Koran Jakarta | March 25 2019
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Pacu Hilirisasi Industri agar Daya Saing Menguat

Senin 25/3/2019 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
Agar kinerja industri tidak bergantung pada energi fosil, minyak, dan gas, kebijakan pengembangan energi baru terbarukan mesti dikebut. Agar kinerja industri tidak bergantung pada energi fosil, minyak, dan gas, kebijakan pengembangan energi baru terbarukan mesti dikebut.   JAKARTA - Pemerintah diharapkan...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kunjungi Gua Batu Kapal

Senin 25/3/2019 | 07:53
A   A   A   Pengaturan Font

Seorang wisatawan mengunjungi Gua Batu Kapal, di Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Minggu (24/3). Gua yang berada sekitar 35 kilometer dari pusat kabupaten tersebut merupakan destinasi favorit Kabupaten Solok Selatan, namun akses masih terkendala jalan yang belum diaspal.

Tampilkan Semua

Jateng Targetkan Pengurangan Kemiskinan 1 Persen Per Tahun

Senin 25/3/2019 | 07:45
A   A   A   Pengaturan Font
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menargetkan penurunan angka kemiskinan rata-rata sebe­sar satu persen per tahun dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Target penurunan kemiskinan tersebut sudah masuk dalam...
Selengkapnya

Persembahan pada Dewa

Senin 25/3/2019 | 07:41
A   A   A   Pengaturan Font
Umat Buddha mendokumentasikan acara ritual bakar replika kapal, di Vihara Avalokitesvara, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (24/3). Ritual bakar kapal tersebut dimaksudkan sebagai persembahan kepada dewa guna memperoleh kesuksesan dan...
Selengkapnya

Jalan Menuju Puncak Suroloyo Tertutup Longsoran

Senin 25/3/2019 | 07:36
A   A   A   Pengaturan Font
KULON PROGO - Akses jalan menuju objek wisata Puncak Suroloyo di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Ku­lon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tertutup material longsoran di Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, seh­ingga tidak bisa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Deklarasi Pemilu Damai Komunitas Motor Jawa Barat

Senin 25/3/2019 | 06:57
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Ribuan motoris dari 321 komunitas otomotif di Jawa Barat menggelar Deklarasi Pemilu Damai 2019 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu (24/3). Sebelum tiba di Lapangan Gasibu, komunitas motor terlebih dahulu berkumpul di Mapolda Jawa Barat Jalan Sukarno Hatta, kemudian melakukan konvoi. Dalam konvoi tersebut nampak Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Martyoto dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kegiatan riung mungpulung (kumpul) komunitas otomotif ini mengambil Tema: “Ride for Love and Solidarity” untuk semakin mempererat tali persaudaraan dan solidaritas komunitas untuk mendukung Pemilu Damai 2019.

Kegiatan ini pun mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Konvoi dengan Komunitas Terbesar yang pernah dilakukan.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar masyarakat mengugnakan hak pilihnya untuk datang ke TPS pada 17 April 2019 mendatang. tgh/AR-3

Tampilkan Semua

Menyapa Pengusaha

Senin 25/3/2019 | 06:52
A   A   A   Pengaturan Font
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyapa peserta saat tampil sebagai pembicara pada acara Young Entrepreneur Summit 2019 di Sragen, Jawa Tengah, Minggu (24/3). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kahmipreneur tersebut...
Selengkapnya

Presiden Terpilih Harus Perbaiki Sistem Pendidikan Nasional

Senin 25/3/2019 | 06:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Dalam debat calon wakil presiden saat menanggapi isu pendidikan, kedua calon RI 2 hanya menyinggung isu lama terkait kesejahteraan. Padahal masih banyak aspek lain yang juga harus mendapat perhatian seperti kualitas,...
Selengkapnya

KH Ma’ruf: Jokowi Sangat Mencintai Ulama

Senin 25/3/2019 | 06:29
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Hari pertama kampanye terbuka, Calon Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menggelar doa bersama sekaligus haul ibundanya, Nyai Hj Siti Maimuna Binti KH Moh Romli, di Banten, Minggu (24/3). Di hadapan puluhan ribu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Dua Masjid di Christchurch yang Diserang Dibuka Kembali

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

CHRISTCHURCH – Masjid Al Noor dan Linwood di Kota Christchurch, Selandia Baru, yang jadi sasaran aksi teror penembakan massal menewaskan 50 orang jamaah pada Jumat (15/3) dua pekan lalu, diwartakan telah dibuka kembali pada Sabtu (23/3) dan Minggu (24/3)

“Petugas Al Noor telah membolehkan sejumlah warga memasuki di kompleks masjid itu untuk salat dan memberikan penghormatan pada Sabtu tengah hari,” demikian dilaporkan kantor berita Al Jazeera. “Warga juga telah diperbolehkan mengunjungi Masjid Linwood untuk menunaikan ibadah salat pada Minggu,” imbuh laporan media lokal.

Selain pembukaan kembali dua masjid di Christchurch, diwartakan pula bahwa pada Jumat (29/3) mendatang, pemerintah Selandia Baru akan menggelar zikir nasional di Christchurch.

Berdasarkan penyataan Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, zikir nasional itu digelar untuk memberikan kesempatan bagi warga lokal dan seluruh warga dunia untuk memberikan penghormatan pada para korban yang jadi sasaran serangan teroris.  AFP/AlJazeera/I-1

Tampilkan Semua

Malaysia Ancam Boikot Jet Tempur UE

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mungkin akan membalas rencana Uni Eropa (UE) untuk menghentikan penggunaan minyak sawit dengan membeli jet tempur baru dari Tiongkok dari pada harus membeli alutsista itu dari perusahaan di Eropa....
Selengkapnya

Polisi Kembali Bentrok dengan Demonstran Rompi Kuning

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS – Bentrokan diwartakan kembali terjadi antara polisi dan demonstran Rompi Kuning di Ibu Kota Paris, Prancis, pada Sabtu (23/3) sore. Bentrok antara polisi dan demonstran terjadi dalam aksi protes antipemerintah yang telah...
Selengkapnya

Ilmuwan Ubah Air Laut Jadi Energi Hidrogen

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
CALIFORNIA - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences (PNAS) edisi Sabtu (23/3) mengungkapkan bahwa para peneliti telah menemukan metode baru untuk membuat bahan bakar hidrogen langsung dari...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Bakti Sosial

Senin 25/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Korporasi Masih Potensial Diberi Tambahan Pembiayaan

Senin 25/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYAKARTA – Korporasi masih potensial mendapat tambahan pembiayaan dari lembaga keuangan, khususnya dari perbankan. Potensi pembiayaan ke perbankan itu terlihat pada rasio utang terhadap pendapatan atau debt to service ratio (DSR)...
Selengkapnya

Rupiah Sulit Menguat Permanen

Senin 25/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Permintaan valuta asing untuk impor BBM meningkat sehingga membuat rupiah rentan terdepresiasi meskipun sepanjang pekan lalu cenderung menguat. YOGYAKARTA – Kurs nilai tukar rupiah masih sulit menguat secara permanen. Hal itu...
Selengkapnya

OJK Sosialisasikan Keuangan Syariah di Jabar

Senin 25/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengkampanyekan keuangan syariah ke masyarakat, salah satunya melalui kegiatan touring motor Bandung-Garut, Sabtu (23/3). Sosialisai...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Ponorogo Antisipasi Ajaran Menyimpang

Senin 18/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Masyarakat baru-baru ini dikejutkan oleh pemberitaan soal kepindahan sejumlah warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Pono­rogo, Jawa Timur, ke Malang. Mereka berpindah karena khawatir akan terjadi bencana kiamat di kampung mereka.

Warga yang ke luar dari desa itu tergabung dalam jemaah Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholihiyah dan men­dengar isu kiamat sudah dekat dari pimpinan mereka, Katimun. Katimun, yang juga warga Desa Watubonang, diketahui menimba ilmu di Pondok Pesantren Miftahul Falahil Muhtadin, asuhan KH Muhammad Romli, di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Keca­matan Kasembon, Kabupaten Malang.

Selain disebarkan soal kia­mat yang meresahkan, warga yang tergabung Thoriqoh juga percaya akan terjadi perang, kemarau panjang, memasang bendera tauhid, foto antigem­pa, pelarangan anak sekolah, hingga larangan menghukum orang tua. Akibatnya, mereka yang eksodus dari desa yang telah dihuni secara turun-temurun tersebut juga menjual aset yang mereka miliki.

Untuk mengetahui apa saja yang terjadi dan bagaimana mengatasi kasus serupa supaya tidak terulang di masa mendatang, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Bupati Ponorogo, Ipong Muclissoni, di Ponorogo, belum lama ini. Berikut petikan selengkapnya.

Berapa banyak warga yang meninggalkan desa?

Angka terakhir ada 16 keluarga warga Desa Watubo­nang yang berangkat. Mereka terdiri dari 52 orang, 22 di antaranya adalah anak-anak, mengikuti orang tuanya.

Bisa diceritakan kejadian­nya?

Sekitar satu minggu ini muncul isu kiamat sudah de­kat di masyarakat desa. Ada seorang warga menyampai­kan kepada mereka, Katimun, yang pernah menimba ilmu di pondok pesantren. Dikatakan kalau masuk ke jemaahnya maka ketika dunia kiamat, me­reka akan terhindar.

Dunia akan kiamat me­mang kita yakini sesuai rukun iman, tapi kalau di sini kiamat, lalu pindah ke Kasembon, tidak kena kan ini tidak masuk akal. Warga juga diminta men­jual rumah dan harta untuk bekal di akhirat atau dibawa ke pondok. Ada yang mem­bawa gabah, menarik anaknya keluar dari sekolah, macam-macam.

Bagaimana pemantauan sebelumnya?

Selama ini dicek, jemaah Katimun, Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholihiyah, ajarannya nor­mal saja. Mereka melakukan sholat, zikir, bukan ritual yang menyimpang. Tapi memang yang dikhawatirkan kalau yang menyimpang disampaikan di luar pengajian. Seperti ada is­tilah MUSA AS, itu bukan Nabi Musa, tapi singkatan dari Mulyo Sugih Ampuh Asal Sendiko Dawuh.

Upaya apa yang di­lakukan pemerintah kabupaten?

Kami sudah mem­bentuk tim diketuai Kepala Bakesbangpol­dagri untuk turun ke Watubonang. Tim ini anggotanya lengkap, ada Danramil, Kapol­sek, MUI, serta Pengurus NU dan Muhammadiyah. Tim ini tu­gasnya memberikan pema­haman karena diindikasikan pengikutnya masih banyak, hampir 300 orang.

Sebelum mereka berang­kat, kami cegah dulu. Jadi, Kadesnya kami minta meng­umpulkan tokoh-tokoh, dan warganya yang terindikasi ke balai desa, untuk diberikan pe­mahaman. Polres (Ponorogo) juga sudah mengirim anggota ke Malang, untuk memeriksa yang bersangkutan.

Apakah warga tidak dipu­langkan?

Pemkab Ponorogo harus benar-benar memiliki dasar sebagai acuan untuk memu­langkan warganya tersebut. Kami hanya bisa mengajak mereka kembali, tim yang ke sana melakukan yang sifatnya imbauan.

Apa­kah ada pelarangan pengajian di Desa Watubo­nang?

Kami belum bisa melakukan tindakan lebih jauh. Kami masih me­nunggu fatwa dari MUI, apakah kegiatan ini merupa­kan ajaran sesat atau bukan. Pemkab juga tidak dalam ranah pelarangan kalau ada warga yang ingin melakukan perjalanan atau menjual har­tanya sendiri. Yang bisa kami lakukan adalah terus-menerus membina, terutama yang di Desa Watubonang supaya ti­dak ikut-ikutan.

Bagaimana dengan wila­yah lain?

Supaya tidak meluas, unsur tiga pilar di kecamatan, yaitu camat, Danramil, dan Kapolsek se-Ponorogo juga akan meng­umpulkan seluruh kepala desa di wilayah masing-masing. Nanti para kepala desa itu men­gumpulkan seluruh warganya untuk melakukan imbauan agar tidak ikut oleh ajaran- aja­ran yang tidak masuk akal.

Adakah upaya lain yang dilakukan?

Ponorogo ini kan hilirnya, sumbernya di Kasembon. Kami minta ke ormas kea­gamaan, MUI untuk terus memberi pembekalan dakwah kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh pada hal-hal seperti ini.

Saya juga sampaikan ke Gus Romli (pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Muhtadin) agar melakukan klarifikasi di Ponorogo supaya warga, terutama di Desa Watubonang, tenang dan tidak resah. Ka­rena sekarang sebagian warga masih khawatir kalau tidak ikut pindah akan kena kiamat. Klarifikasi seperti itu lebih baik, supaya tidak berkepan­jangan.

N-3

Tampilkan Semua

Atasi Calo Perizinan di Bandung dengan Layanan “Online”

Senin 11/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Keluhan mengurus izin terkait tata ruang di Kota Bandung bisa diatasi dengan layanan online yang sudah diluncurkan. Sela­ma ini, keluhan sering muncul karena sulitnya mengetahui peruntukan lahan yang boleh dan tidak boleh dibangun...
Selengkapnya

Pemkot Surabaya Terus Kembangkan Sektor Wisata

Senin 4/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia memiliki banyak kota yang berwawasan wisata dan mendeklara­sikan dirinya sebagai kota wisata. Sebut saja Bali dan Yogyakarta. Meskipun belum mendeklarasikan sebagai kota wisata, Surabaya yang me­miliki banyak potensi...
Selengkapnya

Batang Fokus Tingkatkan Investasi dan Pariwisata

Senin 25/2/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang akan fokus pada penataan peningkatan investasi, pariwisata, dan peningkatan Indek Pemba­ngunan Manusia (IPM). Pendekatan ekonomi akan diberlakukan karena fokus pembangunan ekonomi berimbas di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Serah Terima Kunci

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Perawatan Ekstra Interior Motif Kayu

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menjaga keindahan lantai kayu, hal yang Anda butuhkan adalah perawatan yang benar. Ingin tahu bagaimana cara praktis merawat lantai kayu di rumah Anda. Desain interior Arie memberi tips merawat lantai kayu. Pertama, menurut Ari,...
Selengkapnya

Corak Unik Dinding Kamar Tidur

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kamar dengan desain bergaya art deco kental akan nuansa seni dan bentuk serta motif yang cukup impresif. Nuansa kamar tidur di hunian modern tidak lagi didominasi gaya monoton. Beberapa penghuni rumah memberikan nuansa yang lebih...
Selengkapnya

Pembangunan Apartemen

Jumat 22/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Roaming Internasional Smartfren Tersedia di 15 Negara

Sabtu 23/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Untuk mendukung pelanggannya melakukan perjalanan ke luar negeri, Smartfren menghadirkan paket roaming internasional yang berlaku di 15 negara kawasan Asia Pasifik, seperti Singapore, Australia, Malaysia, New Zealand, Hong Kong, Taiwan, Macau, Brunei, Korea Selatan, India, Jepang,          Filipina, Thailand, Bangladesh, dan China.

“Setelah pada tahun lalu kami hadir di Singapura dan Malaysia. Kali ini kami hadir di lebih banyak yaitu di 15 negara yang berada di kawasan Asia Pasifik,” kata Div Head of  International Business Smartfren Djebeng Sakti Wibowo di Jakarta Jumat (22/3). 

Paket internasional roaming Smartfren dapat diperoleh dengan harga 150.000 dengan benefit kuota internet 4G sebesar 2GB berlaku selama 7 hari. Paket ini dapat diperoleh pelanggan, baik ketika masih berada di Indonesia ataupun setelah berada di luar negeri.

Mekanismenya pembelian paket ketika masih di Indonesia adalah pembelian paket melalui Galeri Smartfren, MySmartfren, website my.smartfren.com, dan atau melalui panggilan *128#. Sedangkan pembelian paket ketika sudah berada di luar negeri bisa melalui aplikasi MySmartfren, website my.smartfren.com, dan panggilan *128#.

Djebeng menyarankan untuk menghindari terkena tarif harian (Paket Internet Smart Day Pass – IDR 70,000), pastikan pembelian paket dilakukan dengan menggunakan koneksi Free WiFi di negara setempat atau pembelian paket melalui panggilan *128#.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menggunakan layanan internasional roaming dari Smartfren adalah SIM Card sudah mendukung untuk pengaktifan roaming internasional. Perangkat dapat digunakan di luar negeri, dan status International Roaming sudah aktif. hay

Tampilkan Semua

Fitur Menarik dengan “Screenshot” Unik

Kamis 21/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dalam menjalani rutinitas, tidak jarang pengguna smartphone menemukan hal-hal kecil yang cukup mengganggu. Hal itu seperti mencari kembali bukti transfer bank yang tersimpan lama di galeri ponsel atau mengetik ulang kode promo saat ingin...
Selengkapnya

Kinerja Mulus Ponsel Android 9 Pie

Kamis 21/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Merek ponsel yang pernah meraih julukan “handphone sejuta umat,” meluncurkan seri terbarunya Nokia 3.1 Plus. Ponsel dengan sistem operasi Android One yang ringan ini, memiliki beberapa spesifikasi yang tersemat pada ponsel...
Selengkapnya

Adu Canggih TV Pintar

Kamis 21/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Smart TV bukan sekedar perangkat yang bisa dipakai mengases internet melalui peramban. Dengan prosessor canggih kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) televisi memahami perilaku pengguna dalam mencari konten di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Program Pembiayaan

Rabu 20/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Pabrikan Jepang Jual 100 Persen Mobil Listrik di Eropa

Rabu 20/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mesin konvensional yang kurang efisien dan menghasilkan emisi karbon akan segera ditinggalkan. Hal ini ditandai dengan rencana pabrikan otomotif hanya memasarkan mobil listrik di kawasan tertentu. Honda yang telah memiliki beberapa...
Selengkapnya

Fitur Melimpah Mobil Sport Korea

Rabu 20/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kendaraan jenis SUV (sport utility vehicle) bukan hanya menawarkan ketangguhan semata. Dengan tambahan fitur terkini, kendaraan ini menawarkan juga kenyamanan, kemewahan, dan keamanan. Hyundai menambah varian dari model SUV menengah...
Selengkapnya

Raja Bebek Tampilkan Strip Dinamis

Rabu 13/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah dominasi skuter matik, motor bebek ternyata masih diminati. Dari total sebanak 6,38 juta sepeda motor, motor bebek terjual sebesar 7,9 persen, atau lebih tinggi dari jenis motor sport dengan persentase 7,5 persen. “Pasar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Tim Basket Putri Kursi Roda Ikuti Turnamen di Thailand

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Tim Basket Kursi Roda Putri Indonesia Berpar­tisipasi Di Event 2019 Interna­tional Wheelchair Basketball Federation Asia Oceanic Zone Women and Coaching Clinic yang digelar pada 25-29 Maret 2019 di Thailand. Hal ini untuk memajukan prestasi atlet kursi roda Indonesia.

Manager Tim Putri Kursi Roda Indonesia, Donald San­toso mengatakan, bahwa ini merupakan cikal bakal pem­bentukan timnas basket putri kedepannya yang akan diseri­uskan lagi, terlebih di mana beberapa komunitas kursi roda lainnya juga sangat antusias menyambut pembentukan timnas putri ini untuk bisa mengikuti berbagai kejuaraan baik yang akan diselenggara­kan di dalam negeri maupun luar negeri.

“Hari ini Timnas basket pu­tri kursi roda Indonesia berto­lak ke Thailand. Tim ini diben­tuk dari gabungan komunitas wheelchair di dua kota yakni Bali dan Jakarta,” kata Donald di Jakarta, Minggu (24/3).

Donald mengaku seluruh tim sudah melakukan persia­pan dari bulan Februari kema­rin. Tujuan mengikuti event ini untuk menjaga solidaritas dan persaudaraan diantara atlit dis­abilitas. “Khususnya atlit kursi roda di wilayah Asean maupun Asia. Disana kami juga mengi­kuti kegiaatan coaching clinic yang akan diberikan oleh dua pelatih wheelchair dari Jerman dan Australia (Holger Gliniki: German National Women’s dan Coach Troy Sachs: Austra­lian Gold Medalist),” ujarnya.

Menurut Donald, pihaknya juga mendapatkan dukungan dari berbagai komunitas kursi roda di kota-kota lainnya se­perti Jakarta, Bandung, Bali, Makassar, Semarang, dan lain­nya untuk menghidupkan ber­bagai kegiatan atau kejuaraan kursi roda di Tanah Air.

“Untuk sektor putra kami juga tengah menanti lampu hijau dari NPC Indonesia un­tuk bisa memberangkatkan tim basket.” jon/S-2

Tampilkan Semua

Tour de Singkarak Butuh Penyegaran

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PADANG - Tour de Singkarak ke-10 yang akan digelar 2-10 Nofember 2019 butuh pe­nyegaran baik jalur maupun kreatifitas kese­nian pendukung agar tidak mem­bosankan bagi masyarakat. “Kegiatan ini sebenarnya me­miliki...
Selengkapnya

Kegagalan di Asia Mixed Team Harus Jadi Pembelajaran

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia, Susy Susanti mengatakan kekalahan Tim Ga­ruda pada semifinal Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 harus dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi seluruh pemain. “Kekalahan...
Selengkapnya

Filipina Tegaskan Tetap Gelar SEA Games

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MANILA - Di tengah rumor SEA Games 2019 Filipina batal dan akan dipindahkan ke negara lain, panitia penyelenggara SEA Games Filipina (PHISGOC) menegaskan bahwa mereka tetap akan menggelar pesta olah raga Asia Tenggara itu pada 30...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Tips Hadapi Rekan Kerja yang Emosi

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, rekan kerja saya adalah orang yang emosional. Bagaimana cara menghadap­inya agar saya tidak terbawa emosi?

Jawaban:

Mendengarkan omelan atau umpatan orang lain memang bukan sesuatu yang menyenangkan. Apalagi jika omelan itu ditujukan pada kita. Kalau bisa ingin rasanya kita ‘membungkam’ mulut si pengomel, apapun caranya. Masalahnya, sesabar apapun anda, pasti hati dan telinga anda akan ‘panas’ mendengar omelan.

Jika kondisi tersebut anda alami di kantor, misalnya bos atau rekan kerja yang marah, tentu masalahnya akan sema­kin ruwet. Karena belum lagi memikirkan pekerjaan, anda sudah harus mendengarkan ‘nyanyian’ yang sama sekali tidak merdu. Tentu perasaan anda akan semakin ‘terbakar’ bukan?

Tapi sebaiknya tahan emosi anda, jangan sampai emosi anda meledak ketika menghadapi orang marah. Karena jika emosi dibalas de­ngan emosi juga, urusannya akan semakin kacau. Menu­rut psikolog di Amrik, Patricia Patton, cara menghadapi orang yang sedang ‘panas’ adalah dengan cara mening­katkan peran EQ (Emotional Quotient) atau kecakapan emosi anda. Berikut ini ada­lah langkah yang bisa anda tempuh dalam menghadapi kemarahan orang lain:

Tetap tenang

Daripada ikut-ikutan emo­si, lebih baik anda tenangkan diri. Tarik nafas dalam-dalam dan ubahlah posisi Anda. Jika Anda sebelumnya berdiri carilah tempat duduk. Jika memungkinkan, pergilah ke kamar mandi untuk memba­sahi muka dan kepala Anda. Segarnya air dapat memad­amkan emosi Anda.

Kontrol diri

Jangan tergesa-gesa me­nyalahkan orang yang sedang marah, apalagi sampai me­lakukan aksi balas marah. Dan jangan sekalipun me­ngeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh suasana. Ingat, kecakapan anda mena­han emosi akan membantu pencapaian solusi daripada ikut-ikutan marah.

Hargai pihak lain

Sebesar apapun amarah­nya, cobalah untuk menyi­mak dan mendengarkan isi omelannya, terlebih jika bos anda. Karena pasti amarah­nya itu cukup beralasan.

Empati

Coba pahami penyebab kemarahannya. Apakah ka­rena kesalahan anda atau dia sendiri yang sedang bermasalah. Umpatan yang dia lontarkan yang seharus­nya tidak boleh dilakukan, anggaplah sebagai salah satu kelemahannya. Dengan de­mikian anda telah berempati padanya. Hal ini bisa mengu­rangi emosinya.

Fokuskan pada masalah, bu­kan pada pribadi

Jangan mencari-cari alas­an pribadi dalam menghada­pi kemarahan orang lain. Jika kemarahan adalah masa­lah kantor, anda tidak bisa merembet ke urusan di luar kantor, sehingga tidak akan terjadi aksi sentimen.

Obyektif

Pikirkan di mana letak persoalannya dan apa yang menjadi penyebab kemarah­annya. Kemudian coba anda introspeksi, apa dan dimana kelemahan anda. Jika anda memang salah, anda harus bersedia mengakui kesalahan anda.

Jangan abaikan kritik

Jika memang anda berada di pihak yang salah, dengarkan pendapat pihak lain sekalipun itu kritik. Dengan demikian anda mampu mengembang­kan diri sekaligus belajar mengatasi setiap permasalah­an termasuk mengatasi stres dan menemukan solusi.

Penting anda ketahui, kecakapan anda menahan dan mengelola emosi mem­buat anda lebih rasional dalam menyelesaikan setiap masalah yang anda hadapi di dunia ker­ja. Dan tentu saja kepiawaian serta kecakapan anda menga­sah emotional quotient akan membantu anda mencapai karir yang menjulang. Selamat bekerja.

Tampilkan Semua

Jual Beli Proyek BUMN

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tak terbayangkan, bagaimana perasaan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero), Wisnu Kuncoro, saat menghadiri acara pernikahan anaknya. Tentu penuh penyesalan. Betapa tidak, karena dia yang seharusnya turut bergembira...
Selengkapnya

Membangun Personal Branding melalui Media Sosial

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Lo Ngerti Siapa Gue Penulis : Sophia Mega Penerbit : Metagraf Cetakan : Pertama, 2019 Tebal : 164 halaman ISBN : 978-623-7013-74-7 Nama Gita Savitri Devi dan Karin Novilda pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Mereka...
Selengkapnya

“Link and Match” Pendidikan Kita

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oleh Supartono Setelah Debat Ketiga Cawapres, kini masyarakat Indonesia jadi bertanya-tanya tentang apa itu link and match, yang disuarakan oleh salah satu cawapres. Apa sebenarnya link and match? Program link and match sejatinya telah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Sajian Ringan Saat Suasana Santai

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Makanan dan minuman yang enak dinikmati saat suasana santai antara lain pisang goreng, bakwan, dimsum, teh dan kopi hangat, wedang jahe atau susu hangat.

Menikmati sajian kuliner memang disesuaikan dengan kondisi. Dalam kondisi tertentu tidak harus menyantap makanan berat. Dalam suasana saat kongkow ber­sama keluarga menjadi, malah lebih berkesan dengan hidangan ringan yang mendukung suasana santai.

Konsumsi hidangan tertentu ikut mewarnai suasana di saat berkum­pul dengan kerabat atau teman. Tidak perlu harus selalu mengon­sumsi makanan berat saat kongkow . Artinya, hidangan bisa menyesuai­kan dengan suasana.

Apalagi, selera makan kadang berubah-ubah. Saat suasana kong­kow kadang tidak membutuhkan makanan berat. Selain karena faktor suasana, juga karena metabolisme tubuh cenderung meningkat pula, yang membuat kita merasa cepat lapar.

Nah, jika suasana bersantai bersama kerabat dan teman dalam cuaca dingin, biasanya orang cende­rung mencari makanan dan minum­an yang hangat.

Apalagi kala malam hari, suasana sejuk akan mendorong hasrat lapar kita untuk terus mengunyah makan­an. Makanan berkuah seperti bakso, soto atau mie instan, paling favorit yang banyak dicari orang di saat suasana dingin dan santai.

Makanan hangat ini paling nikmati disantap sambil lihat televisi atau berkumpul dengan keluarga atau teman-teman. Selain itu ada lagi aneka makanan dan minuman yang juga enak dinikmati saat ber­santai dalam suasana santai seperti pisang goreng, bakwan, dimsum, teh dan kopi hangat, wedang jahe atau susu hangat.

Mari kita bahas satu persatu makanan dan minuman favorit saat bersantai. Yang pertama adalah bakso. Bakso biasanya terbuat dari daging sapi yang digiling kemudian ditambah dengan tepung dan bum­bu-bumbu. Selain itu, bakso juga memiliki banyak varian, diantaranya bakso telur, bakso urat, bakso halus dan lain-lain.

Tak salah, jika bakso menjadi makanan favorit saat rame-rame bersama teman. Bakso yang kenyal dicampur kuah hangat yang gurih sedap, akan membuat tubuh men­jadi hangat berkeringat. Apalagi ditambah sambal yang pedas, pasti sangat mantap rasanya.

Selain itu, salah satu makanan favorit orang Indonesia ini juga bisa ditemui di mana saja. Misalnya saat kita di rumah, banyak pedagang bakso keliling yang bisa kita panggil. Atau sengaja datang ke kedai-kedai bakso baik yang di pinggir jalan atau di resto-resto, banyak pilihannya.

Atau kita bisa membuat bakso sendiri di rumah. Karena bakso ini mudah dibuat, apalagi sekarang bakso juga ada yang sudah siap saji. Jadi tidak repot membuatnya.

Kedua mie instan. Makanan praktis dan siap saji ini juga sangat istimewa saat bersantai sambilkong­kow. Yang mau makanan murah meriah dan praktis, mie instan solusinya.

Tinggal beli di warung, atau kita sudah punya stok di rumah, nyalain kompor, direbus, dibumbui kemu­dian ditambai telur atau bawang goreng, siap deh dalam waktu lima menit saja. Pilihannya bisa mie yang berkuah atau mie kering. Murah, enak, mudah, hangat dan kenyang.

Ketiga adalah jagung bakar atau rebus. Kalau kita jalan-jalan, apalagi saat kebetulan saat musim penjual jagung rebus/bakar banyak kita temui di pinggir jalan.

Enaknya makan jagung bakar atau rebus ini sambil nongkrong ba­reng teman-teman, di tempat yang lebih terbuka. Untuk jagung yang dibakar, lebih baik memakai jagung yang muda, karena tidak terlalu keras.

Jagung ini paling enak dinikmati waktu turun hujan saat hangat. Ja­gung sendiri banyak mengandung serat, vitamin B kompleks, serta antioksidan.

Sebenarnya masih banyak lagi makanan lain, yang enak dimakan saat santai. MIsalnya otak-otak, pempek, aneka gorengan atau hidangan berkuah lainnya.

Untuk jenis minuman, yang popular saat musim penghujan atau bersantai adalah kopi, teh, wedang jahe, atau susu hangat dengan aneka variannya.

Susu adalah minuman yang me­nyehatkan, saat bersantai, apalagi suasana hujan dan malam hari. Susu hangat adalah minuman yang pas dinikmati sambil menikmati dinginnya udara apalagi ditemani aneka gorengan, pasti nikmat. Susu juga bisa divariasikan dengan coklat, kopi atau vanilla.

Kemudian kopi, minuman khas yang selalu dicari penggemarnya. Rasa kopi yang pahit manis mem­buat daya tarik tersendiri, sangat pas dinikmati saat berbincang dengan teman.

Banyak kedai kedai kopi yang mudah kita temui. Bisa dari kelas kios kecil hingga kafe-kafe kopi yang saat ini makin marak tumbuh di ber­bagai tempat.

Teh juga minuman yang sangat pas dinikmati sambil bersantai dan malam hari. Selain rasanya yang enak, teh juga dapat menghangat­kan tubuh. Minumnya bisa disaji­kan dalam rasa manis atau tawar. Dua-duanya enak, dengan ditemani camilan seperti pisang goreng atau roti bakar. n yun/E-6

Baso Sapi

 Sebagai makanan dan minum­an favorit di saat suasana santai, berikut resep-resep yang mudah dan murah, serta bisa dilakukan di rumah.

Bahan-bahan:

- Daging sapi ½ kg, giling

- Tepung kanji 50 g

- Telur 1 butir

- Lada bubuk ½ sdt

- Garam 1 sdt

- Bawang putih 4 siung, haluskan

- Es batu 40 g, hancurkan

- Air 2 liter

Cara membuat:

  1. Masukkan daging sapi yang telah digiling ke dalam wadah, campurkan tepung kanji, telur, lada bubuk, garam dan bawang putih yang telah dihaluskan. Campur atau uleni dengan ta­ngan atau bisa menggunakan alat sampai semua tercampur sempurna.
  2. Jika dirasa adonan masih lem­bek dan sulit dibentuk, maka bisa ditambahkan es batu secara perlahan sampai dirasa adonan bisa dibentuk.
  3. Rebus air dalam panci sampai mendidih.
  4. Ambil adonan daging dengan tangan lalu bentuk bulat baik dengan kedua tangan atau de­ngan satu tangan ditekan hingga adonan keluar melalui jari telunjuk dan jempol.
  5. Masukkan adonan yang telah terbentuk ke dalam air panas.
  6. Lanjutkan hingga semua adonan habis.
  7. Jika pentol telah mengapung maka pentol telah matang. Ang­kat

Pisang Goreng Crispy Keju

 Bahan-bahan:

- 1 sisir pisang kepok kuning

- 250 gram tepung terigu

- 2 sdm gula pasir

- 125 ml susu cair

- 1 sdt essen vanila

- 150 gram keju chedar yang sudah diparut

- 1 sdt garam

- 250 gram tepung panir kasar

- Minyak goreng secukupnya

Bahan saus:

- 1 buah kuning telur

- 50 gram keju chedar diparut

- 100 ml susu cair

- 10 sdm susu kental manis

- 1 sdm tepung maizena yang dilar­utkan dengan sedikit air

Cara membuat:

- Pertama campurkan tepung terigu, gula pasir, susu cair, essen vanila, garam dan keju. Kejunya 50 gram aja ya, nanti sisanya buat di campuran yang lain. Campur­kan sampai jadi adonan basah yang rata dan kental, sisihkan.

- Setelah itu siapkan campuran un­tuk baluran biar tambah crispy, yaitu tepung panir kasar dan 100 gram keju chedar parut. Campur bahan kering sampai rata ya, ke­mudian disisihkan dulu.

- Siapkan pisang, potong jadi ben­tuk kipas, atau belah dua juga boleh. Usahakan saat membelah jangan sampai putus, biar ben­tuknya bagus.

- Masukkan pisang yang sudah dipotong tadi ke dalam adonan basah. Kemudian gulungkan ke bahan kering, yang campuran tepung panir sama keju tadi. Simpan dalam kulkas selama 15 menit.

- Sambil menunggu pisang yang baru disimpan, buat sausnya dulu. Kocok kuning telur, susu kental manis dan susu cair di atas api sedang.

- Kemudian masukkan susu kental manis dan parutan keju chedar, aduk sampai tercampur rata. Masukkan larutan tepung maizena, aduk kembali hingga saus mengental, lalu matikan apinya.

- Setelah pisang siap, panaskan mi­nyak lalu goreng pisang sampai matang. Kemudian angkat dan dinginkan pisang gorengnya.

- Pisang goreng siap disajikan, ja­ngan lupa sausnya ya.

Kopi Latte Panas

Hasil gambar untuk Kopi Latte Panas

 Bahan-bahan:

- 6 sdm kopi instan

- 1000 ml susu cair panas

- 250 ml krim kental

- 100 gram gula pasir

Cara membuat:

  1. Larutkan kopi instan dengan sedikit susu panas, aduk hingga larut. Masukkan sisa susu, aduk rata.
  2. Kocok krim kental bersama gula pasir hingga lembut dan agak kaku.
  3. Tuang kopi hangat ke dalam cangkir, beri krim kental secu­kupnya, sajikan selagi panas atau anget/hangat.
Tampilkan Semua

J-Lo dan Rodriguez Dapat Ucapan Selamat dari Obama

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama menyampaikan ucapan khusus bagi bintang pop Jennifer Lopez (J-Lo) atas pertunangannya dengan mantan pemain klub bisbol Yankees, Alex Rodriguez. “Michelle dan saya ingin menyampaikan...
Selengkapnya

Zac Efron Bakal Isi Suara untuk Film Scooby-Doo

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Zac Efron dan Amanda Sey­fried akan mengisi suara un­tuk Fred dan Daphne dalam film "Scooby-Doo" terbaru. Sebelumnya Warner Bros Ani­mation Grup telah mengumumkan bahwa Will Forte, Gina Rodriguez dan Tracy Morgan akan...
Selengkapnya

Berbisnis dengan Pinjaman Uang Online, Kapan Bisa Balik Modal?

Selasa 19/3/2019 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hampir setiap orang memiliki impian untuk membangun bisnisnya sendiri. Untungnya, berkat kehadiran aplikasi pinjaman uang online, kini hampir semua orang bisa menggapai impiannya untuk menjadi pebisnis. Modal seringkali menjadi kendala...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Mengantisipasi Bencana

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Pelatihan Intensif Lari

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Gudang Plastik Terbakar

Senin 25/3/2019 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Perlu Komitmen Transparansi Dana Kampanye dari Partai Politik

Senin 25/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis pembatalan partai politik peserta Pemilu Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota yang tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

 

Dari 16 parpol peserta Pemilu, hanya lima parpol yang laporan­nya lengkap, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Demokrat, sedangkan sisanya ada 11 parpol yang tidak menyerahkan LADK di beberapa provinsi dan ka­bupaten. Di samping itu, pelaporan dana kampanye begitu penting sebagai sarana transparansi sumber pendanaan parpol, serta dapat menjadi komitmen anti korupsi dari parpol.

Untuk mengupas hal tersebut lebih lanjut, Koran Jakarta mewaw­ancarai Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), di Jakarta, Minggu (24/3). Berikut petikannya.

Bagaimana pendapat Anda soal pembatalan keikutsertaan pemilu 11 parpol di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota?

Menurut saya, putusan itu sudah benar, KPU telah menindak 11 parpol yang belum menyerah­kan LADK, dengan pembatalan keikutsertaan dalam pemilu di berbagai provinsi dan kabupaten.

Selain itu, sanksi hukum ber­dasarkan UU kalau tidak meny­etorkan LADK adalah diskualifi­kasi. Jadi, KPU sudah membuat keputusan sesuai hukum.

Mengapa LADK begitu penting diserahkan oleh Parpol?

LADK itu bagian penting dalam administrasi Pemilu, untuk mendo­rong integritas Pemilu itu sendiri, sehingga parpol wajib untuk mendukung integritas dari pesta demokrasi tersebut. Kalau dia tidak lapor, maka ada persoalan komitmen keterbukaan dan integritasi dari parpol itu sendiri.

Mengapa sumber dana kampanye penting diketahui publik?

Laporan dana kampanye itu kan bagian esensial untuk menjaga inegritas Pemilu, sebab persoalan dana kampanye dalam Pemilu itu adalah jantung dari penyeleng­garaan Pemilu. Kampanye dan Pemilu tidak mingkin dilakukan tanpa uang. Nah, paling esensial itu memastikan sumber-sumber dana politik itu berdasar­kan sumber yang sah dan legitimate, itulah ke­mudian tujuan dibentuk laporan dana kampanye.

Lalu, bagaimana dengan pengeluaran dana kampanye?

Nah, kan ada 3 tahapan laporam dana kampanye, Laporan Awal Dana Kampa­nye (LADK), kemudian Lapo­ran Penerima Sumber Dana Kampanye (LPSDK), Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), jadi ada 3 laporan. Nah, komitmenmya tentu parpol harus mengikuti seluruh tahapan administrasi Pemilu. Laporan dana kampanye kan ba­gian dari administrasi Pemilu, tetapi bukan administrasi yang simpel, sangat esensial.

Namun, ada yang tak kalah penting dari sekadar sumber dana dan pengeluaran kampanye serta ketepatan waktunya, tetapi juga kebenaran dari laporan yang diberikan.

Jadi, data yang diberikan harus diverifikasi kebenarannya?

Jadi, menurut saya kita harus­nya lebih tidak hanya bicara soal ketepatan waktu, kapan melapor, apakah telat atau tidak, tetapi juga penyelenggara Pemilu khususnya KPU dan Bawaslu harus bicara soal kebenaran laporan. Kalau laporan diserahkan tepat waktu, tetapi tidak benar kan sia-sia. Butuh verifikasi dari Penyelenggara Pemilu, tidak hanya dari kantor akuntan publik.

Kemudian, pendapat Anda soal transparansi dari parpol kepada publik?

Sesungguhnya, prinsip transpar­ansi itu belum terbangun di partai politik. Sumber dana parpol kan ada 3, pertama berasal dari APBN, kedua dari iuran anggota, dan keti­ga sumbangan yang sah secara hu­kum. Yang baru dibuka publik baru yang sumber dari APBN, sementara iuran anggota dan sumbangan yang sah secara publik itu belum dibuka kepada publik.

Padahal, problemnya justru dari situ. Sikap transparansi itu belum terbangun dan terlembaga di par­pol. Transparansi harus dibangun sebagai bentuk komitmen anti ko­rupsi. Kalau tidak transparan, bisa jadi parpol menutupi pendanaan yang ilegal, tidak sah. trisno juliantoro/AR-3

Tampilkan Semua

Suara Perempuan Signifikan dalam Pemenangan Pilpres

Jumat 22/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Perempuan merupakan salah satu ceruk suara yang potensial bagi kedua pasangan calon presiden-wakil presiden.   Selain karena jumlah pemilihnya yang besar, mendekati seten­gah dari seluruh total pemilih, permasalahan seputar...
Selengkapnya

Bawaslu Sudah Laksanakan Tugasnya, 45 Kasus Pelanggaran Telah Diputus

Rabu 20/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Banyak sekali anggapan jika Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu dalam melakukan pengawasan tidak serius dan tumpang-tindih saat menangani pelanggaran pemilu.   Anggapan tersebut muncul karena banyaknya infor­masi hoaks yang...
Selengkapnya

Debat Cawapres Berlangsung Kondusif

Selasa 19/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Debat calon wakil presiden (cawapres) telah selesai. Pada debat yang bertemakan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya tersebut, masing-masing cawapres menyampaikan gagasan dan programnya untuk menyelesaikan permasalahan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Teriakan dan Tarian Perdamaian

Sabtu 23/3/2019 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
CATATAN ARSWENDO

 

Peristiwa penembakan bru­tal, biadab, di dua mesjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 15/3/19, membuat dunia geram, mengutuk, juga khawatir. Geram karena perbuatan satu dua orang yang menembaki semuanya, ke segala penjuru dalam mesjid. Peristiwa itu bahkan diunggah langsung pelaku, dengan korban 50 orang meninggal dunia, sejumlah yang sama luka. Dunia marah, geram, dan terancam.

Selandia Baru selalu dikenal sebagai negeri yang aman, tingkat kesejahteraan tinggi, bahkan kehidupan bersama mendapat pujian. Namun ternyata, juga ada peristiwa yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Dunia mengutuk, dan khawatir benar.

Khawatir karena ternyata “orang kulit putih yang merasa hebat” masih ada pengikut, dan menjalankan aksinya dengan menembaki yang “bukan kulit putih”, dalam hal ini para imigran dan beragama Islam.

Dunia mengutuk, namun tidak balas mengamuk. Dunia menghadapi kebencian dengan rangkulan, dengan doa bersama. Hari Minggu lalu, 12.000 warga Wellington, tempat kejadian perkara, mengadakan doa perdamaian dan ketabahan bagi yang keluarga yang ditinggalkan. Jumat kemarin diharap­kan lebih banyak lagi pengunjung yang berkumpul bersama, memperingati peristiwa terorisme dengan berdoa bersama. Bahkan, para perempuan mengenakan kerudung sebagai tanda korban akan korban yang berjatuhan. PM Selandia Baru yang muda, 38 tahun, memukau dunia ketika mendatangi korban dan memeluk keluarga korban dan dalam pidato resmi menyebut ini perbuatan para teroris.

Dunia cemas, dikemas dalam bentuk kebersamaan. Dengan tekad klise, tapi sangat berarti saat itu: peristiwa busuk tak harus terulang kembali, setop sam­pai di sini.

Maka yang kemudian berkembang bukan komentar nyinyir, menyindir lawan politik—yang masih berlang­sung di negeri ini, melainkan ajakan perdamian. Tak ada demo mendukung atau mengutuk atau menyalahkan siapa harus mengirim pasukan perang ke mana. Dan sungguh menggembirakan dunia, bahwa itu semua disambut dengan tenang, damai dan santun.

Dunia dibuat takut sesaat, namun tahu bagaimana bersikap. Untuk tidak terpecah, untuk tidak terbelah, untuk tetap bersama—juga dalam meng­hadapi terorisme. Inilah sebenarnya optimisme dalam bentuk nyata. Setiap kali ada duka dunia, setiap kali yang menonjol dalam kebersamaan. Adalah upaya untuk tetap bersahabat. Dalam kasus sejenis, ketika bencana banjir atau longsor, masyarakat sekitarnya terdorong untuk menyatuh, untuk saling membantu.

Ini jawaban tepat atas politik kebencian yang masih saja ada. Namun, juga terasakan bahwa gelombang perdamaian lebih mengemuka dibandingkan pertan­yaan perang. Setidaknya jika dibanding dengan peristiwa lain di belahan dunia lain, Paris misalnya.

Ini yang kita saksikan. Ini yang mengembalikan ke peradaban yang baik masih berlangsung. Teriakan perdamaian menjadi makin nyaring, makin terdengar, dan bukan kebencian, balas dendam, dan ketakutan . Di Se­landia Baru baru ditarikan kembali Tarian Huka, tarian suka asli, kini dengan tampilan modern. Tarian tentang perdamaian, juga melewati kematian.

Dan sebenarnya dari segi akar tradisi budaya, kita adalah manusia yang membawa perdamaian dan kebersa­maan dalam pergaulan kita.

Tampilkan Semua

Ira Puspadewi

Sabtu 23/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tantangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ke depan tidak ringan. Dibutuhkan kerja keras semua jajaran untuk dapat mewujudkan visinya, menjadi perusahaan jasa pelabuhan dan penyeberangan yang terbaik dan terbesar di tingkat regional,...
Selengkapnya

Teknologi Kulit Elektronik yang Kedap Air

Sabtu 23/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Terinspirasi dari ubur-ubur, para peneliti berhasil menciptakan kulit elektronik baru. Kulit elektronik ini transparan, sensitif terhadap sentuhan, dan mampu perbaiki diri sendiri dalam kondisi basah maupun kering. Terinspirasi dari...
Selengkapnya

Potensi Ekstrak Biji Alpukat untuk Antiradang

Sabtu 23/3/2019 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa ekstrak biji alpukat memiliki sifat anti-inflamasi (antiperadangan). Biji alpukat dapat menjadi sumber potensial untuk senyawa anti-inflamasi baru yang dapat dikembangkan, baik sebagai bahan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta