Koran Jakarta | October 20 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kinerja Perdagangan Terganjal Daya Saing

Sabtu 19/10/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
Daya saing yang lemah tak hanya mengganjal ekspor, tapi juga membuat pasar Indonesia makin dibanjiri produk impor asal Tiongkok. Daya saing yang lemah tak hanya mengganjal ekspor, tapi juga membuat pasar Indonesia makin dibanjiri produk impor asal Tiongkok.   JAKARTA – Perlambatan pertumbuhan...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Peresmian Kapal Bakamla

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya Bakamla A Taufiq R (kedua kiri) menyematkan pangkat ke Komandan KN P Nipah 321, KN P Marore 322 dan KN P Dana 323 saat upacara peresmian dan pengukuhan tiga kapal negara (KN) milik Bakamla di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (18/10).

Tampilkan Semua

Gelar Pasukan Pengamanan

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir (tengah) didampingi Komandan Korem 064/MY Kolonel Inf. Windiyatno (kiri) memeriksa pasukan saat Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Mapolda...
Selengkapnya

Simulasi Upacara Pelantikan

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Petugas Setjen MPR melakukan simulasi acara saat gladi kotor jelang pelantikan presiden dan wakil presiden di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/10). Pengucapan sumpah jabatan serta pelantikan presiden dan wapres terpilih masa...
Selengkapnya

Memasang Seismograf

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika serta Institut Teknologi Bandung memasang seismograf di Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Jumat (18/10). Sebanyak 11...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Penduduk Setempat Akan Diperhatikan

Jumat 18/10/2019 | 06:10
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam membangun infrastruktur fisik dan juga pembangunan manusia, pemerintah tetap memperhatikan pendudukan setempat.

 

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menegaskan, dalam proses pembangunan ibu kota, keberadaan masyarakat lokal seperti Suku Dayak akan tetap diperhatikan. Tidak akan dipinggirkan. Bahkan ada difasilitasi. Misalnya distribusi lahan bagi Suku Dayak.

Bambang mengatakan itu di acara Seminar Nasional bertajuk, “Kebudayaan Dayak dan Kontribusinya terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur” yang akan digelar di Gedung Saleh Afiff, Kementerian Bappenas di Jakarta, Kamis (17/10). Menurut Bambang, suku Dayak tidak akan dipinggirkan. Bahkan pemerintah akan menyusun skema untuk pemberdayaan Suku Dayak. Termasuk lahan untuk Suku Dayak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan.

“Tentunya nanti akan kami sampaikan Kementerian ATR (Agraria dan Tata Ruang) untuk melihat bagaimana akomodasi dari permintaan tersebut (lahan untuk Suku Dayak),”katanya.

Bambang menambahkan, pembangunan ibu kota baru, tidak hanya fokus di wilayah inti ibu kota. Tapi, fokus pembangunan juga akan menyasar ke daerah atau penyangga. Tentu, pembangunan tidak sekedar pembangunan fisik. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya untuk masyarakat lokal juga akan diperhatikan.

“Pemerintah juga telah memikirkan pembangunan kualitas SDM lokal. Sehingga masyarakat lokal nanti bisa berbaur dengan mudah di ibu kota baru tersebut,” katanya.

Di seminar yang sama Wakil Bendahara Umum Majelis Adat Dayak Nasional, Dagut H. Djunas, meminta pemerintah pusat menaruh perhatian kepada Suku Dayak. Jangan sampai warga Dayak kian terpinggirkan dalam derap pembangunan di ibu kota yang baru nanti. Terlebih saat ini, banyak masyarakat Dayak tidak punya lahan garapan. Karena lahan sekarang banyak berubah jadi perkebunan sawit. Ia minta, pemerintah bisa memberi lahan untuk warga Dayak.

“Masyarakat kita ingin punya tanah 5 hektare tiap keluarga yang punya sertifikat gratis, dan setiap desa punya hutan adat 10 hektare,” katanya.

Narasumber lainnya, tokoh Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kaltara, Dolvina Damus mengatakan, saat ini Suku Dayak adalah kelompok minoritas. Karena itu, harus diberi perhatian lebih. Sebab ketika mereka terpinggirkan, kesenjangan sosial kian menganga. Da dalam kondisi seperti itu, irentan menimbulkan kecemburuan sosial.

“Ini yang berpotensi menimbulkan konflik sosial, dan ini yang harus diantisipasi,” ujarnya.

Jangan Rusak Hutan

Warga Dayak, yang merupakan warga lokal, kata Damus mayoritas hidup dengan bertani dan berladang. Sedangkan yang menguasai perdagangan di Kalimantan Timur adalah suku Suku Banjar dan Bugis. Serta Suku Jawa yang banyak jadi pegawai negeri dan swasta. Karena itu ia berharap, dalam pembangunan dan pengembangan ibu kota ada kebijakan khusus untuk Suku Dayak.

Hal senada diungkapkan narasumber lain, Ketua Forum Heart of Borneo (HoB) Marko Mahin. Menurutnya, hutan bagi Suku Dayak sangat penting. Hutan sangat dihormati. Karena hutan bagi warga Dayak, adalah denyut kehidupan mereka. Karenanya, dalam pembangunan ibu kota, jangan sampai merusak atau membuat hutan tidak berfungsi lagi. Karena pertama yang akan jadi korban adalah orang Dayak.

“Pemerintah juga harus memperhatikan kearifan lokal yang dimiliki oleh orang-orang Dayak. Karena ini modal sosial untuk mengembangkan wilayah yang sejahtera, hijau dan berkelanjutan,” tuturnya. ags/AR-3

Tampilkan Semua

Menhub Menghadap Presiden

Jumat 18/10/2019 | 06:07
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penjelasan mengenai infrastruktur pelabuhan yang sedang proses pembangunan kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Infrastruktur tersebut seperti Pelabuhan Kuala...
Selengkapnya

Pemerintah Sewa 18 Mercy untuk Tamu Negara

Jumat 18/10/2019 | 06:05
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pihak Istana Kepresidenan menyiapkan sebanyak 18 unit kendaraan berupa Mercedes Benz yang akan digunakan untuk mengantar para tamu undangan yang menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan...
Selengkapnya

Amendemen Perlu Kajian Mendalam

Jumat 18/10/2019 | 06:04
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Jakarta-Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat menyatakan butuh proses panjang, panjang sekali. Perlu kajian mendalam, perlu mendengarkan masukan, mencermati aspirasi dari berbagai pihak, baik yang mendukung amendemen...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Putusan Brexit di Tangan Parlemen

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Setelah Uni Eropa menyetujui kesepakatan Brexit terbaru, PM Boris Johnson harus menghadapi parlemen Inggris dan membujuk mereka agar mau menyetujui kesepakatan perceraian itu dan melaksanakan Brexit pada 31 Oktober.

LONDON – Seorang pejabat dari Kantor Perdana Menteri Inggris di Downing Street, London, pada Jumat (18/10) menyatakan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson akan terus berupaya untuk membujuk anggota parlemen agar mereka mau menerima proposal kesepakatan keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa (Brexit) terbaru.


Hal itu dilakukan PM Johnson sebelum parlemen Inggris melaksanakan voting atas proposal itu pada akhir pekan ini.
Bujukan Johnson pada anggota parlemen Inggris dilakukan setelah sebelumnya ia berhasil menggolkan kesepakatan Brexit yang baru dengan Uni Eropa (UE) pada Kamis (17/10). Dengan keberhasilan itu, maka janji PM Johnson untuk melaksanakan Brexit pada 31 Oktober, tinggal selangkah lagi.
Walau telah disetujui UE, kesepakatan Brexit yang baru harus mendapat persetujuan Majelis Rendah di parlemen yang akan menggelar sidang pada Sabtu (19/10) untuk memperdebatkan isi dari kesepakatan Brexit.


Sejauh ini masih banyak anggota parlemen Inggris menentang isi dari kesepakatan Brexit yang baru itu.
“Saya amat yakin bahwa mitra saya di parlemen bisa menyetujui isi dari kesepakatan yang baru dan kemudian mereka akan meloloskan kesepakatan pada Sabtu, walau sejumlah analis memperkirakan akan ada hasil voting yang amat ketat,” kata PM Johnson dalam konferensi pers di Brussels, Belgia, pada Kamis (17/10). “Inilah saatnya bagi Inggris sebagai pendukung demokrasi untuk segera melaksanakan Brexit pada 31 Oktober mendatang,” imbuh dia.


Saat ini PM Johnson tak menguasai mayoritas di parlemen sementara partai-partai oposisi telah menentang kesepakatan Brexit terbaru, bahkan anggota parlemen sekutunya dari Partai Persatuan Demokratik dari Irlandia Utara (DUP), telah menyatakan tak mau menyokong syarat-syarat dari kesepakatan itu. PM Johnson membutuhkan dukungan dari anggota parlemen sebanyak minimal 319 suara agar bisa mengamankan kesepakatan Brexit terbaru.


Jika Majelis Rendah di parlemen menolak kesepakatan Brexit yang baru, maka PM Johnson akan dipaksa mematuhi undang-undang agar meminta UE menunda pelaksanaan Brexit untuk ketiga kalinya. Sebelumnya Johnson mengatakan bahwa dirinya lebih baik mati di got daripada harus meminta lagi penundaan pelaksanaan Brexit.


Sikap Eropa
Menanggapi opsi jika Brexit harus ditunda lagi, Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, mengatakan bahwa UE merasa keberatan jika proses Brexit yang telah berjalan selama 3 tahun itu harus diperpanjang lagi. “Jika putusan ditunda atas permintaan London, maka putusan akhir akan ada ditangan para pemimpin negara anggota UE,” kata Juncker.


Tanggapan terkait ini telah disampaikan PM Luksembourg, Xavier Bettel, yang pada Jumat menyatakan bahwa opsi saat ini bukan Brexit atau tanpa Brexit, namun ada kesepakatan atau tidak ada kesepakatan.
Kesepakatan Brexit terbaru yang berhasil dikompromikan Inggris dan UE pada Kamis lalu menyepakati untuk tetap membuka perbatasan antara Irlandia Utara yang merupakan wilayah dari Inggris dengan Irlandia yang merupakan negara anggota UE.


“Kesepakatan ini semakin mendekati kesepakatan final yang kami harapkan,” kata Presiden Dewan UE, Donald Tusk, tak lama setelah para petinggi UE menyatakan dukungan pada isi kesepakatan Brexit yang baru. ang/AFP/I-1

Tampilkan Semua

India Bangun Sistem Pengenalan Wajah Terbesar

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW DELHI – Pemerintah India dilaporkan kantor berita CNN pada Jumat (18/10) berambisi untuk membangun sistem pengenalan wajah terbesar di dunia. Megaproyek yang amat ambisius ini diharapkan bisa meringankan tugas kepolisian di 29...
Selengkapnya

Apotek di California akan Jual Obat Anti-HIV Secara Bebas

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
SAN FRANCISCO – Dua obat pencegah infeksi virus penyebab defisiensi imun manusia (human immunodeficiency viruses/HIV) akan dijual secara bebas tanpa resep dokter di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), terhitung mulai 1...
Selengkapnya

Kontribusi RI Bagi Pembangunan Dunia Lewat Indo Aid

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah Indonesia berupaya untuk bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan dunia dengan meluncurkan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (Indonesian Agency for International Development/Indo Aid) demi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Pameran Produk Kecantikan

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Bank Mitra Bayar

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Peredaran Ponsel Ilegal Ditekan

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tiga kementerian menyepakati penerbitan aturan baru tentang IMEI untuk menekan peredaran ponsel ilegal. JAKARTA – Guna menekan peredaran ponsel ilegal ke Indonesia, tiga kementerian menerbitkan aturan setingkat peraturan menteri...
Selengkapnya

Deindustrialisasi Tak Cocok di Indonesia

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Fenomena deindustrialisasi disebut tengah merambat di Indonesia. Menanggapi hal ini, Ahli Hukum Bisnis Internasional sekaligus Anggota Partai Nasdem, Shanti Ramchand Shamdasani menyebut deindustrialisasi kurang cocok diterapkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Sumedang Siap Menjadi Kabupaten Wisata

Senin 30/9/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Memiliki potensi yang cukup banyak, membuat Sumedang semakin gencar mempro­mosikan destinasi wisatanya. Salah satunya dilakukan lewat kejuaraan paralayang inter­nasional yang akan diadakan perdana di Tanah Air yaitu West Java Paragliding World Championship and Culture Festival 2019, yang akan di­gelar pada 22–28 Oktober 2019 di Sumedang, Jawa Barat.

Tidak tanggung-tanggung, dengan dukungan Kemente­rian Pariwisata (Kemenpar), Kabupaten tertua di Jawa Barat ini mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Wisata. Aneka wisata yang ada di daerah ini, mulai dari alam, agriculture, budaya, dan sosial akan dikem­bangkan dengan serius.

Untuk mengetahui apa saja yang telah dan akan dilakukan jajaran Pemerintah Kabu­paten Sumedang ke depan, wartawan Koran Jakarta, Mohammad Zaki Alatas, berkesempatan mewawanca­rai Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, seusai pe­luncuran kegiatan West Java Paragliding World Champi­onship and Culture Festival 2019, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Ja­karta, belum lama ini. Berikut petikan selengkapnya.

Kalau boleh tahu potensi wisata apa saja yang ada di Sumedang?

Kami memiliki keka­yaan wisata yang beragam. Keragaman potensi wisata yang bisa ditemukan di Sumedang, mulai dari alamnya, agriculture, budaya, dan sosial.

Apakah itu semua objek wisata terse­but sudah diop­timalkan?

Kami sedang mengarah ke sana dengan melakukan berbagai pembenahan dan membangun sarana dan prasarana yang ada. Sep­erti yang diamanahkan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yaitu untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sumedang, baik wisatawan mancanegara atau domestik. Untuk itu, kami akan men­coba konsistensi melakukan pengembangan atraksi, akses, dan amenitas (3A).

Seperti apa yang akan Anda lakukan?

Sesuai yang disampaikan Menteri Pariwisata, ada tiga hal yang harus dimiliki yaitu 3A. Kami punya atraksi yaitu paralayang dengan standar internasional. Untuk akse­bilitas saat ini kami sedang membangun 62 ruas jalan yang menghubungkan dae­rah wisata. Lokasi Sumedang juga hanya 30 menit dari Bandara Kertajati. Jalan tol juga lengkap melintang si Sumedang.

Selain itu?

Untuk bisa menarik wisatawan, Sumedang punya destinasi unggulan. Destinasi yang diusulkan menjadi Ka­wasan Ekonomi Kreatif (KEK) yaitu Jatigede. Ke depannya yang akan menjadi unggulan kami adalah Jatigede.

Di sini pemandangannya sangatlah indah. Pengun­jung bisa naik ke namanya Pasir Cinta untuk melihat sunrise. Dari sini juga bisa melihat pulau-pulau kecil yang tersebar di waduk. Bisalah kita bilang seperti kini Raja Ampat, namun latarnya adalah gunung.

Sumedang juga tengah mengembangkan wisata agriculture?

Iya benar. Tak hanya mengandalkan Jatigede, kami juga punya wisata yang lainnya yang patut dikun­jungi wisatawan. Salah satunya merasakan wisata ubi cilembu. Kami membuat wisatanya, di mana wisatawan merasakan langsung memetik ubi cilem­bu, mencuci dan memasaknya langsung di wilayahnya. Satu hal yang pasti, kuliner khas Sumedang yaitu tahu sumedang. Masih banyak lagi destinasi yang semuanya bisa dirasakan bila berkunjung ke Sumedang. N-3

Tampilkan Semua

Tumbuhkan Terus Minat Riset Generasi Milenial

Senin 29/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Terkenal sebagai daerah yang kerap menelor­kan inovasi kebijakan dan pariwisata, baru-baru ini Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional XVIII, yang digelar Lembaga Ilmu...
Selengkapnya

Kawasan Transmigran di Kubu Raya Jadi Percontohan

Senin 15/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) mendorong perubahan paradigma baru terkait pengembangan transmi­grasi bidang ekonomi, sosial budaya, mental spiritual, kelembagaan, dan pengelo­laan sumber daya alam...
Selengkapnya

Pemkab Terus Menekan Angka Kemiskinan di Rembang

Senin 8/7/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kabupaten Rembang me­miliki potensi yang luar biasa, baik sumber daya alam maupun manusia. Jika dikelola secara maksimal, ma­syarakat Kabupaten Rembang sudah dapat sejahtera. Ber­dasarkan data 2016, angka ke­miskinan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Apresiasi Kepada Pelanggan

Jumat 18/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Konsep Resort Cocok untuk Kaum Urban

Jumat 18/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Desain tempat tinggal makin mengarah pada kebutuhan pribadi penghuninya. Hal ini tidak lain, supaya tempat tinggal memberikan kenyaman sebagai tempat pulang usai melakukan aktifitas. Desain tersebutlah yang dikembangkan Wisteria, proyek...
Selengkapnya

Cara Tepat Memilih Keramik Berkualitas

Jumat 18/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Memilih keramik untuk interior maupun eksterior tidak sekadar hanya melihat corak, warna maupun motif. Keresapan air menjadi pertimbangan pada sebuah keramik. Supaya warna maupun motifnya tidak pudar. Keramik yang memiliki keresapan air...
Selengkapnya

“Start Up” Hotel Dorong SDM Digital 4.0

Jumat 18/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perusahaan rintisan (start up) di sektor properti perhotelan harus memberikan dukungan teknologi dan pengetahuan properti perhotelan yang komprehensif bagi para mitra akomodasi dan konsumen. Inovasi-inovasi dalam bisnis berjalan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Gelaran JSD Onlen

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Transformasi Digital Kota Pintar

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perubahan akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi semakin penting dalam kehidupan manusia. Ini termasuk pula dalam industri properti dan pengembangan kota. Sebab, pemanfaatan teknologi dan digital memberikan kebaikan bagi pelaku...
Selengkapnya

Edukasi Persempit Kesenjangan Digital

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kampanye nasional Internet 101 diharapkan dapat membantu memperkuat upaya inklusi digital dan mendorong orang-orang untuk menggunakan internet secara bertanggung jawab. Rendahnya tingkat penetrasi internet di pedesaan menciptakan...
Selengkapnya

Menekan Gangguan Kabel Palapa Ring

Kamis 17/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jaringan kabel laut tulang punggung Palapa Ring yang baru saja diresmikan merupakan jaringan vital dalam lalu lintas telekomunikasi. Kabel laut ini bukan hanya menghubungkan lalu lintas data dan telefon antar pulau tetapi juga komunikasi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Diskusi Pembiayaan

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Tampilan Baru Kawasaki Ninja 250SL

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pesaing Yamaha R25 dan Honda CB 250RR, dari Kawasaki mengalami penyegaran. Ninja 250SL Kawasaki Racing Team (KRT) versi KRT, menawarkan tampilan baru namun masih yerlihat sporti dan agresif seperti sebelumnya. Tampilannya masih memakai...
Selengkapnya

Tipe “Flagship” Mobil Premium

Rabu 16/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Produsen mobil premiuam menawarkan produk flagship (tipe tertinggi) dengan berbagai keunggulan. Produk tertinggi menjadi tawaran maksimal bagi konsumen. Pada kategori sedan premium setiap merek memiliki produk unggulan atau flagship....
Selengkapnya

Fitur Keselamatan Aktif Mobil Listrik

Rabu 9/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Beberapa pabrikan Jepang telah mengumumkan jajaran mobil elektrifikasi canggih yang bakal hadir pada pameran yang dielenggarakan pada 25 Oktober hingga 4 November 2019 di Tokyo. Mobil listrik dan hibrida terus mengalami penyempurnaan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Polo Air Putra Bidik Emas SEA Games

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Tim nasional polo air putra Indonesia menargetkan satu medali emas pada SEA Games 2019 Filipina, November mendatang.

“Putra ditargetkan medali emas. Belum pernah dari sejarah (bisa dapat emas) SEA Games pertama hingga kemarin,” kata pelatih timnas polo air putra Dean Baldwin saat ditemui di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin.

Timnas polo air putra harus puas dengan perolehan medali perak pada SEA Games 2017 Malaysia. Saat itu, Indonesia gagal bersaing dengan tim nomor satu di Asia Tenggara yakni Singapura usai ditahan imbang, namun kalah selisih gol.

Dean mengaku optimistis pada SEA Games tahun ini bisa meraih emas, apalagi tim polo air putra baru saja meraih perunggu pada kejuaraan FINA Water Polo Challenger’s Cup di OCBC Aquatic Centre, Singapura, pekan lalu. Dalam turnamen tersebut, timnas Indonesia dapat mengamati taktik lawan terberatnya.

“Minggu lalu kita baru turnamen di Singapura. Di cross gak ketemu Singapura jadi kita beruntung bisa mempelajari taktik yang dipakai Singapura. Kita lebih siap dengan SEA Games 2019,” tuturnya.

Dalam persiapan menghadapi SEA Games nanti, Dean mengatakan tim polo air putra saat ini masih berusaha untuk mengembalikan daya tahan para pemain sepulang dari turnamen di Singapura. Selain itu, mereka juga sedang memfokuskan diri pada taktik permainan.

Timnas polo air yang berada di bawah asuhan pelatih asal Serbia Milos Sakovic itu juga diharapkan dapat menciptakan taktik yang lebih maksimal apalagi tim untuk SEA Games 2019 dikatakan Dean hampir 80 persen disokong oleh pemain yang sama dengan dua tahun sebelumnya. “Jadi mulai dari Milos Sakovic dari Serbia datang, komposisi tim dari 2017 itu 80 persen sama dengan SEA Games. Jadi nanti untuk adaptasi taktik harusnya terbiasa,” tuturnya.

Timnas polo air putra Indonesia akan menjalani laga uji coba di Filipina pada Sabtu (26/10) sebagai persiapan terakhir menjelang SEA Games. “Kita ada satu kali lagi try out ke Filipina minggu depan hari Sabtu. Mereka ada test event mini turnamen dan kebetulan kita diundang,” ungkap Dean Baldwin.

Dean mengatakan Indonesia beruntung menjadi salah satu negara yang diundang dalam turnamen tersebut. Menurutnya itu akan menjadi kesempatan yang bagus bagi timnas Indonesia untuk bisa melihat venue dan merasakan atmosfer di Filipina. Ant/S-2

Tampilkan Semua

Marcus/ Kevin ke Semifinal

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melenggang mudah ke babak semifinal Denmark Open. ODENSE – Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melaju ke babak semifinal Denmark Open 2019....
Selengkapnya

10 Perenang Indonesia Berlatih di Tiongkok

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebanyak 10 atlet tim nasional renang Indonesia akan menjalani pemusatan latihan (pelatnas) di Kunming, Tiongkok pada 18-30 Oktober sebagai salah satu persiapan sebelum bertanding di SEA Games 2019 Filipina. “Iya. Yang...
Selengkapnya

Kharisma Bandung Tantang Bank Jatim

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
TANGERANG - Tim bola voli putri Kharisma Bandung bakal menantang sang juara bertahan Bank Jatim pada di babak semifinal Livoli Divisi Utama 2019 di GOR Dimyati Tangerang, Banten, Sabtu (19/10). Kepastian Kharisma Bandung lolos ke...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Harapan Publik pada Jokowi-Ma’ruf

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin akan dilantik sebagai pre­siden dan wakil presiden periode 2019–2024, Minggu (20/10). Dua mantan presiden, yakni Megawati Soekar­noputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah men­gonfirmasi bakal hadir dalam acara pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin itu. Demikian juga calon presiden dan wa­kil presiden di Pemilu 2019 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, juga akan menghadiri acara pelantikan itu. Kita berha­rap kehadiran mereka bisa membawa pesan positif bagi per­kembangan demokrasi di Indonesia.

Jokowi mengaku telah merampungkan susunan kabi­net periode 2019–2024. Kabinet baru tersebut, sebagaimana disampaikan Jokowi, akan berisikan politisi-profesional de­ngan proporsi sebesar 45:55.

Adanya politisi dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf itu merupa­kan bagian dari upaya Jokowi dalam mengakomodasi partai politik yang mendukungnya pada Pilpres 2019. Setidaknya, ada sepuluh partai politik yang berjuang memenangkan Jokowi bersama Ma’ruf Amin, yakni PDIP, Golkar, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI, dan PBB.

Tak berhenti di situ, Jokowi berpotensi pula mengakomodir kursi menteri di kabinet untuk Gerindra, Demokrat, dan PAN. Ketiga partai itu tengah berupaya masuk ke koalisi pemerin­tah. Ini terlihat dari adanya pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Jokowi di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu.

Jokowi pun secara terang-terangan mengaku membahas wacana bergabungnya Gerindra, Demokrat, dan PAN dalam koalisi pemerintah. Meski demikian, Jokowi menyebut belum ada keputusan terkait hal tersebut.

Kabinet Jokowi di periode kedua ini diprediksi bakal sema­kin gemuk. Saat pertama kali menjabat pada 2014 lalu, Jokowi hanya didukung oleh lima partai, yakni PDIP, PKB, NasDem, Hanura, dan PKPI. Di tengah perjalanannya, PPP, Golkar, dan PAN ikut bergabung. Hanya saja, PAN menarik diri lantaran mendukung Prabowo-Sandi­aga Uno dalam Pilpres 2019.

Dengan jumlah koalisi ter­sebut saja, Jokowi tercatat me­miliki 34 menteri dan tiga wa­kil menteri selama memimpin di periode pertamanya. Ada pula empat pejabat setingkat menteri, tiga kepala lembaga pemerintah nonkementerian, dan dua kepala lembaga nonstruktural. Jumlah itu akan se­makin bertambah di periode keduanya karena harus meng­akomodir 10 partai pendukung dan tiga partai yang tengah mewacanakan untuk bergabung.

Banyak harapan yang digantungkan pada pemerintahan baru Jokowi. Salah satunya terkait pemilihan menteri. Ide­alnya tim Kabinet Kerja II diisi oleh figur yang kuat dan me­miliki kualitas yang hebat. Salah satu parameter figur calon menteri yang kuat itu adalah memiliki prestasi pada bidang yang ditanganinya. Presiden Jokowi harus membuktikan ke­pada publik bahwa dia adalah seorang pemimpin yang teguh pada pendiriannya, tidak terkooptasi kekuatan parpol yang terus merapat.

Kabinet Kerja II idealnya adalah kabinet meritokrasi atau kabinet yang dibentuk sesuai fungsi dan layaknya.. Untuk jenis kabinet meritokrasi ini, banyak anak bangsa yang me­miliki kualitas dan ahli di bidangnya yang dapat diajak mem­perkuat Kabinet Kerja II. Keberadaan para profesional dan ahli di kabinet, akan memberikan citra positif pada kepemim­pinan Jokowi sebagai pihak yang berkomitmen terhadap ki­nerja ketimbang kompromi politik semata.

Pengalaman periode 2014–2019, harus menjadi pelajaran berharga bagi Jokowi dalam memilih menteri. Berdasarkan hasil riset Alvara Research Center, ternyata publik lebih me­nyukai menteri dari kalangan profesional. Hasil survei itu me­nyatakan, publik lebih puas dengan kinerja menteri yang ber­asal dari kalangan profesional. Tak heran, jika lima peringkat teratas menteri terbaik selama pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) berasal dari kalangan profesional.

Sejumlah kementerian strategis pada Kabinet Jokowi Jilid II yang harus dikomandani menteri dari kalangan profesio­nal adalah Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Ke­menterian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, Kemendik­bud, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian BUMN.

Tampilkan Semua

Hakikat Roh Kudus dalam Kehidupan Manusia

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Stanley M Horton   Rasul Petrus mengutip nubuat Nabi Yoel bahwa akan terjadi pada hari-hari terakhir- seba­gaimana difirmankan Allah - Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia. Dari pernyataan ini, penulis buku berkata...
Selengkapnya

Potret “Employment” Pelaut Kita

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
OLEH SISWANTO RUSDI   Kejadiannya lumayan he­boh di jagat kepelautan Tanah Air. Namun, se­pertinya tidak begitu hal­nya di publik umum. Begitu hebohnya, Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI), sebuah serikat pekerja pelaut...
Selengkapnya

Film “Joker” dan Potensi Kekerasan

Jumat 18/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
oleh Prakoso PermonoFilm karya rumah produksi Warner Bros tentang badut sakit jiwa pembunuh, Joker, telah dirilis di Indonesia. Film ini menuai berbagai reaksi di sosial media. Ada imbauan yang frustrasi untuk tidak menonton film ini....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Mengenal Tradisi Unik Orang Kawanua

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Suku Manado atau Suku Minahasa merupakan suku asli di Sulawesi Utara dan sebagian besar mendiami di Kota Manado. Suku ini juga menyebut dirinya sebagai orang Kawanua. Sementara bahasa yang sering digunakan ialah bahasa Melayu Manado dengan logat yang khas.

 Adat dari Manado paling terkenal adalah Monon­deaga yang merupakan upacara adat yang biasa dilakukan suku Manado/Minahasa terutama yang berdiam di daerah Bolaang Mongondow. Pelaksanaan upacara adat ini untuk memper­ingati atau mengukuhkan seorang anak perempuan ketika memasuki masa pubertas yang ditandai den­gan datangnya haid pertama.

Hasil gambar untuk tari kabasaran

Secara garis besar, upacara adat ini dilakukan sebagai bentuk syu­kur sekaligus semacam uwar-uwar bahwa anak gadis tersebut telah menginjak masa pubertas. Untuk itu, agar kecantikan dan kede­wasaan sang anak gadis lebih men­corong, maka dalam upacara adat ini daun telinganya ditindik dan dipasangi anting-anting layaknya gadis yang mulai bersolek, kemu­dian gigi diratakan (dikedawung) sebagai pelengkap kecantikan dan tanda bahwa yang bersangkutan sudah dewasa.

Kemudian, rumah panggung atau wale merupakan tempat kediaman para anggota rumah tangga orang Minahasa di Kota Manado. Rumah panggung za­man dahulu dimaksudkan untuk menghindari serangan musuh atau binatang buas secara mendadak. Sekalipun keadaan sekarang tidak sama lagi dengan keadaan dahulu, tapi masih banyak penduduk yang membangun rumah panggung berdasarkan konstruksi rumah modern.

Hasil gambar untuk rumah panggung wale

Lantas pakaian adat yang dikenakan kaum pria Minahasa yaitu berupa baniang atau kemeja lengan panjang berkerah atau tanpa kerah yang dihiasi saku pada bagian bawah sebelah kiri dan kanan serta bagian atas sebelah kiri kemeja. Selain itu ditambah­kan pula hiasan berupa sulaman motif padi, kelapa dan ular naga pada bagian bawah lengan dan bagian depan kemeja.

Pemakaian baniang ini um­umnya dipadukan dengan celana hitam polos tanpa hiasan yang panjangnya sampai sebatas tu­mit, dengan model yang melebar pada bagian bawah makin ke bawah makin lebar. Ditambahkan pula penggunaan ikat ping­gang dari kulit ular patola yang berbentuk mahkota pada bagian depannya.

Pakaian adat yang dikenakan kaum wanita Minahasa pada mulanya disebut Karai Momo ada juga yang disebut wuyang. Pakaian ini terdiri dari kebaya model lengan panjang berwarna putih, dengan bagian bawah berbentuk lipatan seperti ikan duyung dan agak melebar pada bagian bawah yang dihiasi dengan sulaman sujiber berbentuk bunga padi dan bunga kelapa dan pada dada sebe­lah kiri serta kembang kaca piring dan bunga melati yang berbau harum.

Kesenian dari Suku Manado pal­ing terkenal adalah tari kabasaran. Tari kabasaran sering juga disebut tari cakalele, adalah salah satu seni tari tradisional orang Minahasa yang banyak dimainkan masyara­kat Kota Manado, yang biasanya ditampilkan pada acara-acara ter­tentu seperti menyambut tamu dan pagelaran seni budaya. Tari ini me­nirukan perilaku dari para leluhur dan merupakan seni tari perang melawan musuh. hay/R-1

Destinasi Romantis Bersama Pasangan

Ada banyak cara untuk mem­pererat hubungan dengan pasangan. Mulai dari men­gobrol hal-hal mendalam, makan bersama, hingga memberikan hadiah spesial untuknya. Perhatian terhadap hal-hal kecil juga akan membuat pasangan lebih betah bersama Anda. Rasanya memang sangat indah jika bisa membaha­giakan pasangan. Anda juga bisa berlibur bersama ke suatu tempat untuk melepas penat.

Berencana jalan-jalan berdua atau bulan madu dengan pasan­gan? Anda bisa pergi ke destinasi romantis di Manado berikut ini.

Pulau Manado Tua

Hasil gambar untuk pulau manado tua

Pulau yang termasuk ke dalam Kecamatan Bunaken ini memiliki luas 10 km2 dan berada di keting­gian 764 m di atas permukaan laut. Anda dapat mencapai pulau yang berjarak 10 mil dari Manado ini dengan menaiki kapal mo­tor selama sejam. Pulau Manado Tua berbeda dengan pulau-pulau lain di Taman Nasional Bunaken. Manado Tua sangat dilindungi dari kegiatan yang merusak, seperti penangkapan ikan dan terumbu karang.

Pulau Manado Tua berkaitan dengan keberadaan Suku Bowont­ehu yang dahulu mendiami pulau tersebut. Setidaknya sekitar 3.200 jiwa penduduk yang saat ini tinggal dan bermata pencaharian sebagai nelayan atau petani. Terdapat berbagai biota laut yang berada di perairannya, seperti lumba-lumba, dugong, kima raksasa, penyu sisik, dan penyu hijau.

Kira-kira apa saja yang bisa Anda dan pasangan lakukan di pulau ini? Anda dapat menyelam bersama dan mengabadikan foto di dalam laut menggunakan kamera anti air. Tak hanya itu, cobalah mengadakan lomba bere­nang yang menyenangkan. Setelah lelah beraktivitas, nikmati kuliner khas Manado yang bisa dibeli di pulau ini.

Pantai Malalayang

Hasil gambar untuk pantai malalayang

Siapa yang tidak suka melihat matahari terbenam bersama pas­angan? Pastinya akan menjadi mo­men yang romantis dan berkesan apabila menyaksikannya di Pantai Malalayang. Pantai ini terletak di selatan Manado, tepatnya di Keca­matan Malalayang. Cukup dengan 4 menit perjalanan dari pusat kota, Anda dapat mengunjungi pantai yang indah dan populer ini.

Terdapat warung-warung dan kedai-kedai yang berjajar di sekitar pantai. Anda dapat membeli kudapan-kudapan lezat yang bisa disantap bersama pasangan. Cobalah mencicipi pisang goreng dengan sambal roa yang meng­hasilkan cita rasa unik di lidah. Bisa bayangkan bagaimana manis, pedas, dan gurih menjadi satu?

God Bless Park

Taman Berkat atau God Bless Park merupakan ikon Manado di era milenial yang sayang jika dilewatkan. Tempat ini ramai dikunjungi ketika sore hari tiba. Pemerintah Kota Manado telah menyediakan beberapa fasilitas olahraga untuk masyarakat, seperti lapangan basket, arena papan lun­cur, panjat tebing, hingga voli.

Pendirian taman ini diapresiasi oleh kalangan muda karena me­nyediakan fasilitas olahraga umum yang belum pernah ada sebel­umnya. Hal menonjol dari taman ini adalah tugu berbentuk tangan yang saling menggenggam dan menggambarkan rasa syukur. Anda bahkan bisa menikmati peman­dangan laut dari tempat ini. Tidak ada salahnya mencoba bermain permainan dengan pasangan, bukan?

Sungguh tempat-tempat yang romantis ya? Pastinya momen-mo­men Anda bersama pasangan bisa lebih berkesan dan tak terlupakan. Jangan lupa juga untuk mengaba­dikan kebersamaan dalam bentuk foto dan video.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi apabila ingin mencari tiket pesawat Xpress Air ke Manado. Airy menyediakan berbagai pilihan tiket penerbangan yang terjangkau dan beragam tiket promo menarik yang makin menghemat bujet Anda. Airy bebas dari penipuan, tidak akan mengecewakan pelanggan, serta melayani refund maupun reschedule. hay/R-1

 

Tampilkan Semua

Menyoal Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam Rapat terbatas membahas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS a) di Istana Negara (16/7), Presiden Jokowi mengungkapkan kekesalannya, sebab urusan sampah belum beres-beres. Juga proyek PLTS a belum ada kemajuan yang berarti....
Selengkapnya

Lezatnya Kobe Wagyu Sirloin di Swiss Café Restaurant

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Swiss Café Restaurant– Pondok Indah di Swiss Belhotel Pondok Indah meluncurkan menu lezat di bulan Oktober hingga Desember 2019 dengan tema Western Food. Menu ini merupakan pilihan dari Executive Chef hotel tersebut....
Selengkapnya

Taylor Swift Khawatir Tidak Bisa Bikin Lagu Sedih Lagi

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Taylor Swift me­ngaku kemung­kinan tidak bisa menulis lagu ten­tang perpisahan yang men­jadi ciri khasnya, sebab kini dia lebih fokus mencerita­kan kebahagiaan. Pelantun "You Need To Calm Down" ini per­nah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Proyek Pedestrian

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

JAKARTA Akhir Pekan

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta Fashion Week 2020 JAKARTA Fashion Week merupakan pekan mode utama di Indonesia sejak 2007. Sebagai platform penggerak industri mode Indonesia, Jakarta Fashion Week memberikan arahan bagi penggiat mode dan menyediakan arena...
Selengkapnya

Upah Minimum Naik, Pengusaha Ritel Kesulitan

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Serikat Pekerja harus mengerti dengan kondisi ekonomi saat ini sehingga tidak meminta kenaikan UMP yang berlebihan apalagi melakukan aksi demo. JAKARTA- Dewan Pengupahan DKI Jakarta memastikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta...
Selengkapnya

21 Tersangka Pembuat Bom Molotov Ditangkap

Sabtu 19/10/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Polisi meringkus sebanyak 21 tersangka dalam kasus temuan bom molotov yang rencananya digunakan saat aksi unjuk rasa menolak RUU KPK dan RKUHP. Salah satu tersangka yang diamankan sejak awal adalah dosen Institut Pertanian...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Pelantikan Presiden-Wapres yang Lancar Beri Pesan Positif pada Dunia

Sabtu 19/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR ) akan menggelar upacara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu Juli 2019. Bagaimana mengenai persiapan pelantikan tersebut dan bagaimana juga soal amendemen UUD ‘45 yang segera akan dilakukan MPR , Koran Jakarta mewancarai Ketua MPR , Bambang Soesatyo. Berikut petikannya.

 

Bagaimana persiapan pelan­tikan presiden dan wakil presi­den?

Karena ini acara MPR maka kami sangat berkepentingan bah­wa acara ini berlangsung dengan hikmat tanpa gangguan apa pun. Makanya, kami imbau kepada adik-adik mahasiswa, kepada seluruh masyarakat Indonesia agar ikut menjaga kehikmatan pelantikan.

Mengapa demikian?

Karena kesuksesan acara pelan­tikan presiden ini akan memberi­kan pesan positif kepada dunia in­ternasional dan itu akan membantu perekonomian kita, dan dengan ekonomi yang baik sama dengan membantu rakyat kita semua. Jadi message-nya jelas, kami di MPR ingin acara ini berlangsung hikmat dan agung sebagaimana disampai­kan Bapak Presiden.

Untuk tamu negara yang sudah konfirmasi datang siapa saja da­lam acara pelantikan?

Hampir seluruh negara Asean, negara tetangga kita confirm hadir, termasuk Perdana Menteri Austra­lia hadir. Mudah-mudahan kepala negara, kepala pemerintahan, utusan khusus seluruh negara maju (juga hadir).

Itu sudah fiks akan da­tang?

Beberapa negara kon­firmasi, tapi untuk pastinya silakan cek ke Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Soal penga­manannya sen­diri seperti apa?

Sesuai dengan prosedur te­tap (protap) yang dimi­liki pihak keaman­an Polri maupun TNI, pengamanan tamu-tamu negara kita dijamin begitu meng­injakkan kaki di Tanah Air kita dan kembali ke tanah mereka selamat.

Terkait Amen­demen terbatas UUD 1945 ini seperti apa?

Kami, pimpinan MPR, men­jamin berbagai usulan amendemen tidak menjadi bola liar. Segala sesuatu­nya kami konsultasikan dengan Bapak Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara, dan menjadi salah satu stakeholder bangsa kita. MPR tidak dalam po­sisi yang tidak buru-buru. Kami akan cermat betul menampung aspirasi sebagaimana disampaikan Bapak Presiden, di tengah-tengah masyarakat.

Wacana presiden dipilih MPR masih ada dalam rencana amen­demen?

Tidak ada. Saya tegaskan tidak ada. Ini tidak terkait dengan pe­rubahan terkait perubahan rinci perubahan politik. Presiden tetap dipilih rakyat, presiden bukan lagi mandataris negara, presiden tidak bertanggung jawab pada MPR, itu tetap.

Intinya, ke depan presiden masih tetap dipilih oleh rakyat?

Iya (dipilih oleh rakyat).

Dipastikan tidak ada upaya untuk mendorong pemilihan pre­siden dilakukan di MPR?

Tidak ada lagi upaya untuk pe­milihan presiden kembali ke MPR, dan tidak ada pertanggungjawaban presiden ke MPR.

Cukup Ibu Megawati Soekarno­putri presiden terakhir yang men­jadi mandataris MPR.

Masih soal amendemen UUD 1945, apakah ada langkah men­jadikan kembali MPR itu sebagai lembaga tertinggi?

Enggak ada lembaga terting­gi negara lagi, yang ada, lembaga tinggi negara. Jadi sama semua, lembaga tinggi negara.

Amendemen itu akan dilakukan terbatas. Hanya akan menyentuh pada persoalan haluan negara. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Keluarga TNI Harus Tahu Batasan dan Rambu Menggunakan Medsos

Jumat 18/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) menjatuhkan sanksi kepada anggota TNI AD yang tidak bisa menjaga istri dan keluarganya dalam menggunakan media sosial (medsos), seperti kasus ujaran kebencian terkait dengan penyerangan Menteri...
Selengkapnya

Masyarakat Harus Menjadi Penjaga dan Pengaman Sungai

Selasa 15/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Perhatian Presiden Joko Widodo terhadap lingkungan ditegaskan konkret dalam Peraturan Presiden No.15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.   Presiden bertekad Sungai...
Selengkapnya

TNI Angkatan Darat Kerahkan Seluruh Prajurit

Senin 14/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil pemilih umum (pemilu) serentak 2019, Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin akan digelar pada 20 Oktober 2019. Agar seluruh rangkaian acara pelantikan tersebut berjalan lancar dibutuhkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Kuswiyoto: Inovasi Program dengan Sasar Kaum Muda

Sabtu 19/10/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam menghadapi persaingan ekonomi di era digital dan memasuki industri 4.0, PT Pegadaian (Persero) telah menyiapkan strategi khusus. Perusahaan pelat merah ini melakukan berbagai transformasi melalui peluncuran produk baru dan pelayanan optimal.

 

Bagaimana perkembangan Pegadaian saat ini?

Kalau diibaratkan orang, Pega­daian hari ini manusia yang matang setelah 118 tahun berdiri. Kalau ibarat laki-laki, Pegadaian sudah ganteng, kaya, mapan. Kalau pe­rempuan, gadis yang sangat cantik. Kami memang sangat menarik.

Kalau nggak punya waktu datang ke Pegadaian, sekarang kami punya program yang ada di Jakarta yaitu kerja sama dengan ojek online. Ini salah satu inovasi produk. Jadi ini luar biasa, terutama untuk teman-teman yang tidak punya waktu. Se­karang di Pegadaian sudah keren, sudah ada kafenya.

Apa target kinerja Pegadaian 2019?

Target sampai Desember 2019, dapat 12 juta nasabah; jumlah out­standing loan 46,5 triliun rupiah, total aset 63 triliun rupiah; laba bersih tiga triliun rupiah. Mudah-mudahan bisa mencapai target ini. Jumlah nasabah sudah melewati sampai target Desember 2019. Laba tiga triliun rupiah pasti bisa terca­pai. Kalau dua itu jalan maka dua lainnya bisa tercapai.

Detailnya seperti apa?

Tadi saya bilang Pegadaian itu ibarat cowok ganteng dan cewek cantik. Nasabah kami hari ini sudah 19,1 juta orang per Juni 2019. Jum­lahnya gede banget. Kami punya outlet sekitar 4.200. Jadi di pelosok-pelosok kami punya. Ini merupa­kan jaringan yang luar biasa.

Aset kami per Juni 2019 sebesar 56,1 triliun rupiah, karyawan hampir 27 ribu. Capaian penyaluran kredit pinjaman kepada masyarakat atau outstanding loan (OSL) mencapai 43,6 triliun rupiah dan laba bersih 1,5 triliun rupiah dari target 3 triliun rupiah. Dengan kondisi seperti ini, kami bisa menjadi penyumbang cu­kup besar untuk negara.

Bagaimana dari sisi keuangan?

Pegadaian itu sangat likuid. Seadainya terjadi apa-apa, dalam waktu singkat, semua orang ingin narik (uang) itu semuanya ada. Kemampuan kami dalam melunasi kewajiban-kewajiban jangka pen­dek 1,8 kali. Jadi jangan khawatir kalau menyimpan emas di Pegadai­an, tabungan emas, dan lain-lain, mau ditarik kapan saja kami siap.

Di industri keuangan, boleh melakukan peminjaman sampai 10 kali dari modal yang kami miliki. Modal Pegadaian itu sekarang 20 triliun rupiah, sekarang utang kami cuma sekitar 30 triliun rupiah. Padahal, Pengadaian bisa berutang sampai 200 triliun rupiah. Kalau orang se-Indonesia perlu uang dari Pegadaian sampai 200 triliun ru­piah, kami sanggup.

Kondisi lainnya bagaimana?

Return on Assets (ROA), industri keuangan dapat 3 persen itu sudah happy, ROA Pegadaian 5,26 persen. Jauh dari rata-rata industri keuang­an. Return on Equity (ROE) 13,8 persen. Kalau kita mendepositokan uang sekarang di bank kita cuman dapet paling 6 persen.

Kalau punya duit nanti, misalnya kami sudah Initial Public Offering (IPO), beli saham Pegadaian maka setiap tahun akan mendapat 13,8 persen. Makanya, Pegadaian itu ditunggu banget sama investor. Kami dua kali lebih dari rata-rata pengembalian dana deposito.

Beban Operasional terhadap Pen­dapatan Operasional (BOPO) kami 68,3 persen. BOPO rata-rata industri keuangan itu 70-75 persen. Jadi kami sangat efisien. BOPO itu keefesienan kerja kami. Pegadaian itu tergolong perusahaan yang efisien.

Rating Obligasi-nya AAA. Tingkat kesehatannya sehat, Non Perfoming Loan (NPL) kami 1,57 persen, idustri keuangan lain itu rata-rata 3 persen. Kami jauh di ba­wah itu. Jadi yang jelek-jeleknya itu kami tidak banyak. Terus assesmen good corporate governance (GCG) kami hampir mentok 98,21. Jadi Pe­gadaian itu dikelola dengan sangat memperhatikan GCG.

Kalau dibilang KKN, korupsi, tidak tersistem, itu tidak mungkin, semuanya hampir sempurna ka­rena nilainya 98,21. Ini yang meng­hitung bukan kami. Yang menghi­tung pihak independen. Asesmen Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) 554,25, ini bentar lagi naik, dengan ini kami bisa naik kelas.

Kapan Pegadaian IPO?

Keinginan IPO sudah lama, ter­tunda terus. Saya belum memiliki izin tertulis dari pemegang saham Pegadaian. Kami lihat ekonomi relatif bagus, sosial politik bagus maka ini mungkin saatnya IPO. Memang banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mudah-muda­han tahun 2020 (IPO) kalau semua sudah dijalankan.

Kenapa Pegadaian harus IPO?

IPO membuat perusahaan men­jadi lebih terbuka. Pengeluaran le­bih transparan, bisa bergerak ke pa­sar global. Banyak sekali manfaaat, baik untuk internal maupun ke­seluruhan usaha makro. IPO tidak hanya untuk sekadar mencari uang, banyak hal lain yang dipertimbang­kan, salah satunya tata kelola dan bagaimana kami bisa melek karena akan masuk ke pasar global.

Bagaimana Anda melihat ling­kungan eksternal terus berubah?

Lingkungan terus berubah. Di situ ada gadai-gadai swasta. Banyak yang tanya ke saya, ‘Pak itu gadai-gadai swasta ngganggu nggak?’ Kalau dibilang ganggu ya meng­ganggu, tapi ya sekarang cuma geli-geli dikit. Tidak sampai menyakiti. Kami sangat kuat, apalagi gadai swasta banyak yang beroperasi di lokal. Kami unggul dari sisi pela­yanan, fasilitas.

Bagaimana Anda melihat kehadiran produk subtitusi per­bankan dan finansial technology (Fintech)?

Pemerintah mengeluarkan Kitab Undang-Undang Hukum (KUH) Gadai itu harus diperhatikan. Kami sih seneng-seneng saja. Yang pen­ting masyarakat lebih sejahtera. Kalau masyarakat sejahtera, pasar kami bukan pasar gadainya. Kami punya produk tabungan emas.

Kalau masyarakat sejahtera kami ikutan senang. Produk-produk kami bisa menunjang kebutuhan mereka. Ada tabungan emas, ada arrum haji, nanti kami bikin arrum umroh. Ini merupakan tantangan kami dan ruang untuk mengem­bangkan bisnis.

Bagaimana dengan kehadiran Peer to Peer Lending (P2P)?

Banyak yang tanya ‘Pak seka­rang orang lagi ramai ikut peer to peer lending?’ Kami sudah siapkan, apakah kami mau ikut berperan sebagai fintech sebagai peer to peer lending atau mau kolaborasi. Ini lagi kami pertimbangkan. Ini tan­tangan sekaligus peluang.

Ini kondisi berubah. Seka­rang semua memakai handphone (HP) dan gadget, semua orang sudah sangat melek teknologi. Ini peluang kami mengembangkan produk-produk bisnis digital. Dunia berubah, kalau kami bisa meng­ikuti peluang itu lebih bagus. Kami punya 200 orang magang yang setiap hari berinovasi menangkap peluang.

Apakah Pegadaian siap untuk mendigitalisasi nasabahnya?

Kami sangat siap mendigitalisasi seluruh nasabah. Tapi nasabah kami itu 60-70 persen masih ibu-ibu di kampung-kampung. Jadi ka­lau bertanya, kenapa tidak digital­isasi semua. Ya seperti tadi, ibu-ibu kalau dikasih HP tidak bisa saat mau transfer, mau jual nanti repot. Intinya, kami siap mendigitalisasi semua produk, semua nasabah.

Bukan Pegadaian masih kuno, ini memang kebutuhan. Kebutuh­an nasabah kami, bukan karena kami tidak mampu. Kalau mampu kami lebih happy. Itu membuat kami lebih simple, praktis, cepat, dan murah karena bisa mengurangi tenaga manusia, outlet-outlet, dan lain-lain.

Bagaimana Pegadaian me­nyikapi perubahan eksternal?

Ada lima strategi yang kami buat yang namanya G-5tar Strategy. Ada lima strategi yang kami bentuk. Pertama, grow core. Artinya core kami tinggi, dalam 5-10 tahun ke depan masih mempertahankan produk-produk gadai. Tentunya kami harus memodifikasi, dalam pelayanannya, dan lain-lain. Itu selalu dikembangkan. Kami tidak akan meninggalkan produk gadai.

Pegadaian tidak akan mening­galkan core business-nya yaitu gadai. Gadai masih diperlukan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan. Makanya kami tetap akan memaksimalkan pertumbuh­an produk-produk inti. Meskipun nantinya komposisinya akan beda, karena produk-produk gadai akan kami kembangkan, tetapi secara absolut kami akan tetap mengem­bangkan bisnis core kami yaitu gadai.

Strategi lainnya apa?

Selanjutnya, grab new, mengem­bangkan bisnis baru yang potensial dengan dukungan big data analysis dan penguatan risk management. Jadi kami menciptakan banyak pro­duk non-gadai untuk mengimbangi dinamika eksternal. Kalau tidak begitu, kami akan turun.

Ketiga, groom talent yaitu men­jaring karyawan potensial serta meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pegadaian itu menjadi salah satu perusaahn yang diminati untuk tempat bekerja. Selanjutnya, Gen Z Technology, kami menggunakan sistem teknologi ter-update guna menunjang proses bisnis dan data analysis.

Yang terakhir great culture, mengubah mindset dan budaya kerja karyawan yang lebih men­dorong pada peningkatan kinerja perusahaan. Kalau selama ini, mungkin Pegadaian agak pasif. Mu­lai tahun ini, semua karyawan siap melayani dan membantu nasabah secara aktif.

Apa saja produk-produk Pegadaian?

Ada tabungan emas, gadai, gadai efek (saham dan obligasi), G-Cash, Arrum Haji, G-Cash, dan lain-lain. Saya selalu sampaikan ke banyak orang. Tukang bubur naik haji itu di TV hanya sinetron, kalau di Pegadaian itu kenyataan. Dengan maksimum angsuran tiga mangkok bubur, kalau kita simpan tiga gram emas di Pegadaian terus kita mengangsur seharinya dengan tiga mangkok bakso, bubur, setara 22 ribu, kita bisa naik haji.

Apa saja program non-gadai?

Kami memang harus profit, na­mun juga menjadi agent of develop­ment. Kami punya bank sampah, dengan bersih-bersih lingkungan. Bagaiamana kami mengajari ma­syarakat memilah sampah serta bank sampahnya yang didukung Pegadaian. Hasilnya dibayar de­ngan tabungan emas. Kami sangat peduli dengan progam Indonesia bersih.

Program lain, bersih-bersih administrasi. Kami melakukan pendampingan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan me­reka. Kami bersih-bersih hati, ini penyaluran bantuan dan pening­katan infrastruktur rumah ibadah dan hal-hal terkait kemanusiaan. Bentuknya, renovasi rumah ibadah dan bantuan kemanusiaan.

Bagaimana layanan Pegadaian di The Gade Coffee & Gold?

Ini salah satu bentuk untuk menangkap peluang di anak-anak muda, mengubah citra kami, me­ningkatkan image dengan adanya layanan The Gade Coffee & Gold. Ada layanan prioritas, outlet Pega­daian hingga malam hari termasuk hari Minggu tetap buka. Saat ini, sudah ada 32The Gade Coffee & Gold.

Bagaimana Pegadaian berkon­tribusi kepada negara?

Kontribusi kami naik terus. Coba bayangin ribuan karyawan kami menghidupi berapa orang, ratusan ribu orang lebih bahkan jutaan orang bergantung hidupnya pada Pegadaian. Kami menjadi 10 BUMN pemberi dividen terbesar. Pega­daian menduduki urutan ketujuh dengan deviden 1,39 triliun rupiah pada tahun buku 2018.

Apakah masih perlu kantor cabang?

Perlu. Nggak bisa semuanya dibuat digital. Tahun kemarin kantor cabang ada 4.300 lebih. Dengan adanya digitalisasi, kami banyak menutup outlet-outlet. Menutup bukan karena rugi, untuk efisiensi. N-3

Tampilkan Semua

Sensor Mikro Pendeteksi Kanker untuk Industri Biomedis

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Liviu Movileanu, profesor fisika di College of Arts and Sciences di Syracuse University, New York, AS, menciptakan sensor kecil yang mampu mendeteksi, meng­karakterisasi, dan menganalisis protein-protein interactions (PPI) dalam...
Selengkapnya

Harapan Publik pada Jokowi-Ma’ruf

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin akan dilantik sebagai pre­siden dan wakil presiden periode 2019–2024, Minggu (20/10). Dua mantan presiden, yakni Megawati Soekar­noputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah...
Selengkapnya

Hakikat Roh Kudus dalam Kehidupan Manusia

Sabtu 19/10/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Stanley M Horton   Rasul Petrus mengutip nubuat Nabi Yoel bahwa akan terjadi pada hari-hari terakhir- seba­gaimana difirmankan Allah - Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia. Dari pernyataan ini, penulis buku berkata...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta