Koran Jakarta | February 22 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Tinggalkan Sumber Energi Kotor, Beralih ke EBT

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
>>Mahasiswa tolak pembangunan PLTU batu bara di Bali karena bahayakan lingkungan.

>> Sangat aneh jika pemerintah ngotot menggunakan energi batu bara yang kotor dan mahal.

>>Mahasiswa tolak pembangunan PLTU batu bara di Bali karena bahayakan lingkungan.>> Sangat aneh jika pemerintah ngotot menggunakan energi batu bara yang kotor dan mahal. JAKARTA...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Lahan Gambut Kembali Terbakar

Kamis 22/2/2018 | 00:05
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Bupati Rita Widyasari Didakwa Terima Suap Rp6 Miliar

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, didakwa menerima suap enam miliar rupiah dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun, sebagai imbalan atas pemberian izin lokasi perkebunan...
Selengkapnya

Dua Korban Proyek Tol Becakayu Patah Tulang

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Cetakan konstruksi bekisting pier head Tol Becakayu melorot, dan cor- coran semennya jatuh. JAKARTA - Dokter Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Praharmaniati, mengatakan dua dari enam korban ambruknya bekisting pier head Tol...
Selengkapnya

Presiden Minta Para Ulama Berikan Kesejukan

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kepada para ulama dan habaib agar ikut memberikan tausyiah maupun ceramah yang sejuk kepada umat sehingga kondisi menjadi tenang, terutama di daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Arinal Lepas 8 Calon Jemaah Umroh

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Bandar Lampung – Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi beserta istri, Riana Sari, melepas keberangkatan delapan orang peserta (jemaah) umroh di Hotel Branti Indah, Branti, Natar, Lampung Selatan, Selasa (20/2).

Delapan peserta umroh itu, merupakan warga Lampung yang beruntung mendapat undian hadiah utama dari empat kali kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Jaringan Arinal Berkarya (JAYA).

Dalam sambutannya, Riana Sari mengatakan bahwa umroh yang diterima kedelapan jemaah merupakan rizki dari Allah. ”Ini merupakan rahmat yang Allah berikan kepada bapak dan ibu melalui pak Arinal,” ujar Riana.

Riana berpesan, agar para peserta umroh menjaga kesehatannya selama perjalanan Umroh, di Mekkah. “Pesan kami yang pertama, jaga kesehatan. Jangan lupa makan dan istirahat yang cukup,” terangnya.

Kedepannya, dia berharap agar para jemaah terus menjalin silaturahmi dengan keluarganya. ”Insya Allah hubungan kita kedepannya akan lebih baik lagi,” ujarnya. Selain itu, Riana meminta doa dari para jemaah agar Arinal dan wakilnya Chusnunia (Nunik) dimudahkan segala urusannya.

”Saya titip doa, semoga pak Arinal dan Bu Nunik diberi kesehatan dan hajatnya dikabulkan,” harapnya. Di sela-sela percakapan dengan para peserta Umroh, Arinal sempat mengatakan agar kedelapan jamaah saling bantu - membantu saat dalam perjalan Umroh nantinya.

”Saling jaga bu, pak. Kita kan berangkatnya bareng-bareng, jadi saling memperhatikanlah satu sama lainnya,” ucap Arinal kepada kedelapan jamaah. Kedelapan peserta umroh yang beruntung tersebut,

Adrik Gunawan 40 tahun dan Istri Risdayanti 39 tahun warga Krui, Jamalluddin 29 tahun dan Istri Aminah 25 tahun warga Pajar Bulan,

Lampung Barat, Mat Duli 49 tahun dan ibundanya Inda Wajamar 72 tahun warga Kotabumi, Imam Nawawi 50 tahun dan Istri Mutoharoh 45 tahun warga Gunung Labuhan, Waykanan. sur/AR-3

Tampilkan Semua

KPU Keluhkan Sejumlah Kendala

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menghadapi hajat besar Pilkada serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019, Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara masih menghadapi berbagai keterbatasan.   Jakarta – Dalam Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pilkada Serentak...
Selengkapnya

Calon Kepala Daerah Diingatkan Hindari Korupsi

Senin 19/2/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
KPK dan Polri ingin pesta demokrasi tahun ini berjalan baik dan tidak dikotori dengan korupsi. Ini penting agar pilkada mendapatkan pemimpin daerah yang berkualitas, berintegritas, dan mumpuni. JAKARTA – Komisi Pemberantasan...
Selengkapnya

Tidore Kepulauan Serius Kembangkan Sektor Pariwisata

Senin 19/2/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tidore menjadi daerah yang dikaruniai berkah kekayaan alam maupun bahari. Wilayah yang berada di Maluku Utara ini memiliki laut biru penuh biota dan nilai sejarahnya sebagai daerah rempah-rempah di masa penjajahan. Daerah yang belum...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Ibu Majikan Adelina Terancam Hukuman Mati

Kamis 22/2/2018 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font

Kuala Lumpur – Ibu majikan tenaga kerja Indonesia (TKI), Adelina, S Ambika, 59 tahun, didakwa oleh jaksa melakukan pembunuhan. Dia terancam hukuman mati jika nanti dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Bukit Mertajam, Malaysia. Sementara majikan Adelina, R Jayavartiny, 32 tahun, didakwa melanggar Undang-undang Imigrasi.

Dua wanita Malaysia ini mulai di sidang dan diadili di Pengadilan Bukit Mertajam, Malaysia, Rabu (21/2) pukul 13.50 waktu setempat, dengan pengawalan ketat. Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (21/2), Ambika dijerat dakwaan pembunuhan sesuai Pasal 302 Undang-Undang Pidana Malaysia.

Ambika menganggukkan kepala tanda memahami dakwaan itu, namun dia tidak memberikan pembelaannya. Sementara itu, Jayavartiny yang merupakan majikan Adelina, dijerat dakwaan mempekerjakan warga negara asing secara ilegal. Jayavartiny tetap mempekerjakan Adelina meskipun mengetahui Adelina tidak memiliki izin kerja yang valid.

Jika dinyatakan bersalah melanggar dakwaan yang diatur Pasal 55B Undang-Undang Imigrasi ini, Jayavartiny terancam hukuman denda antara 10 ribu–50 ribu ringgit atau hukuman penjara tidak lebih dari 12 bulan, atau kombinasi kedua hukuman itu. Tindak pidana kedua wanita itu dilakukan di rumah mereka di Taman Kota Permai, antara Maret 2017 hingga 10 Februari 2018.

Untuk dakwaan pembunuhan terhadap Adelina yang dijeratkan kepada Ambika, jaksa menyebutnya terjadi di tempat yang sama pada 10 Februari sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Adelina meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam pada 11 Februari lalu, sehari setelah diselamatkan dari rumah majikannya.

Laporan post-mortem yang dirilis Kepolisian Malaysia menyebut penyebab kematiannya adalah kegagalan sejumlah organ tubuh yang dipicu anemia parah. Pakar patologi, Dr Amir Saad Abdul Rahim, yang melakukan post-mortem menyebut penyebab kematian menunjukkan ada kemungkinan besar bahwa Adelina telah ditelantarkan.

Adelina ditemukan dengan luka-luka di wajah dan tubuhnya. Dia juga dilaporkan nyaris dua bulan tidur di beranda bersama anjing peliharaan majikannya. Saudara laki-laki majikan Adelina sempat ditangkap polisi, namun kemudian dibebaskan setelah membayar jaminan. Dia akan tampil dalam sidang sebagai saksi. Hakim Muhamd Anas Mahadzir menetapkan sidang selanjutnya akan digelar pada 19 April mendatang. 

 

Afp/P-4

Tampilkan Semua

Pemberontak Ancam Duduki Kota Lain di Filipina

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANILA – Pemimpin kelompok pemberontak Muslim di Filipina, pada Selasa (20/2) mewanti-wanti bahwa kelompok yang loyal dengan Islamic State (ISIS) telah mempersenjatai diri dan mendapat sokongan dana dan mereka bisa kembali...
Selengkapnya

AS-Korsel Lanjutkan Latihan Militer

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
AS dan Korsel menyatakan akan menggelar latihan militer gabungan sebelum April. Rencana itu dikecam Korut dengan menyatakan latihan militer gabungan itu mengancam upaya rekonsiliasi. SEOUL – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan...
Selengkapnya

Sony Kembangkan Kecerdasan Buatan bagi Taksi

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Perusahaan elektronik raksasa Sony, pada Selasa (20/2) mengumumkan rencana untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan bagi sistem pemesanan sejumlah perusahaan taksi di Jepang. “Rencana usaha patungan ini akan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

HKEX Kembali Dibuka

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Gubernur Hong Kong, Carrie Lam(kanan) dan Kepala Bursa Efek Hong Kong (HKEX), CK Chow memukul gong tanda dibukanya kembali perdagangan setelah sepekan libur merayakan Tahun Baru Imlek di Hong Kong, Selasa (20/2). Hari pertama perdagangan, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,78 persen.

Tampilkan Semua

Produksi Garmen

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pekerja menyelesaikan produksi pakaian jadi di pabrik olahan pakaian jadi C59, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/2). Pemerintah mencatat produk olahan pakaian jadi menyumbang ekpor sebesar 90 triliun rupiah dari total nilain ekspor 125...
Selengkapnya

Membuat Miniatur Mobil

Rabu 21/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perajin membuat miniatur mobil berbahan kayu pinus di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (20/2). Miniatur mobil yang dijual seharga 150 ribu rupiah hingga 750 ribu rupiah tergantung ukuran dan desain tersebut dipasarkan secara...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Kota Batu Terus Kreatif Mengembangkan Wisata Desa

Senin 12/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Batu, Jawa Timur, yang terletak di lereng Gunung Panderman, dikenal sebagai salah satu kota wisata di Indonesia dengan beragam potensi keindahan alam. Kekaguman bangsa Belanda terhadap keindahan alam Batu membuat daerah berhawa sejuk itu diberi julu­kan De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa.

Sebagai bagian dari ke­satuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya, sebagian besar keadaan topografi Batu didominasi kawasan dataran tinggi dan perbukitan yang berlembah-lembah. Tanahnya yang subur membuat wilayah tersebut tak hanya menonjol dari sektor pariwisata, namun juga maju di bidang pertanian sayur dan buah-buahan.

Oleh karena itu, pereko­nomian kawasan agropolitan ini banyak ditunjang dari sektor pariwisata dan perta­nian. Pembangunan berbagai wahana wisata yang pesat, membuat sebagian besar pertumbuhan PDB Kota Batu ditunjang dari sektor tersebut. Sementara bidang pertanian, Batu merupakan salah satu daerah penghasil apel terbesar di Indonesia sehingga juga dijuluki sebagai Kota Apel.

Untuk mengetahui berbagai upaya yang telah dan akan di­lakukan untuk mengembang­kan kawasan agropolitan Batu melalui sektor pariwisata dan pertanian, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, di Batu, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Batu terus mengembang­kan sektor pariwisata, pro­gram apa yang Anda laku­kuan untuk tahun ini?

Kota Wisata Batu, begitu kami selalu menyebutnya se­bagai branding. Masyarakat sebagai bagian yang paling penting, didorong menjadi tuan rumah yang baik, seka­ligus bisa meman­faatkannya menjadi sumber penghasilan. Ber­beda dengan pihak swasta yang membuka berbagai wahana baru, yang sifatnya lebih modern, tahun ini kami konsentrasi pada pe­ngembangan wisata.

Program kami, ba­gaimana caranya agar desa-desa di Batu punya ciri khas yang dikem­bangkan sesuai potensi masing-masing. Sekarang sudah mulai ada be­berapa tempat di desa yang dikelola oleh masyarakat setempat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Namun, itu belum merata di semua desa ada.

Sudah ada berapa desa yang mulai mengembang­kan?

Batu hanya terdiri dari tiga kecamatan, semua sudah mulai ada. Namun memang desanya baru sekitar lima dari 24 desa yang ada di Batu. Kami ingin nantinya di setiap desa ada.

Seperti apa konsep wisata desa yang sudah berjalan?

Kebanyakan berkonsep alam dengan berbagai spot foto yang unik. Ada juga yang bertema dirgantara seperti paralayang serta wisata per­tanian seperti petik apel dan komoditas buah lain.

Bagaimana dukungan Pemkot Batu?

Selain dana desa dari pusat, ada ban­tuan dana desa dari Pemkot Batu. Dana desa itu yang diharapkan bisa untuk mengembangkan desa agar punya tujuan wisata unggulan sesuai potensi masing-masing.

Dananya digunakan untuk apa saja?

Infrastruktur sudah pasti, tapi itu sudah lebih banyak dari pusat. Yang dari Pem­kot lebih diharapkan untuk mengembangkan objek wisa­tanya. Dana desa Pemkot Batu digunakan untuk mem-back up dana dari pusat. Seperti promosi, pengembangan dan pelatihan SDM, serta pe­nguatan objeknya.

Target kunjungan wisatawan?

Kalau tahun 2015 sudah mencapai 4,4 juta wisatawan, tahun 2018 kami harapkan mampu menembus 5 juta orang. Untuk mencapainya, yang sedang menjadi concern kami adalah infrastruktur untuk mencapai Batu belum mencukupi. Dengan angka kunjungan 4 juta, macetnya sudah seperti itu.

Apa yang diharapkan?

Jalan tembus alternatif. Proyek jalan tembus Pasuru­an-Batu, sepertinya tidak jadi. Nanti akan ada tol dari Pandaan sampai Karangploso (Kabupaten Malang). Nah, dari Karangploso ke Batu yang harus kami pikirkan. Saya akan komunikasi dengan Kabupaten Malang, untuk membangun akses jalan ke Batu.

Batu ini kecil, makanya kami butuh dukungan daerah lain dan provinsi. Tanpa mer­eka, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kabupaten Malang besar sekali. Untuk sepenuh­nya menganggarkan jalan tembus itu, kami perlu minta bantuan provinsi.

Sinergi lain dengan dae­rah tetangga?

Kota Wisata Batu memang identik dengan Malang karena dulu menjadi bagian darinya. Konsep besarnya, bagaimana memajukan pariwisata ini bersama-sama dengan kolabo­rasi. Kota Batu dengan wisata gunungnya, Kabupaten Ma­lang dengan wisata baharinya, seperti Pantai Balekambang, Pulau Sempu, dan Gondang Merak serta Kota Malang seba­gai pusat shopping.

Bagaimana dengan perta­nian?

Kami terus mengembang­kan pertanian organik dan nonorganik, termasuk untuk perdagangannya. Belum lama ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membantu kami mengem­bangkan perbanyakan bibit dengan tehnik ex vitro bagi petani kentang di Desa Sum­ber Brantas. Kami minta BPPT membuat teknologi serupa untuk apel. n N-3

Tampilkan Semua

Pemkot Kota Tual Terus Berupaya Kembangkan Wisata Kota

Senin 5/2/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keindahan alam yang menawan di Kota Tual, Maluku belum bisa diwujudkan menjadi salah satu destinasi wisata nasional sehingga banyak dikunjungi wisatawan. Banyak kendala yang dihadapi untuk meng­angkat wilayah tersebut men­jadi...
Selengkapnya

Pendekatan Personal untuk Selesaikan Tanah Bandara

Senin 29/1/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yog­yakarta (DIY), menjadi topik berita nasional terkait persoalan penolakan sebagian warga yang tanahnya termasuk dalam lahan pembangunan New Yogyakarta International Airport Kulon Progo....
Selengkapnya

Pantai Pangandaran Direvitalisasi Jadi Wisata Dunia

Senin 22/1/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Potensi terbesar yang dimiliki Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, adalah pariwisata, baik objek wisata pantai maupun sungai. Terdapat banyak objek wisata favorit, baik yang diminati turis mancanegara maupun domestik. Tersedia juga...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Bank Fokus Perumahan Gelar Super Untung Jaman Now

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Core business Bank BTN sebagai perbankan yang fokus pada pembiayaan perumahan dan industri turunannya, akan terus dipertahankan. Kekuatan ini telah dijalankan Bank BTN sejak 1976. “Kami bangga telah menjadi bagian dari BUMN di dalam negeri yang ikut mempunyai  andil dalam pembangunan ekonomi bangsa. 68 tahun Bank BTN hadir di negeri ini adalah bukti kerja perseroan dan dinikmati khususnya oleh masyarakat menengah bawah (MBR) yang kami berikan akses pembiayaan melalui KPR BTN,” terang Direktur Utama Bank BTN, Maryono, di Jakarta, belum lama ini.

Peran Bank BTN dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat tidak dapat dipungkiri. Selama mengawal program rumah untuk rakyat tersebut, peran Bank BTN selalu paling signifikan. Walaupun peran itu didistribusikan kepada seluruh bank, tetapi porsi Bank BTN selalu mendominasi lebih dari 95 persen.

Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa sejak awal BTN berdiri memang sudah siap untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan papan bagi rakyat. Bank BTN terhitung konsisten dengan core business yang dianut. Pembiayaan rumah sudah menjadi pilihan bisnis utama perseroan dan terbukti membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat, ekonomi nasional maupun perusahaan.

Sementara, dari sisi kinerja, Bank BTN berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45 persen di atas rata-rata industri perbankan pada tahun  2017 lalu yang hanya mencapai  9,80 persen. Mengawali triwulan pertama 2018, Bank BTN menggelar  roadshow untuk meraup dana ritel lewat Program Super Untung Jaman Now. 

Setelah sukses menggelar  roadshow di Jakarta, Bekasi, Serpong, dan  Surabaya, Bank BTN mengadakan aktivasi  Program Super Untung Jaman Now di Paragon Mall, Semarang dan E Walk Mall Balikpapan, serta rencanan ya akan digelar di Medan.

Selama event berlangsung di kota-kota tempat roadshow digelar, Bank BTN memberikan penawaran khusus, dengan menabung sebesar 111 juta rupiah, penabung bisa langsung membawa pulang iPhone X, tabungan gratis 68.000 rupiah. “Dengan roadshow, kami bisa berinteraksi langsung dengan nasabah potensial untuk bergabung dengan program ini. Dengan melakukan event yang penuh hiburan dan aneka barang kekinian bagi nasabah sehingga mereka tertarik mengikuti program Super Untung Jaman Now,” kata DirekturBank BTN, Budi Satria di Jakarta, Minggu (18/2).

Super Untung Jaman Now merupakan salah satu strategi Bank BTN memupuk DPK Ritel, yang mencatatkan pertumbuhan  yang signifikan di awal tahun  ini. Sebagai catatan, dengan jumlah penabung  mencapai sekitar 7,5 juta nasabah, DPK Ritel  Bank BTN yang terdiri dari produk Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Prima, Tabungan BTN e’BataraPos, dan  Deposito ritel per 14 Februari 2018, tumbuh sekitar 30 persen dibandingkan periode  yang sama tahun lalu sebesar 51,38 triliun rupiah.

Sementara, khusus untuk program Super Untung Jaman Now, Bank BTN berhasil menggaet 872 rekening jauh dari target yang dipatok pada awal peluncuran program pada Desember  2017 lalu sebesar 500 rekening. Seiring dengan penambahan jumlah rekening, jumlah tabungan Batarayang berhasil diraup mencapai 1,2 triliun rupiah.

Dengan pencapaian yang cukup baik ini, Budi, optimistis  bisa mengejar target pertumbu han DPK 2018 sebesar 19 sampai 22 persen. Pada program Super Untung  Jaman Now, Bank BTN menyediakan beragam barang kekinian. Adapun, program ini berlaku hingga Maret 2018. yun/E-6 

Tampilkan Semua

Penghargaan untuk Hunian di Kawasan “Sunrise Property

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk. yang berlokasi di Jl Raya Cakung-Cilincing, exit tol Cakung Timur,...
Selengkapnya

Konsep Kluster Masih Andalan Pengembang

Senin 19/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pengembang masih mengadopsi konsep kluester untuk menarik minat calon pembeli. Konsep ini diusung oleh hunian yang masuk katagori skala kota.  Konsep kluster masih primadona pengembang sebagai sebuah strategi penjualan. Pengembang...
Selengkapnya

Museum BTN

Senin 12/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Fitur E-Book

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri: Content Editorial Lead Opera Software AS di Indonesia Jatu Anggraeni, Brand Ambassador Opera in Indonesia Chelsea Islan, dan Co-founder of Worldreader Colin McElwee memperlihatkan e-book yang tersedia di Worldreader Opera Mini saat diperkenalkan di Jakarta, Rabu (21/2). Perusahaan teknologi terkemuka Opera menambahkan fitur perpustakaan raksasa, yakni Worldreader sebagai bookmark di aplikasi browser Opera Mini sehingga pengguna dapat menikmati lebih dari 40.000 e-book terbaik yang tersedia dalam 70 kategori dan dalam 43 bahasa.

Tampilkan Semua

Harga Murah Kamera Layar Penuh

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Merek ponsel asal Korea Selatan, Luna, menghadirkan seri terbaru yaitu Luna V Lite. Ponsel ini selain menawarkan harga murah juga mengusung teknologi full screen yang sedang digemari saat ini. Layar Full screen yang diusung Luna V Lite...
Selengkapnya

Layanan Handal Internet Kabel

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Akses internet pita lebar berbasis kabel optik menjadi solusi handal untuk bermacam kegunaan. Dibandingkan teknologi berbasis nir kabel, teknologi ini cukup efisien dan cepat untuk bermacam layanan yang membutuhkan banwidth besar seperti...
Selengkapnya

Multimanfaat Teknologi Penyimpanan Data

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Blockchain saat ini sudah masuk pada tahap implementasi. Perusahaan perlu mengadopsi blockchain agar proses penyimpanan data menjadi cepat, efisien, murah, dan aman. Aplikasi teknologi penyimpanan blockchain diperkirakan bakal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Teknologi “Dual Layer” untuk Kaca Film Bebas Kabut

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kaca film dengan teknologi nano ceramic umumnya menghasilkan efek kabut (hazy). Dampak ini tentu saja membayakan karena akan menghalangi pandangan pengemudi, saat berkendara. Maxpro Manufacturing Inc, sebuah produsen kaca film asal AS memiliki solusi dalam menghindari efek kabut. Dengan mesin New Era pabrikan ini dapat menciptakan dual layer nano ceramic yang mampu memberikan pandangan yang jernih tanpa adanya efek kabut.

“Mesin New Era ini adalah mesin tercanggih sampai saat ini yang bisa membuat bahan nano ceramic tanpa efek kabut, sehingga mampu memberikan tingkat pandangan dengan kejernihan tinggi,” jelas Sales Manager PT Agni Manggala Nusa Yogi Aditya, Senin (19/2).

Dengan teknologi dual layer nano ceramic Maxpro menawarkan produk Max- Cool, dengan keunggulan sebagai satu-satunya kaca film asal Amerika Serikat yang mampu memberikan tolak panas (IR Rejection) hingga 80 persen dan total solar rejected (TSR) mencapai 70 persen.

“Perlindungan dari UV yang dimiliki oleh varian MaxCool dapat mencapai 300-400 nanometer, sementara di kaca film lain hanya maksimal di kisaran 250 nanometer saja, ini merupakan sebuah keunggulan tersendiri,” tambah Yogi.

Varian MaxCool ini juga sudah menggunakan bahan film celup (dip dyed) untuk pewarnaan pada kaca film yang membuat lapisan varian MCIR ini memiliki partikel lebih halus. Varian MCIR itu diklaim tidak mudah pudar. Maxpro menawarkan garansi varian sampai 5 tahun bagi pembeli MaxCool.

Produk MaxCool tersedia dalam tiga pilihan kegelapan, yaitu MCIR 35 dengan intensitas sampai 80 persen, MCIR 15 berintensitas 60 persen, dan MCIR 05 dengan intensitas 40 persen. Ketiga varian ini diklaim cocok untuk kondisi iklim dan pasar di Indonesia.

“Dengan segala keunggulan varian MaxCool ini kami berani memberikan rekomendasi kepada konsumen untuk memilih MCIR 15 dengan intensitas kegelapan 60 persen untuk dipasang di kaca depan. Kami sudah melakukan tes di Sidoarjo yang minim cahaya dengan menggunakan lampu standar mobil dan itu aman,” kata Yogi.

Harga jual Maxcool dengan tiga varian dipatok antara 3,3 juta rupiah untuk mobil kecil dan small MPV, dan 4 juta rupiah untuk mobil jenis SUV serta 4,5 juta rupiah untuk mobil berdimensi besar seperti Toyota Alphard.

Harga ini merupakan harga promo setelah diskon 30 persen dan untuk pembelian kaca film full block dan berlaku hingga akhir Februari 2018 dengan cicilan 0 persen mulai dari 3 sampai 12 bulan di area Jakarta, Palembang, Sidoarjo, Malang, dan Bandung. hay/E-6

Tampilkan Semua

Amaze Usung Platform Baru

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Honda untuk pertama kalinya di dunia meluncurkan All New Honda Amaze di ajang Delhi Auto Expo 2018, yang digelar di Noida, India, 7 Februari 2018. Generasi kedua Honda Amaze dirancang diatas platform baru dengan dua pilihan, yaitu mesin...
Selengkapnya

Versi “Facelift” Tampil Lebih Menarik

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil edisi khusus menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan versi biasa. Dengan bermacam tambahan pada ekterior dan interior membuat mobil tampal menarik. Sejak diluncurkan pertama kali pada April 2015, Mazda CX-5 belum mengalami...
Selengkapnya

Honda CR-V dan Civic Rasa Diesel

Rabu 14/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Honda yang dikenal irit dengan konsumsi bensin, kini mulai mencoba diesel. Di pasar India, pabrikan asal Jepang ini menawarkan versi diesel, yakni Honda CR-V dan Honda Civic. Peluncuran mobil ini dirilis di ajang Delhi Auto Expo 2018,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Final Sepakbola AG 2018 di Bandung

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Koordinator Government Relation Pelaksana Asian Games Inasgoc Raja Parlindungan Pane menyatakan, laga final cabang sepakbola Asian Games 2018 akan digelar di Kabupaten Bandung. Final sepakbola tak mungkin digelar di Jakarta karena Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan acara Asian Games.

“Final sepak bola pasti di Bandung. Kami nilai sudah layak karena kan Persib sering menggunakan lapangan di Bandung dan Persib sudah main di Champions Asia,” ujar Raja Parlindungan kepada wartawaan di sela-sela Rapat Persiapan Asian Games 2018, Selasa (20/2).

Menurut Raja Parlindungan, panitia akan melihat kesiapan stadion di Bandung untuk dijadikan tempat final sepakbola. Kemungkinan stadion yang akan digunakan ada dua. Yakni, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Si Jalak Harupat. Namun, dengan berbagai pertimbangan maka panitia memutuskan untuk final sepakbola akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat. “Ya, nggak akan berubah lagi keputusannya final di Stadion Si Jalak Harupat,” katanya.

Raja Parlindungan menambahkan, Stadion Si Jalak Harupat digunakan untuk final karena melihat dari sisi keamanan, aksebilitas, dan jadwal latihan Persib di stadion tersebut. “Itu yang sangat penting. Persib jangan sampai kompetisinya terganggu kalau tak diatur,” katanya.

Raja Parlindungan melihat, secara umum Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah siap untuk menjadi penyelenggara Asian Games. Karena, Jabar sudah memiliki pengalaman saat menyelenggarakan PON.

Menurutnya, pematangan persiapan ini harus dilakukan. Karena, dalam pertandingan sepakbola ada 24 tim dari berbagai negara yang akan bertanding. Lokasi pertandingan sepakbola akan digelar di Bandung, Cibinong, dan Bekasi. Ant/S-1

Tampilkan Semua

Bayern Satu Kaki di Perempat Final

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MUNICH – Thomas Mueller dan Robert Lewandowski masing-masing menjaringkan bola dua kali saat Bayern Munich mengalahkan 10 pemain Besiktas 5-0 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (21/2) dini hari WIB. Bencana...
Selengkapnya

Wenger Enggan Lakukan Rotasi

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Meskipun Arsenal memegang keunggulan 3-0 dari laga leg pertama, pelatih Arsene Wenger menurunkan kekuatan penuh pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa di Emirates Stadium, Jumat (23/2) dini hari WIB. Wenger tidak akan...
Selengkapnya

Timnas U-23 Fokus Taktik

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Para pemain tim nasional U-23 fokus menjalankan taktik menekan atau “pressing” di pemusatan latihan (TC) kedua yang digelar di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. “Di TC saat ini kami fokus ke `pressing`,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Peradilan Khusus Pilkada

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh Sukaca,Sh Mh Msi

Tahun politik 2018 dan 2019 melahirkan banyak isu, seperti mahar politik, netralitas ASN/TNI/Polri, verifikasi partai politik (parpol), dan pencocokan daftar pemilih. Ada juga isu penetapan parpol peserta pemilu yang memenuhi syarat, undian nomor parpol peserta, serta gugatan dua parpol yang gagal ikut pemilu. Namun, ada isu yang terlupakan tentang Peradilan Khusus Pilkada. Kendati pilkada serentak sudah dilaksanakan tiga kali, dampak sengketanya sepertinya tidak diantisipasi para penyelenggara pemilu. Padahal, sengketa pilkada tidak kalah penting dari isu lain.

Jika tidak dicari solusi, bukan tidak mungkin berpotensi mengganggu tahapan Pilkada Serentak 2018. Sengketa dalam suatu pemilihan umum biasa terjadi. Fakta ini sulit dihindari mengingat banyak pihak yang berkepentingan seperti parpol pengusung, pasangan calon, dan tim pemenangan. Sengketa pilkada tersebut jika dibiarkan tanpa penyelesaian menjadikan pemilu gagal secara substansial. Pemilu demokratis sebagaimana amanat UU Pilkada dapat terwujud jika tersedia sarana penyelesaian sengketa yang adil dan demokratis pula.

Sesungguhnya, UU Pilkada telah mengatur mekanisme penyelesaian sengketa. Pasal 157 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 sangat jelas mengaturnya. Pasal ini mengamanatkan pembentukan peradilan khusus penyelesaian sengketa pilkada. Meski demikian, pasal lemah karena tidak mengatur lebih lanjut, lembaga yang harus berinisiatif membentuk, model, serta kewenangannya.

Pasal yang “belum tuntas itu” hanya menyatakan, peradilan khusus tersebut harus sudah terbentuk sebelum pilkada serentak nasional tahun 2019. Perselisihan atau sengketa secara etimologis merupakan pertentangan dua pihak atau lebih. Sengketa dapat disebabkan perebutan hak, pembelaan atau perebutan hak yang diatur instrumen hukum (Lailani Sungkar, 2014).

UU Pilkada membagi beberapa jenis sengketa, di antaranya, sengketa kode etik diselesaikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kemudian, sengketa administrasi Badan Pengawas Pemili atau Bawaslu. Lalu sengketa Tata Usaha Negara Pilkada oleh PT TUN. Ada juga sengketa hasil oleh Mahkamah Konstitusi, dan sengketa pidana diselesaikan Peradilan Umum.

Pembagian jenis sengketa ini sejalan dengan konsep Elektoral Justice System (EJS). Menurut Institute For Democracy And Electoral Assistance (IDEA), EJS ditandai jaminan pemilu dilaksanakan sesuai aturan hukum dan memberi kepercayaan publik kepada pihak yang dirugikan untuk membela diri.

Pengaturan demikian untuk mempermudah dan mempercepat penegakan hukum, sehingga tidak ada pelanggaran yang tak dituntut. Hanya, fakta di lapangan berbicara lain. Pembagian jenis sengketa justru sering menimbulkan masalah karena beda paham suatu sengketa, bahkan tumpang tindih kewenangan. Contoh, DKPP yang seharusnya hanya memutus pelanggaran kode etik, dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2013 telah melampaui kewenangannya.

Dia memerintahkan KPU menetapkan Khofifah Indar Parawangsa dan Sumadi Sumewirejo sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Padahal sebelumnya, KPU Jatim telah menggugurkannya. Ada juga beberapa pilkada yang seharusnya dilaksanakan serentak tahun 2015, justru ditunda PTUN, sehingga tertinggal dengan daerah lainnya sampai berlarut-larut. Contoh di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.

Substantif

Dugaan politik uang dalam Pilkada Kota Pematang Siantar dengan skala terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) baru diputus Bawaslu setelah putusan sengketa hasil oleh MK. Seandainya ada perbedaan putusan antara MK dan Bawaslu pasti menjadi runyam. Pasangan calon yang dinyatakan menang oleh MK, dibatalkan Bawaslu karena terbukti bersalah melakukan TSM.

Ambang batas selisih suara dalam Pilkada Gubernur Banten telah dijadikan dasar hukum MK menolak gugatan. Namun dalam Pilkada Kabupaten Tolikara justru diabaikan. Beberapa contoh kasus tadi, cukuplah memperkuat argumentasi bahwa pembagian jenis sengketa dengan lembaga yang menanganinya tidak cukup efektif. Selain itu, terjadi inkonsistensi MK dalam memutus perkara terkait ambang batas selisih suara. Keputusan ini sudah pasti merugikan para pencari keadilan, bahkan menimbulkan ketidakpastian hukum.

Lahirnya peradilan khusus penyelesaian sengketa menjadi solusi penolakan MK untuk menyelesaikan sengketa pilkada. Putusan Nomor 97 Tahun 2013 MK menyatakan, pilkada bukan rezim pemilu. Konsekuensinya, MK tidak berwenang menyelesaikan sengketa pilkada. Sebelumnya, MK telah menerima pelimpahan kewenangan MA berdasarkan UU No 12 Tahun 2008. Menurut UU ini, pilkada adalah rezim pemilu.

Merujuk Pasal 157 UU No 8 Tahun 2015, kewenangan peradilan khusus hanyalah terkait selisih suara hasil akhir. Masalahnya, jika penyelenggara kompak sengaja meloloskan pelanggaran proses pilkada, maka peradilan khusus tidak berbuat apa-apa, kecuali hanya sebagai peradilan kalkulator atas hasil pilkada. Artinya, keadilan hanya formal.

Peradilan Khusus Pilkada harus segera dibentuk supaya dapat mewujudkan pilkada yang demokratis, seperti harapan semua pihak. Untuk mencapai pilkada demokratis, penegakan hukum wajib berorientasi keadilan substantif, bukan formalitas seperti selama ini. Sengketa proses pilkada hendaknya dijangkau peradilan khusus.

Tak perlu khawatir. Peradilan khusus tak menghilangkan tugas dan wewenang Bawaslu. Bawaslu tetap bertugas dan berwenang seperti sekarang, bahkan diperkuat. Semua aduan pelanggaran pilkada diajukan ke Bawaslu. Kemudian, yang memutuskan sengketa itu. Hanya, putusan tersebut tidak bersifat final.

Bila ada yang keberatan dapat mengajukan upaya hukum ke peradilan khusus. Ini berarti, pPeradilan khusus bertindak sebagai peradilan banding atas putusan Bawaslu. Mekanisme demikian dapat mengoreksi kemungkinan kekeliruan putusan Bawaslu. Dengan cara ini, keadilan substantif dapat diwujudkan. Karena sengketa proses dan hasil dapat diselesaikan. Bawaslu dalam memutus sengketa proses pilkada lebih melihat fakta hukum. Sedangkan peradilan khusus lebih pada penerapan hukumnya. Putusan peradilan khusus sebaiknya bersifat final dan mengikat, sehingga lebih efektif efisien.

Guna mewujudkan gagasan tadi, revisi UU Pilkada mau tidak mau segera dilaksanakan untuk memasukkan pasal perintah tegas MA agar wajib membentuk peradilan khusus. Dengan demikian peradilan khusus pilkada sebagaimana perintah undang-undang segera terbentuk di daerah-daerah tepat waktu.

Penulis Pegawai Balitbang Kemendagri

Tampilkan Semua

Ambruk yang Terulang Terus

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Konstruksi jalan layang, baik untuk kepentingan tol maupun kereta ringan, semakin mengkhawatirkan karena mengalami kecelakaan fatal terus-menerus. Setidaknya sudah lebih dari 10 proyek semacam itu mengalami kecelakaan, kerusakan, ambruk,...
Selengkapnya

Membangun Jembatan Penghubung Antaragama

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Pastor Katolik di UIN Syarif Hidayatullah: Belajar Beriman di Komunitas Muslim Terpelajar Penulis : Dr Greg Soetomo Penerbit : Obor Cetakan : Juli 2017 Tebal : xix + 354 halaman ISBN : 978–979- 565-803-0 Jika ada...
Selengkapnya

Pungutan Zakat Profesi PNS

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Khatibul Umam Wiranu Rencana pemerintah memungut zakat profesi (zakat mal) sebesar 2,5 persen dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menimbulkan kegelisahan. Rencana ini juga menimbulkan polemik. Apa dasar pemerintah memungut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Sensor Pengukur Pola Bicara Pasien Stroke

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sensor ini diletakkan menempel langsung ke kulit. Cara kerjanya bergerak mengikuti gerakan tubuh dan menyediakan metrik kesehatan secara terperinci.

Sensor ini menjadi sensor pertama yang menempel di tenggorokan dan mampu mengukur pola bicara serta menelan pada pasien stroke. Perangkat ini bisa sangat membantu di bidang rehabilitasi stroke.

Dikembangkan di laboratoriumnya, profesor teknik di Universitas Northwestern, John A. Rogers bekerja sama dengan Shirley Ryan AbilityLab, sensor ini merupakan sensor yang terbaru dalam portofolio Rogers. Perangkat ini merupakan elektronik yang dapat diregangkan yang cukup tepat.

Sensor ini juga digunakan dalam perawatan medis lebih lanjut. Bentuknya cukup portabel untuk dipakai di luar rumah sakit, bahkan selama latihan ekstrim.

Rogers mempresentasikan penelitian tentang implikasi elektronik yang dapat direnggangkan untuk pemulihan pasien stroke pada pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science (AAAS). Pertemuan ini diperuntukkan bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan di Amerika, yang diadakan di Austin, Texas beberapa waktu lalu.

Rogers juga membahas karyanya dalam presentasi AAAS “Soft Electronics for the Human Body”. Pembicaraan Rogers merupakan bagian dari sesi ilmiah “Biomedical Sensors: Advances in Health Monitoring and Disease Treatment.”

Sensor Rogers menempel langsung ke kulit, bergerak mengikuti gerakan tubuh dan menyediakan metrik kesehatan terperinci termasuk fungsi jantung, aktivitas otot dan kualitas tidur.

“Elektronik yang kokoh memungkinkan kita melihat apa yang terjadi di dalam tubuh pasien dimana pada tingkat pemakaian tradisional tidak dapat dicapai,” kata Rogers. “Kuncinya adalah membuat mereka selengkap mungkin dengan tubuh manusia,” tambah Rogers.

Rogers mengatakan, sensor tenggorokan baru seperti balancing, mengukur kemampuan menelan pasien dan pola bicara.Sensor membantu diagnosis dan pengobatan aphasia, gangguan komunikasi yang terkait dengan stroke.

Alat yang digunakan ahli patologi secara tradisional untuk memantau fungsi ucapan pasien - seperti mikrofon, umumnya tidak dapat membedakan antara suara pasien dan kebisingan sekitar.

“Sensor kami memecahkan masalah itu dengan mengukur getaran pita suara,” kata Rogers. “Tapi mereka hanya bekerja saat dipakai langsung di tenggorokan, yang merupakan area kulit yang sangat sensitif. Kami mengembangkan bahan baru untuk sensor ini yang membengkok dan meregang dengan tubuh, meminimalkan ketidaknyamanan pada pasien,”papar Rogers.

Shirley Ryan AbilityLab, sebuah rumah sakit penelitian di Chicago, menggunakan sensor tenggorokan bersamaan dengan biosensor elektronik - juga dikembangkan di laboratorium Rogers - di kaki, lengan dan dada untuk memantau kemajuan pemulihan pasien stroke. Sistem sensor intermodal mengalirkan data secara nirkabel ke telepon dan komputer dokter, memberikan gambaran tubuh dan fisik secara kuantitatif tentang tanggapan fisik dan fisiologis pasien secara real time.

“Salah satu masalah terbesar yang kita hadapi dengan pasien stroke adalah bahwa kondisi dan kemampuan mereka cenderung menurun saat mereka meninggalkan rumah sakit,” kata Arun Jayaraman, ilmuwan riset di Shirley Ryan AbilityLab dan seorang ahli wearable teknologi. “Dengan pemantauan di rumah yang diaktifkan oleh sensor ini, kita dapat melakukan intervensi pada waktu yang tepat, yang dapat menyebabkan pemulihan yang lebih baik dan lebih cepat untuk pasien,”kata Jayamaran.

Karena sensornya nirkabel, mereka menghilangkan hambatan yang ditimbulkan oleh perangkat pemantauan kesehatan tradisional di lingkungan klinis. Pasien bisa memakainya bahkan setelah mereka meninggalkan rumah sakit, memungkinkan dokter untuk memahami bagaimana pasien mereka beraktifitas dalam dunia nyata.

“Berbicara dengan teman dan keluarga di rumah adalah dimensi yang sama sekali berbeda dari apa yang kita lakukan dalam terapi,” kata Leora Cherney, ilmuwan riset di Shirley Ryan AbilityLab dan seorang ahli pengobatan afasia. “Dengan memahami secara terperinci kebiasaan komunikasi pasien di luar klinik membantu kami mengembangkan strategi yang lebih baik dengan pasien kami untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka dan mempercepat proses pemulihan mereka.” Kata Cherney

Jayaraman menggambarkan mobilitas platform sebagai “gamechanger” dalam pengukuran hasil rehabilitasi.

Data dari sensor akan dipresentasikan di tampilan layar yang mudah bagi keduanya, ( klinisi dan pasien,Red) untuk dimengerti. Ini akan mengirim peringatan saat pasien berkinerja buruk pada metrik tertentu dan memungkinkan mereka mengatur dan melacak kemajuan menuju tujuan mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama kami dengan Shirley Ryan AbilityLab,” kata Rogers.”Mereka membantu kami memindahkan teknologi kami dari laboratorium penelitian ke dunia nyata, di mana hal itu memberi dampak positif pada kehidupan pasien,”ujar Rogers.

Rogers juga berkolaborasi dengan Shirley Ryan AbilityLab untuk menguji sensor pada pasien dengan kondisi lain, seperti penyakit Parkinson. nik/berbagai sumber/E-6

Teknologi Baru Penyaringan Air

Pelabuhan ikon Sydney telah memainkan peran utama dalam pengembangan teknologi CSIRO baru yang dapat menyelamatkan kehidupan di seluruh dunia.

Dengan menggunakan bentuk graphene, Graphair, yang dirancang khusus oleh ilmuwan CSIRO ini memiliki kemampuan pemurnian air yang unggul, pembuatan yang lebih sederhana, lebih efektif dan lebih cepat. Teknologi ini sudah diuji coba di pelabuhan Sydney.

Teknik penyaringan yang baru ini terbukti sangat efektif, bahkan, air dari Pelabuhan Sydney yang dijadikan sampel, aman untuk diminum setelah melewati saringan. Terobosan penelitian ini, dipublikasikan di Nature Communications.

“Hampir sepertiga dari populasi dunia, sekitar 2,1 miliar orang tidak memiliki air minum yang bersih dan aman,” kata Dong Han Seo, penulis utama yang juga ilmuwan CSIRO. Akibatnya, jutaan orang meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan pasokan air, sanitasi dan kebersihan yang tidak memadai setiap tahunnya. Terutama di kalangan anak-anak.

“Di Graphair, kami telah menemukan filter sempurna untuk pemurnian air, ini bisa menggantikan proses kompleks, memakan waktu dan multi tahap yang dibutuhkan saat ini dengan satu langkah,” kata Soe. Graphene sendiri adalah bahan terkuat di dunia dan hanya bisa berupa atom karbon tunggal yang tipis, biasanya pengusir air.

Dengan menggunakan proses Graphair mereka, peneliti CSIRO dapat membuat film dengan saluran nano mikroskopis yang membiarkan air melintas, namun menghentikan polutannya. Sebagai tambahan, Graphair lebih sederhana, lebih murah, lebih cepat dan lebih ramah lingkungan daripada graphene.

Seo dan rekan-rekannya mengambil sampel air dari Pelabuhan Sydney dan membentangkannya melalui saringan air yang tersedia secara komersial, dilapisi Graphair.

Peneliti dari sejumlah univeritas, termasuk dari University of Sydney dan Victoria University kemudian menguji dan menganalisis kualitas pemurnian airnya. Terobosan ini berpotensi memecahkan salah satu masalah besar dengan metode penyaringan air saat ini,fouling.

Seiring waktu, polutan berbasis bahan kimia dan minyak melumpuhkan dan menghambat saringan air, yang berarti kontaminan harus dilepas sebelum penyaringan dapat dimulai.Pengujian menunjukkan Graphair terus bekerja meski dilapisi polutan.

Tanpa Graphair, laju filtrasi membran terhambat dalam 72 jam. Ketika Graphair ditambahkan, membran menyaring lebih banyak kontaminan (99 persen removal) lebih cepat.

“Teknologi ini bisa menciptakan air minum bersih, terlepas dari seberapa kotornya, dalam satu langkah,” kata Seo. “Yang dibutuhkan hanyalah panas, graphene, filter membran dan pompa air kecil. Kami berharap bisa memulai uji coba lapangan dalam komunitas masyarakat tahun depan,” tambah Seo.

CSIRO sedang mencari mitra industri untuk meningkatkan teknologi sehingga bisa digunakan untuk menyaring persediaan air rumah atau bahkan kota. nik/berbagai sumber/E-6

Tampilkan Semua

Album "UrbanGiGs x Unreleased Project" Resmi Dirilis

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ajang UrbanGiGs x Unreleased Project kembali sukses mela­hirkan album kolaborasi unik, lewat taste yang bera­gam dari para musisi, seperti Elephant Kind x Rock N Roll Mafia, Barasuara x Scaller, Kelompok Penerbang Roket x...
Selengkapnya

Danny Boyle Diincar Sutradarai Serial James Bond

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Serial agen rahasia James Bond kerap men­jadi film box office yang mudah meng­undang para penonton berduyun-duyun ke bioskop. Tak berlebihan jika penunjukan sutradara untuk serial agen berkode 007 itu sangat selektif. Hingga saat...
Selengkapnya

Akses bagi Pecinta Film dan Sineas Indonesia

Kamis 22/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk terus mendukung industri kreatif Indonesia terutama dalam bidang perfilman, Plaza Indonesia kembali menggelar Plaza Indonesia Film Festival (PIFF) di awal 2018 ini. Memasuki tahun keempatnya sejak 2015, PIFF 2018 akan menampilkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Air Tak Sehat

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Razia "Orang Gila“

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Home Industri

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pembangunan Infrastruktur

Rabu 21/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

“Kita Akan Tindak Keras Penyebar ‘Hoax’ dan Ujaran Kebencian”

Rabu 21/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kekhawatiran terbesar dalam pilkada serentak 2018 adalah membanjirnya hoax dan fitnah yang dijadikan alat politik. Kemudian, politisasi isu SARA. Apalagi pilkada serentak tahun ini waktunya berdekatan dengan tahapan pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang juga digelar serentak pada 2019.

Jika politisasi SARA dan juga penyebaran hoax serta fitnah tidak diredam dan dihilangkan, konsolidasi demokrasi bisa rusak.

Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pilkada 2018, di Jakarta, Selasa (20/2). Berikut petikan wawancaranya.

Banyak yang mengkhawatirkan, polarisasi dalam kontestasi bakal merusak konsolidasi demokrasi. Tanggapan Anda?

Berbagai pendapat lembaga internasional, paling tidak Indonesia saat ini sudah dianggap berhasil mengembangkan demokrasi politik nasional. Terbukti, beberapa survei menempatkan Indonesia di posisi terhormat. Indonesia juga dianggap negara yang layak untuk investasi dari tiga negara besar di dunia. Bahkan Menkeu kita terbaik.

Harapan Anda?

Harapan saya, seluruh yang bertanggung jawab dapat melaksanakan pilkada serentak dengan baik dan bisa memunculkan pemimpin yang berintegritas. Kita dapat memilih ahlinya. Kalau ahlinya, insya Allah negeri ini akan mendapat kebaikan.

Rakornas ini tujuannya apa?

Kita bisa terhindar dari hoax, kita bisa terhindar dari ujaran kebencian, itu semua kita bahas gimana caranya. Tapi sebenarnya kita hanya mengimbau kepada masyarakat bahwa negeri ini milik kita bersama yang menjaga kita bersama. Jangan kita berusaha untuk mengganggu yang membuat negeri ini tidak aman, tidak beres, ada konflik. Itu kan yang menjaga kita.

Jadi, arahan Anda pada semua yang terlibat pilkada serentak?

Tadi kan saya jelaskan dalam sambutan saya bahwa pilkada ini milik bangsa Indonesia, bukan milik perorangan, kelompok, lembaga tertentu. Maka saya minta semua stakeholder yang bermain dalam pilkada ini ayo, kalau masih mengambil bagian, tahu apa tugasnya, melaksanakan dengan baik, ini pilkada aman saja. Yang membuat masalah kan kita sendiri. Money politic siapa? Kita sendiri para kontestan dan masyarakat.

Antarkontestan juga. Lalu, hoax yang kemudian masuk dalam proses black campaign siapa? Partai politik, ada yang terlibat. Sebenarnya kalau semuanya sadar ada aturan main yang ditaati, baik itu penyelenggaraan pemilu, fasilitator, parpol, kontestan, rakyat pemilih, aparat keamanan, ini akan amanaman saja. Republik ini menyelenggarakan apa-apa saja aman.

Persiapan pilkada sendiri bagaimana?

Persiapan prima, polisi cukup lengkap, polisi cukup tergelar di seluruh wilayah, back up TNI juga sudah cukup. Koordinasi sudah cukup, rencana sudah cukup baik. Tapi, kembali tadi pengamanan itu ngamankan siapa sih. Kalau yang diamankan sudah ngamankan diri sendiri masingmasing kan sudah aman. Tinggal aparat keamanan mengamankan dari aksi terorisme dan radikalisme. Tapi black campaign, hoax, itu kan muncul dari diri sendiri.

Soal menangkal hoax, bisa andalkan teknologi?

Hoax kan tidak jelas asalusulnya, tapi sekarang kita akan melacak hoax itu pertama kali berasal dari siapa. Kita harus tahu di sana, dan kita akan tangkap. Kita tidak peduli lagi sekarang kepada unsur masyarakat, perorangan, yang nyata-nyata melanggar hukum, mengganggu ketertiban umum, mengacaukan program pemerintah bersama rakyat, seperti hoax dan ujaran kebencian. Kita akan mendeteksi itu, dan kita akan menindak dengan keras dan tegas. 

 

agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

“Silakan PBB dan PKPI Tempuh Jalur Hukum”

Selasa 20/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berdasarkan Rekapitulasi Nasional hasil verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu 2019, KPU secara resmi menetapkan sebanyak 14 parpol dinyatakan memenuhi syarat (MS) sebagai peserta Pemilu 2019, sedangkan dua parpol tidak memenuhi...
Selengkapnya

“Semua Elemen Transportasi Udara Diminta Antisipasi Cuaca Buruk”

Senin 19/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon penumpang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta semua elemen yang ada di transportasi udara, seperti maskapai, bandara, pengawas lalu lintas udara dan lainnya, untuk bersiap...
Selengkapnya

“Saya Merasa Terpukul, Sedih, dan Prihatin”

Kamis 15/2/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencokok kepala daerah yang diduga terlibat kasus suap. Kali ini Bupati Subang, Imas Aryumningsih. Imas ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus kongkalikong proyek di Subang. Penangkapan Imas...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Produk Sampingan Keju Pembentuk Otot Tubuh

Sabtu 17/2/2018 | 05:30
A   A   A   Pengaturan Font

Meningkatnya permintaan konsumen akan Greek yogurt Yunani, memang berdampak baik bagi industri makanan. Akan tetapi kondisi ini membuat limbah whey yang dihasilkan juga jauh lebih besar. Selama ini para Ilmuwan terus mengembangkan cara untuk mengubah sampah whey ini menjadi harta karun berharga. Jika tidak dibuang dengan baik, limbah satu ini menyebabkan masalah lingkungan serius. Beberapa teknik dikenal untuk mengolah whey ini. Para ilmuwan di University of Wisconsin-Madison mengembangkan pilihan yang lebih baik - yang akan mengubah sampah ini menjadi harta karun.

“Tujuan keseluruhan adalah untuk mengambil campuran hal-hal yang bermasalah ini - acid whey dan mengisolasi semua komponen dan menemukan penggunaan yang komersial,” kata Dean Sommer, pakar teknologi pangan pada Wisconsin Center for Dairy Research (CDR) di UW-Madison. Selama lebih dari satu dekade, Perusahaan makanan telah memisahkan komponen sweet whey sebagai - produk sampingan dari produksi keju, menghasilkan bubuk protein whey bernilai tinggi yang dikembangkan dalam produk makanan dan minumun tinggi protein untuk pembentuk otot. Dibandingkan dengan sweet whey, Acid whey dari yogurt Yunani lebih sulit diproses.

Mirip dengan sweet whey, sebagian besar kandunganya acid whey adalah air yakni hampir 95 persen - tapi mengandung protein lebih sedikit, yang dianggap bagian yang berharga. Beberapa “zat padat” lainnya dalam acid whey , meliputi laktosa, asam laktat, kalsium, fosfor dan galaktosa, membuatnya lebih sulit untuk diproses. Misalnya, galaktosa dan asam laktat, ternyata menjadi berantakan dan lengket saat dikeringkan.

Alih-alih mengeringkannya, ilmuwan CDR sedang mengembangkan teknologi yang memanfaatkan filter berteknologi tinggi, atau membran, untuk memisahkan berbagai komponen. “Kami mengambil selaput yang tersedia untuk kita dan merangkai mereka bersama-sama dan mengembangkan sebuah proses yang memungkinkan kita mendapatkan beberapa bahan bernilai tambah di ujung yang lain,” kata Karen Smith, ahli di bidang teknologi pengolahan susu yang juga sedang mengerjakan proyek tersebut. Pada titik ini, CDR telah memfokuskan perhatiannya pada laktosa dimana perusahaan makanan akan membayarnya saat sudah menjadi bentuk makanan.

“Ini adalah hasil hal yang paling berharga dimana volume cukup banyak dan potensi yang layak,” kata Sommer. Teknologi ini cukup jauh. Sementara Sommer tidak dapat membocorkan nama, beberapa perusahaan yang sudah menerapkan teknologi pengisolasian laktosa di pabrik komersial mereka. Mengisolasi komponen lainnya merupakan tahap penelitian berikutnya dan merupakan bagian dari visi jangka panjang dari teknologi ini.Saat disempurnakan, Sommer melanjutkan, whey asam akan diproses hingga tidak ada lagi yang tersisa. “Hanya air saja,” kata Sommer. nik/berbagai sumber/E-6

Tampilkan Semua

Siswanto

Sabtu 17/2/2018 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
Di beberapa negara maju di Benua Eropa dan Amerika, museum menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakatnya. Bagi mereka, museum menjadi tempat menyimpan bendabenda koleksi, antik, dan kuno sekaligus citra atau jati diri negara...
Selengkapnya

Riset Cairan Limbah Susu untuk “Biofuel”

Sabtu 17/2/2018 | 05:20
A   A   A   Pengaturan Font
“Whey” (produk sampingan susu) kaya akan bahan organik seperti laktosa yang dapat bermanfaat bagi beberapa hal, termasuk untuk industri peternakan. Kini para periset dari Universitaet Tübingen telah menemukan cara untuk...
Selengkapnya

Menjaga Jati Diri lewat Seni

Sabtu 17/2/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pementasan seni musik, tari, puisi maupun teater menjadi cara untuk menyalurkan jiwa seni.  Karena haus ruang ekspresi seni, sejumlah anak muda Tidore yang tengah merantau di Yogyakarta membentuk wadah seni. Mereka merangkumnya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta