Koran Jakarta | November 19 2019
No Comments
BULLS & BEARS

IHSG Memiliki Kecenderungan Melemah

IHSG Memiliki Kecenderungan Melemah

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mempunyai kecenderungan melemah, karena secara teknikal kembali terkonsolidasi mencoba terus bertahan pada level 6.400 meskipun indikator Stochastic dan RSI terus bergerak menekan atau bearish. Kekhawatiran pergerakan yang tidak mampu break out level resistance ini memberikan psikologis cenderung negatif ke depannya dengan aksi jual dan profit taking menanti didepan mata. “

Kami memproyeksikan IHSG kecenderung melemah diperdagangan akhir pekan ini dengan support resistance 6.368-6.420 pada perdagangan Jumat (19/7),” kata Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi dalam risetnya, Kamis (18/7). Saham-saham yang dapat dicermati yakni LSIP, INKP, INDF, GGRM, HMSP, ADRO, PTBA, HRUM, MEDC, SMRA, SCMA, dan AKRA.

Pada perdagangan Kamis (18/7), IHSG menguat 0,14 persen atau 8,68 poin ke level 6.403,29 dengan indeks industri dasar dan pertambangan naik menopang penguatan. Saham produsen kertas dan pertambangan logam memimpin penguatan. Naiknya harga nikel hampir 20 persen di bulan Juli ini menjadi katalis positif. 

 

yni/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment