutkan pendidikan formal dan infor­mal. Hal lainnya, prodi favorit juga mengikutsertakan dosen-dosen tamu atau staf industri dijadikan dosen tidak tetap.

Beberapa prodi favorit, misalnya, mengalami fenomena jumlah lulusan lebih banyak dari ketersediaan lapangan kerja. Terkait itu bagaimana?

Untuk kedokteran, Kemenristek­dikti dan Kementerian Kesehatan selalu berkoordinasi erat, kuota mahasiswa baru per prodi Kedok­teran telah lama diterapkan. Kini sedang dalam kajian aturan kuota untuk program Kependidikan.

Memungkinkan juga untuk dilakukan pengurangan kuota. Kalau mengambil contoh di prodi Kedokteran ada beberapa krite­ria yang mempengaruhi pengurangan kuota seperti akreditasi institusi/prodi, rasio dosen, dan mahasiswa, ketersediaan fasilitas (Rumah Sakit Pendidikan), dan kelululusan ma­hasiswanya.

Beberapa perguruan tinggi membuka prodi baru. Apakah perkembangan dunia kerja?

Pertimbangan pembukaan prodi baru oleh perguruan tinggi salah satunya adalah kebutuhan kompe­tensi di dunia kerja, misalnya dengan pertumbuhan industri baru di daerah maka perlu juga memenuhi kebutuhan industri lokal dan juga meningkatkan kompetensi SDM putra daerah.

Prodi-prodi lain bagaimana?

Umumnya perguruan tinggi dan prodi-prodinya melakukan inovasi dalam kandungan kurikulum dan pendekatan pembelajaran ber­dasarkan perkembangan dinamis di dunia kerja.

Untuk prodi-prodi yang tidak favorit bagaimana peluangnya dalam dunia kerja sekarang?

Pada prinsipnya setiap memiliki potensi strategis, masing-masing pengelola prodi strategis memiliki ki­at-kiat spesifik. Sebagai contoh prodi Sastra Nusantara mempunyai kiat dengan pembekalan Bahasa Inggris dan kemampuan berkesenian, maka lulusan dapat diserap di kedutaan-kedutaan Indonesia di luar negeri.

Apakah adanya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mem­pengaruhi peta prodi favorit di Indonesia?

Perubahan orientasi pendaf­tar SBMPTN, yaitu prodi di PTN menengah banyak diminati oleh sebagian besar peserta yang me­miliki nilai menengah dan terjadi penurunan jumlah pendaftar di prodi favorit. Peserta yang nilainya tinggi saja yang mendaftar di prodi favorit. aden ma’ruf/AR-3

Tampilkan Semua

Akan Ada Pertemuan Lanjutan Jokowi-Prabowo

Senin 15/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto, dua tokoh yang bersaing dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 akhirnya terlaksana. Pertemuan Jokowi dan Prabowo digelar sangat unik, yakni di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT), Lebak Bulus,...
Selengkapnya

Antisipasi Kekeringan Telah Dilakukan

Sabtu 13/7/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini soal musim kemarau tahun 2019 yang lebih lama dari biasanya. Kondisi ini tentunya mengancam ketahanan air di sejumlah wilayah.   Untuk membahas...
Selengkapnya

Dikotomi Tua-Muda untuk Posisi Menteri Kabinet Tidak Relevan

Jumat 12/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk kali kedua, Presiden Joko Widodo akan menyusun formasi kabinetnya setelah memenangkan Pilpres 2019. Sempat menjadi wacana perlunya menteri berusia muda di kabinet mendatang. Polemik tua dan muda pun jadi diskursus belakangan ini. ...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Yenti Garnasih

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) pada Kamis (11/7) menyatakan dari total 376 pendaftar Capim KPK 2019-2023, sebanyak 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi.

Tingginya partisipasi masyarakat yang mendaftar, tidak lepas dari sepak terjang sembilan anggota Pansel Capim KPK yang secara masif berkunjung ke berbagai instansi. Mereka menyosialisasikan dan mendorong agar banyak warga bersedia mendaftarkan diri.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan jajaran Pansel Capim KPK, wartawan Koran Jakarta, Yolanda Permata Putri Syahtanjung, Muhammad Umar Fadloli, dan Eko Nugroho berkesempatan mewawancarai Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih, dalam beberapa kesempatan terpisah, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Kenapa banyak yang enggak lolos seleksi administrasi?

Sesuai UU kita kan seleksi administrasi. Kami melihat berkas lengkap atau tidak, syarat-syarat dan berkas harus sesuai format yang kami berikan, dan ada bebearpa yang tidak menggunakan format itu. Kalau pun berkas lengkap ada masalah substansinya dalam berkas tersebut antara lain yang paling penting umur 40-65 tahun, tapi ada yang kurang dari 40, ada yang lebih dari 65 lalu berkaitan riwayat pekerjaan yaitu 15 tahun dalam bidang hukum, perbankan, ekonomi, keuangan. Yang paling substansi.

Setelah itu, proses apa yang akan dijalani 192 Capim yang lolos?

Dari 192 orang yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya yakni uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan naskah pada Kamis 18 Juli 2019 di Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan.

Formatnya seperti apa?

Setelah ini selesai, kami akan mengundang rapat dengan Pemred (pemimpin redaksi) karena sudah atur jadwalnya. Pada 30 Agustus, insya Allah bisa tercapai selesai.

Melibatkan media?

Itu ide dari media untuk transparansi sebanyak mungkin kita berikan supaya bisa dilakukan. Formatnya tergantung media tapi kami beri rambu-rambu bahwa ini selection, bukan election.

Apakah ada ketentuan lain kepada Capim setelah dinyatakan lolos dan terpilih komisioner nantinya?

Dalam persyaratan di awal, antara lain memberikan surat perrnyataan termasuk yang tidak memberikan surat pernyataan, gugur. Surat pernyataan bila nanti terpilih sebagai komisioner bersedia meninggalkan jabatan sebelumnya dan menyerahkan LHKPN.

Bagaimana menyeleksi para Capim selanjutnya?

Selain dilihat rekam jejak, kami lihat psikotes dan profile assesment. Kami serahkan kepada ahlinya. Kalau track record nanti ditanya. Kami punya tim yang tanyakan bagaimana keseharian dia.

Tidak masalah kalau masih terikat dengan instansi lain?

Tidak masalah. Ini pasti judulnya polisi, karena jaksa nggak ada. Pak Ruki bagus, penyidiknya juga dari polisi semua. Jangan lupa, yang pertama itu penyidiknya polisi semua. Jadi itu kembali ke orangnya. Jangan instansinya karena UU tidak melarang. Kalau sekarang polisi nggak boleh, malah kena UU. KPK adalah lembaga penegakan hukum. Kalau ada penegak hukum bagus akan lebih bagus lagi.

Setelah itu, kami lihat nanti yang paling baik bagi Indonesia ke depan berkaitan dengan pemberantasan korupsi. Kami harap di tahun 2025, di Stranas kalau nggak salah di angka 60 indeks persepsinya. Sekarang baru 38. Yang lain bisa 90, ada yang 100 bahkan (negara lain). Saya berpikir, kita yang logis saja. Tidak terlalu emosional dan substansial jangan lemah. Kita semoga dapat orang-orang terbaik dengan rekam jejak bagus dan akhirnya dapat 10 nama terbagus.

Idealnya harus ada jaksa dan polisi?

Ya, kalau memang dia memenuhi persyaratan, dia berhak. Gitu saja. Sepanjang dia penuhi syarat dan tes lolos, ya dia berhak. Pertanyaannya, ya kami nggak bisa membedakan. Kalau jaksa segini, polisi harus begini. Komponen nilai sudah ada.

Dari para calon yang mendaftar apakah sudah cukup kapasitasnya?

Itu yang mau dirapatkan. Yang jelas, UU mengatakan komisioner harus terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. Unsur pemerintah, termasuk penegak hukum. Dari unsur pemerintah harus kombinasi dua hal, yaitu harus paham betul hukum acara pidana. Dia harus memahami hukum acaranya, baik dari KUHP maupun UU tentang KPK.

Seorang calon harus paham kombinasi ini dan paham masalah keuangan negara, masalah pengadaan, dan sebagainya. Yang paling penting, sekarang harus ada komponen yang memahami betul mengenai organisasi internal KPK atau memahami manajerial organisasi. Kalau menurut media ada sedikit masalah di dalam dan menurut kami meskipun sedikit, itu bahaya. Bagaimana mau fokus memberantas korupsi keluar, tapi di dalamnya sendiri repot.

KPK itu lembaga milik seluruh rakyat Indonesia yang mempunyai semangat untuk memberantas korupsi. Jadi KPK harus bersih. Pemberantasan dan pencegahan korupsi kemudian koordinasi supervisi dan monitoring itu mereka harus tahu betul. Dia harus bisa mengayomi dan punya wisdom.

Mereka juga harus paham upaya pencegahan korupsi?

Di satu sisi, kami juga harus melihat pentingnya pembangunan ekonomi, dalam artian, mereka tahu bagaimana memunculkan upaya-upaya pencegahan. Dari pendidikan misalnya pencegahannya harus muncul yaitu nanti harus ada masukan-masukan berkaitan dengan penguatan sistem. Misalnya, perizinan tidak boleh face to face. Harus ada penyederhanaan perizinan. Hal-hal yang seperti ini juga harus menjadi upaya pencegahan dan harus dikedepankan.

Dalam penindakan masih banyak kelemahan. Kita punya 18 kasus besar yang masih terkatung-katung dan ada beberapa tersangka yang masih tetap tersangka padahal sudah sekian tahun. Kasihan yang bersangkutan, bisa juga kasihan negara.

Kemudian, tindak pidana pencucian uang (TPPU) sangat lemah. Sekarang dari 300 kasus, hanya 15 yang kena TPPU. Artinya, paradigma hanya memenjara dengan UU tentang Korupsi, tapi tidak ada paradigma bagaimana mengoptimalkan uang milik mereka yang di penjara, diambil semua hasil korupsinya. Pelacakan tidak dikuatkan. Jadi, kami akan mencari orang yang mempunyai visi dan memahami betul bagaimana menerapkan UU tentang TPPU bersama dengan UU tentang Korupsi sedini mungkin.

Kalau ditunda-tunda seperti sekarang, kenyataannya hanya fokus pada korupsi maka uangnya akan hilang. Uang negara akan hilang. Mungkin ini juga berdampak kepada yang di penjara-penjara itu masih banyak uangnya bahkan uang itu nanti berbentuk dollar bisa untuk pendanaan kampanyenya. Mungkin bisa saja berkaitan dengan penyuapan kepada kepala Lapas.

Harus didalami narapidana yang menyuap kepala Lapas itu uang apa?

Kalau uang korupsi lagi, berarti seharusnya memakai TPPU. Jadi uang yang belum dirampas itu di mana. Apakah ada di istrinya, di anaknya, atau di luar negeri. Jadi, pakai TPPU untuk ambil. Jadi paradigma harus ke sana

. Jadi, jangan hanya mau penjara. Paling penjaranya hanya dua tahun dan uang pun masih disimpan. Kita butuh uang hasil korupsi, baik di dalam negeri maupun luar negeri ditarik semua dengan pendekatan dilakukan oleh KPK. Namun, ini sekarang masih sangat lemah.

Bagaimana dengan pencegahan korupsi?

Banyak yang harus dilakukan. Kalau kita akan memberantas dan mencegah korupsi maka seharusnya DPR juga memikirkan sinergi atau harmoni dengan UU tentang Pilkada, Pileg, dan Pilpres. Itu harus harmonis, kalau tidak kita akan sulit. Semua harus mendukung, bagaimana UU, sistem dari eksekutif, sistem di rekrutmen yang lain yang masih memungkinkan mereka untuk korupsi.

Kita harus bikin sistem bukan karena dipidana berat, kemudian dia takut korupsi. Bagaimana pidana yang berat itu juga membuat orang lain tidak berani korupsi. Memang sistem dibangun sehingga mereka tidak bisa korupsi. Ini yang harusnya dipikirkan. Itu pekerjaan rumah (PR) kita semua.

PR pemerintah dan DPR. Kalau sudah menjadi kasus, tugas yudikatif. Jadi sebelumnya penegakan hukum melalui yudikatif ini penting dengan dibarengi langkah-langkah eksekutif dan legislatif. Kalau hanya diserahkan kepada yudikatif saja, ya kita hanya sudah terlanjur terjadi. Harusnya kan pencegahan. Pencegahan ini sangat penting, baik dari sisi UU maupun penegakan hukumnya.

Bagaimana kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT)?

Kalau BNPT sudah sangat ramai dibicarakan. Kami tidak mau kecolongan, komisionernya itu mempunyai atau terafiliasi dengan paham radikal. Lalu, jangan-jangan di belakangnya supporting itu. Hal ini kami serahkan kepada BNPT. Kami tidak mau yang mendaftar itu di belakangnya yang support berkaitan dengan narkotika atau bahkan pendanaan terorisme.

Ini yang bahaya sekali. Menurut saya, di satu sisi korupsi digenjot diberantas, tapi di sisi lain kita lihat UU perpolitikan yang kita dorong juga untuk pencegahan. Itu penting, sinergi. Selain itu juga jangan terlalu leluasa, sudah tersangka masih boleh mendaftarkan.

Baru keluar dari narapidana, masih boleh mendaftarkan. Kemudian pendanaan kampanye hanya lebih difokuskan jumlahnya saja, tidak difokuskan sumbernya dari mana. Meskipun ada di dalam UU, sumbangan kampanye yang 7,5 miliar rupiah dan 25 miliar rupiah kalau corporate kalau tidak salah. Tidak pernah ada mekanisme yang mendalam bahwa sumbangan dana kampanye ini tidak terkait dengan hasil korupsi.

Apa yang diharapkan dari BNPT?

Kerja samanya berkaitan tracking. Secara garis besar disampaikan, jangankan untuk memilih setingkat komisioner KPK, untuk pemilihan jajaran di perguruan tinggi juga sudah dilakukan untuk mengantisipasi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi atau melihat dan membaca situasi yang ada pada dinamika di Indonesia karena sejak awal pansel berkepentingan calonnya tidak terindikasi paham radikal.

Pansel Capim KPK juga mendatangi Badan Narkotika Nasional (BNN). Kerja sama apa yang dilakukan Pansel dengan BNN?

Kami menggandeng BNN agar jangan sampai komisioner yang terpilih ternyata terlibat dengan jaringan peredaran gelap, TPPU terkait narkotika atau bahkan penyalahgunaan narkotika. Kerja sama dengan BNN, bukan hanya untuk mengetahui apakah Capim KPK merupakan pengguna narkotika dan obat berbahaya, namun lebih dari itu.

Barangkali nanti ada catatan-catatan bahwa yang mendaftar ini, ada namanya terlibat dalam sindikat narkotika. Ini penting. Di beberapa negara, hal itu sangat mungkin dalam pemilihan apa pun. Orang yang terpilih itu, ternyata yang mem-backing adalah kartel-kartel narkoba.

Pansel Capim KPK bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ada pesan khusus dari Presiden?

Presiden Joko Widodo meminta kepada kami untuk mengemban amanah dengan baik, menghasilkan komisioner KPK yang baik. Bagaimanapun peran pimpinan KPK sangat penting. Presiden sangat memahami dan mengikuti dinamika yang ada. Yang paling penting, Presiden menyerahkan sepenuhnya kepada pansel.

Ketika bertemu dengan Komisioner KPK, apa saja yang dibahas?

Masukan-masukan berkaitan dengan kinerja KPK dan yang diharapkan pimpinan KPK untuk empat tahun ke depan. Kami berbicara kendalanya apa, keberhasilannya apa. Kendala dan keberhasilannya seperti apa selama ini, dan akan ditingkatkan empat tahun kemudian. Kedua, kami minta bantuan untuk tracking rekam jejak. 

N-3

Tampilkan Semua

Peneliti Kembangkan Pembersih dari Spons Kayu

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tumpahan minyak dan limbah industri dapat mencemari air dengan zat minyaknya. Meskipun benar bahwa minyak dan air tidak bercampur, namun memisahkan dan memulihkan setiap komponen minyak dari ini tetap masih menjadi tantangan tersendiri....
Selengkapnya

Lithium Metal, Andal untuk Mobil Listrik

Sabtu 13/7/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi baterai logam yang lebih kuat dan stabil yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Ilmuwan dari Penn State University, Amerika Serikat, merilis temuan baru bahwa baterai lithium metal yang lebih tahan lama, lebih cepat,...
Selengkapnya

Belajar Bahasa Asing di D’Ling

Sabtu 13/7/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengajar di D’Ling bersifat sukarela. Komunitas hanya memberikan uang transport dan jajan ala kadarnya. Keinginan anak muda untuk mampu ‘cas cis cus’ berbahasa asing kadang terbentur biaya les yang tergolong mahal atau...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta