Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | September 26 2020
iklan koran jakarta

Tol di Riau Akan Tumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

Sabtu 26/9/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Tol tersebut akan memperpendek jarak tempuh Pekanbaru–Dumai yang semula 200 kilometer menjadi 131 kilometer. » Terowongan Gajah dibangun di Seksi IV Kandis...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Gubernur Jatim Kukuhkan Pjs Enam Kepala Daerah

Sabtu 26/9/2020 | 02:00
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Penjabat Sementara (Pjs) kepala daerah untuk enam kabupaten/kota karena wali kota atau bupatinya mengikuti kontestasi Pilkada serentak 2020.

"Selamat atas pengukuhan ini dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada pengukuhan dan penyerahan keputusan Mendagri tentang penunjukan Pjs, di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (25/9) malam.

Rincian nama keenam Pjs yaitu Himawan Estu Bagijo (Kepal Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim) sebagai Pjs Bupati Mojokerto, Benny Sampirwanto (Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jatim) sebagai Pjs Bupati Trenggalek dan Sjaichul Ghulam (Kepala Bakorwil Malang) sebagai Pjs Bupati Malang.

Kemudian, Budi Santosa (Kasatpol Satpol PP Jatim) sebagai Pjs Bupati Blitar, Jumadi (Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan) sebagai Pjs Wali Kota Blitar, dan Ardo Sahak (Asisten I Bidang Pemerintahan) sebagai Pjs Wali Kota Pasuruan.

Adanya enam Pjs di Jatim karena kepala daerah diwajibkan mengajukan cuti di luar tanggungan Negara untuk melaksanakan kampanye bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.

Pada keputusan Mendagri, seluruh Pjs bertugas mulai 26 September 2020 dan berakhir 5 Desember 2020 atau selama 71 hari. Pada proses tahapan Pilkada serentak lanjutan di Jatim, masa kampanye juga berlaku pada periode waktu yang sama.

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengimbau kepada seluruh Pjs untuk bisa langsung "nyekrup" dengan pejabat Forkopimda kabupaten/kota masing-masing. "Terutama dengan Sekda dan DPRD. Ini harus sebagai salah satu wujud menjaga sinergitas, terutama menjelang Pilkada serentak," katanya. Ant/N-3

Tampilkan Semua

1100 Kamar Hotel di Sumut Disiapkan untuk Isolasi Covid-19

Sabtu 26/9/2020 | 01:52
A   A   A   Pengaturan Font
MEDAN - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut mengungkapkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta 1.100 kamar hotel di daerah itu disiapkan untuk dijadikan  ruang isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa...
Selengkapnya

Covid-19 di Sulbar Pada Tahap Membahayakan

Sabtu 26/9/2020 | 01:06
A   A   A   Pengaturan Font
MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memberlakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) karena Covid-19 masih pada tahap membahayakan. "Covid-19 masih pada tahap yang membahayakan...
Selengkapnya

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Sulsel Capai 85 Persen

Sabtu 26/9/2020 | 00:54
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR - PT Pos Regional X Sulawesi Maluku mencatat penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) gelombang II mencapai 85 persen untuk wilayah 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan hingga hari Jumat (25/9) sesuai target waktu dari Kementerian...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Perekonomian Tiongkok Berubah Jadi Kekuatan Militer

Sabtu 26/9/2020 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING – Pertumbuhan ekonomi dan militer Tiongkok yang semakin kuat telah membuat investor global dan per­usahaan yang beroperasi di negara itu menghadapi dilema.

“Tiongkok mengubah pertumbuhan ekonominya men­jadi kekuatan militer, dan saya pikir di sini adalah dilema sebenarnya bagi mereka yang ingin berinvestasi di Tiong­kok. Memahami dengan tepat apa yang Anda investasikan, apa yang terjadi di sini,” kata pendiri firma konsultan Atlas Organization, Jonathan Ward, akhir pekan lalu.

Berbicara di Jefferies Asia Forum perdana, minggu lalu, Ward mengatakan ada banyak perusahaan Tiongkok, ter­masuk yang bergerak di industri kedirgantaraan, teknologi dan konstruksi bisa maju dengan dukungan militer.

Ketika batas antara negara dan bisnis kabur, semakin su­lit bagi investor untuk mengetahui seberapa besar kendali yang dimiliki pemerintah Tiongkok atas perusahaan, dan seberapa independen bisnis tersebut. Tiongkok mengingin­kan militer yang kuat. Menurut Ward, belanja pertahan­an Tiongkok telah tumbuh dan sekarang lebih besar dari gabungan seluruh negara tetangga di kawasan regional.

Dia mengutip laporan terbaru Pentagon tentang per­kembangan militer Tiongkok, pasukan darat Tiongkok, serta angkatan laut, udara, dan misilnya, termasuk di an­tara beberapa yang terkuat di dunia.

“Pada 2019, Tiongkok mengumumkan anggaran militer tahunannya naik 6,2 persen, melanjutkan lebih dari 20 tahun peningkatan belanja pertahanan tahunan dan memperta­hankan posisinya sebagai pemboros militer terbesar kedua di dunia,” tulis Laporan Kekuatan Militer Tiongkok 2020.

Ward juga menunjukkan bahwa Presiden Tiongkok, Xi Jinping, telah menegaskan tujuan negaranya untuk mem­bangun pasukan yang kuat, yang dapat berperang dan me­menangkan perang.

Sengketa Laut Tiongkok Selatan

Tiongkok juga telah meningkatkan kehadiran militernya di Asia, terutama di Laut Tiongkok Selatan (LTS) . Hal itu telah menimbulkan kemarahan sejumlah tetangganya se­perti Filipina, Taiwan, dan Vietnam, yang juga mengeklaim bagian dari jalur air tersebut, yang mendorong kritik pedas dari AS. “Klaim teritorial Beijing sepenuhnya melanggar hukum,” kata Menlu AS, Mike Pompeo.

Pekan lalu, Tiongkok meningkatkan latihan militernya di dekat Taiwan setelah seorang pejabat AS berkunjung ke Taipei. Pentagon mengatakan latihan itu adalah contoh lain dari Tiongkok yang menggunakan militer sebagai alat pak­saan. “Pada akhirnya, para pemimpin Tiongkok telah menarik semua kekuatan industri mereka, semua kemajuan teknologi mereka ke dalam modernisasi militer, dirancang untuk kon­flik di Pasifik dengan tetangga Tiongkok, dan dengan Amerika Serikat. Mereka cukup eksplisit tentang itu,” tambah Ward.

Ward menjelaskan Tiongkok pada dasarnya siap berkon­frontasi terbuka dengan AS dan negara kawasan itu. “Jadi per­tanyaannya, untuk apa semua ini? Itu untuk mencapai apa yang para pemimpin Tiongkok sebut sebagai ‘peremajaan he­bat’ dari misi Tiongkok, “kata Ward. n SB/cnbc/P-4

Tampilkan Semua

Indonesia Prioritas Pertama Vaksin dari SinoVac

Sabtu 26/9/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
BEJING – Indonesia, Brasil, dan Turki akan menjadi negara pertama penerima vaksin Coro­naVac yang diproduksi oleh SinoVac Biotech, Tiongkok. “Kami juga telah menerima persetujuan untuk uji klinis di Bangladesh. Gelombang...
Selengkapnya

SMIC Terkendala Tekanan AS untuk Jadi Industri Semikonduktor Terunggul

Sabtu 26/9/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tiongkok telah mencoba untuk meningkatkan kemampuan industri semikonduktor domestiknya setelah Amerika Serikat (AS) meningkatkan tekanan pada raksasa teknologi negara itu. Namun, para pengamat berpendapat, Beijing akan menghadapi...
Selengkapnya

Kasus Covid-19 Global Tembus 32 Juta

Jumat 25/9/2020 | 23:15
A   A   A   Pengaturan Font
NEW YORK CITY,  -- Kasus Covid-19 global telah melampaui 32 juta pada Kamis (24/9), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. Data CSSE menyebutkan 32.048.333 orang di seluruh...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Polkam

Muara Berbagai Bantuan Sosial

Rabu 26/8/2020 | 13:21
A   A   A   Pengaturan Font
Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu jaring pengaman sosial masyarakat terdapak pandemi, saat ini Covid-19. Langkah ini juga sebagai upaya menekan peningkatan jumlah orang miskin. Bantuan juga diharapkan dapat mengungkit daya beli masyarakat. Kenyataannya?

 

 

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung hampir enam bulan sejak ditemukannya kasus pertama pada 2 Maret 2020. Pagebluk ini membuat ekonomi melambat akibat kebijakan pembatasan sosial untuk mencegah persebaran virus Korona. 

Dampak pelambatan ekonomi akibat pembatasan sosial telah memukul daya beli masyarakat. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2020 ketika pandemi baru saja berlangsung, telah terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,63 juta dibanding periode September 2019, menjadi 26,42 juta orang.  

Penduduk miskin pada Maret 2020 tercatat sebesar 9,78 persen, meningkat 0,56 poin dari periode September 2019. Peningkatan jumlah orang miskin, kata Kepala BPS, Suhariyanto, akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sangat menganggu aktivitas ekonomi. 

“Pandemi Covid-19 ini menghantam seluruh lapisan masyarakat. Dampaknya terasa lebih dalam ke masyarakat lapisan bawah,” kata Suhariyanto.

Hasil survei sosial demografi BPS, 70 pesen kelompok masyarakat lapisan bawah atau berpendapatan rendah, mengalami penurunan pendapatan. Sedangkan masyarakat berpendapatan tinggi di atas 7,2 juta rupiah, 30 persen mengaku pendapatannya berkurang.  

Jika pada Maret saja penduduk miskin telah bertambah 1,63 juta, maka sampai akhir 2020 menurut perkiraan Badan Kebijakan Fiskal (BKF), jumlah tambahan penduduk miskin bisa mencapai 3 juta hingga 5 juta orang.  

“Dampak masifnya bansos ke orang miskin mungkin akan terbatas, walaupun terus terang itu sebagai bantalan sementara, paling tidak hanya tahun ini,” ujar ujar Kepala BKF, Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu. 

Ia mengatakan, penduduk yang sudah jatuh miskin tidak mudah selama ekonomi belum pulih. Penyelamatan ekonomi berupa perlindungan sosial sifatnya hanya sementara dan tidak bisa berlangsung lama. 

Stimulus dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai 695,2 triliun rupiah hanya sebagai bantalan sementara. Stimulus belum tentu menyelamatkan masyarakat rentan. Pemerintah berupaya menghambat penambahan jumlah penduduk miskin dengan cara menekan angka pengangguran. 

Febrio mengakui, masih banyak warga terdampak pandemi belum mendapat bantuan sembako. Mereka perlu program yang lebih mencapai target, berupa bantuan langsung tunai (BLT) atau cash transfer. 

Dari PEN akan dianggarkan untuk program yang lebih efektif. “Bansos akan dialihkan ke cash transfer, namun tidak 100 persen,” ujar Febrio. 

Menurutnya, pengangguran turut menjadi masalah penting dalam perekonomian. Maka dari itu, saat ini, pemerintah juga gencar memberi bantuan melalui beberapa program. 

 

Menjaga Konsumsi

Untuk korban pemutusan hubungan kerja (PHK) pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar 20 triliun rupiah, naik 100 persen dari anggaran awal Kartu Prakerja, 10 triliun rupiah. Anggaran ini untuk biaya pelatihan sebesar 5,6 triliun rupiah, dana insentif 13,45 triliun rupiah, dana survei 840 miliar rupiah, dan dana manajemen pelaksanaan (PMO) 100 juta rupiah. 

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, menyebut, setidaknya 5,6 juta pekerja korban PHK dan pekerja informal yang akan dijaring dan diberi bantuan lewat program tersebut.  

Korban PHK akan menerima bantuan berupa dana pelatihan sebesar 1 juta rupiah per periode pelatihan. Peserta juga nantinya akan diberikan bantuan tambahan senilai 600 ribu rupiah per bulan selama 4 bulan, dan insentif mengisi survei sebesar 50 ribu rupiah per bulan selama tiga bulan. 

Pemerintah menyiapkan dana 16,9 triliun rupiah untuk program padat karya tunai. Program ini bisa bermacam-macam, seperti memproduksi masker, disinfektan, dan kebutuhan penanganan Covid-19 lainnya. Juga untuk pembangunan saluran irigasi dan lainnya di bawah menteri terkait. 

Bagi karyawan swasta terkena dampak, pemerintah akan memberi subsidi yang bergaji di bawah 5 juta rupiah sebesar 600 ribu rupiah per bulan yang diberikan selama empat bulan yang dibayarkan dalam periode dua bulan sekali. 

“Pemerintah akan membayarkan dua kali karena ingin memastikan daya beli dan konsumsi tetap terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.  

Syarat ketentuan penerima subsidi yang rencananya akan cair pada akhir Agustus 2020 adalah karyawan swasta peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif, dengan gaji di bawah 5 juta rupiah. Ini berdasarkan data upah yang dilaporkan dan tercatat pada BPJS Ketenagakerjaan.

Sayang pemerintah belum mengevaluasi program-program bantuan sosial tersebut, apakah sungguh dapat mencapai sasaran atau target. Di sini yang amat menentukan adalah data penerima dari berbagai bansos. Masalahnya, akuratkah data yang dimiliki pemerintah?  hay/G-1 

Tampilkan Semua

BukuKas Galang Dana untuk Digitalisasi UMKM Indonesia

Selasa 25/8/2020 | 18:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - BukuKas, aplikasi keuangan digital untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia mengumumkan putaran pendanaan Pra-Seri A sebesar 9 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan 134 miliar rupiah. Pendanaan...
Selengkapnya

Facebook Blokir Pendukung Presiden Jair Bolsonaro secara Global

Minggu 2/8/2020 | 17:33
A   A   A   Pengaturan Font
  Brasilia - Facebook menyatakan pada Sabtu (1/8) bahwa pihaknya melakukan pemblokiran secara global terhadap akun-akun tertentu yang dikelola oleh pendukung Presiden Brazil Jair Bolsonaro yang terlibat dalam penyelidikan berita...
Selengkapnya

Penyaluran Gas

Selasa 28/7/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Semester I 2020, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Turun 38,7%

Jumat 25/9/2020 | 21:11
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengungkapkan pendapatan industri asuransi jiwa menurun dari Rp118,3 triliun pada semester I 2019 menjadi Rp72,57 triliun pada semester I 2020 atau mengalami kontraksi sebesar 38,7 persen karena terdampak pandemi COVID-19.

"Di tengah ekonomi melambat karena pandemi, industri asuransi tetap komitmen turut menyejahterakan masyarakat dan mendorong ekonomi nasional," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon ketika memaparkan kinerja asuransi jiwa secara virtual di Jakarta, Jumat (25/10/2020).

Menurut dia, penurunan paling tajam terjadi pada hasil investasi yang menurun 191,9 persen dari Rp22,82 triliun pada semester I 2019 menjadi negatif Rp20,97 triliun.

Namun, lanjut dia, apabila kinerja secara kuartal tahun ini dibedah, kinerja hasil investasi pada kuartal II 2020 yang mencapai negatif Rp20,97 triliun itu membaik jika dibandingkan kuartal I 2020 yang mencapai negatif Rp47,04 triliun.

Penurunan signifikan dari hasil investasi ini, kata dia, disebabkan kondisi pasar modal Indonesia kurang kondusif selama semester I 2020 dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 22,9 persen.

"Kinerja investasi dalam industri asuransi sangat dipengaruhi portofolio investasi yang terkait ekonomi makro termasuk pasar modal," katanya.

Penurunan lain juga dikontribusikan oleh pendapatan premi menurun 2,5 persen pada semester I 2020 jika dibandingkan semester II 2020, dari Rp90,25 triliun menjadi Rp88,02 triliun.

Rincian pendapatan premi itu, kata dia, terdiri atas premi bisnis baru turun dari Rp54,56 triliun menjadi Rp53,12 triliun atau turun 2,7 persen dan premi lanjutan dari Rp35,68 triliun menjadi Rp34,91 triliun atau turun 2,2 persen.

Sementara itu, total aset juga mengalami penurunan menjadi Rp493,99 triliun dari Rp550,19 triliun atau turun 10 persen.

Untuk kinerja realisasi klaim dan manfaat yang dibayarkan perusahaan asuransi mencapai Rp64,54 triliun atau melambat 1,9 persen dibandingkan periode sama 2019 yang mencapai Rp65,77 triliun.

AAJI juga mencatat total uang pertanggungan semester I 2020 mencapai Rp4.055 triliun atau naik 1,4 persen dari semester I 2019 mencapai Rp3.997 triliun.

Sedangkan total polis menurun 8,1 persen dari 17,6 juta menjadi 16,1 juta polis dengan total tertanggung juga menurun 1,4 persen dari 59,59 juta pada semester I 2019 menjadi 58,75 juta pada semester I 2020.

Untuk jumlah agen berlisensi selama semester I 2020 mencapai 648 ribu atau naik dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 598 ribu. Ant/E-10

 

Tampilkan Semua

Asuransi Jiwa Hadapi Tantangan Luar Biasa

Jumat 25/9/2020 | 20:12
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Berbagai usaha tahun ini mengalami kepenatan, tak terkecuali asuransi jiwa. “Tantangannya luar biasa. Para pemangku sepakat belum pernah mengalami masa seperti ini, walau ini tidak hanya dialami asuransi dan bukan ...
Selengkapnya

Kemenhub Serahkan 50 Fasilitas Parkir Sepeda

Jumat 25/9/2020 | 14:14
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan 50 fasilitas parkir sepeda kepada instansi pemerintah, sekolah, tempat ibadah, dan tempat umum, guna mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke moda sepeda. Pemberian...
Selengkapnya

Bulan Depan, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Logistik

Jumat 25/9/2020 | 14:10
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menargetkan pada akhir Oktober 2020, jalan akses Pelabuhan Patimban, Subang, Jabar, siap melayani arus logistik. "Jalan akses ini merupakan wujud nyata dari kerja...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Gubernur Sulsel Minta Dunia Usaha Jemput Peluang di masa Pandemi

Kamis 24/9/2020 | 17:40
A   A   A   Pengaturan Font

MAKASSAR- Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdulllah mengatakan, semua pihak harus menjemput peluang di masa pandemi Covid-19 untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu dikemukakan pada Business Gathering 2020 yang digelar Bank Indonesia Sulawesi Selatan secara virtual di Makassar, Kamis (24/9).

Dia mengatakan, pada masa kebiasaan baru ini setidaknya ada sejumlah peluang bagi Sulsel dalam upaya memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Peluang tersebut adalah pertama relokasi bisnis dunia yang mengarah ke Asia Tenggara menjadi peluang bagi Sulsel dengan adanya efisiensi biaya rantai pasok, karena pembangunan industri yang dekat dengan sentra produksi.

Kedua, lanjut Nurdin, Sulsel memiliki sumber daya alam yang sangat dibutuhkan pasar dunia seperti timah, granit, nikel dan sebagainya.

“Selain itu, juga memiliki kawasan potensial pengembangan SDA untuk membuka peluang investasi, misalnya kawasan industri di Kabupaten Bantaeng,” kata mantan Bupati Bantaeng itu seperti dikutip Antara.

Sementara dari segi pengunaan listrik, gubernur mengatakan, jika daerah lain mengalami penurunan, justru di Sulsel, tumbuh sekitar 4 persen pada masa pandemi.

Pada pandemi ini, lanjut dia, semua pihak didorong mengitegrasikan tekologi pada pekerjaan, bisnis dan pertemuan secara virtual. Semua itu harus dapat ditangkap mejadi peluang.

Pada Business Gathering 2020 yang digelar BI Sulsel dibawah kepemimpinan Bambang Kusmiarso, selain menghadirkan gubernur Sulsel sebagai salah satu pembicara, juga hadir CEO Blue Bird Dr Noni Purnomo dan CEO General Electric Indonesia Dr Handry Satriago berbagi pengalaman mempertahankan bisnis di tengah pandemi.

Tak kalah menariknya komedian Cak Lontong dengan cerita dan pengalaman lucunya terkait dengan masalah ekonomi di masa pandemi Covid-19.bud/E-9

Tampilkan Semua

Garuda Indonesia Buka Layanan Khusus Kargo Manado- Narita PP

Kamis 24/9/2020 | 17:27
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Maskapai nasional Garuda Indonesia membuka layanan penerbangan baru khusus kargo dengan rute penerbangan Manado - Narita pp sebagai bagian dari dukungan perusahaan terhadap peningkatan daya saing komoditas ekspor kemaritiman dan...
Selengkapnya

Sulsel Kembangkan Sapi Limosin dan Simental di 5 Kabupaten

Kamis 24/9/2020 | 16:27
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan fokus pada pengembangan sapi limosin dan simental di lima kabupaten di Sulsel. Tim Pelaksana UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak...
Selengkapnya

NTB Unggulkan 8 Proyek Investasi dalam Road to Indonesia Investment Day 2020

Kamis 24/9/2020 | 15:26
A   A   A   Pengaturan Font
SINGAPURA - Delapan proyek investasi yang bersifat ready-to-offer ditawarkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam webinar Road to Indonesia Investment Day 2020 ke-7 yang dilaksanakan KBRI Singapura dan didukung oleh perwakilan Bank...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

VW ID4 akan Lebih Lama Masuk ke Pasar Asia

Minggu 20/9/2020 | 14:05
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Calon konsumen mobil listrik (electric vehicle/EV) Volkswagen di Asia tampaknya harus lebih lama menunggu kehadiran sport utility vehicle (SUV) VW ID4, karena perusahaan Jerman itu memilih Eropa dan Amerika sebagai pasar penjualan utama.

Dilansir Economic Times, Sabtu (19/9), mobil listrik VW yang menggunakan platform terbaru modular electric drive matrix (MEB) itu akan menyasar pasar otomotif yang sudah matang.

Selain Eropa dan Amerika, satu-satunya negara Asia yang mungkin akan didatangi VW ID4 adalah Tiongkok. Alasannya, pasar mobil listrik di Tiongkok sudah berkembang.

CEO Volkswagen Brand Ralf Brandstatter mengatakan VW tidak mengirimkan ID4 ke pasar Asia, termasuk India kendati VW memiliki pabrik di sana, karena negara-negara Asia masih membutuhkan pengembangan infrastruktur mobil listrik.

"Saat ini, kami merasa pasar di sana belum matang. Perlu pengembangan infrastruktur mobil listrik yang terlalu mahal untuk pasar itu," kata Ralf Brandstatter seperti dilansir Antara, Minggu (20/9).

Kendati demikian, Ralf tidak menjelaskan kapan mobil itu akan diluncurkan di Eropa dan AS. Ia juga tidak menjabarkan kapan mobil itu akan dijual di Tiongkok.

Ia menjelaskan, perusahaan perlu mempelajari prospek kendaraan listrik yang lebih terjangkau di negara-negara dengan infrastruktur yang belum berkembang.

Ia mengatakan, negara dengan infrastruktur kendaraan listrik yang terbatas dapat mencoba peluang sepeda motor listrik karena faktor investasi dan harga jual yang lebih terjangkau.

Kendati demikian, VW tetap menilai bahwa Asia merupakan pasar mobil listrik yang potensial di masa mendatang. Pabrikan yang berbasis di Stuttgart itu menargetkan penjualan 500 ribu ID4 di seluruh dunia hingga 2025. I-1

Tampilkan Semua

Tesla Menang Gugatan Kasus Pencurian Data Oleh Mantan Pegawai

Sabtu 19/9/2020 | 19:55
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Produsen mobil listrik AS, Tesla, memenangkan gugatan atas mantan pegawainya yang didepak dari perusahaan karena meretas data kemudian mengirimkan informasi itu kepada perusahaan pihak ketiga, menurut dokumen pengadilan pada...
Selengkapnya

Sepeda BMX Lahir Kembali dengan Penggerak Listrik

Minggu 13/9/2020 | 13:16
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Jika Anda mengingat sepeda BMX yang sempat populer di era 1990-an, kini sepeda berjenis urban lifetyle itu muncul kembali dengan fitur motor listrik. Perusahaan sepeda asal AS, Zooz Bikes, merilis tiga sepeda listrik bermodel...
Selengkapnya

Perusahaan IT Bosnia Buat Cybertruck Tiruan dari Sasis Ford Raptor

Senin 7/9/2020 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seorang penggemar Tesla di Bosnia, yang tidak sabar untuk mendapatkan Cybertruck yang baru akan dirilis 2021, memesan versi replika truk listrik itu menggunakan sasis Ford Raptor F-150. Dilansir Reuters, Minggu, penggemar Tesla memesan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

iPhone SE 2020 Sudah Bisa Dipesan, Ini Harganya

Jumat 25/9/2020 | 13:12
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Erajaya Group melalui situs resminya mengumumkan harga iPhone SE 2020, yang meluncur awal tahun ini, dan mengatakan bahwa iPhone versi harga terjangkau itu telah dapat dipesan.

 Dalam laman eraspace.com, Jumat (25/9), Erajaya telah memasang banner yang memuat registrasi iPhone SE.

Tautan registrasi mengarahkan pada laman eraclub, di mana calon pembeli dapat mengisi email, memilih jenis iPhone SE dan varian warna, serta kota tinggal, untuk memesan ponsel tersebut

Kolom "Jenis iPhone SE" mengungkap harga ponsel sesuai dengan varian ruang penyimpanan.

iPhone SE Generasi ke-2 64GB dibanderol 7,999 juta rupiah, sementara varian 128GB ditawarkan dengan harga 8,999 juta rupiah, dan varian tertinggi 256GB dijual dengan harga 10,999 juta rupiah.

"Daftarkan diri Anda untuk menjadi yang pertama tahu mengenai iPhone SE yang akan di luncurkan tanggal 2 Oktober 2020 di iBox, Erafone, Urban Republic, iBox.co.id, eraspace.com," tulis Erajaya pada laman eraclub seperti dilansir kantor berita Antara.

iPhone SE generasi kedua mengusung layar Retina HD sebesar 4,7 inci, dan dilengkapi dengan fitur keamanan Touch ID, yang terbuat kristal safir, antara lain untuk membuka kunci ponsel.

Ponsel "budget" Apple tersebut memiliki desain mirip iPhone 8 dan ditenagai chip A13 Bionic buatan Apple, yang sebelumnya telah ditanamkan pada iPhone 11.

iPhone SE 2020 diluncurkan di harga 399 dollar AS, atau sekitar 5,9 juta rupiah dengan kurs saat ini. I-1

 

Tampilkan Semua

Indonesia Kini Miliki Aplikasi Percakapan Lokal Bernama Palapa

Kamis 24/9/2020 | 13:37
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Indonesia kini memiliki aplikasi percakapan lokal bernama Palapa yang dikembangkan oleh start up lokal Xecure IT dengan tingkat keamanan yang tinggi dan penyimpanan data terenskripsi. Tokoh internet Indonesia Onno W. Purbo...
Selengkapnya

Infinix Zero 8 Kembali Luncurkan Smartphone Gaming

Kamis 24/9/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA Infinix Indonesia membuktikan eksistensinya kembali di pasar smartphone Indonesia. Meluncurkan smartphone yang ditenagai performa khusus gaming, Infinix Zero 8 habis terjual pada penjualan perdananya pada tanggal 9 September 2020...
Selengkapnya

iPhone 12 Lebih Mahal dari iPhone 11

Minggu 20/9/2020 | 13:45
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Seorang tipster di Tiongkok ingin mematahkan rumor yang beredar, bahwa iPhone 12 akan dijual 50 dollar AS lebih murah dibandingkan iPhone 11. iPhone 12 dikabarkan akan dijual seharga 649 dollar AS alias lebih murah...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Topping Off Hotel Episode Serpong

Jumat 28/8/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hotel Episode merupakan hotel berbintang empat yang terletak di Gading Serpong yang dikenal sebagai kota satelit yang ramai, terletak di lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat pameran terbesar di Indonesia yakni ICE BSD dan berjarak 40 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 
 
Hotel ini mulai dibangun dari 9 Desember 2017 dan akan beroperasi pada semester pertama di tahun 2021. Nantinya, Hotel Episode Gading Serpong akan dikelola oleh hospitality management yaitu JHL Collections yang merupakan salah satu unit bisnis dari JHLGroup.
 
Hotel dengan interior yang unik ini menghadirkan konsep kebudayaan Banten ditengah bangunan seluas 55.000 m2. Provinsi Banten yang kental dengan kebudayaan lokalnya yakni Baduy dan Peranakan serta topologi yang bervariasi menjadi inspirasi utama yang dituangkan dalam konsep perhotelan dan desain Hotel Episode Gading Serpong.
 
Dengan hal itu maka para tamu akan disuguhkan pengalaman yang unik. Episode akan membawa para wisatawan mengenal lebih jauh tentang Banten dengan beragam aktivitas terkait kebudayaan Banten di dalam area hotel hingga paket wisata kebudayaan di daerah Banten. 
 
Terdapat 320 kamar yang memiliki 2 konsep utama yakni Baduy dan Peranakan dengan beberapa tipe, diantaranya adalah Deluxe Room, Family Room,dan Junior Suite untuk masing-masingkonsep.
 
Bangunan 28 lantai ini memiliki fasilitas yang lengkap, terdapat Ballroom dan Exhibition Hall dengan kapasitas 1000 pax yang dapat digunakan untuk acara pernikahan, ulang tahun, gathering, dan pameran. Selain itu, terdapat Mini Ballroom, 8 meeting rooms, swimming pool, gym, spa, gift shop, dan organic shop.
 
Episode juga mempunyai restoran dengan pengalaman bersanta pall day dining dan hotel ini akan mengenalkan makanan khas lokal banten di menu breakfast maupun a la carte.
 
Sesuai dengan makna kata Episode yaitu sepenggal peristiwa dalam kehidupan manusia yang berarti, managemen berharap pengalaman tamu saat menginap, menikmati layanan dan sajian di Hotel Episode Gading Serpong ini menjadi pengalaman yang berarti dalam hidup mereka. mza
 
” Unfolding history and retelling the story” – Hotel Episode Gading Serpong
Tampilkan Semua

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Senin 17/8/2020 | 18:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan...
Selengkapnya

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut...
Selengkapnya

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Kemenpora Awasi Langsung Penggunaan Anggaran Pelatnas

Jumat 25/9/2020 | 19:34
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengawasi dan mendampingi cabang olahraga (cabor) dalam penggunaan anggaran pelatnas selama pandemi korona. Hal tersebut mulai ditunjukkan ketika meninjau latihan tenis dan atletik.

Tim Kemenpora yang dikomandoi Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bakti hadir langsung memastikan item-item aktivitas pelatnas yang digunakan Emilia Nova dkk.

Atletik mendapatkan anggaran 6,1 miliar rupiah untuk mengakomodasi 20 atlet, 15 pelatih, dan tujuh tenaga pendukung. Tim Kemenpora kemudian bertolak ke stadion lapangan tenis di GBK.

“Bapak Menpora RI dalam menyaksikan MoU dengan cabang olahraga selalu menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara transparan dan sesuai ketentuan. Hal ini perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran sesuai ketentuan dan MoU yang sudah disepakati dan tandatangani,” ujar Chandra dalam keterangan resminya Jumat (25/9).

Menurut Chandra, Kemenpora tak ingin cabang olahraga yang menerima dana pelatnas memiliki persoalan di kemudian hari. Termasuk saat membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Tiap cabor akan menerima anggaran dalam dua termin. Termin pertama 70 persen dari dana yang disepakati. Sementara sisanya akan diberikan pada termin kedua. Dengan catatan laporan anggarannya beres.

“Kami semua ingin jalannya pelatnas lancar dan tidak ada masalah di kemudian hari. Jika ada kesulitan maka kami dari Kemenpora RI akan melakukan pendampingan,” ujarnya. “Proses pengawasan dan pendampingan akan kita lakukan kepada seluruh cabang olahraga penerima dana pelatnas tahun 2020,” tandas Chandra. ben/S-2

Tampilkan Semua

Pirlo Hadapi Ujian Besar Pertama saat Tandang ke Roma

Jumat 25/9/2020 | 19:31
A   A   A   Pengaturan Font
MILAN - Pelatih baru Juventus, Andrea Pirlo menghadapi ujian besar pertama saat bertandang ke markas AS Roma di Olimpico pada Minggu (27/9) waktu setempat atau Senin (28/9) WIB. Juventus memulai upaya mereka untuk gelar Serie A ke-10...
Selengkapnya

MU Berambisi Raih Kemenangan di Kandang Brighton

Jumat 25/9/2020 | 14:17
A   A   A   Pengaturan Font
MANCHESTER – Setelah menelan kekalahan di laga pertama Premier League saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford, Manchester United (MU) berambisi meraih kemenangan saat bertandang ke markas ke Brighton & Hove Albion, Sabtu...
Selengkapnya

Liverpool Ingin Datangkan Kalidou Koulibaly Lewat Mane

Jumat 25/9/2020 | 14:12
A   A   A   Pengaturan Font
LIVERPOOL - Liverpool kabarnya akan memanfaatkan Sadio Mane untuk membujuk pemain bertahan Napoli, Kalidou Koulibaly untuk pindah ke Anfield sekalipun juga menjadi incaran dari Manchester City. Mengutip International Business Times, bos...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Sanksi Pidana Raperda Covid-19

Jumat 25/9/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sanksi pidana diharapkan akan menimbulkan efek jera bagi pelanggar. Agar efektif, proses persidangannya jangan berbelit-belit. Bila perlu sidang di tempat.

Jakarta kembali menyumbang angka tertinggi penularan Covid-19 di Indonesia. Jumlah kasus Covid-19, pada Kamis (24/9), di provinsi berpenduduk 10,57 juta jiwa ini sebanyak 1.044. Total sudah mencapai 65.687 kasus atau 25 persen dari jumlah kasus Covid nasional sebanyak 262 ribu.

Tingginya angka penambahan kasus Covid-19 di Jakarta ini sangat memprihatinkan banyak pihak. Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah 14 hari diberlakukan lagi, hal itu tidak menyurutkan jumlah penularan baru. Jumlah penderita di Jakarta kini semakin tak terkejar oleh provinsi lain.

Rumah sakit sudah kewalahan menampung penderita, baik yang gejalanya ringan, sedang, maupun berat. Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet Kemayoran, sampai-sampai membuka tower baru. Bahkan, pemerintah kini menyiapkan 27 hotel di Jakarta dengan kapasitas 3.700 kamar sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sudah 1.628 orang di Jakarta meninggal karena penyakit yang menyerang pernapasan ini. Kalau dulu kita tidak mengenal mereka yang meninggal, kini kita kenali. Ini artinya, Covid-19 semakin dekat dengan kita. Kini sudah ada di sekitar kita. Covid-19 sudah mengintai kita.

Melihat gejala yang semakin tidak menggembirakan ini, Pemprov DKI sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) mengenai penanganan Covid-19 yang akan mencantumkan sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan. Selama ini, pelaksanaan PSBB untuk mengendalikan penyebaran virus korona masih berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub). Dasar hukum tersebut dinilai masih belum kuat jika harus memberi sanksi pidana bagi pelanggar.

Usulan Raperda tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang menyatakan bahwa setiap wilayah, baik dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, untuk menyusun Perda. Tujuannya agar pemerintah daerah lebih komprehensif menanggulangi wabah Covid-19.

Sampai saat ini, untuk mengatasi pandemi virus korona di Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sedikitnya sudah tiga kali mengeluarkan Pergub. Pertama, Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kedua, Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Dan ketiga, Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam menangani Covid-19 di DKI Jakarta.

Tentu saja kita menyambut baik sanksi pidana yang ada di Perda nanti, karena penanganan Covid-19 ini tidak bisa main-main. Pandemi Covid sejak awal tahun ini sudah menewaskan hampir satu juta nyawa manusia di seluruh dunia. Tidak seorang pun bisa memperkirakan wabah ini akan berakhir. Vaksin yang ditunggu-tunggu, sampai saat ini masih dalam tahap uji klinis. Kalau sudah ada yang diizinkan, penggunaannya sangat terbatas atau digunakan dalam keadaan darurat.

Wabah Covid-19 ini juga membuat ekonomi porak poranda. Satu persatu negara memasuk resesi ekonomi. Paling tidak sudah 14 negara, yaitu Korea Selatan, Filipina, Singapura, Amerika Serikat (AS), Jerman, Italia, Spanyol, Hong Kong, Inggris, Malaysia, Polandia, Thailand, dan Jepang. Indonesia sudah pasti masuk dalam daftar berikutnya.

AS bisa dibilang sebagai negara paling menderita akibat wabah ini. Sudah hampir tujuh juta warganya tertular Covid-19. Sekitar 200 ribu di antaranya meninggal dunia. Tidak heran jika dalam sidang di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (23/9), yang diadakan secara virtual, Presiden AS, Donald Trump, kembali menyalahkan dan meminta pertanggungjawaban Tiongkok atas pendemi virus korona ini.

Sanksi pidana diharapkan akan menimbulkan efek jera bagi pelanggar. Agar efektif, proses persidangannya jangan berbelit-belit. Bila perlu sidang di tempat. Sanksi administratif yang selama ini diberikan pemerintah dianggap tidak membuat kapok para pelanggar. Sanksinya terlalu ringan. Namun, langkah-langkah persuasif dan humanis yang selama ini sudah dilakukan juga jangan dihentikan.

Masyarakat harus terus diedukasi akan bahayanya virus ini. Covid-19 adalah masalah kita bersama. Penanganannya juga harus dilakukan bersama-sama. ν

Tampilkan Semua

Rivalitas AS-Tiongkok

Kamis 24/9/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kini dunia seperti direduksi menjadi persaingan antara Tiongkok dan AS. Komunitas internasional hanya menjadi penonton superioritas AS-Tiongkok.   Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-75, Selasa (22/9), menjadi ajang...
Selengkapnya

Anggaran Penanganan Covid

Rabu 23/9/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kalau mau sembuhkan ekonomi, sembuhkan dulu manusianya. Bukan sebaliknya. Kalau ekonomi yang diutamakan, mungkin bisa naik, tapi sementara. Tiada yang tahu pasti kapan pandemi ini akan berakhir? Makin hari jumlah kasusnya makin tinggi....
Selengkapnya

Kurikulum Baru ala Nadiem Makarim

Selasa 22/9/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Nilai-nilai yang dipelajari dalam sejarah bangsa merupakan nilai karakter nyata dan bentuk teladan bagi generasi muda. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, akan mengubah Kurikulum 2013 dengan kurikulum baru. Alasannya,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Kulkas dengan Freezer di Bawah

Jumat 25/9/2020 | 20:01
A   A   A   Pengaturan Font

Masyarakat berharap makanan di dalam kulkas dapat tetap segar untuk waktu panjang. Maka, dibutuhkan kulkas yang mampu mempertahankan kualitas makanan seperti saat awal dimasukkan.

PT LG Electronics Indonesia (LG) menawarkan inovasi baru, dengan membawa kulkas LG LinearCooling. “Dengan keunggulan pada kemampuan mempertahankan kesegaran makanan lebih lama dan freezer lebih besar, kehadirannya merupakan dukungan budaya makan sehat,” ujar Head of Product Marketing Home Appliance  LG Electronics Indonesia Rumbi Simanjuntak melalui siaran pers Jumat (25/9).

Tersedia dalam kapasitas 335 liter dan freezer dengan kapasitas 123 liter. LG LinearCooling memiliki susunan unik yang menempatkan freezer pada bagian bawah. Sengaja dibuat demikian dengan pertimbangan kenyamanan penggunaan.

Dengan konfigurasi freezer di bawah kulkas  mampu mempertahankan kestabilan sekaligus meratanya suhu dingin dalam kabin kulkas. Freezer di bawah akan membuat nyaman saat mengambil maupun menyimpan makanan.

Kemampuan menjaga kestabilan suhu ini penting, menurutnya, karena tanpa disadari aktivitas membuka pintu kulkas akan membuat suhu dingin terlepas dari kabin. Bahkan penelitian internal LG menemukan, sebuah keluarga dapat melakukan aktivitas membuka tutup pintu kulkas hingga lebih dari enam puluh kali dalam sehari.

LG juga menerapkan inovasinya yang dinamai DoorCooling+. Secara kasat mata, inovasi ini berbentuk lubang aliran udara di tingkap atas kabin yang letaknya pada bagian depan paling dekat dengan pintu kulkas. Cara ini membuat suhu dalam kabin lebih merata dan membuat kulkas terbaru LG ini lebih cepat dalam memulihkan tingkat suhu yang diinginkan setelah dibuka tutup. Hay/G-1

 

Tampilkan Semua

Ponsel 5G Tahan Air

Jumat 25/9/2020 | 19:54
A   A   A   Pengaturan Font
Setelah meluncurkan ponsel unggulan Samsung Galaxy S20 pada 4 Maret 2020, Rabu (23/9), Samsung menghadirkan varian termurah dari seri tersebut yaitu Samsung Galaxy S20 FE untuk pasar global termasuk Indonesia.  Ponsel yang bersaing...
Selengkapnya

Yeo Yann Nomonasi Artis Terbaik Emmy Award

Jumat 25/9/2020 | 16:29
A   A   A   Pengaturan Font
Yeo Yann Yann mendapatkan nominasi “Best Performance” di ajang 2020 International Emmy Awards untuk perannya dalam serial HBO Asia "Invisible Stories." Serial ini menyoroti sudut-sudut kelam dan menceritakan kisah yang tak...
Selengkapnya

Meghan Markle Dukung Finalis "AGT"

Jumat 25/9/2020 | 16:22
A   A   A   Pengaturan Font
Meghan Markle mendukung para finalis AGT yakni Archie Williams yang merupakan peserta dengan kisah menyentuh di mana dia pernah mendekam bertahun-tahun di penjara atas tuduhan kejahatan yang tak dilakukan. "Hai Archie, aku cuma ingin...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran Bar dan Kafe Ms Jackson

Jumat 25/9/2020 | 23:25
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA  - Korsleting listrik pada salah satu ruangan diduga menjadi pemicu kebakaran bar dan kafe Ms. Jackson di Jalan Suryo, Kelurahan Rawa Barat, Jakarta Selatan, Jumat.

"Laporan kebakaran diterima pukul 13.29 WIB," petugas Damkar Jakarta Selatan, Agus Guritno di Jakarta, Jumat  (25/9)malam.

Sebanyak 10 unit pemadam kebakaran beserta 60 personel dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi itu.

Upaya pemadaman berlangsung lama, karena api mudah membesar sehingga petugas membutuhkan waktu hingga empat jam untuk benar-benar membuat api benar-benar padam.

Menurut petugas, ruang yang terbakar tidak memiliki ventilasi atau buangan asap, hingga menyulitkan upaya pemadaman. "Ruangan tidak ada ventilasi atau buangan asap," katanya.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas pukul 17.00 WIB. Luas area yang terbakar seluas 340 meter persegi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian materil akibat kebakaran ditaksir sebesar Rp15 miliar.

Vinnie Kinetica Rumbayan selaku owner Ms. Jackson menyebutkan penyebab kebakaran dari korsleting listrik yang ada di salah satu lantai bangunan bar tersebut.

"Dugaan awal pada korsleting listrik di lantai dua Ms. Jackson," kata Vinnie.

Menurut Vinnie, taksiran kerugian begitu besar karena banyak barang-barang elektronik yang terbakar, termasuk interior yang menggunakan bahan dasar yang mahal, hingga imbas dari pemadaman yang berdampak ke lantai satu gedung ruko tersebut.

"Kenapa sebanyak itu kerugiannya, karena banyak barang elektronik seperti soundsystem, alat DJ, ac, exhaust sistem kabel, interior yang cukup mahal bahan dasar, sampai kerugian dari banjir sampai ke lantai bawahnya," kata Vinnie. ant/P-5

Tampilkan Semua

Ini Langkah Ingin Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah Sakit

Jumat 25/9/2020 | 21:27
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA-  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi kebijakan prosedur isolasi mandiri bagi pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dengan kriteria  orang tanpa gejala (OTG). "Memang ini sedang terus kita...
Selengkapnya

DKI Libatkan 26 RS Swasta Jadi RS Rujukan Covid-19

Jumat 25/9/2020 | 21:19
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melibatkan 26 rumah sakit (RS) swasta menjadi rumah sakit rujukan penanggulangan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). "Untuk saat ini akan menambah 26 rumah sakit...
Selengkapnya

Luar Biasa, Proses Aborsi di Klinik Ilegal Hanya Butuh Waktu 15 Menit

Jumat 25/9/2020 | 21:13
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Proses rekonstruksi oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap proses aborsi di klinik ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, berlangsung hanya dalam waktu 15 menit. "Saya sudah jelaskan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Earbud Samsung Yinyang dengan Gaya Konseptual

Sabtu 26/9/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Headphone nirkabel dengan cepat menjadi perlengkapan teknologi penting bagi pengguna smartphone dan komputer, sehingga earbud konseptual Samsung Yinyang telah dirancang untuk membantu lebih nyaman.

Lebih utama lagi adalah gaya penampilan dari earbud, tidak lagi sebuah alat kecil yang menyumpal di bagian telinga. Didesain oleh Felipe Duarte, headphone ini dilengkapi pengait tiup yang akan berfungsi untuk menjaga earbud tetap di dalam telinga setiap saat, tanpa harus mengandalkan komponen berukuran standar untuk melakukannya. Earbud dapat diisi daya secara kinetis saat pemakainya menjalankan rutinitas harian, agar tetap berfungsi setiap saat dengan waktu henti minimal.

Earbud konseptual Samsung Yinyang juga menampilkan desain magnetis, yang dapat digunakan untuk menjaganya tetap terpasang di kerah, saat tidak digunakan atau bahkan dipasang di bagian belakang smartphone berkemampuan NFC, untuk pengisian daya.

Saat harus menyesuaikan diri dengan kondisi normal baru ini, maka semakin memahami nilai dari sepasang earphone yang bagus. Mengingat bahwa harus terus-menerus melakukan panggilan video dengan rekan kerja, keluarga atau teman saat harus mengisolasi diri. Earphone adalah bagian dari pahlawan di rumah bersama WiFi. Terinspirasi oleh perangkat pribadi penting yang membantu selama masa karantina, desainer Felipe Duarte telah menciptakan earbud Yinyang untuk Samsung, yang akan membuat pengguna ingin beralih dari earbuds lainnya.  Earbud Yinyang dipengaruhi oleh dualitas konsep budaya yin dan yang berusia ribuan tahun. Pemikiran filosofis Tiongkok di balik yin dan yang adalah keseimbangan antara dua kekuatan yang saling bertentangan, dan melengkapi setiap saat. Earbud Samsung konseptual ini dirancang untuk mencerminkan filosofi tersebut, dengan memberikan keseimbangan sempurna antara pengalaman pengguna dan portabilitas. Earbud Yinyang dibuat untuk menjadi yang terkecil di pasar, sehingga dapat cocok untuk semua orang. Ukuran kompak akan dicapai dengan menghilangkan bantalan telinga. Teknologi konseptual dari earbud Yingyang yang menjadikannya salah satu dari jenisnya terletak pada kait tiup, yang menahan earbud di tempatnya. Ini juga dilengkapi pengisian nirkabel dan magnet di bagian belakang gadget, sehingga dapat diisi di bagian belakang ponsel yang berkemampuan NFC, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk wadah pengisi daya. Pengguna juga dapat mengisi daya earbud secara kinetis dengan terus bergerak. ars

Tampilkan Semua

Anting Hiasan Earphone Tanpa Kabel

Sabtu 26/9/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bagi pengguna AirPods, kali ini dibuat tidak hanya sekadar puas mendengarkan musik dari alat tersebut. Berkat sentuhan seorang disainer AirPods bisa sekaligus sebagai perhiasan. Pengguna biasanya menghubungkan AirPods ke iPhone,...
Selengkapnya

Disain Berbentuk Harimau

Sabtu 26/9/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bosan dengan tampilan earphone nirkabel yang monoton, para disainer berlomba menciptakan earphone dengan berbagai tampilan. Laman Trendhunter.com memperkenalkan Tiger & Rose, yang menciptakan earphone TWS dengan desain eksklusif yang...
Selengkapnya

Tangga untuk Atap Kendaraan

Jumat 25/9/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil dengan rak barang di bagian atapnya memerlukan tangga untuk mengurusnya. Membawa tangga lipat atau kursi akan merepotkan. Sebuah asesoris yang sederhana dan efektif diciptakan. Melansir laman Trendhunter.com, dijelaskan bagaimana...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Sekolah yang Lebih Membutuhkan Harusnya Menerima BOS Lebih Banyak

Jumat 25/9/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan bantuan pemerintah bagi setiap sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran. Adapun penentuan pagu dana BOS disesuaikan dengan jumlah masing-masing murid di sekolah tersebut.

 

Penentuan pagu BOS terse­but terlihat adil. Namun, hal tersebut menimbulkan kendala bagi sekolah yang perlu meningkatkan kualitas, tapi tidak memiliki siswa banyak, sehing­ga dana BOS yang diterima sedikit.

Untuk mengupas terkait dana BOS, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Berikut petikan wawancaranya.

Menurut Anda, apakah dana BOS ini sudah sesuai, termasuk dalam penentuan pagunya?

Cara kita menghitung BOS, kita menghitung dengan satuan yang berdasarkan jumlah murid di sekolah itu. Sepertinya itu adil, tapi dalam kenyataannya di lapangan yang terjadi adalah sekolah-sekolah yang jumlah muridnya sedikit, ke­banyakan di daerah-daerah terluar dan tertinggal.

Bisa diterangkan lebih lanjut kenapa penghitungan itu tidak adil?

Sekolah-sekolah tadi, mereka semuanya punya fixed cost atau bi­aya perbaikan tertentu untuk men­gelola sekolah. Mereka dirugikan bisa dibilang karena jumlah mu­ridnya sedikit. Jadi, jumlah sarana yang bisa mereka berikan, kualitas yang bisa berikan itu sangat kecil.

Kebalikannya, bagi sekolah-sekolah yang memiliki jumlah murid yang besar mereka bisa menikmati yang namanya econo­mies of scale, di mana mereka punya dukungan fasilitas. Jadinya, sekolah besar itu secara finan­sial punya suatu keunggulan strategis. Sedangkan dengan pengkalkulasi BOS kita kalau dihitung per anak saja, mereka mendapatkan malah lebih banyak keuntungan.

Ke depan penentuan pagu ini akan berubah, bisa dijelaskan lebih rinci?

Kita ke depan­nya mengubah cara biaya satuan-satuan BOS. Kita akan mendasarkan ini juga bukan hanya dari angka siswa, tapi dua varia­bel. Kita satuan BOS-nya itu akan mengonsiderasi indeks kemahalan konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan indeks besaran peserta didik (IPD) yaitu indeks jumlah peserta didik seko­lah di suatu daerah.

Kita gunakan dua angka ini karena IKK itu adalah suatu produksi untuk menentukan area ini sulit dicapai apa tidak.

Jadi, harga prasarana dan mengirim barang ke daerah-daerah yang pal­ing tertinggal itu jauh lebih tinggi daripada daerah-daerah yang pu­nya akses, misal di Pulau Jawa yang punya akses dekat urban dan lain-lain. Sedangkan indeks besaran peserta didik adalah indeks berapa besaran total jumlah peserta didik sekolah di daerah tersebut.

Apakah ada sekolah yang mengalami penurunan pagu BOS-nya?

Kabar gembiranya adalah tidak akan ada sekolah yang BOS-nya diturunkan. Tetapi, banyak sekali sekolah-sekolah kecil dan sekolah di daerah tertinggal akan meningkat BOS-nya tahun depan. Dari mana kita arahkan tambahan ang­garan ini, kami realokasi hampir 2,5 triliun rupiah dari BOS afirmasi dan BOS kinerja untuk membantu sekolah-sekolah di daerah yang paling tertinggal dan terluar yang rata-rata jumlah muridnya itu bisa jauh lebih kecil.

Bisa disebutkan berapa jumlah peningkatannya?

Di jenjang SD itu 377 kabupaten atau kota akan naik BOS-nya, SMP 381, SMA 386, SMK 387, dan di SLB 390. Jadi, begitu banyak kabupaten yang selama ini mungkin tidak dilihat kondisi khususnya, tidak ada penghitungan BOS yang afirmatif, nah itu sekarang kita koreksi dan kami berhasil.

Kami sangat berterima kasih juga ada dukungan dari semua pihak untuk mendukung kita dalam perjuangan ini, bahwa tidak bisa semua sekolah dengan kondisinya masing-masing disamakan.

Sekolah yang lebih membu­tuhkan bantuan kita, harusnya menerima uang atau lebih banyak. Jadi, ini suatu kabar gembira bagi sekolah-sekolah di daerah terluar dan tertinggal dan sekolah-sekolah yang jumlah muridnya sedikit.

n muh ma’arup/P-4

Tampilkan Semua

“Cegah Penyalahgunaan Anak-anak dalam Kampanye Pilkada 2020”

Kamis 24/9/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan diadakan serentak pada 26 September 2020. Selain untuk memilih gubernur dan wali kota, pesta demokrasi ini diharapkan menjadi ajang pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat.   Tahun...
Selengkapnya

Tes PCR Harus Diperbanyak bila Ingin Kendalikan Covid-19

Rabu 23/9/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia tengah berjuang mencegah penularan virus SARS-Cov-2 penyebab penyakit Covid-19. Dalam beberapa hari belakangan, jumlah kasus positif di Indonesia terus menunjukkan peningkatan.   Menghadapi kondisi tersebut, upaya-upaya...
Selengkapnya

Pemerintah Sudah Membubarkan 27 Lembaga Non Struktural

Jumat 18/9/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, mengungkapkan pembubaran lembaga pemerintahan tahap dua akan segera dilakukan.   Sebelumnya, telah dilaku­kan pembubaran sebanyak 18...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo Penemuan Vaksin Tak Jamin Kehidupan Kembali Normal

Sabtu 19/9/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Masyarakat harus selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat terkait kondisi terkini. Terlebih, meskipun vaksinnya nanti ditemukan, tidak serta-merta Covid-19 akan berakhir dan kehidupan kembali normal.

Wabah korona atau Covid-19 terus mengalami peningkatan yang semakin mengkhawatirkan. Kondisi itu semakin membuat upaya penanganan wabah yang mulai merebak di Indonesia sejak awal Maret lalu itu jelas kian berat.

Tugas berat harus dipikul oleh Doni Monardo, yang mendapatkan mandat untuk menanggulangi wabah Covid-19 sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena sejak Juli lalu terjadi gelombang kedua Covid-19 di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Kondisi itu membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September kemarin.

Mengenai penerapan PSBB yang kembali diterapkan oleh Pemprov DKI dan penanganan Covid-19 di Indonesia, berikut perbincangan wartawan Koran Jakarta, Mohammad Zaki Alatas, dengan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, dalam beberapa kesempatan belum lama ini. Berikut petikan wawancaranya.

Yang banyak ditanyakan oleh netizen, apakah Satgas dilibatkah dalam penerapan PSBB di Jakarta?

Seperti yang diketahui bahwa kami selalu menjaga hubungan baik dan melakukan koordinasi dengan semua pemerintah provinsi dalam mencegah penyebaran virus, termasuk DKI Jakarta. Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 dilibatkan dalam perumusan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Aturan Baru Penerapan PSBB di DKI Jakarta. Dan saat pergub Jakarta mau diterbitkan, Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19, yakni Profesor Wiku, ikut dilibatkan.

Apakah koordinasi tersebut sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah pusat?

Tentu. Kami mengikuti arahan Menteri Koordinator Perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto, dalam hal menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah. Bahkan tidak hanya itu, ini sesuai arahan Presiden Jokowi, semua pengambil kebijakan terlebih dahulu harus melakukan koordinasi agar keputusan yang diambil memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat secara luas.

Apakah ada pesan khusus dari Pak Presiden?

Ada penekanan dari Pak Presiden Jokowi terkait masalah pengambilan keputusan yang berdampak pada kepentingan masyarakat secara luas. Presiden meminta semua pengambil kebijakan agar bisa melakukan koordinasi sehingga keputusan yang dihasilkan betul-betul mampu memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, baik dari aspek kesehatan atau aspek-aspek lainnya.

Bagaimana dengan status PSBB di DKI Jakarta jilid kedua ini?

Jadi begini, saya katakan bahwa dari awal Pemerintah DKI Jakarta itu belum pernah mencabut status PSBB. Saya ulangi lagi, sejak awal pemberlakuan PSBB, Pemerintah DKI Jakarta belum pernah mencabut. Jadi sepanjang waktu sampai dengan sekarang ini adalah ya PSBB. Jadi, DKI Jakarta sekali lagi tidak pernah mengubah status, selalu PSBB.

Apakah hal ini sesuai dengan aturan yang ada?

Menurut saya, apa yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta sudah tepat dengan mengambil langkah untuk mengeluarkan aturan PSBB melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 13 Maret. Kendati pemerintah juga memiliki opsi untuk menerapkan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Dalam hal ini, selama status kekarantinaan yang diambil tiap pemerintah daerah masih dalam koridor pada Perpres No 11/2020 tersebut, maka aturan itu harus ditaati oleh seluruh aspek.

Sebelum diterapan PSBB di DKI Jakarta, kondisi terkait kasus Covid-19 di Jakarta ini seperti apa?

Kondisi perkembangan kasus Covid-19 belakangan ini mengharuskan sejumlah daerah bertindak cepat mengantisipasi. DKI Jakarta, misalnya, diketahui selama lima minggu terakhir berada pada zona merah. Dan khusus PSBB di DKI Jakarta menjadi sorotan karena akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus.

Apakah kondisi tersebut sudah terjadi lama?

Selama lima minggu terakhir, DKI Jakarta memang dalam kondisi di mana kota-kotanya berada dalam zona merah. Kondisi ini relatif berlangsung tetap merah, kecuali beberapa ada yang pernah turun ke zona oranye dan kembali menjadi merah. Hal ini menunjukkan kondisi dengan tingkat penularan yang cukup tinggi, maka dari itu perlu pengetatan.

Jadi, apakah langkah PSBB di DKI Jakarta itu merupakan langkah tepat untuk diambil?

PSBB ini sudah harus kita lakukan sejak awal untuk menekan persebaran dan kematian, tetapi kondisi itu belum sempurna. Kita harus menerima kenyataan ini. Kita harus mundur satu langkah, untuk bisa melangkah kembali ke depan dengan lebih baik.

Apakah langkah Pemprov DKI itu Didukung oleh Satgas Penanganan Covid-19?

Sebelum ada keputusan yang diambil oleh Bapak Gubernur DKI Jakarta, beliau juga selalu konsultasi kepada saya. Dan dalam memberikan rekomendasi kepada setiap daerah, termasuk Pemerintah DKI Jakarta, kami juga secara tegas mengatakan bahwa implementasinya harus selalu melihat dari data valid sebagai acuan. Sehingga keputusan yang diambil tidak salah langkah dan justru memperburuk keadaan.

Lantas datanya seperti apa?

Data masih menunjukkan adanya peningkatan kasus, maka tiap daerah termasuk DKI Jakarta akan diminta untuk tidak melakukan pelonggaran aturan. Jadi, kalau kemarin implementasi dari aturan itu cenderung agak dilonggarkan nah sekarang agak diketatkan, tetapi ingat. Tidak ada perubahan status.

Tapi, pengetatan ini bukan lockdown?


Saya tegaskan bahwa PSBB bukan karantina wilayah, atau seperti yang lebih dikenal adalah lockdown ya. Kalau lockdown baru itu pelarangan (segala aktivitas). Presiden dari awal tidak memilih opsi itu, karena kalau itu diambil maka masyarakat kita yang bekerja harian tidak akan bisa mendapat penghasilan.

Apakah status tersebut dapat berubah?

Jadi, dalam konsep Satgas Penanganan Covid-19 atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebelumnya, seluruh pengambilan dan implementasi dari setiap kebijakan ada tahapan-tahapan yang harus dijalani. Adapun tahapan-tahapan tersebut, meliputi prakondisi seperti simulasi, timing, prioritas, koordinasi pusat, dan daerah yang dilanjutkan monitoring dan evaluasi. Jadi, kalau ada yang kira-kira perlu dievaluasi atau perlu diubah ya tahapan itu yang dilakukan. Selama konsep ini berjalan dengan baik, saya rasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Bagaimana dengan keterbatasan tempat isolasi?

Kami telah menyiapkan lebih banyak tempat untuk isolasi mandiri agar tidak ada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di daerah atau rumah yang secara kesehatan tidak memadai. Ini semuanya kita fasilitasi, termasuk hotel bintang 2–3 yang telah kami koordinasikan.

Bagaimana dengan daya tampung rumah sakit?

Rumah Sakit darurat di Wisma Atlet masih banyak tersedia tempat tidur untuk pasien gejala ringan dan sedang sebanyak 3.000 tempat tidur di tower 6 dan tower 7. Jadi dari total bed untuk pasien sedang-ringan berjumlah 3.000 bed. Yang terisi baru sekitar 1.600 bed saja. Untuk flat isolasi mandiri tower 4–5, sudah beroperasi tower 5 dengan kapasitas 1.600 bed. Dan baru terisi sekitar 85 bed tadi malam. Dan ini bisa diikuti secara real time lewat data Puskes TNI dan siapa saja yang nanti diterima adalah mereka yang sudah dapat rekomendasi/rujukan dari puskesmas daerah masing-masing.

Apakah hal tersebut sudah disampaikan ke Pemprov DKI?

Sudah. Kami menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahwa pemerintah telah menyiapkan hotel di wilayah terdekat jika flat di Wisma Atlet tidak mencukupi. Apabila flat 4 dan 5 ini tidak lagi mencukupi maka kita telah siapkan hotel di wilayah terdekat baik di Jakpus, Jaktim, Jakbar, dan Jaksel. Sehingga kekhawatiran masyarakat tentang penuhnya ruang isolasi ini bisa kita carikan solusinya.

Terkait rencana Pemprov DKI yang akan mengunakan GOR bagaimana?

Kami juga berpesan kepada Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan, untuk tidak menggunakan GOR dan Balai yang kualitasnya tidak memungkinkan dalam perawatan untuk isolasi mandiri. Selain itu, jika dilakukan di GOR dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sehingga yang mendapat perawatan bisa lebih maksimal.

Menurut Anda, seperti apa karakteristik penduduk DKI dalam menghadapi korona ini?

Iya, jadi dari survei yang kami lakukan, ada masyarakat menganggap dirinya kebal terhadap Covid-19. Sehingga merasa tidak akan terpapar. Parahnya, masyarakat yang memiliki kepercayaan tersebut paling banyak berada di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sehingga wajar bila akhirnya kasus positif Covid-19 banyak ditemukan di dua provinsi tersebut.

Lantas bagaimana dengan vaksin?


Pemerintah, Bapak Presiden dengan sejumlah menteri telah berusaha untuk bisa mendapatkan vaksin dalam jumlah yang cukup bagi masyarakat kita semuanya, termasuk upaya menemukan obat yang mujarab untuk Covid-19. Pemerintah terus berupaya menyediakan vaksin baik buatan luar negeri yang kini tengah uji klinis maupun vaksin dalam negeri yakni vaksin merah putih yang masih tahap awal.

Apakah dengan adanya vaksin kita akan kembali ke kehidupan normal?


Belum tentu. Walaupun nanti ada vaksin, walaupun nanti ditemukan, belum tentu serta-merta Covid ini akan berakhir, dan kita juga tentunya harus mempersiapkan diri untuk jangka waktu yang sangat panjang karena belum ada satu pun ahli dan pakar yang bisa menentukan wabah ini akan berakhir.

S-2

Tampilkan Semua

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Dr Peter Schoof : Jerman Belum Pernah Alami Dampak Sebesar Ini

Sabtu 12/9/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi virus korona belum ada tanda-tanda mereda. Malahan bencana ini tampaknya semakin parah. Banyak negara kewalahan menghadapinya. Namun, Republik Federal Jerman termasuk salah satu negara paling sukses menekan angka penularan dan...
Selengkapnya

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir Fokus Ketersediaan Vaksin dan Terapi Pengobatan

Sabtu 5/9/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Menteri BUMN, Erick Thohir mendapatkan tugas baru dari Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Berdasarkan Perpres 82/2020, Erick Thohir memiliki tugas mengkoordinasikan...
Selengkapnya

Duta Besar Uni Eropa untuk Asean, Igor Driesmans : Bersama Mempromosikan Dunia yang Aman dan Berkelanjutan

Sabtu 29/8/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pendidikan menjadi salah satu fokus kemitraan. Melalui skema Erasmus+ International Credit Mobility setiap tahun lebih dari 1.000 dosen dan mahasiswa Asean studi ke Eropa. Sebaliknya, UE juga mendanai sekitar 1.000 dosen dan mahasiswa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta