Koran Jakarta | July 16 2018
No Comments

Hunian Vertikal untuk Kaum Akademisi

Hunian Vertikal untuk Kaum Akademisi

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pengembang kian agresif menyasar pasar mahasiswa. Proyek apartemen untuk mahasiswa marah dibangun di lokasi dekat kampus. Pengembang menghadirkan apartemen yang berkualitas dengan harga terjangkau. Greenwoods Group, melalui KSO JP Apartment, misalnya, menghadirkan apartemen yang fokus diperuntukkan untuk mahasiswa dan dosen di Bogor, terutama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang dilengkapi fasilitas gaya hidup modern dengan kemudahan aksesnya.

Proyek apartemen JP Apartment ini dikembangkan di Jl. Ibrahim Adjie (Sindang Barang) No.8, Dramaga – Bogor (samping perumahan IPB II). Okie Imanto, Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group menjelaskan, JP Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 1,2 hektar. Rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower yang merangkum apartemen sebanyak 1.500 unit.

Untuk mengembangkan JP Apartment, Greenwoods Group menyiapkan investasi sebesar 350 miliar rupiah. Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment mengatakan, lokasi JP Apartment berada tepat di depan kompleks perumahan IPB yang dihuni oleh para dosen, dekan, rektor IPB dan lingkungan ini adalah lingkungan hunian established yang mayoritas warganya adalah kaum akademisi.

“Lokasi JP Apartment terletak hanya 4 km dari kampus IPB Dramaga, dengan akses transportasi umum 24 jam. Lebih dari itu JP Apartment juga berjarak hanya 100 meter dari terminal Laladon yang sedang dikembangkan menjadi terminal utama di Bogor Barat. Akses Bogor Outer Ring Road (BORR) hanya 3 km dari lokasi JP Apartment,” kata Andy K. Natanael, di sela ground breaking JP Apartment, di Bogor, pekan lalu.

Okie Imanto melanjutkan, JP Apartment yang memiliki pemandangan Gunung Salak dan Kota Bogor fokus kepada kebutuhan mahasiswa dan akademisi, orientasinya adalah kenyaman hidup belajar. Dari akses internet yang cepat dan reliable, sarana belajar modern berkonsep co-working space, perpustakaan dan multimedia library, sarana interaksi komunitas mahasiswa seperti fitness centre, swimming pool dan lapangan olahraga outdoor, fasilitas supermarket, cafe dan restoran untuk kenyamanan mahasiswa. Juga ditambah dengan fasilitas pendukung seperti laundry, apotek dan klinik kesehatan, keamanan CCTV 24 jam, dan parkir basement. “Greenwoods melihat kekosongan produk untuk mahasiwa yang benar-benar untuk mahasiswa, termasuk fasilitas yang disediakan.

Goal kami adalah menciptakan habitus modern dan positive yang bebas narkoba dan nyaman untuk research and study,” ujar Okie Imanto. Andy K Natanael mengatakan end user JP Apartment adalah mahasiswa, pembeli unitnya adalah investor yang ingin mempunyai passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus propertinya. Dengan rentang harga 200 jutaan sampai 400 jutaan rupiah merupakan price point yang relatif mudah dijangkau oleh investor bahkan bagi kaum muda yang sedang belajar untuk investasi.

“Keyakinan kami bersumber dari test pasar yang sudah kami lakukan dari akhir tahun 2017 secara langsung kepada potential buyer di JP ini, yang mana 80 persen peminat ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di wilayah Bogor. Hingga saat ini walau belum launch sudah 40 persen dari Tower Green (Tower I) laris diminati konsumen yang mayoritas adalah investor dari kota Bogor dan sekitarnya,” kata Andy.

Apartemen ini bekerjasama dengan operator dormitory yang akan memberikan layanan hospitality bertaraf international yang akan menjadi benchmark baru untuk asrama mahasiswa di Indonesia. JP Apartment Tower I direncanakan akan mulai diserahterimakan bertahap 24 bulan setelah ground breaking, Tower 2 dan Tower 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir tahun 2021, sementara keseluruhan proyek akan selesai seluruhnya pada tahun 2021. yun/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment