Koran Jakarta | December 15 2017
No Comments
Konsolidasi Fiskal

IMF Serukan Pengurangan Utang

IMF Serukan Pengurangan Utang

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Perbaikan ekonomi global saat ini harus didukung sejumlah kebijakan agar pemulihan tidak hanya berdampak jangka pendek. Salah satunya implementasi reformasi struktural secara konsisten ketika fundamental ekonomi stabil. Kepala Ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Maurice Obstfeld memperingatkan pemulihan yang sedang terjadi memberikan tantangan bagi pemangku kebijakan untuk bertindak.

“Negara-negara yang memiliki tingkat ekonomi baik, harus memulai konsolidasi fiskal secara bertahap untuk mengurangi tingkat utang dan menyediakan bantalan sebagai antisipasi terhadap krisis,” kata Obstfeld dalam penyampaiannya yang dipublikasikan World Economic Outlook (WEO) terbaru di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Selasa (10/10) pagi waktu setempat.

Dia menambahkan penyediaan sarana infrastruktur dan belanja untuk kebutuhan pendidikan sangat penting karena bisa membantu dalam memenuhi kebutuhan global. Selain itu, Obstfelt memastikan investasi terhadap sumber daya manusia harus ikut diupayakan terutama terhadap generasi muda karena bisa mendukung peningkatan produktivitas. “Investasi dalam sumber daya manusia bisa memberikan peningkatan terhadap upah pekerja, namun pemerintah juga harus memperbaiki distorsi yang bisa mengganggu daya tawar pekerja,” ujarnya.

Normalisasi Moneter Kebijakan moneter yang memadai, tambah dia, bisa ikut memberikan peran utama yang didukung komunikasi baik dari bank sentral serta waktu tepat dalam melaksanakan normalisasi kebijakan moneter. “Pelaksanaan yang tepat bisa mencegah terjadinya turbulensi dalam pasar finansial dan pengetatan sistem keuangan secara tiba-tiba, yang bisa mengganggu pemulihan dan berdampak ke negara berkembang,” jelas Obstfeld.

Secara keseluruhan, sejumlah persoalan global sangat membutuhkan kerjasama multilateral untuk memperkuat sistem perdagangan global, memperbaiki kualitas regulasi keuangan, meningkatkan peran sistem jaminan keuangan global, mengatasi penghindaran pajak internasional dan memerangi penyakit menular. Sebelumnya, IMF memproyeksikan ekonomi global pada 2017 tumbuh 3,6 persen dan pada 2018 tumbuh 3,7 persen yang didukung membaiknya perekonomian di berbagai kawasan. bud/Ant/E-10

Tags
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment