Koran Jakarta | April 23 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Depresiasi Rupiah Diprediksi Berlangsung Lama

Senin 23/4/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Tekanan pada rupiah akan berakhir bila pemerintah mampu bereskan masalah struktural. >>Utang pemerintah yang terus bertambah memicu sejumlah kekhawatiran pelaku...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Institusi Jaminan Sosial Mesti Lakukan Transformasi Digital

Senin 23/4/2018 | 06:52
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Institusi jaminan sosial harus melakukan transformasi digital. Hal ini sangat penting untuk penguatan operasional dan peningkatan layanan kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama BPJS Ke­tenagakerjaan, Agus Susanto dalam keterangan tertulis­nya usai semintar internasional bertajuk “Information and Communication Technology (ICT)” dalam bidang jaminan sosial, yang digelar International Social Security Association (ISSA), di Cassablanca, Maroko, akhir pekan lalu.

Agus mencontohkan, saat ini di Indonesia, BPJS Ke­tenagakerjaan juga sedang melakukan transformasi teknologi berbasis digital pada sistem Teknologi Informasi (TI)-nya, termasuk seluruh kanal e-services BPJS Ketenaga­kerjaan juga tengah ditingkatkan kapasitasnya.

“Tujuan peningkatan sistem TI ini adalah agar peserta dan stakeholders dapat melakukan layanan secara mandiri (self service) untuk berbagai fungsi, mulai dari melihat in­formasi, pendaftaran peserta baru, mencetak kartu, menge­cek saldo, melakukan pembayaran, melakukan pengaduan, mengajukan klaim, bahkan mendaftar antrian,” tutur Agus.

Agus menjelaskan, salah satu transformasi yang telah di­lakukan adalah melakukan penyederhanaan dan otomasi proses bisnis sistem aplikasi perluasan kepesertaan melalui keagenan Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) dan aplikasi pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang seluruhnya diproses oleh sistem secara otomasi tanpa mem­butuhkan dokumen apapun (paperless). Kedua aplikasi ter­sebut dapat dioperasikan hanya dengan smartphone.

“Kedepannya kami akan memiliki dua cara pelayanan dengan ragam dan standar layanan yang sama. Pertama, dengan cara pelayanan secara fisik sebagaimana yang di­lakukan di cabang cabang kami seperti yang berjalan se­lama ini. Kedua, dengan pelayanan secara digital melalui kanal website dan aplikasi smartphone, yang seluruhnya ditangani secara otomasi, layanan 24 jam, paperless dan of­ficeless,” papar Agus. cit/E-3

Tampilkan Semua

Indonesia Terindikasi Darurat Rokok

Senin 23/4/2018 | 06:12
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Koalisi Indonesia Bebas Tar (KABAR) mem­perkuat komitmennya dalam mengedukasi masyarakat un­tuk kurangi risiko kesehatan akibat rokok melalui produk tembakau alternatif. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka...
Selengkapnya

Mendisiplinkan Siswa Tak Harus dengan Kekerasan

Senin 23/4/2018 | 06:05
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Sekreataris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo menegas­kan, pendisiplinan yang dilakukan guru terhadap siswanya seharusnya tidak dilakukan dengan kekeras­an seperti...
Selengkapnya

Peringatan Hari Kartini

Senin 23/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Arinal Berkomitmen Memajukan Pertanian Lampung

Senin 23/4/2018 | 04:42
A   A   A   Pengaturan Font

LAMPUNG – Calon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan komitemnnya untuk memajukan pertanian di Lampung.

“Saya sudah siapkan program kartu tani berjaya. Ini komitmen saya untuk memajukan pertanian di Lampung,” kata Arinal dalam kampanye akbar di Lapangan Prosida Bandarjaya, Lampung Tengah (Lamteng), Minggu (22/4). Kampanye ini dimeriahkan Grup Band Wali.

Arinal yang didampingi pasangannya, Cawagub Chusnunia juga berjanji memberikan beasiswa kepada anak petani. “Nanti juga akan diberikan beasiswa pendidikan kepada anak petani yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi di Fakultas Pertanian seluruh Indonesia,” ujar Arinal.

Lebih jauh Arinal dalam orasinya menyatakan, apabila dirinya terpilih, akan segera memperbaiki 1070 kilometer Jalan Provinsi Lampung. “1070 kilometer Jalan Provinsi dalam periode saya akan bagus dengan kualitas tinggi, minimal sepuluh tahun baru rusak,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Sekjen DPP Golkar Letjen (Purn) TNI Lodewijk Paulus yang ikut hadir mengatakan, Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto menitipkan empat poin pesan kepada pasangan Arinal-Chusnunia.

Pertama, kata dia Arinal- Chusnunia harus bisa menyediakan sembako murah untuk masyarakat, kedua kata dia menyiapkan lapangan kerja, selanjutnya menyediakan rumah murah terjangkau. Terakhir lanjutnya, pasangan ini harus mampu memberikan pendidikan langsung bekerja.

“Kalau masyarakat Lampung Tengah, ingin semua ini terwujud, maka tidak ada kata lain, pilih nomor tiga Arinal-Chusnunia,” ujarnya.

Grup Band asal Ibu Kota, Wali yang memeriahkan kampanye akbar pasangan Arinal-Chusnunia ini membawakan 10 lagu hits andalannya, berhasil membius masyarakat yang hadir. Grup band yang dimotori Faank sebagai vokalis ini terkenal dengan lagu Cari Berkah (Cabe) dan menjadikan lagu tersebut sebagai lagu pembukanya.

Ribuan warga yang hadir langsung tersentak untuk berjoget mengikuti irama lagu tersebut. Tak lupa sang vokalis ikut menyapa warga Lamteng setelah lagu pertama dimainkan. “Apa kabar Lampung Tengah? Jangan lupa pilih nomor tiga,” kata Faank.

Suasana semakin ramai ketika Wali memainkan lagu berikutnya Ada Gajah Dibalik Batu dengan lebih energik. Diakhir perfom, Group band dengan ciri khas Islami ini menutup dengan lagu Bukan Bang Toyib. sur/AR-3

Tampilkan Semua

Bawaslu Deklarasi Tolak Politik Uang

Senin 23/4/2018 | 04:26
A   A   A   Pengaturan Font
Polarisasi yang disulut politisasi SARA dan berbagai ujaran kebencian menjelang dan sesudah kontestasi Pilkada dan Pemilu harus dihindari.   JAKARTA – Sebagai wujud komitmen menolak politik uang dan politisasi SARA, Badan...
Selengkapnya

Gunakan Hak Pilih dalam Pilkada-Pemilu

Jumat 20/4/2018 | 08:22
A   A   A   Pengaturan Font
Madiun - Wakil Ketua MPR dari Fraksi-PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, rakyat Indonesia diberi kedaulatan penuh oleh UUD 1945 untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpinnya. Mestinya menghadapi tahun politik ini,...
Selengkapnya

Tolok Ukur Kritik DPR

Jumat 20/4/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Pemakaman Barbara Bush

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Kim Janjikan Reformasi Ekonomi

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah berjanji untuk menghentikan program persenjataan nuklirnya, pemimpin Korut, Kim Jong-un, berjanji akan melakukan reformasi ekonomi di negaranya agar Korut bisa kembali bangkit dari keterpurukan. SEOUL – Pemimpin Korea...
Selengkapnya

Patung “Fearless Girl” Akan Dipindahkan

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK – Patung yang amat populer yang berada di distrik pusat keuangan dekat Green Bowling, Kota New York, Amerika Serikat (AS), “Fearless Girl” (Gadis tak kenal takut) yang dipasang setahun lalu di hadapan patung...
Selengkapnya

Iran Ancam Lanjutkan Program Nuklir

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK – Iran mengatakan siap untuk melanjutkan program nuklirnya termasuk pengayaan uranium bagi memproduksi senjata nuklir, jika Amerika Serikat (AS) keluar dari kesepakatan nuklir 2015. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Usai RUPS

Senin 23/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Kinerja Triwulan-I BBJB

Senin 23/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Pererat Komunikasi

Senin 23/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Gelar “Dealer Gathering”

Senin 23/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Jaga Ketersediaan Pangan Jelang Lebaran di Jatim

Senin 23/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pangan merupakan kebutuhan dasar dan menjadi salah satu hak asasi manusia. Hal itu seba­gaimana diatur dalam Pasal 27 UUD 1945 maupun dalam De­klarasi Roma (1996). Persoalan pangan mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidup­an suatu bangsa. Ketersediaan pangan yang terganggu, dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi dan berbagai gejolak sosial.

Bagi masyarakat, persoalan pangan kerap diidentikkan dengan beras dan berbagai bahan kebutuhan pokok lain. Menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) seperti Ramadhan dan Idul Fitri, ketersediaan dan keter­jangkauan harga bahan pokok sering menjadi persoalan sensitif di masyarakat.

Untuk mengetahui upaya yang dilakukan Pemprov Jatim dalam memenuhi ketersedi­aan pangan di wilayah tersebut dan menjaga agar harga bahan pokok menjelang bulan puasa tidak melambung, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesempatan mewawanca­rai Gubernur Jatim, Soekarwo, di Surabaya, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apa yang dilakukan un­tuk menjamin ketersediaan bahan pokok sebelum puasa dan Lebaran?

Menghadapi hari raya, kami terus memantau kebutuhan dan harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional dengan menggunakan aplikasi sistem informasi ketersediaan dan perkembangan barang pokok (Siskaperbapo). Sistem ini memiliki 188 inputer yang ter­diri dari 116 petugas pasar, 38 petugas di seluruh kabupaten dan kota, 34 petugas sentra produksi, pasar sub agro ba­rang penting dan swalayan.

Jatim juga memiliki gerai stabilisasi harga bahan ke­butuhan pokok yang terdiri dari gerai pangan permanen sebanyak 6.148 gerai yang terdiri dari kios pangan operasi pasar Jatim, toko tani Indonesia, aplikasi e-warung, serta rumah pangan kita. Ada juga gerai pangan situasional yang terdiri dari operasi pasar bantuan subsidi, operasi pasar mandiri, dan toko swalayan.

Bagaimana koordinasi de­ngan pemerintah daerah?

Kami minta bupati dan wali kota mengecek betul ke gerai-gerai ini untuk stok bahan pokok dan harganya. Jangan sampai ada panic buying di masyarakat menjelang hari raya.

Apa bahan pokok yang jadi fokus perhatian?

Semua jenis bahan pokok penting. Namun, salah satu yang nilainya sangat strategis adalah beras karena merupakan jenis makanan pokok utama. Pengalaman membuktikan, naiknya harga beras saat krismon, menyebabkan instabilitas dan kerawanan. Industri perberas­an punya pengaruh besar da­lam penyerapan tenaga kerja dan ekonomi perdesaan.

Bagaimana posisi stok beras terakhir?

Stoknya untuk April, Mei, dan Juni ini dipastikan aman. Produksi beras Jatim pada bu­lan Juni ini sebanyak 996.496 ton, dengan konsumsi 297.243 ton. Ada surplus 699.253 ton. Selain itu, stok beras yang ter­sebar di seluruh gudang Bulog di Jatim pertengahan April ini, sebanyak 147.334 ton.

Bagaimana dengan gula dan bahan lain?

Pada prinsipnya semua surplus. Tugas kami mendis­tribusikannya ke berbagai provinsi, seperti beras Jatim yang didis­tribusi­kan ke 16 provinsi.

Untuk komoditas gula pasir, berdasarkan data stok pro­dusen per 28 Februari 2018, di pabrik gula sebanyak 26.875 ton, tebu rakyat sebanyak 79.181 ton, dan pedagang se­banyak 220.810 ton. Total stok gula sebanyak 326.867 ton.

Stok gula pasir di gudang Bulog per tanggal 13 April 2018 sebanyak 50.747 ton dan terse­bar di seluruh gudang Bulog di Jatim. Stok cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, jagung, daging sapi, daging ayam ras, dan telur juga dipastikan aman. Hanya kedelai dan bawang putih, defisit 15.393 ton dan 3.820 ton.

Bagaimana dengan inflasi pangan?

Selama ini, inflasi di Ja­tim menjelang HKBN relatif aman dan cenderung terken­dali. Namun permasa­lahannya, inflasi cenderung naik justru di bulan November-Desember dan Januari-Februari. Pada bulan-bulan tersebut, mu­sim hujan sangat tinggi menyebab­kan kadar air dalam beras tinggi yakni 28, sehingga petani kesulitan menjual be­ras. Sedangkan Bulog akan membeli beras dari petani bila kadar airnya rendah yakni 14.

Apa yang dilakukan?

Kami butuh dryer untuk membuat kadar air dalam beras ini menjadi 14. Inilah yang membuat ada panen raya, tapi harga beras tinggi karena masih menjadi gabah kering panen. Kalau ada dryer, insyaAllah masalah ini teratasi. Usulan pengadaan dryer ini telah kami sampaikan pada Menteri Perda­gangan untuk kemudian disam­paikan ke pemerintah pusat.

Berapa kebutuhan dryer Jatim?

Untuk menjaga stok beras tetap aman sepanjang tahun, stok beras harus ditutup dari panen bulan Maret, Juni, dan Juli, serta November harus ada stok di Jatim lebih dari satu juta ton. Maka kami mem­butuhkan sekitar 3 ribu dryer dengan kapasitas 8 jam untuk memproses, dengan anggaran sekitar 900 miliar rupiah.

Terkait potensi insta­bilitas, apa persiapan jelang Pilkada Serentak?

Jatim barometer nasional dalam pengamanan pilkada 2018. Pilkada bukan sekadar pesta demokrasi, tapi ajang ak­tualisasi suasana kekerabatan, kerukunan, dan kekeluargaan. Keberadaan tiga pilar (pe­merintah daerah, TNI/Polri, DPRD, dan tokoh masyarakat) plus sebagai mata dan telinga di tingkat paling bawah harus bisa mewujudkan kenyaman­an dan kedamaian.

N-3

Tampilkan Semua

Pemkab Terus Kembangkan Sektor Wisata Situbondo

Senin 16/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Situbondo yang berada di daerah pesisir utara Pulau Jawa memiliki wilayah seluas 1.638 kilome­ter persegi. Letak kabupaten yang masuk kawasan Tapal Kuda (Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso,...
Selengkapnya

Pemkot Salatiga Terus Memberdayakan UMKM

Senin 9/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Salatiga dengan luas wila­yah sekitar 56,78 km² ini terletak pada jalur Jawa Tengah (Jateng), yang menghu­bungkan Kota Semarang dan Surakarta. Dengan ketinggan 450–800 meter dari permukaan laut dan...
Selengkapnya

Perluas Kawasan Tahura untuk Atasi Banjir di Bandung

Senin 2/4/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
Kawasan Bandung utara, khususnya taman hutan raya (Tahura) memiliki fungsi penting bagi penyerapan air saat turun hujan di wilayah hulu, khususnya di Bandung. Namun, saat ini kondisinya sudah memprihatinkan akibat alih fungsi lahan hutan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Pembiayaan Proyek

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri: Direktur Eksekutif Keuangan dan Penilaian Proyek PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Salusra Satria, Direktur Eksekutif Bisnis, Muhammad Wahid Sutopo, dan Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary and Communications, Pradana Singawinata menjelaskan proyek-proyek yang dijamin pembiayaannya oleh PII disela Media Briefing, di Jakarta, Kamis (19/4) malam. Tahun ini, PT PII (persero) sudah memberikan penjaminan terhadap 16 proyek nasional dan daerah dengan total nilai proyek 176 triliun rupiah.

Tampilkan Semua

BTN Dukung DP 0 Persen untuk PNS/TNI-Polri

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan kesiapannnya dalam mendukung program uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk PNS dan TNI-Polri. Pasalnya, program ini akan mampu mendongkrak penjualan rumah hingga melebihi...
Selengkapnya

Hunian Rakyat Harus Perhatikan Pengembangan Kawasan

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sejak dirilis pada 2015, program sejuta rumah belum pernah mencapai target. Rumah murah untuk rakyat ini hanya berhasil dibangun dikisaran delapan ratus ribuan unit. Apa kendalanya? Pemerintah dan swasta diharapkan komitmennya untuk...
Selengkapnya

Kolaborasi dengan Otomotif, REI Bidik Rp5 Triliun

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ajang pameran masih menjadi momentum favorit pengembang untuk mendulang untung berjualan unit properti. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), tahun ini menggelar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Uji Coba

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri; Direktur PT Digital Technology Global, Winston Setiawan, Senior Product Line Manager Corsair, Michael Grey dan Sales Manager South East Asia Corsair, Harry Chen, melakukan uji coba ketahanan keyboard CORSAIR K68 RGB dengan fitur perlindungan dari cipratan air dan debu pada acara tur CORSAIR Unplug and Play Press Tour 2018 di Jakarta, Selasa (17/4). Pada turnya Corsair memperkenalkan beberapa item produk keyboard, mouse, headset sampai fan, cooler dan PSU andalannya serta menampilkan software kontrol hardware terbaru mereka, iCUE.

Tampilkan Semua

Ponsel Kamera Tunggal Berfitur AI

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oppo tampaknya sukes dalam menciptakan tren kamera khusus swafoto. Dengan slogan “selfie expert” menurut International Data Corporation (IDC) Indonesia, Oppo berada di posisi kedua sebagai merek smartphone terbesar di...
Selengkapnya

Teknologi Digital Bantu Produktifitas Masyarakat Desa

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Internet tidak lagi hanya sebagai sebagai sarana komunikasi dan hiburan. Melalui aplikasi digital, internet dapat menjadi sarana pemberdayaan bagi masyarakat pedesaan. Sisternet dari XL bekerjasama denganKementerian Desa, Pembangunan...
Selengkapnya

Adu Lapak Iklan di Aplikasi Musik

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sudah saatnya pengiklan masuk ke aplikasi musik. Dengan tingginya pengguna dan teknologi rekomendasi yang relavan, startup musik dapat mengantarkan iklan ke konsumen yang tepat. Dengan jumlah pengguna yang banyak, perusahaan musik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Turnamen Golf Prestisius

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri: Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Hari Arifianto, Country Captain from Indonesia, Julius Djohan, The winner of MercedesTrophy World 2017, Okto Hidayat Syahputra berpose di depan kendaraan Mercedes-Benz E 300 AMG Line di acara konferensi pers MercedesTrophy Indonesia 2018, Jakarta, Jumat (13/4). MercedesTrophy Indonesia 2018 merupakan penyelenggaraan ke-22 dan merupakan turnamen golf prestisius bagi para pemilik kendaraan Mercedes-Benz di seluruh Indonesia.

Tampilkan Semua

Motor Tangguh untuk Penggemar Petualang

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu yang menarik dari Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 adalah hadirnya motormotor premium. Para pabrikan akan menghadirkan model-model seri segmen premium pada ajang pameran tahunan ini. Pabrikan motor asal Inggris,...
Selengkapnya

Merek Tiongkok Adu Canggih di Segmen SUV

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pameran IIMS 2018 akan dihiasi dengan beberapa SUV terbaru. Merek Tiongkok bahkan akan hadir mengusung SUV anyar dengan fitur berlimpah. Mobil di segmen sport utility vehicle (SUV) makin banyak pilihan. Segmen ini tidak hanya diisi...
Selengkapnya

Inovasi Mobil Premium di Kelas Sport Multifungsi

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada segmen mobil premium, Mercedes – Benz terus bersaing dengan BMW di pasar Lokal. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, jika Mercedes bakal memamerkan mobil listrik dalam konsep “Electronic...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

Spekulasi Pengganti Wenger Mulai Ramai

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON – Setelah Arsene Wenger mengumumkan rencana pengunduran dirinya sebagai manajer Arsenal, hingga kini klub asal Kota London Utara itu belum mengumumkan siapa kandidat yangakan menggantikan pelatih berjuluk “Professor” itu musim depan.

Wenger hengkang akhir musim ini setelah hampir 22 tahun berkiprah di klub yang telah membuatnya menjadi bos Arsenal paling sukses. “Setelah pertimbangan yang saksama dan menyusul pembicaraan dengan klub, saya merasa ini waktu yang tepat bagi saya untu mundur akhir musim ini,” kata pelatih asal Prancis itu, Jumat (20/4).

Mundurnya Wenger menimbulkan berbagai spekulasi mengenai calon penggantinya. Beberapa nama mencuat, seperti pelatih Juventus Massimiliano Allegri. Pelatih berusia 50 tahun yang membawa Juve juara Serie A empat kali beruntun itu sempat mengatakan akan mengambil pekerjaan di luar negaranya.

Nama lainnya adalah Carlo Ancelotti. Mantan manajer Chelsea ini juga disukai di kalangan direksi Arsenal. Terlebih lagi Ancelotti saat ini masih tinggal di London.

Mantan pelatih Barcelona Luis Enrique yang juga diincar Chelsea untuk menggantikan Antonio Conte juga disebut-sebut masuk dalam radar “The Gunners”. Enrique membawa Barcelona menjuarai La Liga Spanyol dua kali dan Liga Champions Eropa sebelum meninggalkan klub itu pada 2017 ketika masa kontraknya habis. S-1

Tampilkan Semua

Luka Modric Ingin Susul Ibra ke MLS

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Luka Modric telah mengungkapkan kemungkinan langkah masa depannya untuk bergabung dengan Zlatan Ibrahimovic di MLS. Hal itu akan dilakukan Modric jika dia tidak dapat menyelesaikan kariernya bersama Real Madrid. Pemain internasional...
Selengkapnya

Liverpool Ditahan West Bromwich Albion

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON – Jurgen Klopp melihat Mohamed Salah mengukir satu lagi rekor mencetak gol di Liverpool. Tapi torehannya itu tak bisa mengurangi rasa kecewa kehilangan dua poin dalam laga yang berakhir imbang 2-2 kontra West Bromwich Albion...
Selengkapnya

Piala Raja ke-30 Barca

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kemenangan atas Sevilla memastikan gelar ke-30 Copa del Rey bagi Barca. MADRID – Lionel Messi dan Luis Suarez menginspirasi Barcelona untuk meraih gelar pertama dari kemungkinan dua trofi domestik musim ini. Barca mengalahkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Pembatasan Transaksi Tunai

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Oleh R Wulandari

Pemerintah Indonesia saat ini sedang merencanakan untuk membatasi transaksi uang tunai dengan nilai maksimal 100 juta rupiah per transaksi. Seperti biasa, pro kontra pun muncul. Yang setuju menilai bahwa rencana itu sebagai langkah progresif sektor keuangan, sekaligus untuk mencegah transaksi-transaksi mencurigakan seperti pencucian uang, korupsi, maupun pendanaan terorisme. Sementara itu, kalangan yang tidak setuju beranggapan bahwa rencana pemerintah membatasi transaksi tunai akan sangat mengganggu aktivitas perekonomian dan perdagangan masyarakat, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Kita harus akui pesatnya kemajuan teknologi digital dewasa ini telah membuat kehidupan banyak berubah. Berkat kemajuan teknologi digital, transaksi ekonomi menjadi bertambah mudah. Meski demikian, di sisi lain, kemajuan teknologi digital telah melahirkan kejutan dan disrupsi (gangguan) bagi sebagian pelaku ekonomi yang belum benar-benar siap dalam menghadapi gelombang perubahan yang demikian cepat.

Dalam konteks penggunaan uang tunai, kehadiran teknologi digital menjadikan fungsi dan peran uang tunai sebagai alat pembayaran kini menjadi kurang signifikan. Banyak yang berpendapat, cepat atau lambat, kita akan segera berada dalam sistem ekonomi nontunai sepenuhnya, di mana segala jenis transaksi ekonomi dilakukan menggunakan sarana nontunai.

Banyak warga mungkin masih ingat dulu di hari pembayaran gaji, karyawan mesti mengantre untuk mengambil gaji dan meneken bukti pembayaran. Kini pemandangan seperti itu telah berubah. Kian banyak kantor dan instansi membayar gaji dengan cara transfer ke rekening. Bagian keuangan tidak perlu repot-repot setiap bulan mengambil uang tunai ke bank, menghitung, lalu memasukkan ke dalam amplop. Dengan memanfaatkan teknologi digital, gaji dapat langsung masuk ke rekening karyawan secara serentak pada hari dan waktu yang sama. Ini benar-benar praktis dan tidak merepotkan.

Begitu pula ketika berbelanja barang-barang. Dengan memanfaatkan telepon pintar yang terhubung internet, orang dengan mudah bertransaksi aneka jenis barang secara online. Masyarakat tidak harus meninggalkan rumah sama sekali. Barang yang dipesan langsung diantar ke tujuan. Lagi-lagi, sungguh praktis dan tidak merepotkan. Kalau ditelisik lebih jauh, banyak keuntungan yang sesungguhnya bisa dipetik ketika aktivitas ekonomi yang dijalankan dilakukan secara nontunai.

Di antaranya, meningkatkan keamanan. Transaksi nontunai boleh dibilang jauh lebih aman dibanding tunai. Membawa uang tunai, apalagi dalam jumlah sangat besar, selalu berisiko karena bisa mengundang aksi kejahatan. Sudah banyak kejadian pembawa uang tunai besar menjadi korban kejahatan di jalanan. Bahkan, bukan hanya uang yang akhirnya melayang, nyawa juga.

Juga memudahkan pelacakan. Dibandingkan dengan transaksi menggunakan uang tunai, setiap transaksi nontunai menghasilkan pencatatan keuangan yang lebih cermat, tepat, dan terdokumentasi dengan baik. Ini memudahkan dan mempercepat pelacakan setiap transaksi, apabila diperlukan. Selain itu, membantu aktivitas penganggaran. Sebab setiap transaksi terdokumentasi dengan baik, sehingga mudah dan cepat terlacak. Ini akan memudahkan penyusunan anggaran keuangan.

Likuiditas

Di lain pihak, dalam konteks perekonomian negara, aktivitas nontunai memberi keuntungan tidak kecil. Misalnya, soal penghematan devisa. Untuk mencetak uang tunai diperlukan biaya yang tidak sedikit. Merujuk data Bank Indonesia, untuk pembelian kertas saja dibutuhkan sedikitnya antara 2,5 triliun hingga 3 triliun rupiah. Belum lagi biaya untuk pencetakan dan pendistribusian.

Peningkatan transaksi nontunai dapat memangkas kebutuhan pembelian kertas, pencetakan, dan pendistribusiannya, sehingga dapat menghemat devisa negara.

Selain itu, kemungkinan penghindaran pajak juga akan semakin kecil. Kenapa? Transaksi nontunai menjadikan uang lebih banyak tersimpan di bank ketimbang tempat lain. Maka, penghindaran pajak semakin sulit. Dengan demikian, jumlah pembayar pajak akan meningkat. Apabila jumlah pembayar pajak semakin banyak, maka tingkat pajak kemungkinan besar dapat turun sehingga tidak terlalu memberatkan masyarakat.

Keuntungan lainnya bagi Negara, mendorong transparansi dan akuntabilitas. Seperti telah dipaparkan tadi, transaksi nontunai menghasilkan pencatatan keuangan yang lebih cermat, tepat dan terdokumentasi dengan baik. Ini mendorong sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Ini akan meminimalkan penggelapan atau praktik-praktik koruptif lainnya yang dapat merugikan keuangan negara.

Yang juga tidak kalah penting, terciptanya likuiditas lebih besar. Sebab transaksi nontunai menyebabkan uang lebih banyak tersimpan di bank daripada di rumah, maka sirkulasi uang akan jauh lebih besar.

Ini akan menciptakan kondisi likuiditas yang lebih besar pula. Kondisi demikian dapat ikut berkontribusi dalam menurunkan tingkat suku bunga yang boleh jadi akan mendorong pembangunan ekonomi.

Mengingat berbagai keuntungan yang ditimbulkan oleh aktivitas ekonomi nontunai, tidak ada alasan sesungguhnya untuk menolak mentah-mentah. Hanya, agar aktivitas ekonomi nontunai dapat berjalan baik, ada yang perlu diperhatikan pemerintah. Perlu infrastruktur digital, literasi digital dan literasi keuangan. Sebab, hingga kini infrastruktur digital belum memadai dan belum merata. Sementara itu, masih banyak pula masyarakat buta teknologi digital dan masalah keuangan.

Padahal, untuk dapat mengaplikasikan ekonomi nontunai dan mewujudkan masyarakat nontunai, infrastruktur digital yang memadai dan merata sangat perlu. Ini juga harus ditopang pemahaman yang baik dari masyarakat tentang teknologi digital serta keuangan. Semua ini harus segera diatasi pemerintah. 


Penulis Alumna Akademi Keuangan dan Perbankan Indonesia, Bandung

Tampilkan Semua

Seleksi Calon Legislator

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Berkaca dari kondisi legislatif yang banyak diseret Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus korupsi, maka Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berinisiatif mengadakan seleksi terbuka calon anggota legislatifnya. Salah satu tokoh...
Selengkapnya

Walau Mengalami, Kartini Mengkritik Poligami

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Celoteh RA Kartini Penyunting : Ahmad Nurcholish Penerbit : Elex Media Cetakan : 2018 Tebal : xxii + 246 halaman ISBN : 978–602- 04-5598-3 Banyak orang berpikir, Kartini hanya memperjuangkan emansipasi. Padahal...
Selengkapnya

Hentikan 5 Kebiasaan Buruk Ini atau Kesuksesanmu Akan Terhambat

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pertanyaan: Bu Rossa, kebiasaan apa yang bisa menghambat kita meraih kesuksesan? Davian, Tangerang Jawaban: Siapa sih yang tidak mau sukses? Hampir sebagian besar orang menginginkan hidupnya berakhir bahagia dengan tercukupinya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Saatnya Memprioritaskan Menu Sehat

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Pecinta kuliner wajib memerhatikan menu sehat. Jika di rumah, sediakan menu masakan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti daging atau ikan.

Menu makanan sehat yang mencakup gizi seimbang adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan membantu tubuh agar senantiasa dalam kondisi prima. Dalam menyusun menu makanan yang sehat dan bergizi, hendaknya menyertakan bahan makanan yang bervariasi dan dalam proporsi yang tepat.

Selain baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, menu makanan yang bervariasi dan dalam takaran yang tepat akan membantu kita untuk mempertahankan berat badan yang ideal. Menu makanan yang mencakup gizi seimbang akan memberikan cukup nutrisi bagi tubuh untuk menjalankan fungsinya.

Untuk mewujudkan menu makanan yang ideal tersebut, ada beberapa jenis bahan makanan yang tak boleh ketinggalan seperti buah dan sayuran segar, gandum utuh, dan kacang-kacangan. Sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, telur, ikan, dan susu pun harus dimasukkan untuk menambah variasi dan kualitas zat gizi dari makanan yang disajikan.

Daging juga bisa menjadi menu yang menyehatkan. Jika hendak mengolah daging, sebaiknya sajikan dengan cara panggang atau bakar daripada menggoreng dengan minyak. Kalaupun ingin memberikan variasi dengan menu goreng jangan gunakan deep-fry namun gunakan sedikit minyak saja.

Jika tidak begitu menyukai daging, bisa menggantikannya dengan makanan lain yang juga kaya protein seperti telur, berbagai produk susu, hasil olahan kedelai seperti tahu dan tempe, kacang-kacangan dan buncis. Sediakan juga waktu luang untuk menyiapkan bumbu sendiri daripada memilih bumbu cepat saji di supermarket yang mengandung bahan kimia dan mengalami proses kimiawi.

Saat ini, tren makanan sehat dibilang tidak terlalu merepotkan karena di Indonesia sendiri banyak makanan yang diproduksi secara alami. Seperti tempe atau tahu yang menjadi superfood dan primadona di mana-mana.

Selain tren makanan sehat, makanan khas dari daerah-daerah Indonesia akan lebih dikenal secara luas. Jumlah rumah makan tradisional di kota-kota besar diprediksi akan bertambah karena fenomena ini.

Kesukaan masyarakat yang sedang gemar menjelajah kawasan Nusantara, akan berdampak pada cita rasa kuliner yang ia bawa dari daerah yang pernah dikunjungi.

“Akhirnya banyak orang mencari rumah makan yang menyediakan selera asal atau cita rasa alami. Salah satu trennya nanti rumah makan yang menyediakan makanan otentik akan banyak muncul. Walaupun secara penampilan makanan sudah disesuaikan, tapi cita rasanya tetap asli,” ujar Parikesit, seorang pakar kuliner dalam sebuah acara di Jakarta baru-baru ini.

Sebenarnya apa sih makanan sehat atau healthy food ini? Makanan sehat di sini mengandung pengertian makanan yang memiliki kandungan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Menu makanan sehat ini biasanya harus ada unsure gizi seperti karbohindrat, protein, mineral, vitamin dan sedikit lemak tak jenuh.

Karbohidrat misalnya terdapat terdapat pada nasi, gandum, singkong, dan lain-lain. Protein banyak terdapat pada tahuy, tempe, telur, daging dan lainnya. Mineral ada pada sayuran, vitamin pada buah-buahan serta susu sebagai tambahan gizinya.

Tujuan makanan sehat ini, antara lain untuk menjaga agar badan kita tetap sehat, tumbuh dan seimbang secara baik. Makanan sehat menurut ahli gizi yaitu makanan yang mengandung empat macam yakni makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah.

Jika memutuskan gaya hidup sehat dengan memilih healthy food, maka Anda harus mengenali jens makanan yang akan masuk ke perut Anda. Karena hidup sehat sangat bergantung pada makanan yang dikonsumsi oleh kita. Misalnya menjauhi makanan yang berlemak dan berkalori tinggi, karena menghindari penyakit diabetes atau jantung.

Hindari makanan cepat saji, dan perbanyaklah makan buah-buahan dan syur-sayuran. Hindari cemilan manis, dan pilihlah karbohidrat yang rendah gula.

Tetapi memilih makanan yang sehat bukan berarti Anda makan yang itu-itu saja. Berkreasilah dengan menu dan makanan sehat ini, sehingga bisa menjadi makanan lezat dan juga sehat. Apalagi saat ini, banyak pula bermunculan supermarket yang menjual sayur dan buah organik yang mengemasnya sangat menggungah selera. Begitupun dengan aneka menu atau resep yang bisa ditiru dan diterapkan di rumah sendiri dalam mengolah makanan sehat ini. yun/E-6

Sajian Sehat yang Mudah dan Murah

Protein penting bagi tubuh kita untuk pertumbuhan dan untuk memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan. Daging selain sumber protein juga menyediakan mineral yang penting bagi tubuh seperti zat besi, zinc, dan vitamin B. Namun perlu diingat bahwa daging dapat menjadi sumber lemak juga. Untuk mengatasinya, bersihkan lemak dari daging sebelum mengolahnya dan pastikan untuk memasak daging hingga matang.

Ikan selain menyediakan protein juga asam lemak omega 3. Usahakan untuk menyertakan ikan dalam menu makanan sehat Anda setidaknya dua kali dalam seminggu. Pilihlah ikan segar, karena ikan yang dijual dalam kemasan kaleng bisa jadi memiliki kadar garam yang tinggi.

Susu dan produk susu seperti keju dan yoghurt menyumbangkan banyak protein dan kalsium bagi tubuh. Untuk dapat memetik manfaat yang maksimal dari susu dan produk susu tanpa khawatir menjadi gemuk, pilihlah susu dan produk susu yang rendah lemak dan rendah gula. Alternatif dari susu seperti susu kedelai pun dapat Anda coba.

Artinya, cobalah sesuatu yang baru dengan memulai makan makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat, dan hilangkan persepsi kalau makanan sehat itu tidak enak. Berikut resep-resep menarik yang bisa Anda coba.

Ayam Nasi Merah

Bahan-bahan:

- 2 cangkir nasi merah baru dimasak

- 4 dada ayam, tanpa tulang dan tanpa kulit

- 2 cangkir kembang brokoli, potong kecil-kecil

- 1 sdt minyak

- 2 cangkir daun pok choy

- 2 wortel.

- 1/2 bawang bombay, iris

- 2 siung bawang putih.

- 1 batang daun bawang.

- 2 sdt akar jahe cincang

- Saus teriyaki botol

Cara membuat:

- Bumbui dada ayam di kedua sisi dengan garam dan merica. Semprotkan wajan besar bertutup dengan menggunakan semprotan memasak.

- Tempatkan wajan dengan api sedang dan panaskan selama satu menit. Letakkan dada ayam di atas wajan dan masak selama 5-7 menit, atau sampai dagingnya kecoklatan.

- Balik daging ayam, tutupi wajan dan panaskan dengan api sedang kecil. Biarkan ayamnya masak dan mengeluarkan jus selama 12-15 menit berikutnya atau sampai matang sempurna.

- Matikan kompor; pindahkan dada ayam dari wajan, potong panjang, dan diletakkan kembali ke dalam wajan dan wajan ditutup agar tetap hangat.

- Sementara ayam dimasak, didihkan 4 cangkir air di wajan berpenutup ukuran sedang. Saat airnya sedang mendidih, masukkan kembang brokoli dan biarkan masak selama 1 menit, sehingga cukup lama untuk membuat brokoli berwarna hijau cerah dan menjadi agak empuk. Keringkan brokoli namun jangan disiram.

- Panaskan wajan besar dengan api panas dan masukkan minyak zaitun. Masukkan brokoli, kubis, wortel, bawang bombay, bawang putih dan daun bawang serta jahe dan tumis 3-4 menit sampai sayurannya empuk garing. Bumbui dengan garam dan merica untuk rasa.

- Bagi nasi merah menjadi empat mangkuk. Tutupi beras dengan sayuran dan potongan dada ayam, kemudian masukan saus teriyaki untuk rasa.

Salad Ayam Kukus

Bahan-bahan:

- 250 gram daging dada ayam, cincang halus

- Satu suing bawang putih

- Setengah sendok teh merica bubuk

- Satu buah tomat merah

- 150 gram mentimun iris

- 100 gram lettuce atau selada, sobek kasar

Saus:

1. 100 ml mayones rendah lemak

2. 1 sdt saus cabai botolan

3. Setengah sendok air jeruk lemon

4. Setengah sendok teh merica bubuk

5. Setengah sendok teh garam

Cara membuat:

1. Campur daging ayam dengan bawah putih, merica dan garam hingga benar-benar rata. Masukan dalam adonan dan ratakan pada selembar kertas alumunium foil. Isi bagian tengahnya dengan potongan bawang bombai.

2 Kukus selama 30 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan. Potong-potong ayam kukus tersebut, susun dalam piring saji berama irisan mentimun, lettuce dan tomat. Beri sausnya sesuai selera, dan sajikan. nik/E-6

Tampilkan Semua

Gerakan untuk Menyelamatkan Hutan Sumatera Utara

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gerakan penyelamatan rimba terakhir Sumatera Utara (Sumut) menjadi sangat penting, di saat rimba perkasa yang kita agungkan itu sudah habis diekploitasi dan dialihfungsikan secara perlahan oleh para korporasi raksasa. Bertepatan dengan...
Selengkapnya

Menjaga Keseimbangan dalam Lingkaran Keabadian

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta City Philharmonic (JCP), sebuah orkestra kota yang digagas oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menyelenggarakan konser regulernya di awal 2018 ini, tepatnya pada Rabu (18/4) di Gedung...
Selengkapnya

Prilly Latuconsina Maknai Hari Kartini dengan Rajin Belajar

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Momen Hari Kartini yang kerap diperingati setiap 21 April ternyata juga bermakna bagi artis Prilly Latuconsina. Bagi aktris dan penyanyi ini, perjuangan Raden Ajeng Kartini terhadap wanita Indonesia tak boleh dilupakan begitu saja....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Festival Lampion

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Terbengkalai

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Peringati Hari Bumi

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Upacara Seba

Senin 23/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Kemendagri Dukung Arahan Presiden soal RUU Masyarakat Adat

Senin 23/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengkritik surat Menteri Dalam Negeri nomor:189/2257/SJ, perihal penyampaian Daftar Inventarisasi Masalah RUU Masyarakat Adat kepada Menteri Sekretaris Negara.

 

Dalam surat itu, Kementerian Dalam menyatakan RUU Masyarakat Adat saat ini belum merupakan kebutuhan konkrit bagi masyarakat adat.

Bahkan dianggap berpotensi menyebabkan konflik baru, membuka atau menghidupkan kepercayaan yang belum diatur dalam kesatuan. Dan akan memberikan beban yang sangat berat bagi APBN.

Untuk mengupas itu Koran Jakarta berkesempatan mewawancarai Direktur Jenderal Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Nata Irawan, di Jakarta. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana soal kritik AMAN atas surat Mendagri terkait RUU Masyarakat Adat?

Yang pertama, Kemendagri tentu sangat mendukung apa yang menjadi arahan Presiden. Akan tetapi terkait dengan RUU ini yang disampaikan beberapa waktu lalu DIM-DIM-nya dari beberapa kementerian, tentu itu menjadi bahasan kami, tidak serta merta apa yang diusulkan kemudian menjadi sebuah keputusan. Dan ini adalah proses.

Jadi di dalam Daftar Inventaris Masalah atau DIM yang kami susun, versi Kemendagri, tentu ada pasal-pasal yang kita sesuaikan. Ada pasal yang kita hapus, ada memang yang sangat tidak perlu.

Jadi tak benar Kemendagri tak mendukung RUU Masyarakat Adat?

Sekali lagi kami melihat memang kalau mau mengulas sedikit apa yang diatur dalam UU Desa, memang tertuang hal-hal yang terkait dengan masyarakat hukum adat. Dan bahkan sudah ditindaklanjuti dengan Permendagri Nomor 52/2014.

Tetapi manakala itu juga dipandang juga masih kurang, kami siap utnuk menerima saran, pendapat, pertimbangan untuk lebih jauh. Saya kira seperti itu. Yang jelas, yang perlu kita pahami bersama Kemendagri mendukung apa yang menjadi kebijakan Presiden Jokowi.

Pasal yang dirasa tidak perlu apa saja?

Ini saya tidak bisa, itu kan ratusan pasal. Tapi yang jelas, di dalam DIM itu ada yang kami hapus, ada yang kami sesuaikan, ada yang kami tambah. intinya kita mengharmonisasi.

jadi tidak mungkin, kalau kita bilang “hapus”, kemudian serta merta di sana hapus, tidak juga. Atau mungkin kita tambahkan dengan pasal yang menurut kita krusial juga belum tentu.

Nah bahasannya nanti yang menentukan adalah Kumham setelah surat kami, DIM kami disampaikan di sana, dia akan membahas secara menyeluruh.

Yang dihapus tadi misalnya apa?

Saya tidak hapal. jumlahnya banyak.

Antara lain terkait apa?

Ya di situ misalnya. Gini, dari enam kementerian itu utamanya empat kementerian punya tugas fungsi masing-masing yang dipahami oleh kementerian itu masing-masing yang tahu apakah itu krusial atau tidak, kementerian teknis.

Nah kami, versi kami. Kalau menyeluruh, kembali kepada tugas fungsi Mendagri, ya Mendagri melihat itu semua. Tapi kan kemampuan kami terbatas untuk melihat hal-hal teknis.

Di DIM itu sudah berdasarkan rapat dan pembahasan enam kementerian?

Total DIM berapa? Ada 154 pasal. Itu kan pasal. Kalau DIM-nya ratusan, kalau ngomong tebelnya satu rimlah kirakira. agus supriyatna/AR-3

Tampilkan Semua

Kami Sudah Siap Mengawal Pilkada Serentak dan Pemilu Serentak

Kamis 19/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia akan melaksanakan hajatan besar politik dua tahun ini, yaitu Pilkada Serentak 2018 yang akan berlangsung di 171 daerah pada 27 Juni 2018 dan Pemilu Serentak 2019 pada 17 April 2019.   Tentu ini menjadi tugas berat...
Selengkapnya

KPK Membidik Korporasi Lain

Rabu 18/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
PT Nindya Karya bersama PT Tuah Sejati ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang...
Selengkapnya

Tradisi Dialog Presiden-Ulama Sangat Positif

Senin 16/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo akhir-akhir ini sering mengundang para ulama, kiai dan tokoh agama ke Istana Kepresidenan, baik di Jakarta maupun di Bogor. Para ulama dan tokoh agama yang diundang berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

70 Reuni

Sabtu 21/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font

Seorang Kakek menasehati cucunya yang membolos sekolah. “Nak, hendaknya kamu masuk sekolah. Besar bahayanya jika kamu tidak sekolah.” “Kenapa Kek?” “Kalau kamu tidak sekolah, besok tidak bisa reuni.”

Humor ini berulang muncul di grup WA. Ada yang menyebut tahun ini adalah Tahun Reuni. Tahun pertemuan kembali— setelah sekian lama berpisah. Biasanya reuni temanteman sekolah.

Baik teman semasa SR, singkatan dari Sekolah Rakjat, untuk menandai era sebelum istilahnya menjadi Sekolah Dasar, atau SD. Atau juga teman sekolah zaman SMP, atau SMA, atau yang sederajat.

Ini lebih gayeng—kata ini sedang in di wilayah Jateng, pada musim kampanye. Minggu kemaren dan minggu ini, saya diundang beberapa kali untuk reuni. Eh, bukan untuk reuni, untuk “panitia pelaksanaan reuni.”

Artinya, masih ada rapat dan rapat lagi, yang cukup menyita waktu. Juga perhatian. Berapa bea yang dikenakan kepada peserta, apa saja acaranya, apa menu kuliner,

acara lainnya selain potretmemotret apa saja? Reuni menjadi acara yang perlu dijadwalkan— seperti halnya harus kondangan atau menghadiri kegiatan seminar atau sejenisnya —karena memang sudah menjadi kegiatan.

Saya menyebutkan sebagai “70 reuni”, karena reuni teman SR, SMP, atau SMA, atau di atas itu, usianya sekarang sudah 70-an tahun. Cukup rentang waktu untuk dikenang, cukup panjang yang bisa diceritakan setelah 40 tahun, 30 tahun berlalu.

Sebagian bahkan belum pernah sekali pun bertemu sejak berpisah. Reuni menjadi kebutuhan ketika dalam grup WA, pembicaraan mengenai hal itu berlangsung intensif.

Boleh dikatakan semuanya memiliki ponsel, dan hampir semuanya masuk dalam grup. Kemudahan tehnologi komunikasi dalam genggaman tangan ini tiap saat bisa menghangatkan rasa kangen lewat kiriman gambar masa lalu, foto jadul, dan kisah-kisah yang layak diceritakan ulang.

Dengan segala dramatisasinya. Misalnya, “Ayolah reunian, siapa tahu tahun depan tak bisa lagi.”

Termasuk daftar teman lama yang sudah tiada—lengkap dengan cerita terakhir. Dengan demikian, reuni menjadi kebutuhan.

Juga kerelaan karena selalu ada yang berkenan menjadi “tuan rumah”, selalu ada— ini yang menurut saya istimewa—menjadi panitia yang disibukkan berbagai urusan yang sungguh seabreg.

Dan ternyata orang seperti itu ada—seperti juga dulu ada ketua kelas, ada “pembantu umum”, ada pengurus osis , yang intinya relawan dan repot.

Reuni menjadi keperluan untuk mengenang kembali hal-hal lucu, atau malu, atau cinta yang tersipu-sipu, atau peristiwa yang kita sendiri lupa tapi masih ada yang mengingatkan.

Atau tingkah laku yang ada kaitannya dengan profesi kita sekarang ini. Tahun Reuni, lebih damai dan aman serta nyaman, dari pada menyebut Tahun Politik.

Dalam reuni, selain yang nostalgis manis, ada hal-hal yang mengingatkan bahwa dulu semasa sama-sama sekolah, tak ada pembeda sebagai kelas “setan”, atau kelas “Allah”, atau ujaran dan ungkapan kebencian yang membekas , bagai getah terus menempel.

Reuni menjadikan persahabatan kembali murni, nyaman, aman, mengharukan yang toh nyatanya pernah dilalui bersama.

Tampilkan Semua

Moermahadi Soerja Djanegara

Sabtu 21/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Permasalahan pengadaan barang dan jasa akan tetap menjadi tantangan. Belanja barang dan modal dalam pelaksanaannya akan melibatkan proses pengadaan barang dan jasa. Untuk itu diperlukan pemahaman atas risiko yang mungkin timbul dalam...
Selengkapnya

Temuan Baru: Lumut Penghilang Zat Arsenik

Sabtu 21/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Para peneliti dari Universitas Stockholm, Swedia, berhasil menemukan jenis lumut yang mampu menghilangkan arsenik dari air yang terkontaminasi zat berbahaya tersebut. Lumut jenis ini mampu menghilangkan kontaminasi arsenik dari air...
Selengkapnya

Sensor Pembersih Udara Memanfaatkan Kualitas Tanaman

Sabtu 21/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tanaman punya sifat menyerap racun dan dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Kualitas tanaman akan terlihat lebih baik ketika dipadukan dengan sensor cerdas pembersih udara maka dapat meningkatkan kualitas udara yang hemat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta